Jump to content
Masuk untuk mengikuti ini  
Metrotvnews

Anies Pertimbangkan Saran Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta

Recommended Posts

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima masukan dari Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta. Masukan yang disampaikan berupa persoalan reklamasi dan nasib nelayan ke depan. 

Anies mengatakan, dirinya akan mempertimbangkan masukan tersebut sebelum mengeluarkan kebijakan Reklamasi. Menurutnya, masukan tersebut sangat berguna untuk menata kawasan pesisir Jakarta.

"Ini menjadi bahan kita untuk menyusun kebijakan dan seperti diketahui kita dalam fase penyusunan tim yang secara khusus memfokuskan penataan kawasan pesisir pantai Jakarta," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Desember 2017.

Baca: Alasan Anies Tarik Raperda Reklamasi dari Prolegda

Ketua Komunitas Nelayan Iwan Karmidi menyampaikan, reklamasi menyengsarakan para nelayan. Selama ini, belum ada tanggung jawab dari Pemprov DKI terhadap dampak tersebut.

"Dampak reklamasi sangat buruk buat nelayan. Kalau reklamasi 17 pulau dilanjutkan, artinya nelayan dengan sendirinya akan terusir dari teluk Jakarta," ujar dia.

Karena itu, Iwan dan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta tetap menolak reklamasi. Ia juga meminta Pemprov menghentikan proyek reklamasi. "Kami nelayan tetap berusaha dan berjuang agar reklamasi itu dihentikan untuk menyelematam teluk Jakarta dan masyarakat pesisir," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Tigor Hutapea mengapresiasi tindakan Anies untuk mencabut Raperda reklamasi dari Program legislasi Daerah. 

"Dengan begitu tidak ada lagi dasar bagi para pengembang untuk menjalankan aktivitas pembangunan," pungkasnya.

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi