Jump to content
sulistian_setiawan129

Spiderman Tampilkan Solidaritas untuk Korban Gempa Nepal

Recommended Posts

post-3489-0-67125800-1430331420.jpg

 Alain Robert mengibarkan bendera Nepal ketika memanjat gedung setinggi 210 meter di pusat kota Paris. Ia menunjukkan solidaritasnya terhadap korban gempa saat melakukan aksinya yang terkenal, memanjat bangunan pencakar langit.

 

Spiderman alias manusia laba-laba asal Perancis, Alain Robert, kembali melakukan aksinya untuk memanjat bangunan pencakar langit. Kini yang menjadi sasarannya adalah Gedung Montparnasse yang memiliki tinggi 210 meter dari permukaan tanah di pusat kota Paris (29/4).

 

Pria yang tahun ini akan genap berusia 53 tahun itu memanjat Montparnasse dengan tujuan menunjukkan dukungan terhadap para korban gempa bumi berkekuatan 7,9 SR di Nepal.

 

Ia juga memaparkan secara khusus aksinya tersebut untuk menunjukkan solidaritas terhadap para pendaki di Gunung Everest yang terjebak dan meninggal longsor gunung akibat gempa tersebut.

 

"Saya ingin melakukan sesuatu untuk menghormati mereka yang kehilangan nyawanya karena gempa di Nepal dan juga mereka yang terjebak di pegunungan. Ada beberapa orang yang melakukan perjalanan, pendakian di Gunung Everest dan pegunungan lainnya dan mereka terkena dampak dari gempa tersebut," tutur Robert.

 

Selain membawa bendera Nepal saat mendaki sebuah pencakar langit perkantoran yang dibangun sejak tahun 1969 tersebut, Robert juga bendera doa Buddha dalam aksinya tersebut.

 

Hingga berita ini ditulis jumlah korban gempa di Nepal yang berlangsung pada akhir pekan lalu, 25 April 2015, korban tewas yang ditemukan mencapai 4768 dan lebih dari 9600 orang terluka. Sementara itu ada lebih dari 80 orang yang tewas di India dan Tibet.

 

Perdana Menteri Nepal, Sushil Koirala, memperkirakan jumlah korban tewas dapat mencapai 10 ribu jiwa. Angka tersebut melebihi korban jiwa akibat gempa besar yang terjadi di Nepal pada 1934 silam yang menewaskan 8.500 jiwa.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By abas
      Musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu kini tengah menjadi sorotan. Apalagi jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 1.500 orang.
      Banyaknya korban akibat musibah bencana alam biasanya yang menjadi perhatian. Meski sejumlah orang berhasil menyelamatkan diri.
      Beberapa orang yang selamat menceritakan bagaimana mereka bisa selamat di tengah kepungan bahaya bencana tersebut. Terdengar seperti mukjizat dan keajaiban, tapi nyata bahwa orang-orang itu lolos maut dari gempa atau tsunami dahsyat.
      Seperti warga Prancis yang selamat dari gempa dan tsunami Palu, Jean Marc Pareja. Ia menceritakan perjuangan dirinya bersama istri dan seorang teman selamat dari gempa dan tsunami Palu yang terjadi pada 28 September 2018.
      Jean Marc Pareja bersama istrinya, Pascale dan seorang teman bernama Joelle Girey tengah berada di sebuah hotel di Palu saat gempa melanda. Mereka kemudian berlindung di bawah meja restoran. Lalu saat tsunami terjadi, ketiganya mengaku berpegangan pada sebuah pohon.
      Kisah keajaiban bisa selamat dari musibah gempa dan tsunami dahsyat tersebut juga pernah terjadi di sejumlah negara.
      3.000 Siswa yang Selamat dari Tsunami Jepang

      Gempa berkekuatan 9 skala Richter yang memicu tsunami melanda kawasan utara Jepang pada 11 Maret 2011. Peristiwa itu menewaskan lebih dari 15.800 jiwa dan 2.600 orang dinyatakan hilang.
      Namun, hampir 3.000 siswa sekolah dasar dan menengah di Kota Kamaishi, Prefektur Iwate, berhasil selamat dari bencana dahsyat itu. Keajaiban tersebut membawa harapan bagi banyak orang.
      Segera setelah gempa berkekuatan 9 skala Richter mengguncang, para siswa di Kamaishi East Junior High School keluar dari gedung sekolah dan berlari menuju tempat yang lebih tinggi. Respons cepat mereka membuat siswa dan guru di sekolah dasar Unosumai mengikutinya dan membuat penduduk setempat mengikuti langkah tersebut.
      Saat mereka berlari, siswa yang lebih tua membantu mereka yang lebih muda. Secara bersama-sama mereka mencapai lokasi aman, sementara tsunami besar menelan sekolah dan kota.
      Dilansir dari website Kantor Hubungan Masyarakat Pemerintah Jepang, sekitar 1.000 orang di Kamaishi menjadi korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun hanya lima di antara mereka yang berusia sekolah dan memang tidak berada di sekolah ketika gempa itu terjadi. Kisah evakuasi sukses tersebut dikenal sebagai "the miracle of Kamaishi".
      Faktanya, respons cepat mereka merupakan hasil dari pendidikan pencegahan bencana yang dilakukan sekolah-sekolah di Kamaishi selama beberapa tahun di bawah bimbingan seorang profesor teknik sipil di Gunma University, Toshitaka Katada.
      Katada mulai fokus dalam pencegahan bencana tsunami setelah ia menyaksikan bencana gempa dan tsunami dahsyat yang menimpa Aceh pada 2004. Ia merasa khawatir melihat fakta bahwa tingkat siaga masyarakat masih rendah, meski wilayah pesisir Jepang telah memperingatkan akan gempa bumi.
      Katada ingat betapa terkejutnya ia ketika beberapa anak di wilayah Sanriku yang pernah terdampak dari gempa besar dan tsunami sebelumnya, mengatakan tanpa ragu bahwa mereka tidak akan mengungsi jika orang-orang dewasa di keluarga mereka tidak melakukannya.
      "Anak-anak melihat contoh orang dewasa dan apa yang mereka lakukan. Aku berpikir apabila anak-anak kehilangan nyawa karena tsunami, kesalahan tak hanya harus ditanggung oleh orang tua, tetapi juga orang dewasa dan masyarakat. Saya tahu saya harus melakukan sesuatu, sehingga anak-anak dapat menyelamtkan nyawanya sendiri," ujar Katada.
      Antusiasme Katada menggerakkan para guru di Kamaishi untuk bekerja bersama-sama. Mereka pun melakukan berbagai macam kegiatan di ruang kelas dan aktivitas bagi anak-anak untuk belajar mengenai tsunami dan pentingnya evakuasi.
      Namun Katada tidak hanya memberi informasi mengenai tsunami kepada anak-anak, tapi juga menekankan pada pengembangan sikap yang benar untuk menangani bencana alam. "Ini tentang menghormati alam dengan perasaan kagum, dan menjadi proaktif untuk menyelamatkan nyawa," ujar Katada.
      Untuk memudahkan anak-anak dalam memahami hal tersebut, Katada menciptakan tiga prinsip evakuasi, yakni jangan menaruh kepercayaan terlalu besar terhadap asumsi usang, berusaha sebaik mungkin dalam menghadapi situasi, dan mendorong anak-anak untuk mengambil inisiatif dalam evakuasi apa pun.
      Tersangkut Pohon Bakau Saat Tsunami

      26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1 skala Richter menghentikan dia dan temannya yang sedang bermain sepak bola, ia pun berlari mencari Ayahnya Sarbini yang bekerja di sebuah tambak yang tak jauh dari rumahnya. Setelah bertemu, ayahnya meminta ia untuk pulang ke rumah lebih dahulu.
      Sesampai di rumah, Martunis bersama ibunya, Salwa kakaknya, adiknya Nurul A'la dan adik bungsunya, Annisa, berupaya menyelamatkan diri. Mereka menumpang mobil pikap tetangganya.
      Tak seberapa lama kemudian mobil yang ditumpanginya dihantam gelombang raksasa hingga ia terpisah dengan ibu dan 3 saudaranya. Setelah timbul tenggelam dalam pekat gelombang, Martunis kemudian meraih sebuah kasur dan naik ke atasnya. Namun tidak bertahan lama, kasur pun tenggelam, Ia terus berusaha bertahan hingga bergelantungan pada batang pohon yang hanyut.
      Arus pun membawa Martunis berputar-putar hingga dirinya pingsan. Begitu tersadar, ia telah tersangkut di atas pohon bakau di kawasan Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala. "Semuanya rata, saya tak tahu di mana letak kampung saya, yang tampak hanya mayat-mayat," kenang Martunis.
      Martunis bertahan selama 21 hari di atas pepohonan dengan ngelimpangan mayat di sana-sini. Untuk bertahan hidup ia memungut makanan dan air mineral yang terseret gelombang. Matanya berkaca-kaca saat mengisahkan dirinya bertahan dari hempasan gelombang raksasa yang mewewaskan puluhan ribu jiwa itu.
      Pada hari ke-21, 2 pria yang sedang mencari keluarganya di kawasan tersebut menemukan Martunis. Lantas, Martunis diserahkan kepada wartawan Sky News yang saat itu meliput bencana tsunami di kawasan Deah Raya.
      Pemberitaan penemuan Martunis yang menggunakan kostum Portugal menghebohkan dunia dan mengundang simpati. Hingga Cristiano Ronaldo pemain sepak bola timnas Portugal ini juga turut memberikan perhatiannya pada sang bocah.
      Diangkat Anak oleh Cristiano Ronaldo
      Setelah mendapatkan perawatan dan kembali bertemu dengan ayahnya, beberapa bulan kemudian, Martunis diundang khusus ke Portugal bersama ayahandanya, dengan sambutan hangat oleh segelintir bintang sepak bola timnas Portugal.
      "Di Portugal saya diajak jalan-jalan dan bermain bola," tutur Martunis.
      Namun Ibu dan ketiga saudaranya lenyap ditelan gelombang, hingga jasadnya pun tidak ditemukan lagi.
      Ketenaran bocah tsunami ini terus melejit, hingga sederetan orang-orang penting mengundangnya untuk bertemu, seperti halnya Presiden RI saat itu Susilo Bambang Yudhoyono, artis Celine Dion, Presiden FIFA Sepp Blatter dan beberapa bintang sepak bola dunia lainnya.
      Martunis bahkan diundang sebagai tamu kehormatan pada laga Portugal versus Slovakia di Stadion Da Luz, Lisbon, dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2006.
      "Itu menjadi kisah yang luar bisa bagi saya, saya sangat ngembira saat itu," ungkap dia.
      Pada 2013, Cristiano Ronaldo kembali menemui Martinus di Aceh. Ia pun diangkat Ronaldo sebagai anak. Saat itu dirinya sering berkomunikasi dengan Cristiano Ronaldo melalui telepon selular dengan bantuan penerjemah bahasa.
      Minum Air Urine
      Pablo Cordova adalah salah satu yang berhasil lolos dari maut. Ia selamat gempa dahsyat berkekuatan 7,8 skala Richter (SR) mengguncang Ekuador, meski hotel tempatnya bekerja rubuh hingga rata dengan tanah.
      "Mereka sudah mempersiapkan pemakaman saya, lengkap dengan peti matinya. Tetapi saya hidup kembali," kata Pablo saat ditemui awak media di rumah sakit, seperti dikutip dari Belfast Telegraph, 20 April 2016.
      Pablo terkurung di bawah puing-puing, namun ia cukup beruntung karena tidak sampai terjepit reruntuhan bangunan. Ada cukup ruang baginya untuk bergerak.
      Selama kurang lebih satu setengah hari itu, dia bertahan hidup dengan meminum urine atau air kencingnya sendiri. Seraya berdoa agar regu penyelamat menemukannya di balik bongkahan bangunan yang ambruk, sebelum baterai ponselnya habis.
      Alhasil, dia selamat dari bencana alam yang menewaskan lebih dari 480 orang tersebut.
      Segera setelah ditarik keluar oleh regu penyelamat dari Kolombia, Pablo segera menghubungi istrinya pada Senin 18 April 2016 siang.
      Betapa riang sang istri mendengar suaminya masih hidup dan bersuara. Setelah sebelumnya sempat pingsan dan sedih akibat mengetahui sang suami tertimbun reruntuhan hotel bertingkat lima di Portoviejo.
    • By baleho
      Popularitas tinggi dan kualitas akting memukau memang menjadi modal yang sangat besar bagi Robert Downey Jr di industri film Hollywood. Tak heran jika harga tinggi pun dipasang olehnya untuk setiap film yang dibintangi.
      Baru-baru ini, pemeran Tony Stark tersebut diketahui mendapat bayaran lebih dari USD1 juta per menit untuk tampil di film Spider-Man: Homecoming. Jika dirupiahkan, itu kurang lebih sekira Rp13 Miliar.
      Ia bahkan sudah mengantongi uang sebesar USD10 juta dari membintangi Iron Man sejak tahun 2008 silam.
      Seperti diketahui, Robert Downey Jr menjadi salah satu bagian penting dalam cerita Spider-Man: Homecoming. Film tersebut merupakan debut Spider-Man bersama Marvel Studios setelah sebelumnya hak ciptanya dipegang oleh studio berbeda.

      “Aku benar-benar bersyukur. Aku sangat suka Spider-Man, jadi bagiku bisa berpartisipasi untuk mengenalkan kembali Spider-Man ke generasi baru atau membawanya kembali pulang, itu lah mengapa diberi judul Homecoming,” katanya.
      Harga Robert Downey untuk film-film Marvel rupanya bervariasi. Meski dirinya memiliki tiga film solo, Iron Man juga sering kali terlibat dalam film-film Avengers. Bayangkan saja, saat tampil dalam Captain America: Civil War, bayaran yang diterima oleh Robert mencapai angka USD40 juta.
      Hingga saat ini perannya di Marvel Cinematic Universe tak tergantikan. Robert Downey Jr. bisa menghidupkan karakter tersebut hingga membekas di semua ingatan para penggemar Marvel.
    • Guest News
      By Guest News
      Gempa yang terjadi Rabu (13/4) malam itu berpusat di hutan sekitar 220 kilometer dari Mandalay, kota kedua terbesar di Myanmar.

      Warga Kolkata, India, bergegas keluar rumah setelah gempa yang berpusat di Myanmar terasa hingga India dan Bangladesh, Rabu malam (13/4).
      Gempa kuat melanda Myanmar utara hari Rabu (13/4) malam dan dirasakan di beberapa bagian China dan India. Belum ada laporan tentang adanya korban.
      Gempa berkekuatan 6,9 skala Richter itu berpusat di hutan sekitar 220 kilometer dari Mandalay, kota kedua terbesar di Myanmar. Daerah itu jarang penduduknya dan rawan gempa, dan kebanyakan rumah dibangun rendah.
      Warga Yangon, kota utama Myanmar bergegas ke jalan-jalan dalam kepanikan, ketika mereka merasakan gempa itu. Seorang wartawan kantor berita Associated Press berada di sebuah rumah sakit Yangon ketika itu dan melaporkan, rumah sakit berlantai enam itu berguncang keras dua kali selama paling tidak satu menit.
      Orang juga merasakan gempa itu di Dhaka, ibukota Bangladesh, 484 kilometer dari pusat gempa, dan di Lhasa, Tibet, di mana banyak warga dilaporkan telah bergegas panik ke jalan-jalan.
      Meskipun gempa bumi lazim di Myanmar, negara di Asia tenggara itu belum merasakan gempa sekuat itu sejak gempa berkekuatan 6,8 SR melanda bagian tengah negara itu pada November 2012, menewaskan hampir 40 orang. (www.voaindonesia.com)
    • By RendyGunawan

      Marvel akhirnya mengakhiri rumor kehadiran sosok Spider-Man dalam film terbaru mereka, Captain America: Civil War yang belum lama ini merilis trailer keduanya di halaman youtube mereka, Kamis [10/3].
      Spider-Man secara mengejutkan muncul di sceneterakhir dalam trailer tersebut dengan mengambil senjata dari Captain America yang sedang berhadapan dengan Iron-man.
      Film ini memperlihatkan perseteruan antara Captain America dengan Iron Man yang membuat kelompok Avengers terpecah karena perbedaan prinsip di antara keduanya.
      Di kubu Captain America sendiri didukung oleh Ant-man, Scarlett Witch, Hawkeye, Winter Soldier, dan Falcon. Sedangkan Black Widow, Vision, Black Panther, War Machine, dan Spider-Man terdapat dalam kubu Iron-Man.
      Film yang akan dirilis pada 6 Mei mendatang tersebut disutradarai oleh Anthony Russo dan Joe Russo yang sebelumnya juga membuat Captain America: The Winter Soldier.
       
      Tonton videonya disini 
       
    • By vyrous
      Gempa berkekuatan 8,3 SR terjadi di 682 kilometer Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. BMKG menyatakan gempa dengan kedalaman 10 kilometer itu berpotensi tsunami.
       





About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy