Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
peter_hutomo

USB Type-C: Ringkas, Mudah, dan Bertenaga

Recommended Posts

post-6-0-04435100-1428362038_thumb.jpg

 

USB sudah menjadi interface yang umum bagi mereka yang terbiasa berkutat dengan perangkat digital seperti PC desktop, laptop, smartphone, dan tablet. Baru-baru ini muncul standar baru dari USB yang disebut USB Type-C dan digunakan oleh sejumlah perangkat seperti MSI Z97A GAMING 6, Apple MacBook yang baru, dan Google Chromebook Pixel yang baru. Nah, biar kamu lebih familiar dengan USB Type-C ini, simak beberapa pertanyaan seputar USB Type-C berikut ini, tentunya beserta jawabannya.

 

Apakah USB Type-C itu?

 

USB Type-C adalah standar baru yang dibuat oleh USB Implementers Forum (badan yang mengurusi spesifikasi USB), khusus untuk receptacle, plug, dan kabelnya. Jadi, USB Type-C ini lebih kepada fisik port di PC desktop, laptop, smartphone, tablet, dan perangkat lainnya plus kepala dari kabel dan kabelnya. Untuk transfer datanya, ia tetap menggunakan USB 2.0 dan USB 3.1.

 

Berarti, USB Type-C pasti mendukung USB 3.1?

 

Tidak pasti. USB Type-C bisa digunakan untuk USB 2.0 saja. Pada kabel seperti ini, transfer data yang dilakukan sesuai dengan spesifikasi USB 2.0 termasuk dari sisi kecepatannya. Jadi, bila kamu ingin memanfaatkan USB Type-C agar mendapatkan kecepatan teoritas maksimal USB 3.1 sebesar 10 Gbps, pastikan semua perangkat termasuk kabelnya mendukung 10 Gbps itu.

 

Tapi, kalau hendak menggunakan USB 3.1 harus menggunakan USB Type-C kan?

 

Tidak juga. Konektor lama seperti Standard-A, Standard-B, dan Micro-AB yang sesuai juga mendukung USB 3.1 ini.

 

Lalu, kenapa dibutuhkan konektor baru?

 

Karena berbagai perangkat baru hadir dengan ukuran yang semakin kecil dan tipis. Selain itu, model penggunaan dan kebutuhan akan daya tahan juga telah berkembang. Konektor yang lama seperti Standard-A belum dirancang untuk hal seperti ini.

 

Apa kelebihan USB Type-C dibandingkan konektor lawas itu?

 

USB Type-C memiliki receptacle dan plug yang lebih ringkas, utamanya dibandingkan tipe standar, plus penggunaan yang lebih gampang. Penggunaan lebih gampang ini disebabkan orientasi pemasangannya bisa dipertukarkan, baik itu dalam hal sisi atas dan sisi bawah maupun sisi host dan sisi device. Bila sering menancapkan USB flash disk ke laptop, kamu pasti tahu bahwa bila posisi kepalanya terbalik, USB flash disk itu tidak akan bisa ditancapkan. Dengan USB Type-C, meski terbalik, plugnya tetap bisa dipasang ke receptacle. Begitu pula ketika kamu menghubungkan printer ke laptop. Tidak ada lagi plug yang harus dipasang di printer dan plug yang harus dipasang di laptop. Kedunya bisa dipertukarkan. USB Type-C juga dirancang untuk dicabut pasang sebanyak 10.000 kali. Bandingkan dengan tipe standar yang hanya 1.500 kali.

 

Bisakah USB Type-C digunakan untuk mengisi ulang baterai?

 

Bisa, USB Type-C bisa digunakan untuk mengisi ulang baterai. Bahkan, USB Type-C mendukung arus yang lebih besar dari yang ditetapkan oleh spesifikasi USB 3.1. Receptacle dari USB Type-C memiliki spesifikasi arus sebesar 5A, sementara kabel standar USB Type-C memiliki spesifikasi sebesar 3A. Khusus kabel USB Type-C yang didesain untuk USB PD (Power Delivery) akan mendukung sampai 5A. Oh ya, saat beroperasi pada mode USB PD, tegangan yang disuplai bisa dikonfigurasi sampai 20V (pada mode lain hanya 5V) sehingga total daya yang bisa disuplai sampai 100W.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By h4ck3r1nd0
      USB biasanya terdetect banyak virus, tapi coba software ini untuk melindungi USB dari virus...



      Download
      Unhide (V1.0) [400kb]
    • By paramaster
      USB atau Universal Serial Bus saat ini merupakan media transfer data yang sangat populer. Ini karena kemudahan dan kecepatannya dalam transfer data yang lebih baik bila dibandingkan dengan media lain seperti Disket dan CD-ROM.USB makin banyak dijumpai terutama di PC atau Laptop.Saat ini umumnya yang digunakan adalah USB 2.0 dan USB 3.0.Nah ,apa saja perbedaan kakak beradik ini ? Berikut ulasannya :
       
      Transfer Speed
      USB 3.0 mempunyai kinerja yang lebih baik dalam hal kecepatan baca data dan transfer – terima file. Seringkali anda akan menemukan kata ‘Super Speed‘ atau SS yang memiliki kemampuan baca data komputer dan file hingga 5GB / detik!
       
      Kecepatan transfer file komputer USB 3.0 mencapai 6 – 10x diatas kecepatan transfer file USB 2.0 atau setara dengan kemampuan PCIe. Teknologi USB 3.0 menggunakan sistem komunikasi 2 edar bawah yang mampu menerima data dan mengirim data secara bersamaan dan simultan. Teknologi bi-directional ini belum terdapat pada USB 2.0 sebelumnya.
       
      Untuk mengetahui seberapa besar kapasitas transmisi data yang dapat dikerjakan pada USB dapat diketahui melalui informasi label pada USB tersebut. Informasi ini umumnya terdapat pada kemasan produk maupun fisik USB yang bersangkutan:
      SUPER SPEED (SS) kemampuan transfer baca – terima data komputer  memiliki frekuensi clock 4,8 GB / detik. HIGH SPEED kemampuan transfer baca – terima data memiliki frekuensi clock 480 MB / detik dan tolerasi pensinyalan data pada ± 500ppm. Teknologi ini digunakan oleh USB 2.0 sejak tahun 2000. FULL SPEED DATA memiliki kecepatan transfer dan baca datv dengan frekuensi clock 12 MB/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±0.25% atau 2,500ppm. Teknologi ini mulai digunakan pada USB 1.1 pada tahun 1998. LOW SPEED DATA memiliki kecepatan transfer dan baca data dengan frekuensi clock 1.5 MB / detik dan tolerasi pensinyalan data pada ±1.5% atau 15,000ppm. Teknologi ini pertama kali digunakan pada generasi pertama USB 1.0 pada tahun 1996. Power Management
      Penggunaan arus yang dibutuhkan oleh USB 3.0 pada komputer lebih rendah dibandingkan USB 2.0 yang menggunakan daya 4,4 volt. Pada USB 3.0 hanya menggunakan 4 Volt dengan peningkatan arus menjadi 150mA.
      Energi yang dibutuhkan oleh USB 3.0 lebih hemat dengan kinerja yang lebih baik, selain itu juga memungkinkan untuk memakai 4 hingga 6 perangkat secara bersamaan tanpa mengurangi kecepatan transfer.
       
      Teknologi NRDY dan ERDY
      Penambahan teknologi NRDY dan ERDY berfungsi sebagai penambahan bus yang dimaksimalkan sehingga komputer dapat memberikan tanda kepada host meskipun secara tak bersamaan tanpa adanya notifikasi lagi.
       
      Peningkatan Kecepatan Transfer Data
      Seperti yang disebutkan sebelumnya, kecepatan baca dan transfer data pada USB 3.0 mencapai 5GB / detik atau setara 6 – 10x lebih cepat dibandingkan USB 2.0 yang hanya hanya memiliki kemampuan transmisi data sekitar 480MB / detik dengan penggunaan konsumsi daya yang lebih besar dibandingkan USB 3.0
    • By JARVIS
      Kebutuhan akan penyimpanan data yang besar serta kompatibel dengan smartphone dan tablet membuat perangkat ini semakin penting. Karena media penyimanan yang disediakan perangkat smarthone dan tablet sangatlah terbatas, baik dari memori internal maupun jika ditambahkan memori eksternal.

      Alhasil, pengguna tak bisa menyimpan banyak file penting, solusi praktisnya pengguna menyimpan data yang ada pada perangkat PC. Namun kerumitan bakal dialami pengguna smartphone untuk memindahkan datanya tersebut.
       
       

       
      Adalah USB OTG Kingston DT microDuo 3.0 16GB yang bisa menjadi solusi dari permasalahan Anda, perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai media penyimpanan data semata, tapi juga sebagai komunikasi antara perangkat. Dengan media penyimpanan ini pengguna tidak hanya dapat menyimpan media hiburan penting seperti dokumen, file music, video ataupun menyimpan data penting lainnya.
       

       
       
      USB OTG Kingston DT microDuo 3.0 adalah perangkat USB flashdrive untuk memudahkan pengguna memperluas media penyimpanan pada tablet dan smartphone. Dengan perangkat ini juga memungkinkan pengguna mentransfer data yang dimiliki ke perangkat PC menjadi lebih mudah tanpa harus menggunakan kabel data.
       
       

       
      Dengan fitur MicroSDHC/SDXC Class 10 UHS-I, perangkat ini Hadir dengan 3 pilihan kapasitas yakni 16 GB, 32 GB dan 64 GB Kingstone Data Traveler microDuo 3.0 diklaim memiliki kecepatan baca hingga 90 MB/s dan kemampuan menulis hingga 45 MB/s.
       

       
      Pada saat pengujian Kingstone Data Traveler microDuo 3.0 dengan menghubungkannya ke perangkat smartphone dengan dukungan system operasi Android 4.2.2 Jelly Bean. Dari 16GB memory internal yang tercatat, kapasitas yang bisa digunakan oleh pengguna hanya sebesar 14 GB saja. melakukan transfer data dari Kingstone Data Traveler microDuo 3.0 ke memory internal smartphone dan sebaliknya. Pada saat mentransfer data film sebesar 1.3GB hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit.
       

       
      Selain ke smartphone, juga diuji kecepatan transfer data dari Kingstone Data Traveler microDuo 3.0 ke perangkat PC. Dan hasilnya pun cukup memuaskan, file sebesar 1.95 GB hanya membutuhkan waktu sekitar 90 detik Sedangkan untuk transfer data dari PC ke Kingstone Data Traveler microDuo 3.0 membutuhkan waktu yang cukup lama yakni sekitar 3 menit.
       
       
    • By PusatInformasi
      1. Tombol Bluetooth
       

      Tombol yang satu ini sudah tidak asing lagi buat yang hobi hobi transfer data dari satu perangkat ke perangkat lain. Gara-gara suka buah blueberry, raja Denmark ke-10, Harald Blatand mewarnai salah satu giginya dengan warna biru. Dan gara-gara bluetooth receptor pertama bentuknya mirip dengan gigi sang raja, dipakailah sandi yang biasa melambangkan raja Harald sebagai simbolnya.

      2. Tombol power on/off
       


      Simbol ini asal mulanya digunakan pertama kali pada perang dunia 2 sebagai sandi untuk saklar. Garis vertikal melambangkan angka “1″ yang artinya hidup atau on, dan lingkaran melambangkan angka “0″ yang artinya mati atau off. Sementara lingkaran yang tidak sempurna melambangkan kondisi standby.

      3. Play
       


      Belum ada kisah yang pasti dan jelas kenapa segitiga dipake buat melambangkan tombol play. Yang pasti, segitiga dianggap jadi simbol penunjuk arah yang paling gampang terbaca. Posisinya yang mengarah ke kanan mengingatkan kita pada arah jalan pita rekam pada kaset.

      4. USB
       


      Kesaktian tongkat Neptunus menginspirasi simbol USB sebagai konektor yang bisa menghubungkan koneksi apapun. Tiga ujung tongkatnya yang terbentuk dari tiga bidang, kotak, segitiga, dan lingkaran jadi penegas kalau USB adalah konektor yang serba bisa.

      5. AT
       


      Saat belum ada mesin cetak, pendeta harus menulis tangan tiap naskah yang diterbitkan. Daripada repot menulis kata “at”, mereka pun bikin simbol “t” yang melilit “a”. Maka jadilah simbol ini.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy