Jump to content
  • Popular Contributors

  • Our picks

    • Pernah Menang Lotre Rp. 33 Miliyar Wanita Inggris Ini Kini Jatuh Miskin
      Seorang perempuan Inggris menceritakan kisahnya sempat menjadi seorang miliarder di usia muda setelah memenangkan lotre bernilai miliaran namun kini jatuh miskin.

      Callie Rogers, asal Cumbria, Inggris, pernah memenangkan hadiah lotre pada 2003 lalu, saat dia masih berusia 16 tahun.

      Ketika itu Callie memenangkan lotre senilai hampir 1,9 juta poundsterling (setara Rp 33 miliar untuk kurs saat ini). Berkat hadiah lotre itu, Callie pernah menjadi jutawan termuda di Inggris.
      • 0 replies
    • Malam ini, gw akan bercerita sebuah cerita dari seseorang, yang menurut gw spesial. kenapa?

      karena gw sedikit gak yakin bakal bisa menceritakan setiap detail apa yang beliau alami,

      sebuah cerita tentang pengalaman beliau selama KKN, di sebuah desa penari.

      sebelum gw memulai semuanya. gw sedikit mau menyampaikan beberapa hal.
      • 0 replies
    • Kesuksesan Jobs dengan Apple nya dunia sudah gak meragukan lagi, makanya gak sungkan-sungkan dunia menyematkan gelar "Bapak Revolusi Digital" pada Steve Jobs.
      • 1 reply
c0d1ng

Fungsi Modular jack dan kegunaannya dalam jaringan

Recommended Posts

post-100-0-94446400-1427586552.jpg

 

Kali ini saya akan menjelaskan fungsi dan kegunaan modular jack atau juga sering disebut keystone jack termasuk rj45 dan rj11.

 

Pada dasarnya membangun jaringan atau merancang jaringan jika tidak menggunakan modular jack tidak mengapa, karena jika kabel utp atau stp dari port switch langsung ke komputer sudah bisa terkoneksi, hanya saja kita disini lebih membahas ke perancangan struktur ke waktu yang akan datang jika jaringan mau diubah posisi client atau replacement.

 

Fungsi modular jack adalah sebagai connector female yang dihubungkan dari patch panel ke modular jack dan dari modular jack dihubungkan lagi dengan patch cord untuk disambungkan ke computer, telephone, printer atau wireless router jika diperlukan.

 

Baiklah saya ilustrasikan dengan petunjuk berikut :

  1. Kabel utp atau stp diterminasi dengan patch panel menggunakan Punch Down Tool

    Pada dasarnya patch panel itu modular jack juga, hanya saja diberi frame untuk dipasang di rack server.

  2. Ujung kabel Utp atau stp di terminasi dengan modular jack dengan punch down tool

    Modular jack pada umumnya dijadikan wallplate atau faceplate dan ada juga yang menyebut outlet data seperti saklar listrik.

  3. Port pada modular jack dihubungkan dengan patch cord ke computer, telephone, printer atau wireless router

    jika ingin menghubungkan ke telephone maka gunakan modular jack dan patch cord rj11

Mungkin Anda sedikit sudah mengerti tentang instalasi jaringan menggunakan modular patch panel. jadi bagaimana jika kita tidak menggunakan modular jack atau wallplate ?

 

Mungkin kedepan kita akan kesulitan untuk maintenance, contoh jika computer mau digeser atau dipindah maka kita harus mengganti kabel utp/stp yang sudah ditarik.

 

Akan tetapi jika menggunakan modular jack atau wallplate yang kita ganti hanya patch cord.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Berbagai brand smartphone siap merilis smartphone 5G di 2019. Bahkan Xiaomi memastikan Mi Mix 3 5G bakal rilis awal 2019 nanti. Tetapi secepat apa sih jaringan 5G, apa bedanya dengan 4G, dan kapan hadir ke Indonesia, di video ini kita bakal bahas semua.
      Jadi 5G ini adalah jaringan mobile generasi kelima, penerus dari 4G yang saat ini masih jadi jaringan mobile utama di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dan sebagai penerus tentu aja 5G ini lebih cepat, dengan kapasitas yang lebih besar, latensi yang lebih kecil, serta menggunakan spektrum yang lebih baik daripada 4G.
      Jadi 5G ini kecepatan maksimalnya mencapai 20 Gbps, dan dari berbagai pengujian yang pernah dilakukan, kecepatan rata-rata 5G bervariasi, ada yang tembus 6 Gbps, ada yang 10 Gbps. Ini kenceng banget ya kalo dibandingin kecepatan rata-rata 4G saat ini.
      Latency nya juga lebih kecil, kalo 4G sampai di 45ms, 5G ini cuman 1ms, jadi untuk koneksi juga bakal jauh lebih responsif, tanpa lag dan nyaris tanpa delay.
      Selain itu kapasitasnya juga lebih besar, jadi potensi bandwitdh overload di jam-jam sibuk bakal jauh berkurang.
      Jadi ibaratnya untuk download satu film FHD, kalo di 4G kecepatan 100 Mbps per second butuh waktu sekitar 7 menit, di 5G dengan 6 – 10 Gbps bisa cuman 4 sampai 24 detik saja.
      Tapi itu dari hasil pengujian ya, untuk kecepatan dan latensi nyata, tentunya bakal tergantung juga dari operator 5G nya. Contohnya kecepatan 4G di Indonesia beda dengan kecepatan 4G di Korea atau Jepang, bahkan kecepatan 4G Telkomsel beda dengan kecepatan 4G Smartfren — dan ini juga pasti berlaku juga untuk 5G nanti. Tetapi yang jelas 5G bakal membawa banyak peningkatan dari koneksi 4G saat ini.
      Lalu apa manfaat jaringan 5G? Nah jadi dengan 5G, berinternet nggak cuman sekedar lebih kencang dan responsif, tetapi juga bakal mengubah banyak gaya hidup. Misalnya aja layanan streaming bakal semakin populer, baik itu streaming musik ataupun film. Video bakal makin digemari, YouTube makin jadi trend. Cloud sync dan cloud backup jadi hal yang normal. Tetapi lebih dari itu, 5G bakal membuka akses terhadap interconnected device, seperti IoT, membuat smart home makin populer, lalu di luar negeri ada self driving car, ini mobil yang bisa jalan sendiri, yang tentu aja butuh koneksi kencang dengan latensi kecil, 5G bakal ngedukung banget untuk self driving car ini.
      Dan terakhir, kapan 5G bakal dateng ke Indonesia? Untuk yang satu ini belum ada jawaban pasti. Tetapi smartphone 5G sudah mulai berdatangan di awal tahun 2019 besok. Xiaomi, OnePlus, Huawei, ASUS, Vivo, Nokia, dan banyak brand lain udah berkomitmen rilis hape 5G. Mi Mix 3 dan OnePlus 7 dipastikan bakal jadi HP 5G di 2019. Qualcomm bahkan sampai Samsung juga sudah siap dengan modem 5G besutan mereka sendiri.
      Pada intinya era 5G sudah dimulai, dan cepat atau lambat, operator di Indonesia juga bakal mengadopsi teknologi 5G ini.
      Sampaikan aja di kolom komentar kalo kamu punya pendapat seputar jaringan 5G, khususnya 5G di Indonesia.
    • By monica_pendong
      Networking adalah salah satu kesempatan besar bagimu untuk mendapatkan kemajuan pesat dalam karier. Ini adalah kesempatanmu keluar dari “zona nyaman” dan menjalin hubungan dengan orang lain.
      Tapi berkenalan saja tidak cukup. Kamu juga harus memberi kesan menarik, serta membangun fondasi untuk relasi jangka panjang.
      Biron Clark, pakar rekrutmen dan founder situs Career Sidekick, mengatakan bahwa ada sebuah strategi yang bisa membuatmu lebih menonjol dan berkesan dalam networking. Dengan strategi ini, meski lawan bicaramu baru saja bertemu seratus orang di hari yang sama, ia akan tetap mengingatmu sebagai orang yang berbeda dari lainnya.
      Clark menyebutnya strategi “Super-Connector”.
      Bagaimana Super-Connector bekerja?
      Apa itu Super-Connector?
      Secara sederhana, cara kerjanya seperti ini:
      Untuk mencapai hal ini, ada beberapa macam contoh pertanyaan yang bisa kamu ajukan. Misalnya:
      Apa hal yang menurut kamu paling menarik saat ini? Apakah ada tantangan besar yang sedang kamu hadapi? Apa rencana besar yang sedang kamu persiapkan? Jika kamu tidak menjalani pekerjaanmu sekarang, apa yang akan kamu lakukan? Pertanyaan-pertanyaan di atas hanya contoh. Pada praktiknya, kalimat yang kamu gunakan tentu tidak akan sama persis. Selain itu, jangan lupa bahwa dasar-dasar komunikasi yang baik (seperti cara berbicara atau bahasa tubuh) tetap penting untuk kamu perhatikan.
      Katakanlah kamu berkenalan dengan orang yang ingin membangun startup, tapi dia bukan engineer/programmer. Kamu bisa berkata, “Kebetulan, saya juga punya kenalan yang dulunya bukan programmer tapi sekarang jadi founder startup teknologi. Minggu ini saya akan coba memperkenalkan kalian, barangkali dari situ kamu bisa mendapat ide.”
      Memberi manfaat dua arah
      Strategi Super-Connector sangat efektif untuk memunculkan kesan baik di mata orang yang baru kamu kenal. Berikut alasannya:
      Mendorongmu lebih banyak mendengar daripada berbicara. Ini akan memunculkan kesan bahwa kamu memang menaruh minat pada si lawan bicara. Membuatmu menonjol karena kamu datang untuk memberi, bukan meminta. Kebanyakan orang saat networking hanya meminta bantuan atau saran. Secara alami membuatmu mendapatkan informasi kontak si lawan bicara. Memberimu kesempatan untuk mengontak lagi di masa depan. Ingat, untuk membangun relasi yang bermakna, satu pertemuan saja tidak cukup. Menunjukkan bahwa kamu orang yang perhatian dan mau membantu orang lain. Ini adalah sifat yang akan membuat orang lain menghormatimu. Dalam proses memberi manfaat itu, kamu akan mengenal lawan bicaramu lebih mendalam, dan pada akhirnya akan terjalin relasi yang kuat di antara kalian.
      Saat pertama kali mencoba menerapkan Super-Connector, mungkin kamu masih akan kaku dan terbata-bata. Tapi seiring pengalaman, sikap “mendahulukan kepentingan orang lain” ini akan tertanam dalam dirimu secara natural. Dengan tidak berusaha menonjolkan dirimu, kamu justru akan menjadi lebih menonjol. Selamat mencoba!
    • By c0d1ng
      Rencana menghadirkan jaringan 5G mulai digaungkan di Indonesia. Pemerintah sendiri melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan aturan yang mengakomodasi teknologi ini. Namun, apa saja kendala dalam menghadirkan jaringan generasi kelima di Indonesia?
      Dalam penjelasan pengamat telekomunikasi, Nonot Harsono, usaha menghadirkan 5G bukan sekadar menghadirkan tower yang lebih banyak. Namun, lebih kepada penataan jaringan kabel optik.
      "(Jaringan) 5G itu bukan soal teknologi, tetapi soal menata jaringan kabel optik dan jutaan BTS kecil," ujarnya kepada Okezone, Rabu (5/4/2017).
      Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penataan jaringan kabel optik dimaksudkan untuk memasang base transceiver station (BTS). “Bagaimana menata jaringan kabel optik yang serapi mungkin, lalu di ujung-ujung kabel optik itu dipasang BTS yang sangat banyak jumlahnya," lanjutnya.
      Ia melanjutkan bahwa layanan 5G dapat dimanfaatkan untuk keperluan internet of things (IoT), mobil tanpa sopir, dan beragam fungsi lainnya.
    • By dugelo

      Produsen infrastruktur telekomunikasi Nokia mengatakan aksi akuisisi mereka terhadap Alcatel-Lucent, akan memberi ruang lingkup besar dalam melakukan investasi teknologi baru, termasuk jaringan Internet mobile 5G.
      CEO Nokia Rejeev Suri mengatakan, teknologi dari Nokia dan Alcatel-Lucent akan digabungkan untuk mengembangkan generasi berikutnya Internet nirkabel yang diharapkan mulai dikomersialkan pada 2020.
      Jika dana penelitian dan pengembangan dua perusahaan ini digabungkan pada tahun lalu, maka dana yang dikumpulkan ada sekitar 4,7 miliar euro.
      "Kami memiliki skala lebih untuk berinvestasi di 5G ketimbang kami harus melakukannya sendiri," kata Suri seperti dikutip dari Reuters.
      "Tahun berikutnya adalah kunci, ini adalah mengapa waktu akuisisi ini tepat," lanjut Suri. "Di era 4G, dua perusahaan yang terpisah memiliki dua portofolio yang berbeda, tetapi dengan merger ini, kami bisa berinvestasi dan memasarkan lini produk tunggal 5G."
      Nokia saat ini dalam proses melakukan penyelesaian transaksi akuisisi Alcatel-Lucent yang bernilai US$ 16,6 miliar atau sekitar Rp 213 triliun. Rencana ini diumumkan kedua perusahaan pada Juli 2015.
      Hasil gabungan dua perusahaan ini akan diberi nama Nokia Corp. Rajeev Suri dipercaya sebagai CEO oleh para pemegang saham.
      Akhir bulan lalu, Nokia mengatakan dengan aksi ini mereka diharap bisa melakukan penghematan hingga 900 juta euro sampai 2018.
      Suri berkata ia berencana memiliki lebih dari 10 ribu manajer terpilih dari dua perusahaan saat transaksi akuisisi ditutup.
      Penggabungan dua perusahaan ini membuat Nokia menjadi perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi terbesar kedua di belakang Ericsson asal Swedia.
      Nokia pun tentu berharap langkah mereka dapat menantang produsen asal China, seperti Huawei dan ZTE, yang agresif menawarkan produk dan layanan harga terjangkau.
    • By c0d1ng

      Pemanfaatan maupun beban kerja cloud secara global terus meningkat, demikian pula dengan lalu lintasnya yang diramalkan meningkat lebih dari empat kali ipat di akhir 2019 nanti, dan Internet of everything termasuk salah satu pendorong utamanya.
      Baru-baru ini Cisco merilis laporan tahunan Global Cloud Index (2014-2019) yang kelima , dan laporan tersebut meramalkan bahwa lalu lintas cloud dunia akan meningkat dari 2,1 menjadi 8,6 zettabyte (ZB) di tahun 2019 nanti. Angka itu bahkan disebut Cisco melebihi pertumbuhan total lalu lintas data center global, yang diperkirakan akan meningkat tiga kali lipat dalam periode waktu yang sama (dari 3,4 sampai 10,4 ZB).
      Berdasarkan wilayah, Amerika Utara akan memiliki volume lalu lintas cloud tertinggi (3,6 ZB) pada tahun 2019; diikuti oleh Asia Pasifik (2,3 ZB) dan Eropa Barat (1,5 ZB). Untuk lalu lintas data center, Amerika Utara juga masih memimpin dengan angka 4,5 ZB; diikuti oleh Asia Pasifik (2,7 ZB) dan Eropa Barat (1,8 ZB)
      Ada beberapa faktor yang mendorong akselerasi pertumbuhan lalu lintas cloud dan transisi menuju layanan cloud, termasuk di antaranya peningkatan permintaan penyimpanan cloud pribadi seiring pertumbuhan jumlah perangkat genggam; pertumbuhan popularitas layanan public cloud untuk bisnis; dan pertumbuhan virtualisasi di private cloud yang meningkatkan kepadatan beban kerja cloud. Pertumbuhan koneksi mesin-ke-mesin (M2M) juga berpotensi mendorong lebih banyak lalu lintas cloud di masa yang akan datang.
      “Global Cloud Index menggarisbawahi fakta bahwa cloud bergerak melampaui tren wilayah dan menjadi solusi utama di dunia, dengan lalu lintas cloud diharapkan bertumbuh melebihi 30 persen di seluruh wilayah di dunia dalam lima tahun ke depan,” ujar Doug Webster, Vice President of Service Provider Marketing, Cisco.
      “Perusahaan dan organisasi pemerintah mulai berpindah dari lingkungan uji coba cloud menuju layanan cloud terpercaya untuk beban kerja penting mereka. Di saat yang sama, konsumen terus mengharapkan akses on-demand setiap saat atas layanan dan konten mereka hampir dimanapun. Ini menciptakan kesempatan besar untuk operator layanan cloud, yang akan memerankan peran yang semakin relevan  di lingkungan industri komunikasi.”
      Cisco juga memperkirakan bahwa Internet of Everything (IoE)—koneksi antara masyarakat, proses, data, dan benda—akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan lalu lintas cloud dan data center. Berbagai macam aplikasi IoE menghasilkan volume data dalam jumlah besar yang dapat mencapai 507,5 ZB per tahun (42,3 ZB per bulan) pada tahun 2019. Angka tersebut 49 kali lebih besar dari lalu lintasdata center yang diproyeksikan mencapai 10,4 ZB di tahun 2019. Sebuah smart city dengan 1 juta penduduk akan menghasilkan data sebesar 180 juta gigabyte per harinya pada tahun 2019.
      Dewasa ini, 73 persen dari data yang tersimpan di perangkat klien berada di PC. Namun empat tahun lagi, 51% data tersebut akan berpindah ke perangkat non-PC (seperti smartphone, tablet, modul M2M, dan lainnya).
      Dengan volume data tersimpan yang semakin meningkat, Cisco memperkirakan akan terjadi peningkatan penggunaan dan permintaan atas penyimpanan cloud konsumen. Secara global, lalu lintas penyimpanan cloud konsumen per pengguna akan mencapai 1,6 gigabyte per bulan pada tahun 2019, dibandingkan dengan 992 megabyte per bulan di tahun 2014.
      Pada tahun 2019, 55 persen populasi internet rumahan (lebih dari 2 milyar pengguna) akan menggunakan penyimpanan cloud pribadi (bertambah dari 42 persen di tahun 2014). Sebagai contoh, proyeksi ini memperkirakan bahwa pada tahun 2017, lalu lintas smartphone global (201 exabyte per tahun) akan melebihi jumlah data yang tersimpan (179 exabyte per tahun) pada perangkat tersebut – mengharuskan kebutuhan akan kemampuan penyimpanan melalui cloud yang lebih besar.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy