Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies

Recommended Posts

post-4603-0-71929600-1427943080_thumb.jp

 

Alphamumeric: Kombinasi abjad dengan angka, baik dalam suku kata tunggal maupun dalam kalimat utuh. Numeric biasanya terdiri dari 12345, sementara alpha berisikan huruf ABCDEF. Contoh alphanumeric banyak ditemukan pada PIN BlackBerry misalnya 25GH724G. Di luar negeri, alphanumeric ini digunakan pula untuk kode pos seperti diterapkan di Kanada dan Inggris. Namun ada juga negara yang menggunakan kode pos numeric saja seperti di Amerika Serikat dan Australia.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By c0d1ng
      Proyek IT mempunyai beragam skala dari skala kecil hingga besar. Kecil disini dapat ditangani oleh beberapa 2 orang saja, atau bahkan sampai harus belasan atau puluhan orang yang diterjunkan karena lingkupnya yang semakin besar.
      Proyek IT biasanya bersumber dari permintaan BUMN, Pemerintahan, Kepolisian, Militer, atau instansi lain seperti rumah sakit, restoran, mall, manufaktur, perhotelan dan lainnya. Biasanya proyek - proyek tersebut dikerjakan dalam rentang waktu tahunan, atau bulanan saja.
      Ada kalanya suatu instansi meminta jasa dari CV atau PT yang ingin dibuatkan sebuah aplikasi atau solusi lainnya. Namun ternyata ingin hemat dengan budgetalakadarnya. Padahal dalam pengerjaan proyek IT, idealnya tidak bisa diselesaikan oleh satu atau dua orang saja.
      Bahkan bila harus dikerjakan oleh satu orang pun, orang tersebut dapat merangkap tiga peran mulai dari project manager, system analyst, sekaligus web developer dalam dirinya sendiri. Oleh karena itu perusahaan wajib mengetahui bahwa dalam pengerjaan proyek, pihak developer lah yang harus menentukan berapa orang yang bisa diberdayakan agar proyek tersebut selesai sesuai perannya masing - masing.
      Menyewa programmer saja bukan langkah yang sepenuhnya tepat, karena programmer pun punya spesialisasi yang berbeda - beda, belum lagi bila harus membuat dokumentasi dan pengujian aplikasi, tentu waktu yang dimiliki programmer tidak akan selapang yang dipikirkan.
      Lalu apa sajakah peran - peran yang ada dalam sebuah tim pengerjaan proyek IT? umumnya adalah sebagai berikut.
      1. Project Manager
      2. System Analyst
      3. UI/UX Designer
      4. Technical Writer
      5. Quality Assurance
      6. Network Engineer
      7. System Engineer
      8. Frontend Designer
      9. Web Developer
      10. Mobile Apps Developer
      11. Desktop Application Developer
       
    • Guest News
      By Guest News
      Di berbagai universitas di AS, jumlah mahasisiwi jurusan informatika kurang dari 20 persen dibanding mahasiswanya. Namun tidak demikian di Universitas Harvey Mudd, Los Angeles, kaena lebih dari separuh mahasiswa jurusan informatika yang lulus tahun lalu adalah perempuan. Simak dalam liputan berikut.
       
       
    • By c0d1ng

      Dunia IT (information technology) merupakan sebuah ranah ilmu yang terlihat semacam satu kesatuan (asalkan bisa menggunakan komputer) bagi orang awam namun kenyataannya terdapat banyak sekali cabang ilmu yang tidak bisa kita ambil semuanya dalam waktu yang sebentar. Sebagai contoh kecil, di dunia IT sendiri terdapat fokus ilmu pada bidang teori komputasi, jaringan komputer, algoritma dan pemrograman, sistem informasi, kecerdasan buatan, dan masih banyak lagi bidang ilmu di dunia IT yang bahkan dalam kuliah pun hanya dibahas kulitnya saja.
      Bagi seseorang yang baru mengenal dunia IT tentu punya ambisi untuk ingin menguasai segalanya. Mulai dari jaringan komputer hingga menguasai semua bahasa pemrograman. Sekarang kita akan ambil contoh kasus dalam konteks seseorang ingin menguasai bahasa pemrograman. Tentu bahasa pemrograman merupakan salah satu hal yang menarik bagi seseorang yang ingin menguasai dunia IT. Kenapa? ada banyak sekali bahasa pemrograman yang cukup membuat seseorang ingin menguasainya.
      Bahasa pemrograman ini ada banyak sekali ragamnya. Dari segi sistem operasi ada yang hanya tersedia untuk Windows (C#, Visual Basic), ada yang hanya tersedia untuk OSX (Swift, Objective-C), ada yang hanya tersedia untuk Linux (BASH), dan ada juga yang tersedia untuk semuanya (Python, PHP, Javascript, C, C++). Dari segi perangkat ada yang hanya disediakan untuk komputer desktop, perangkat mobile, perangkat IoT, dan embedded machine. Dari sedikit aspek yang telah disebutkan, waktu yang dibutuhkan untuk semuanya tidak akan pernah cukup. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda simak untuk memilih apakah harus mencoba banyak atau menguasai beberapa bagi Anda yang masih kuliah di jurusan IT atau baru mengenal dunia IT khususnya pemrograman.
      Kuasai Saja Beberapa dan Fokus
      Di kehidupan nyata mungkin ada seorang mahasiswa IT yang mencoba 10 bahasa pemrograman, ada yang mencoba menguasai 3 bahasa pemrograman untuk digunakan mengerjakan tugas kuliah yang diberikan dosennya, ada yang ingin memperdalam 1 bahasa pemrograman untuk hobi dan proyeknya. Tidak ada yang keliru dengan hal ini, namun dapat dipastikan seseorang yang mencoba menguasai bahasa pemrograman terlalu banyak belum pernah terlibat dalam proyek freelance ataupun membuat karya tertentu.
      Berbeda dengan seorang mahasiswa yang fokus pada 3 bahasa pemrograman misalnya. Dia menggunakan 2 bahasa pemrograman untuk kuliah dan proyek pribadinya, satu lagi mungkin untuk hobinya. Jadi waktu yang diinvestasikan seorang penguasa 3 bahasa pemrograman tercurahkan untuk fokus pada pengembangan produk yang dibuatnya. Belum lagi timeframe yang dimiliki seorang mahasiswa hanya 4 ~ 7 tahun. Ketika lulus apakah perusahaan akan mencari seseorang yang menguasai banyak bahasa pemrograman namun tidak mendalam? atau seorang fresh graduate yang menguasai sedikit bahasa pemrograman namun lebih fokus dan menguasai satu saja bahasa pemrograman sampai topik spesifik? Akan semakin lebih baik apabila memiliki sebuah karya dalam bentuk aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman yang dipilihnya.
      Berikut ini dapat menunjukkan kenapa kita harus fokus pada bahasa pemrograman tertentu”
      Anda tetap dalam kondisi labil hingga banyak sekali bahasa pemrograman yang Anda coba tapi tidak menguasai sampai hal dasar Belajar banyak bahasa pemrograman tapi hanya menguasai bagian umum Anda mulai mencoba fokus pada beberapa bahasa pemrograman saja sampai akhirnya Anda membuat sebuah karya dan produk Anda menguasai satu saja tapi akhirnya ketika lulus sudah dapat dianggap sebagai orang yang piawai dalam bahasa pemrograman tersebut Mencoba fokus pada satu bahasa pemrograman sampai akhirnya mengerti betul seluk beluk bahasa pemrogramant tersebut Jadi sekarang Anda dapat memilih apakah ingin menguasai 10 bahasa pemrograman hanya kulitnya saja? atau menguasai sedikit atau satu bahasa pemrograman namun punya kompetensi dan kemampuan yang mendalam hingga ke bagian inti dari bahasa pemrograman tersebut. Pilihan tersebut akan selalu ada di tangan Anda.
      Pelajari Hal Lain di Waktu yang Tepat
      Misal Anda hanya ingin fokus pada PHP dan Javascript namun harus menguasai Visual Basic untuk memenuhi tugas kuliah desktop programming? atau harus menggunakan Matlab hanya untuk membuat skrip perhitungan matriks dan aljabar linier? tidak masalah, pelajari saja Visual Basic dan Matlab tersebut sampai tugas Anda benar – benar terpenuhi untuk mata kuliah tersebut. Setelah beres perkuliahan Anda dapat meninggalkan kedua bahasa pemrograman tersebut apabila memang tidak benar – benar dibutuhkan dan bukan menjadi fokus utama untuk kemampuan programming yang akan Anda kuasai.
      Hal serupa pun dapat terjadi ketika Anda yang sudah biasa menggunakan suatu Relational Database, misalnya MySQL, namun diminta menggunakan Microsoft SQL Server untuk suatu proyek yang Anda dapatkan. Anda dapat mencoba untuk mulai mempelajarinya dan kuasai beberapa hal yang dapat menyokong pengerjaan Anda pada proyek tersebut. Bila ada orang lain yang lebih expert dalam tim Anda, tentu itu akan lebih membantu Anda karena tidak harus menguasai seluk beluk dari SQL Server tersebut. Tapi bila tidak ada lagi orang yang diamanahi, Anda dapat mulai mempelajarinya hanya untuk lingkup proyek tersebut.
      Jadi menguasai hal baru diluar fokus yang Anda kejar, dapat Anda lakukan hanya di waktu yang tepat. Terlebih waktu yang Anda miliki pasti terbatas bila harus semua Anda coba dalam satu waktu.
      Jangan Merasa Malu Karena Tidak Bisa Menguasai yang Orang Lain Kuasai
      Ketika Anda melihat seorang teman yang piawai membuat game dengan menggunakan ActionScript 3.0, tentu Anda akan terpukau melihatnya bahkan sedikit tergiur untuk mencoba membuat game tersebut. Bila Anda memang ingin fokus di dunia game development, hal tersebut bisa menjadi sebuah jalan bagi karir Anda. Tapi bila hanya untuk hobi? itu juga tidak masalah, namun Anda tidak perlu merasa malu bila teman Anda dapat menguasai suatu hal yang tidak dapat Anda kuasai. Sejatinya manusia hidup dengan cara berkelompok dan kolaborasi. Suatu saat mungkin saja kemampuan Anda dan teman Anda dapat dibutuhkan dalam suatu proyek. Anda memperoleh bagian Anda, teman Anda memperoleh bagiannya sendiri.
      Kadang ketertarikan untuk mengikuti seseorang tersebut terjadi karena kurangnya kepercayaan diri yang kita miliki. Ada kalanya apa yang kita pelajari terasa kurang menarik untuk saat ini ataupun di masa depan. Tapi tunggu dulu. Bila Anda hanya baru sebulan, 6 bulan, atau satu tahun mencoba. Tentu hasil yang diharapkan tidak akan dapat Anda peroleh begitu saja. Misal bila Anda adalah seorang web programmer bila hanya mencoba Javascript selama satu tahun, mungkin yang Anda kuasai baru dasarnya saja. Tapi bila Anda sudah terlibat dengan proyek dan konsisten mencoba Javascript selama lebih dari 1 ~ 2 tahun, bukan hal asing bila Anda akan sudah menguasai Ajax, Validasi Form, membuat komponen web sendiri, dan mungkin Anda membuat library Javascript untuk Anda sendiri.
      Untuk menguasai kompetensi terdalam dalam suatu bahasa pemrograman, Anda tidak dapat melakukannya hanya dalam “satu hari” saja, Anda bukanlah Sangkuriang yang harus menyelesaikan sesuatu dalam satu malam, bahkan menurut legenda Sangkuriang pun tidak pernah menyelesaikan perahunya. Dalam suatu bahasa pemrograman selain ada bidang yang secara umum dapat dilakukan dengan bahasa pemrograman tersebut, ada juga bidang khusus yang tidak dapat dilakukan suatu bahasa pemrograman. Kita ambil contoh sebuah bahasa pemrograman seperti C, Javascript, dan Java.
      Secara umum, kita dapat menggunakan ketiga bahasa pemrograman tersebut untuk keperluan belajar algoritma dan logika pemrograman. Tapi Anda dapat menemukan bidang spesifik yang hanya dapat dilakukan oleh salah satu bahasa pemrograman tersebut. Misalnya bahasa C sendiri merupakan bahasa pemrograman yang banyak digunakan di dunia mikrokontroler danembedded system, bahkan C sendiri digunakan untuk membuat library bagi bahasa pemrograman lain. Tapi tentunya C belum pernah digunakan untuk manipulasi halaman web yang saat ini dikuasai oleh Javascript. Javascript digunakan untuk membuat konten web semakin menarik dan interaktif sehingga halaman HTML statis yang biasa tampil tak bergerak akhirnya memiliki animasi yang indah dan memberikan reaksi interaktif terhadap pengguna web. Begitupun Java, yang saat ini menguasai ranah mobile apps development khususnya di Android.
      Jadi ketika Anda sedikit merasa malu bahwa Anda hanya bisa menguasai satu bahasa pemrograman, atau hanya beberapa saja. Tidak perlu ragu. Kuasailah bahasa pemrograman tersebut sampai ke akar – akarnya dan bidang khususnya. Sehingga setelah waktu yang Anda lalui cukup lama, Anda dapat menjadi ahli untuk bahasa pemrograman tersebut beserta bidang yang Anda geluti.
      Penutup
      Fenomena ini sangat menarik, karena selalu terjadi di setiap generasi dan pada semua orang yang baru saja mengenal dunia IT. Pada akhirnya seseorang akan melihat dan mengakui Anda sebagai seorang expert yang di bidangnya. Katakanlah bila Anda menguasai bahasa pemrograman PHP sampai bagian terdalam, orang akan memiliki kepercayaan lebih terhadap Anda dibandingkan Anda yang hanya menguasai bagian kulit dari banyak bahasa pemrograman yang Anda coba.
      Tulisan ini sebagian besar didasari oleh pengalaman penulis sendiri dan beberapa teman penulis di dunia IT khususnya programming selama kuliah hingga sekarang bekerja. Tulisan ini bisa saja berbeda dengan kenyataan pembaca. Bila ada perkataan yang kurang berkenan sekiranya mohon maaf, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan semata. Semoga bermanfaat.
    • By qbonk

      Presiden Jokowi di Amerika
      Maya, profesional muda di bidang IT yang telah lama berkarier di Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat (AS), terjebak dilema ketika dihadapkan pada pilihan akan tetap di negeri orang atau kembali ke Indonesia.
      Maya yang bernama lengkap Maya Novarini itu tidak pernah merasa yakin kariernya akan berkembang jika memilih pulang ke Indonesia karena belum banyak kebijakan yang mendukung profesional untuk berwirausaha.
      Maka wajar jika perempuan yang berprofesi sebagai software engineer itu kemudian tampak bersemangat ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menemui masyarakat dan diaspora Indonesia yang menetap di San Fransisco.
      Maya pun hadir pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 waktu setempat, Auditorium Palace of Fine Arts, San Fransisco, karena sangat ingin menanyakan langsung kebijakan apa yang ditawarkan Jokowi kepada para profesional seperti dirinya.
      Dalam pertemuan yang dihadiri hingga 800 orang Indonesia yang rindu ingin bertemu Presidennya.
      Maka Maya pun langsung tunjuk tangan ketika Presiden Jokowi membuka sesi tanya jawab dengan masyarakat dan diaspora Indonesia soal apa pun.
      "Apa kira-kita yang diusung Pemerintahan Jokowi terkait kemudahan atau insentif untuk start up lokal Indonesia?" ucap Maya, seperti dikutip dari Antara .
      Baginya untuk kembali pulang ke Indonesia, merintis bisnis masih mendatangkan keraguan yang besar.
      "Untuk kami kembali pulang ke Indonesia merintis bisnis agak bagaimana gitu ya, kalau di Singapura, Brunei, Malaysia pemerintahnya sudah memberikan banyak kemudahan. Kemudian di Chili, di Belanda juga. Bagaimana di Indonesia," katanya.
      Ia sempat mendengar ada dana Rp12 triliun akan digelontorkan dalam bentuk pinjaman untuk generasi digital maka ia pun mempertanyakannya.
      Segudang keraguan Maya sejatinya mewakili ratusan ribu diaspora Indonesia di berbagai belahan dunia.
      "Maya kalau mau pulang, pulang saja," jawab Presiden Jokowi di Auditorium besar itu. Suaranya menggema hingga tepuk tangan hadirin seketika menggema.
      "Kalau mau jadi entrepreneur, pulang saja nanti perkara di sana pontang-panting itu nanti, yang jelas dengan semua pengalaman yang Maya punyai dari sini akan menjadi nilai tambah yang besar bagi negara kita," kata Presiden.
      Mantan Gubernur DKI itu bahkan mengaku memiliki target khusus untuk bisa menciptakan 1.000 technopreneur, developer seperti Maya yang bisa menjadi bibit tumbuhnya generasi digital di Tanah Air.
      Sebab tanpa generasi digital, Indonesia tidak akan mampu mengejar ketertinggalannya dari negara-negara lain di bidang TIK.
      Presiden mengaku masih banyaknya prasyarat yang harus dipenuhi untuk mencapainya termasuk internet broadband yang belum masuk hingga pedalaman sampai akses pendanaan.
      Hal-hal yang masih menjadi kekurangan itu menurut dia harus bisa dikejar karena industri ekonomi digital dan ekonomi kreatif memiliki peluang yang sangat besar.
      Ia membuka kesempatan kepada seluruh generasi muda Indonesia untuk menciptakan karya kreatif termasuk aplikasi-aplikasi baru yang inovatif.
      "Hal-hal seperti ini yang punya anak-anak muda, anak-anak tua udah enggak punya," katanya.
      Untuk akses pendanaan, presiden menargetkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa ditekan sampai 7 persen, tahun ini 9 persen dari sebelumnya 22 persen agar bisa membiayai start up pemula.
      Roadmap E-Commerce Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara untuk menjelaskan insentif yang ditawarkan pemerintah di bidang e-commerce.
      Rudiantara kemudian mengatakan pemerintah telah menyusun roadmap e-commerce untuk Indonesia.
      Potensi e-Commerce Indonesia bisa mencapai 130 miliar dolar AS pada 2020 sehingga seluruh kebijakan terkait ekonomi digital harus segera dieksekusi.
      "Roadmap mencakup isu logistik, pendanaan, broadband mencapai pelosok, hingga SDM dalam konteks digital ekonomi," katanya.
      Rudiantara menegaskan roadmap tersebut sudah selesai disusun dan akan dilengkapi aturan pendukung dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).
      Soal pendanaan, Rudiantara mengatakan KUR akan disiapkan dalam skema khusus agar bisa mendanai start up.
      "Tapi tidak dalam bentuk KUR yang seperti sekarang yang melibatkan bank tapi dalam bentuk venture capital," katanya.
      Sementara Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menekankan ekonomi menjadi salah satu topik besar yang dibahas dalam KTT AS-ASEAN.
      "Misi dari Presiden adalah bagaimana teknologi dapat diakses oleh UMKM kita. Teknologi harus mendatangkan manfaat bagi semua," katanya.
      Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait kebijakan property right untuk start up lokal hingga terus mengkaji kebijakan dwikewarganegaraan bagi para diaspora di berbagai belahan dunia.
      Sejumlah kemudahan yang disiapkan itulah yang mendorong Jokowi meminta Maya untuk kembali ke Indonesia.
      Demikian juga dengan 'Maya-Maya' lain dimanapun berada di berbagai belahan dunia. Indonesia butuh dara baru untuk membangun generasi digital.
    • By c0d1ng
      Sejak terjun di dunia IT 13 tahun lalu, Harry Kartono sudah malang melintang bekerja untuk beberapa perusahaan IT terkemuka. Metrodata, Epson, Logitech, Microsoft Indonesia dan Samsung adalah perusahaan-perusahaan yang pernah ia singgahi. Kini, ia didapuk menjadi Country Manager Rapoo Indonesia. Rapoo merupakan perusahaan yang mendedikasikan diri memberikan produk peripheral nirkabel yang sempurna dan mutakhir untuk para penggunanya di seluruh dunia.
      Mendapat tawaran baru menjadi tantangan tersendiri baginya. Pun dengan tawaran dan tantangan yang datang untuk mengembangkan Rapoo di Indonesia. Baginya, suatu tantangan sendiri untuk melakukan sesuatu yang bukan sekedar berjualan produk. Ia berharap apa yang dikerjakannya juga membawa nilai-nilai dan bisa berkontribusi terhadap tanah air.

      Dengan semangat, pria ini membagi petualangan kariernya kepada SWA. Berikut petikan wawancara dengan reporter SWA selepas acara Media Launch; Rapoo “The Ultimate Wireless”.
      Bisa diceritakan perjalanan karier Anda seperti apa?
      Saya mulai terjun di dunia IT sebenarnya tahun 2000. Di Metrodata saya  kerja 7 tahun. Jadi saya mulai di business representative untuk semua produk Metrodata, di Jakarta. Saya terakhir dipromosikan sebelum pindah ke perusahaan berikutnya di level General Manager di Epson Bussiness. Setelah itu saya resign, ditawari untuk kerja di Logitech, Singapura, selama hampir tiga tahun saya di Logitech sebagai Country Manager Logitech pertama di Indonesia.
      Jadi saya establish bisnis termasuk marketingnya di Indonesia. Setelah itu, saya ditawari untuk pindah ke Microsoft Indonesia sebagai Retail Sales and Marketing untuk Software Retail dan juga produk karya. Waktu itu saya juga menyiapkan produk yang belum launching, seperti Xbox untuk resmi di Indonesia. Tetapi pada saat berjalan, ada tawaran lebih menarik setelah tiga tahun juga, di Samsung Indonesia sebagai Head of Product Marketing. Itu tahun 2012 sampai Februari akhir di 2013, karena ada yang lebih menarik lagi. Saya pindah ke Rapoo.
      Apa yang membuat Anda tertarik?
      Karena Rapoo ini ditawarkan ke saya ini, bisa mendengar produk apa yang cocok dengan konsumen Indonesia. Kalau misalnya selama karier saya, lebih banyak produk di-establish, diproduksi lebih dulu baru kemudian ditawarkan ke Indonesia. Itu yang membuat beda di Rapoo karena manufacturing, ada R & D. Saya bisa memberikan feedback sebelum produk tersebut di-launch di Indonesia dan mungkin ke depan produk yang cocok di Indonesia akan didengar oleh R & D dan ia juga akan melihat tren di Indonesia seperti apa. Itu sangat challenging buat saya untuk pindah ke Rapoo. Dan mereka punya strategi long-term, mulai akhir tahun ini akan buat tim di Indonesia supaya menjangkau seluruh kota di Indonesia karena saat ini baru kota-kota besar di Indonesia oleh distributor dan baru dimulai pada waktu saya ini.
      Apa tugas dari seorang Country Manager?
      Kalau mau diomongin, A-Z. Semuanya. Semuanya diurus dari pengembangan bisnis, SDM, semua harus diurus, termasuk juga relationship dengan media. Intinya mengurus semuanya di Indonesia. Kalau di luar Indonesia saya tidak peduli, iya dong, kan saya perwakilan di Indonesia. Tentunya saya bertanggung jawab kalau produk di Indonesia cross ke Malaysia atau negara lain, kita harus bertanggung jawab juga. Mungkin harus kita koreksi. Tetapi selama ini, saya tidak ada masalah karena regulasi di Indonesia ketat sekali.
      Sejauh ini, pengalaman apa yang menurut Anda menarik?
      Tentunya pengalaman menarik adalah di saat kita bisa berkontribusi untuk tanah air sendiri. Bukan seratus persen produk dari luar negeri tetapi bagaimana menciptakan market di Indonesia lebih cepat dan membantu infrastruktur dari UKM dan bidang-bidang ekonomi kerakyatan dan secara nasional mendukung infrastruktur secara luas. Misalnya, manufaktur, perbankan, pendidikan. Itu yang sangat penting bagi generasi berikutnya. Kalau kita ciptakan tren tetapi tidak sesuai kebutuhan di Indonesia kan buang-buang waktu, resources dan sebagainya. Itu menurut saya penting.
      Kendalanya apa saja?
      Banyak. Contohnya, kita harus saling mempelajari regulasi di Indonesia. Setiap pemerintah, regulasi harus di-update. Untuk regulasi wireless produk, dari Dirjen Postel. Itu kita sangat mengikuti peraturan dari pemerintah supaya kita memberikan produk sesuai standar sertifikasi supaya tidak bertabrakan dengan frekuensi gadget lain atau produk yang memberikan sinyal wireless. Itu challange-nya, kita mempersiapkan enam bulan. Sebelum produk ini dilaunching, kita sudah mempersiapkan selama enam bulan. Pastikan penjual dan pemakai tidak ada masalah. Challenge-nya tentunya waktu. Kita harus mempelajari produknya, ketika launching di China, kita harus pelajari ini produknya cocok tidak dengan regulasi di Indonesia. Ketika tidak cocok, kita tidak akan bawa ke Indonesia. Dan juga yang paling penting, produk ini akan menciptakan tren baru, supaya Indonesia lebih maju.
      Apa rahasia sukses Anda?
      Saya rasa kunci itu adalah trust. Jadi kalau kita punya trust ke internal atau eksternal tim, itu sangat jadi modal dasar saya untuk melakukan semua strategi maupun eksekusi di lapangan. Jadi kalau kita mempunyai trust terhadap principal kami dan juga manufaktur, itu semua akan berjalan dengan baik. Setelah trust, komitmen. Kalau kita punya komitmen, setelah selesai di sini, bukan berarti selesai juga kerja sama yang dilakukan. Komitmen adalah handover yang baik. Ketika saya sudah tidak di sana, saya tetap akan bantu. Bagi saya, mana pun brand-nya, channelnya akan tetap sama. Pun dengan rekan-rekan media juga akan sama. Mereka akan mempunyai komitmen, kita ini bekerja, harus saling bantu, fasilitasi satu sama lain sehingga menghasilkan yang terbaik bagi individu tersebut. Itu yang menurut saya menjadi pilar saya untuk sukses bersama.
      Apa target yang ingin dicapai untuk karier Anda?
      Setiap carrier path saya selalu mencantumkan sebagai entrepreneur professional. Jadi semua yang kita kerjakan, bukan hanya kerja, tetapi juga seakan-akan itu bisnis saya supaya siapapun yang terlibat merasakan keuntungannya. Itu juga yang selalu saya tanamkan ke tim saya. Saya akan mereplicate tim saya, supaya mereka lebih sukses dari saya. Partner juga lebih sukses. Manufaktur kita juga menjadi lebih sukses. Itu sifat entrepreneur, bukan lihat dari satu sisi tetapi end to end process. Bagaimana kita bisa menghasilkan sesuatu yang lebih sinergi.
      Itu tadi seperti yang telah saya sebutkan, trust, komitmen dan entrepreneur yang membuat bisa sinergi. Saya dan Mr. Oliver (APAC General Manager Rapoo) adalah teman lama di perusahaan sebelumnya, dengan Pak Budi (Presdir PT Surya Chandra-distributor produk Rapoo) juga. Jadi, yang kami lakukan, sinergi bring value, lakukan sesuatu untuk negara masing-masing, bukan hanya jualan. Itulah sifat entrepreneur yang saya pelajari.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy