Jump to content

Recommended Posts

post-49-0-29751200-1399434500_thumb.png

 

WordPress adalah blog yang diciptakan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan software gratis (open source software) yang bias digunakan secara bebas. Selain sebagai blog, WordPress juga sebagai sebuah CMS (Content Management System) yang bias di unduh dan dimodifikasi . WordPress penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman ketua pengembang (developer), Matt Mullenweg

Rilis terbarangu WordPress adalah versi 3.4.2 pada 9 September 2012.  WordPress didistribusikan dengan Lisensi Publik Umum GNU.

 

post-49-0-92574900-1399434501.jpg

Matt Mullenweg

 

Sejarah WordPress dimulai saat Matt Mullenweg yang merupakan pengguna aktif dari b2 mengetahui bahwa proses pengembangan b2 dihentikan oleh pemrogramnya  (programmer) yang bernama Michel Valdrighi, Matt Mullenweg merasa sayang dan mulai melanjutkan pengembangan b2.

WordPress muncul pertama kali di tahun 2003  atau setelah blogger.com di populerkan, wordpress ini merupakan hasil kerja keras Matt Mullenweg dengan Mike Little.]Yang membuat WordPress makin terkenal sehingga menjadi pesaing blogger.com,

WordPress menyediakan dua alamat yang berbeda, yaitu WordPress.com dan WordPress.org sama seperti halnya blogger, blogger juga ada dua alamat blogger.com dan blogspot.com.

WordPress.com merupakan situs layanan blog gratis yang menggunakan layanan WordPress, didirikan oleh perusahaan Automattic. Dengan mendaftar pada situs WordPress.com, pengguna tidak perlu melakukan instalasi. namun pengguna WordPress.com tidak dapat mengubah template dan menambah aksesoris.

WordPress.org merupakan pengembang . dengan situs ini seseorang dapat mengunduh (download) aplikasi beserta seluruh berkas CMS WordPress. CMS ini dapat dimodifikasi, untuk memodifikasi perlu menguasai bahasa pemprograman web seperti HTML, PHP, CSS danJava Scripts. WordPress dengan Bahasa Indonesia di pelopori oleh orang Indonesia sendiri dipimpin oleh Huda Toriq, seorang Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Berikut perbedaan dalam penggunaan WordPress.com dan WordPress.org antara lain:

  • WordPress.com: untuk pengguna yang ingin membuat blog sendiri secara cepat dan punya alamat website.
  • WordPress.org: untuk pengguna yang ingin memodifikasi WordPress menurut kebutuhan sendiri atau ingin membuat blog menggunakan alamat dan server sendiri.

WordPress memiliki banyak keunggulan dan fitur untuk dunia blog, antara lain :

  1. Gratis. Bias daftar dan unduh tanpa biaya apapun meskipun blog tersebut nanti digunaan untuk komersial
  2. Open source. Pengguna dapat melihat dan memperoleh kode-kode program yang dapat kita ubah dan kita kembangkan.
  3. Templat tampilannya mudah dimodifikasi dan juga banyak yang menyediakan secara gratis.
  4. Mudah digunakan
  5. Satu blog WordPress, dapat digunakan untuk banyak pengguna (multi user)..
  6. Jika pengguna sebelumnya telah mempunyai blog tidak berbayar, misalnya di alamat Blogger, LiveJournal, atauTypePad, pengguna dapat mengimpor isi blog-blog tersebut ke alamat hosting blog pribadi yang menggunakan perangkat lunak WordPress. Dengan demikian pengguna tidak perlu khawatir isi blog yang lama akan menjadi sia-sia setelah menggunakan perangkat lunak WordPress.
  7. Tersedia banyak plugin yang gratis dan selalu berkembang. Plugin yaitu untuuk menambah fitur sebuah wordpress untuk memberikan fungsi-fungsi lain yang belum tersedia pada instalasi standar. Misalnya plugin anti-spam, plugin web counter, album foto.
  8. Dapat memunculkan sripts XML, XHTML, dan CSS standar.
  9. Tersedianya struktur permalink yang bias membuat mesin pencari mengenali struktur blog dengan baik.
  10. Mempunyai kemampuan optimalisasi yang baik pada Mesin Pencari (Search Engine Optimizer)

WordPress dapat diinstal dengan 4 cara yaitu langsung daftar di wordpress.com, diintal di local host, dapat diinstal langsung pada server hosting salah satu hosting penyedia layanan install wordpress adalah idhostinger.com, dan bias diupload keserver internet dari local host. Artinya leluasa dalam pemakainya bias menyewa server hosting atau di lokalhost

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By sangcracker
      The WooCommerce UPS Shipping allows a store to obtain shipping rates for your orders dynamically via the UPS Shipping API.
      Founded in 1907 as a messenger company in the United States, UPS has grown into a multi-billion-dollar corporation by clearly focusing on enabling commerce around the globe.
    • By sangcracker
      The Pre-Orders WooCommerce extension allows you to set up pre-orders in your store so customers can order products before they are available.
      Set up pre-orders in your WooCommerce store, so customers can order products before they’re available. You can automatically or manually release and fill orders when you’re ready and let the extension handle the rest!
    • By sangcracker
      Hide My WP is number one security plugin for WordPress. It hides your WordPress from attackers, spammers and theme detectors. Over 26,000 satisfied customers use Hide My WP. It also hides your wp login URL and renames admin URL. It detects and blocks XSS, SQL Injection type of security attacks on your WordPress website.
      The magic starts now… But before it, stick in your mind we don’t change any file or folder and everything is in its default location! we just control access to it and this guarantees maximum compatibility for the plugin.
      Hide wp-login.php
      Try this: hide-my-wp.wpwave.com/wp-login.php Not found!? OK. Try this one: hide-my-wp.wpwave.com/wp-login.php?hide_my_wp=1234 Hide or change wp-admin and all of its files (for untrusted users)
      hide-my-wp.wpwave.com/wp-admin/ – Not found! or Change it to wpwave.com/my-admin/ Change WordPress theme directory, remove theme Info from stylesheet, replace default WP classes and finally minify it!
      hide-my-wp.wpwave.com/template/main.css (Instead: .../wp-content/themes/twentytwelve/style.css) Change plugins directory and hash plugins name
      hide-my-wp.wpwave.com/modules/95578af5/shortcodes.css (Instead: .../wp-content/plugins/zilla-shortcodes/shortcodes.css) hide-my-wp.wpwave.com/modules/95578af5/shortcodes.php – Not found! (Deny access) Change upload URL, wp-includes folder, AJAX URL, etc.
      hide-my-wp.wpwave.com/file/test-image-landscape.jpg (Instead: .../wp-content/uploads/test-image-landscape.jpg) hide-my-wp.wpwave.com/lib/js/jquery/jquery.js (Instead: .../wp-includes/js/jquery/jquery.js) hide-my-wp.wpwave.com/ajax.php – Output 0 (Instead: .../wp-admin/admin-ajax.php) Change WordPress queries URL:
      New URLs:
      hide-my-wp.wpwave.com/?article_id=1 hide-my-wp.wpwave.com/?user=1 hide-my-wp.wpwave.com/?find=hide Old, not working URLs:
      hide-my-wp.wpwave.com/?p=1 – Nothing happen! hide-my-wp.wpwave.com/?author=1 – Nothing happen! hide-my-wp.wpwave.com/?s=hide – Nothing happen! Change author permalink (or disable it!)
      New: hide-my-wp.wpwave.com/admin or wpwave.com/profile/admin (Optional) Old: hide-my-wp.wpwave.com/author/admin – Not found! Change or disable feeds
      New: hide-my-wp.wpwave.com/index.xml New: hide-my-wp.wpwave.com/cat/aciform/index.xml Old: hide-my-wp.wpwave.com/feed/ – Not found! Old: hide-my-wp.wpwave.com/cat/uncategorized/feed/ – Not found! Hide all other WordPress files!
      hide-my-wp.wpwave.com/readme.html – Not found! hide-my-wp.wpwave.com/license.txt – Not found! Disable WordPress archives, categories, tags, pages, posts, etc
      hide-my-wp.wpwave.com/2012/09/ – Not found! hide-my-wp.wpwave.com/?m=201209 – Nothing happen!
    • By c0d1ng
      Pernah mendengar kata HeartBeat sebelumnya? Jika diartikan secara harfiah, heartbeat artinya detak jantung. Lalu apa hubungannya dengan WordPress? Dikutip dari Developer WordPress, HeartBeat merupakan suatu service API yang berfungsi untuk menyediakan informasi real time serta melakukan sinkronisasi data pada server dan tampilan dasbor. Masih bingung? Oke, pelan- pelan ya. Jadi, pernahkah kamu membuat suatu postingan di WordPress? Setelah selesai pasti kamu akan klik post. Dan jika ingin melakukan editing, pasti klik Update. Pernahkan kamu mengamati bahwa WordPress akan senantiasa melakukan update secara otomatis? Atau pernahkah kamu mengamati bahwa WordPress akan selalu melakukan pengecekan koneksi internet secara berkala? Nah, itulah fungsi dari Heartbeat API.
      Kehebatan dan Kelemahan HeartBeat
      Dari beberapa penjelasan di atas, kehebatan HeartBeat sudah tidak diragukan lagi.
      Kamu bisa melakukan editing artikel di WordPress tanpa takut lupa klik Save. HeartBeat API akan melakukan pengecekan koneksi internet dan manajemen session user. HeartBeat API akan selalu menyediakan informasi secara real time dan sinkronisasi data. Namun, di satu sisi HeartBeat API juga memiliki kelemahan. Kelemahannya adalah proses sinkronisasi data yang realtime akan meningkatkan penggunaan CPU sehingga server bisa overload. Nah, inilah yang akan jadi masalah. Penggunaaan CPU Usage yang cukup tinggi akan membebani server lainnya khususnya bagi pengguna shared Hosting. Hal ini tentu saja akan berakibat pada website kamu lho! Website kamu bukannya semakin cepat diakses, malah semakin lambat nantinya. Dari segi performa juga akan menurun.
      Bagaimana solusinya?
      Gampang! Kamu bisa menggunakan Plugin HeartBeat Control yang tersedia di WordPress. Plugin ini akan berfungsi untuk melakukan kontrol frekuensi “denyut” si HeartBeat. Jadi, kamu bisa mengatur frekuensi sinkronisasi data yang digunakan. Misalnya setiap 15 menit atau 30 menit untuk menghindari penggunaan CPU yang berlebihan. Untuk melakukan instalasi, silahkan baca Cara Install HeartBeat Control. Selain itu, ada juga cara biasa yang bisa kamu lakukan. Jangan sekali- kali membuka halaman dashboard/ editor post terlalu lama atau bahkan membukanya di banyak jendela browser.
      Nah, mulai sekarang coba ubah kebiasaan kamu. Fitur HeartBeat WordPress ini sangatlah hebat dan memiliki berbagai keunggulan. Namun, jangan sampai keunggulan ini menjadi duri buat kamu ya DomaiNesians! Jangan sampai website kamu error atau website kamu tersuspend gara- gara CPU Usage yang membengkak. Segera atasi dengan plugin Heartbeat Control ya! ?
    • By c0d1ng
      Take Social Sharing to the Next Level with Monarch. A Social Media Plugin with Style
×
×
  • Create New...