Jump to content
RendyGunawan

Dian Pelangi Pengusaha Muda yang Sukses

Recommended Posts

post-18-0-87488700-1430044043.jpg

 

Dian Pelangi resah setiap mendengar wanita pemakai jilbab atau hijab dicitrakan kuno, tua, dan kampungan. Tumbuh di keluarga kental tradisi Islam, ayah pengusaha garmen, dan ibu pemilik butik muslim, ia pun tertantang membuat perubahan.

Berbekal pendidikan tata busana dan agama, ia ambil alih usaha butik ibunya. Tanpa menerjang pakem syariat Islam, ia perlahan mengubah citra negatif busana muslim lewat rancangannya yang stylish dan trendy. 

Rancangannya tak hanya memikat muslimah tanah air, tapi juga mancanegara. Bahkan, mereka yang tak mengenakan hijab. “Dian tertantang mencipta fashion muslim yang berbeda. Karena selama ini berbusana muslim itu dianggap nggak keren, kampungan,” kata pemilik nama Dian Wahyu Utami itu. 

Di tengah sukses sebagai perancang muda, wanita kelahiran 14 Januari 1991 itu menelurkan ‘Hijaber Community’. Komunitas muslimah muda yang aktif membagi tips dan pengalaman terkait hijab dan Islam. Kegiatannya mulai dari islamic fashion show, tutorial memakai hijab, tausiyah, dan pengajian. 

Awal Kisah Terjun ke Fashion Muslim

Sejak kecil, Dian memang disiapkan orangtua untuk melanjutkan usaha garmen dan butik. Lulus SMP, Dian disekolahkan di SMK 1 Pekalongan jurusan Tata Busana. Lulus SMK, Dian mulai diberi tanggung jawab mengurus butik ‘Dian Pelangi’ di Jakarta sambil melanjutkan sekolah ke ESMOD selama setahun. Setelah itu juga sempat mengambil kursus Bahasa Arab di Kairo, Mesir, untuk menambah pemahaman mengenai pakem-pakem agama Islam dalam berbusana. Tahun 2009, Dian diajak gabung ke Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Dian menjadi anggota termuda di asosiasi itu.

Fashion Show Pertama

Pertengahan tahun 2009. Dian diajak Kementrian Pariwisata menggelar fashion show di Melbourne, Australia. Dian terkejut, karena ternyata ada perancang senior Iva Latifah juga. Sementara Dian masih 18 tahun waktu itu. 

“Alhamdullilah responsnya bagus. Sampai ada ulasan di koran terkemuka setempat The Age. Mereka takjub dengan kolaborasi religi dan style yang Dian buat. Mereka tidak menganggap aku aneh, atau mengait-ngaitkan busana muslim dengan terorisme,” jelas Dian.

Momentum yang Palin Menentukan Karier

Jakarta Fashion Week 2009. Dian tampil sebagai desainer junior pendatang baru. Responsnya luar biasa. Semua orang sepertinya membicarakan Dian dengan banyaknya ulasan di media cetak, elektronik, dan internet. 

Ajang ini yang sepertinya membuat Dian makin dikenal dan mendatangkan undangan fashion show ke mancanegara. Ini menjadi batu loncatan yang bagus banget bukan hanya untuk aku tapi untuk semua fashion disainer Indonesia. 

Dari situ, koleksi Dian dilirik Kementrian Pariwisata untuk dibawa ke London, Inggris, April 2010, dalam acara ‘Indonesia Is Remarkable’ di Harrods. Tapi, sebelumnya Dian juga sempat diajak pameran oleh Kementrian Perindustrian dan Perdagangan ke Abu Dhabi. Dan, responsnya selalu positif. 

Kini, rancangan Dian Pelangi sudah menjelajah beberapa wilayah Timur Tengah seperti Dubai, Abu Dhabi, Kairo, Jordania. Juga Malaysia, Singapura, Perth, Melbourne, London. Akhir tahun ini, insyaAllah ada muslim world exhibition di Paris.

Sudah banyak juga yang menawarkan untuk membuka butik di luar negeri, tapi Dian masih butuh banyak pengalaman. Banyak juga tawaran untuk sekadar memasarkan koleksi-koleksi Dian di Dubai, Jordania, bahkan Belgia.

Inspirasi Rancangan Dian Pelangi

Dian sangat suka dengan gaya busana Timur Tengah, dan mulai mengamati gaya busana mereka sejak bersekolah di Mesir. Menurutnya, mereka yang paling menjiwai bagaimana cara berbusana muslim yang baik. Ini sangat menginspirasi Dian dalam mendesain busana muslim.

Tapi Dian tak terpaku pada gaya mereka. Dian juga suka mengadopsi gaya busana masyarakat Eropa saat musim dingin. Dari situ Dian mulai mencoba merancang busana tapi tetap dengan memadukan ciri khas budaya Indonesia, seperti jumputan, songket, dan batik. Dian ingin mengangkat pengrajin asli Indonesia, agar hasil kerajinan mereka dikenal masyarakat luas.

Ciri Khas Busana Dian Pelangi

Setiap desainer harus punya karakter. Yang selalu saya tekankan adalah corak warna-warni sesuai label ‘Pelangi’ yang saya pakai. Minimal ada 2 -3 warna dalam setiap rancangan saya. Harapannya, tanpa melihat label, orang sudah tahu itu rancangan saya. Kalau tidak, bisa dicap rancangan orang lain.

Kini, Dian punya sejumlah produk. Label Dian Pelangi untuk kelas premium dan Gallery Dian Pelangi khusus busana ibu-ibu. Label Dion Men untuk pakaian laki-laki, Dinda Pelangi khusus buat anak-anak. Sementara, Dian Pelangi Bridal untuk pakaian pengantin, Dian Hajj untuk para calon jamaah haji dan umrah. Sedangkan DP by Dian merupakan produk massal untuk kelas menengah ke bawah.

Jika dulu orang menganggap mengenakan busana muslim selalu identik dengan gaya yang kampungan, tapi sekarang kan tidak lagi, mereka yang berbusana muslim juga bisa tetap tampil bergaya namun aurat tetap terjaga.

(***)

Source: digitalpromosi.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang


  • Konten yang sama

    • Oleh monica_pendong

      Networking adalah salah satu kesempatan besar bagimu untuk mendapatkan kemajuan pesat dalam karier. Ini adalah kesempatanmu keluar dari “zona nyaman” dan menjalin hubungan dengan orang lain.
      Tapi berkenalan saja tidak cukup. Kamu juga harus memberi kesan menarik, serta membangun fondasi untuk relasi jangka panjang.
      Biron Clark, pakar rekrutmen dan founder situs Career Sidekick, mengatakan bahwa ada sebuah strategi yang bisa membuatmu lebih menonjol dan berkesan dalam networking. Dengan strategi ini, meski lawan bicaramu baru saja bertemu seratus orang di hari yang sama, ia akan tetap mengingatmu sebagai orang yang berbeda dari lainnya.
      Clark menyebutnya strategi “Super-Connector”.
      Bagaimana Super-Connector bekerja?
      Apa itu Super-Connector?
      Secara sederhana, cara kerjanya seperti ini:
      Untuk mencapai hal ini, ada beberapa macam contoh pertanyaan yang bisa kamu ajukan. Misalnya:
      Apa hal yang menurut kamu paling menarik saat ini? Apakah ada tantangan besar yang sedang kamu hadapi? Apa rencana besar yang sedang kamu persiapkan? Jika kamu tidak menjalani pekerjaanmu sekarang, apa yang akan kamu lakukan? Pertanyaan-pertanyaan di atas hanya contoh. Pada praktiknya, kalimat yang kamu gunakan tentu tidak akan sama persis. Selain itu, jangan lupa bahwa dasar-dasar komunikasi yang baik (seperti cara berbicara atau bahasa tubuh) tetap penting untuk kamu perhatikan.
      Katakanlah kamu berkenalan dengan orang yang ingin membangun startup, tapi dia bukan engineer/programmer. Kamu bisa berkata, “Kebetulan, saya juga punya kenalan yang dulunya bukan programmer tapi sekarang jadi founder startup teknologi. Minggu ini saya akan coba memperkenalkan kalian, barangkali dari situ kamu bisa mendapat ide.”
      Memberi manfaat dua arah
      Strategi Super-Connector sangat efektif untuk memunculkan kesan baik di mata orang yang baru kamu kenal. Berikut alasannya:
      Mendorongmu lebih banyak mendengar daripada berbicara. Ini akan memunculkan kesan bahwa kamu memang menaruh minat pada si lawan bicara. Membuatmu menonjol karena kamu datang untuk memberi, bukan meminta. Kebanyakan orang saat networking hanya meminta bantuan atau saran. Secara alami membuatmu mendapatkan informasi kontak si lawan bicara. Memberimu kesempatan untuk mengontak lagi di masa depan. Ingat, untuk membangun relasi yang bermakna, satu pertemuan saja tidak cukup. Menunjukkan bahwa kamu orang yang perhatian dan mau membantu orang lain. Ini adalah sifat yang akan membuat orang lain menghormatimu. Dalam proses memberi manfaat itu, kamu akan mengenal lawan bicaramu lebih mendalam, dan pada akhirnya akan terjalin relasi yang kuat di antara kalian.
      Saat pertama kali mencoba menerapkan Super-Connector, mungkin kamu masih akan kaku dan terbata-bata. Tapi seiring pengalaman, sikap “mendahulukan kepentingan orang lain” ini akan tertanam dalam dirimu secara natural. Dengan tidak berusaha menonjolkan dirimu, kamu justru akan menjadi lebih menonjol. Selamat mencoba!
    • Oleh qbonk
      Anda sekarang sampai di laman ini dan membaca kalimat pertama di artikel ini dari sebuah desktop browser. Tak kecil pula bahwa Anda memiliki lebih dari satu peramban yang terpasang, entah itu Google Chrome, Mozilla Firefox, Apple Safari, Opera, Microsoft Edge, atau mungkin Internet Explorer. Atau mungkin Anda malah menggunakan browser di luar nama-nama itu? Kemungkinan selalu ada.
      Kalau Anda mencermati, pasar browser merupakan pasar yang cukup kompetitif. Selain nama-nama mapan yang sudah disebut di atas, kini ada juga penantang baru seperti UC Browser dan Vivaldi. Bagi sebagian orang, mungkin fenomena ini sedikit aneh. Soalnya jarang terdengar dari media bahwa suatu browser saking lakunya sampai membuat developernya seperti sedang mendapatkan durian runtuh alias kebanjiran duit. Kendati demikian faktanya, perusahaan swasta macam Opera Software tetap bisa hidup dan beroperasi sedari berdiri 1995 silam, walau Juli 2016 lalu bisnis utama mereka yang meliputi browser dan aplikasi kemanan telah menjadi milik sebuah konsorsium asal Tiongkok yang di dalamnya ada Qihoo 360, perusahaan yang juga mengembangkan peramban.

      Kembali ke premis yang sudah tertuang di judul, bagaimana browser meraup keuntungan? Saat menghadiri Collision Conference 2017 di New Orleans, Amerika Serikat, Jon von Tetzchner bersedia membocorkan sekeping dari rangkaian bisnis model perusahaannya, Vivaldi, yang ternyata juga dilakukan perusahaan swasta pengembang browser lainnya.
      “Bisnis model kami sebenarnya sama dengan browser lainnya. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari kerja sama dengan search engine, misalnya. Jadi, Anda memilih dan menentukan mesin pencari yang dimasukkan di browser tersebut. Kami sendiri baru saja menambahkan Ecosia. Intinya, kami bekerja sama dengan perusahaan itu dan kami pun mendapatkan pemasukan,” jelas CEO Vivaldi Technologies tersebut.
      Oleh karena itu meskipun Anda dan warganet lain bisa menggunakan browser secara gratis, monetisasinya tetap berjalan di ‘belakang layar’.
      Lalu, berapa nominal yang bisa dikantongi oleh developer browser tersebut? Tanpa segan, von Tetzchner mencontohkan revenue perusahaannya yang lalu, Opera, yaitu $1 setiap user dalam setahun. Kalau dikonversi menjadi rupiah, yaitu Rp13 ribuan, jumlah itu memang bukan uang yang besar. Namun, tetap saja bisa menjadi melimpah ketika pengguna browser tersebut kian banyak.
      Sekadar informasi, Vivaldi sendiri adalah peramban yang sedikit berbeda. Diluncurkan sejak awal tahun 2015, Vivaldi mengandalkan user interface (UI) yang lebih menyenangkan, dengan beragam fitur yang belum disediakan oleh browser lain, seperti analisis terhadap situs yang telah dikunjungi oleh user. Keunggulan UI Vivaldi sendiri dapat dilihat dari tampilannya yang minimalis dengan ikon dan font standar plus skema warna yang bisa menyesuaikan background maupun desain dari sebuah situs yang sedang diakses. Pemakai peramban berlogo ‘V’ itu pun dapat mengubah temanya secara keseluruhan, posisi tab, address bar, hingga start page-nya.
      Apabila Anda sudah pernah menggunakan Vivaldi di desktop dan kepincut dengan tampilannya sembari bertanya-tanya apakah browser tersebut akan tersedia dalam versi mobile, sabarlah sedikit lagi. Kepada Rob Pegoraro, pemandi sesi diskusi tersebut, von Tetzchner menyatakan bahwa ia dan timnya mengaku sedang mengerjakan mobile browser Vivaldi, tepatnya untuk sistem operasi Android. Versi iOS-nya nanti akan lahir begitu code base-nya telah siap, karena berbeda dengan Android.
      “Kami berharap Apple melakukan hal yang tepat dan berhenti melarang core browser lain untuk berjalan di platformnya,” keluh pria 49 tahun itu.
    • Oleh c0d1ng

      Nokia mengumumkan telah "membajak" salah satu bos besar Samsung. Petinggi tersebut adalah Gregory Lee, mantan Presiden dan CEO Samsung Electronics Amerika Utara. 
      Nantinya, Lee akan berperan sebagai Presiden Nokia Technologies. Ia juga akan menjadi anggota dari tim pimpinan Nokia.
      Lee sendiri bukan orang baru di Samsung. Ia sudah bekerja setidaknya selama 13 tahun di perusahaan asal Korea Selatan itu.
      Jabatan terakhirnya di Samsung adalah Presiden dan CEO Samsung Electronics untuk wilayah Amerika Utara. Lee juga pernah berperan sebagai Global Chief Marketing Officer Samsung, Presiden dan CEO Samsung Electronics wilayah Asia Tenggara, serta Presiden dan CEO Samsung Telecommunications America.
      Selama di Samsung, kebanyakan perannya berhubungan dengan produk konsumer, seperti smartphone, tablet, dan perangkat rumah tangga.
      Gregory Lee, mantan bos Samsung yang dibajak NokiaEngadget
      "Kami memilih pemimpin yang tepat untuk membawa Nokia Technologies maju saat kegembiraan baru tentang merek Nokia di seluruh dunia," kata Rajeev Suri, Presiden dan CEO Nokia, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Phone Arena, Jumat (30/6/2017).
      Lee sudah bekerja selama 30 tahun. Kebanyakan, ia mengisi posisi pemimpin, baik di Samsung dan sebelumnya. Lee juga pernah bekerja di Johnson & Johnson, Kellog's, dan Procter & Gamble.
      Lee akan berbasis di California, AS. Ia akan bertanggung jawab langsung ke CEO Nokia, Rajeev Suri.
      Nokia sendiri sedang kembali agresif di dunia teknologi. Perusahaan Finlandia ini baru saja merilis smartphone Android Nokia 3, 5, 6, dan ponsel Nokia 3310 Reborn.
      Nokia juga memiliki produk kesehatan Whitings dan kamera 360 Nokia Ozo.
    • Oleh berita_semua

      Banyak alternatif yang bisa ditempuh untuk mengisi pundi-pundi rupiah. Selain harus bekerja di perusahaan, kita juga bisa membuka peluang usaha sendiri yang nantinya bisa sebagai alternatif lapangan pekerjaan bagi orang lain. Jika Anda memiliki modal cukup besar untuk memulai bisnis, salah satu alternatif yang patut dicoba adalah membuka usaha jual beli mobil bekas.
      Saat ini kebutuhan akan kendaraan di kota-kota besar meningkat. Namun, harga kendaraan yang masih terbilang mahal menjadi alasan banyak orang menjadikan mobil bekas sebagai alternatif. Orang-orang sekarang cenderung tidak ambil pusing. Selama kondisi kendaraan masih baik dan bisa digunakan dengan aman, mereka akan mengambilnya.
      Tertarik untuk menjalankan bisnis ini? Yuk, cari tahu tips bisnis jual beli mobil bekas lewat ulasan berikut ini.
      1. Anda Perlu Showroom yang Berada di Lokasi yang Strategis
      Tidak wajib harus memilikinya dalam arti showroom tersebut dibangun seperti showroompada umumnya. Intinya, sediakan tempat yang cukup untuk memanjang stok mobil bekas yang hendak dijual. Pemilihan lokasi showroom juga memengaruhi bisnis ini nantinya. Karena itu, usahakan memilih lokasi showroom yang strategis semisal dekat jalan raya. Pemilihan lokasi yang tepat berpotensi menarik minat banyak orang untuk membeli. Bila dana yang Anda miliki kurang untuk memiliki showroom, manfaatkan kredit tanpa agunan (KTA) yang ditawarkan bank. Anda bisa  tanpa harus menjaminkan apa pun.
      2. Cari dan Dapatkan Mobil Bekas yang Diminati dan Laku di Pasaran
      Trik lain yang bisa membuat bisnis jual beli mobil bekas bisa menjanjikan sebagai sumber pendapatan adalah ketika stok mobil yang Anda tawarkan memiliki merek yang menjadi favorit di pasaran. Selain itu, pastikan juga bahwa tahun pembuatan mobil tersebut tak terlampau lama. Sebab konsumen pastinya akan menimbang-nimbang untuk membeli mobil ketika mesinnya sudah ketinggalan zaman atau desainnya relatif tak menarik. Mobil bekas yang masuk kategori cepat terjual akan memberikan untung lebih cepat.
      3. Hindari Sebisa Mungkin Mobil yang Ditawarkan Makelar
      Selain perkara untung dan rugi yang mungkin dialami sewaktu membeli mobil dari makelar, Anda juga tidak bisa memastikan kondisi langsung dari mobil yang hendak Anda beli untuk dijual kembali. Berbeda saat mendapatkannya dari pemiliknya langsung. Anda bisa mengulik sendiri tentang kondisi mobil yang digunakan dan menganalisis apa saja yang bermasalah dari mobil tersebut untuk menentukan harga jual kembali.
      4. Perbaiki dan Percantik Seperti Tampak Baru Mobil Bekas yang Dijual
      Ingin menaikkan harga jual kembali dari mobil bekas yang Anda jajakan? Salah satu caranya adalah memeriksakan kondisi dalam mobil ke bengkel. Pastikan mesinnya dalam kondisi baik dan layak digunakan. Selain soal mesin dan kinerja mobil, Anda juga bisa memberikan perbaikan ulang dari segi warna dan mengurangi cacat yang mungkin Anda temui.
      5. Cek Surat-Surat Kelengkapan Mobil Bekas yang Hendak Dijual
      Tidak ada konsumen yang bersedia membayar barang yang ternyata tidak legal. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menjaga nama baik beserta bisnis Anda, pastikan surat-surat mobil bekas itu lengkap dan tidak kurang satu apa pun. Termasuk ketika Anda membelinya dari end user, pastikan semua surat kelengkapan sudah ada bersama dengan mobil tersebut. Baik itu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun , keduanya menjadi bukti yang sah bahwa kendaraan yang dimiliki legal statusnya.
      6. Selalu patuhi Hukum yang Berlaku
      Dalam bisnis apapun, selalu ada peraturan dan hukum yang menaungi agar pihak-pihak yang terkait dalam transaksi tidak ada yang dirugikan. Jangan pernah melanggar hukum dan aturan bisnis yang berlaku. Mungkin satu atau dua kali kesalahan yang tidak nampak di mata hukum akan dibiarkan. Namun, bisa jadi konsumen merasa dirugikan dan justru memberikan promosi gratis dalam bentuk keluhan ke beberapa orang terdekat. Bukankah hal seperti ini akan menurunkan nilai tambah bisnis Anda?
      7. Jangan Sepelekan Kekuatan Jaringan dan Relasi dengan Berbagai Pihak
      Untuk mendapatkan barang, mempromosikan bisnis, hingga akhirnya mendapatkan konsumen serius yang ingin membeli barang dagangan Anda, tentu saja Anda membutuhkan bantuan dari orang-orang terdekat. Kekuatan jaringan dan relasi dengan berbagai pihak ini akan membantu dan mempermudah untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan untuk bisnis jual beli mobil bekas ini.
      Cermati Peluang dan Lakukan Tips dengan Sebaik-Baiknya
      Bisnis jual beli mobil bekas ini merupakan salah satu alternatif bisnis yang berpeluang untung cukup besar jika Anda benar-benar menggelutinya dengan tekun. Mengapa? Kondisi masyarakat kita yang masih terbilang pas-pasan pasti masih mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas sebagai kendaraan mereka. Potensi pasar yang seperti inilah yang sebaiknya menjadi incaran untuk meraup untung lewat usaha bisnis jual beli mobil bekas. Karena itu, cermati peluang yang tampak dan lakukan tips yang membantu dengan sebaik-baiknya.
  • Kontributor Populer

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi