Jump to content
PusatInformasi

Foto Mark Zuckerberg di Borobudur Cuma Pakai Samsung Galaxy S5

Recommended Posts

Mark Zuckerberg atau di kenal sebagia bos Facebook itu berada di puncak candi borodubur menikmati indahnya pemandangan alam yang tentunya sangat asing bagi bos Facebook, di pagi hari dimana saat-saat mentari malu-malu mulai tampakkan diri Mark Zuckerberg sempatkan diri untuk berfoto-foto di tempat tersebut.

 

Kunjugan Mark Zuckerberg ke candi borobudur ini di lakukan sebari sebelum tiba ke jakarta dalam rangka menghadiri Internet.org Developer Workshop.

 

Moment indah yang di abadikan bos facebook ini lantas di posting, di postingnya itu Mark Zuckerberg memperilhatkan beberapa foto ke indahan Borobudur.

 

Dalam salah satu foto tampak Mark Zuckerberg mengenakan celana pendek dan kaos warga hijau dan tak pula satu Daget.

 

di dalam area candi tampak Mark Zuckerberg sedang duduk di salah satu stupa, foto-toto yang di ambil Mark Zuckerberg ini memiliki grafik begitu indah mungkin karema foto-foto tersebut di potret menggunakan kamera yang beresolusi tinggi. Karena foto-foto nya bagus itu hingga membuat seseorang di sosial media facebook bertanya pada Mark Zuckerberg.

 

“Hasil gambarnya bagus sekali, Mark? Apa anda datang bersama dengan fotografer profesional?” tulis Darrell Moore Jr.

 

Mark Zuckerberg pun membalas komentar tersebut.

 

“Salah satu teman saya yang bekerja di Internet.org yang mengambil gambar ini.” jawab Zuckerberg.

 

“Foto ini luar biasa bagus. Apakah anda  menggunakan iPhone 6?” tanya Darrel kemudian.

 

“Tidak foto-foto Ini di ambil menggunakan Samsung Galaxy S5″.

 

post-45-0-97758400-1427288245_thumb.jpg

 

Melihat komentar pengguna Facebook yang dibalas Mark, membuat para pengunjung lain antusias mengomentari foto Mark di Borobudur. Hingga kini foto tersebut telah mendapatkan 155.800 like dan jumlahnya terus bertambah.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By ega
      Mark Zuckerberg, selaku pemilik Facebook berencana untuk menggabungkan tempat bertukar pesan pada sosial media miliknya — Whatsapp, Instagram, dan Facebook Messenger. Tindakan ini membuat Mark terlihat seperti ingin unjuk gigi disaat bisnisnya babak belur diserang skandal dalam dua tahun terakhir.
      “Kedepannya ketiga tempat bertukar pesan tersebut akan menjadi satu aplikasi yang berdiri sendiri tetapi secara teknikal akan digabungkan dengan satu infrastruktur” kata empat orang yang terlibat dengan pembuatan aplikasi tersebut. Hal ini berarti akan membawa tempat pengiriman pesan terbesar dalam tiga aplikasi di dunia dengan pengguna lebih dari 2.6 miliar untuk dapat berkomunikasi lintas aplikasi untuk pertama kalinya.
      Pergerakan ini bisa dibilang sekaligus untuk mendata ulang berapa banyak orang yang sering menggunakan ketiga aplikasi tersebut sambil Facebook terus meningkatkan penggabungan industri, privasi dan keamanan. Tetapi hal ini juga semakin menegaskan jika Mark ingin memaksakan kehendaknya padahal, dulu Mark pernah bersumpah untuk tidak mengutak-atik ketiga aplikasi tersebut dan membiarkan ketiga aplikasi tersebut terpisah.
      “Rencananya proses penggabungan ini akan diselesaikan pada akhir tahun ini atau pada awal tahun 2020 dan membutuhkan ribuan pegawai Facebook untuk mengatur ulang cara WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger berfungsi.” kata orang yang tergabung dalam pergerakan ini dan tidak dapat disebutkan namanya karena hal ini bersifat rahasia.
      Mark juga berencana untuk mengunci percakapan pada aplikasi tersebut dengan end-to-end encryption yang mana melindungi percakapan pesan sehingga hanya orang yang bersangkutan yang dapat melihat isi pesan. “Kami membangun pengiriman pesan secepat dan serahasia mungkin. Kami juga membuka jalan untuk para pengguna dapat lebih mudah mencari teman, relasi atau keluarga dengan adanya aplikasi ini.” tegasnya.
      Dengan menggabungkan ketiga aplikasi tersebut Mark berharap dapat meningkatkan hubungan antara pengguna internet dengan aplikasi miliknya. Dan dengan meningkatnya pengguna pada aplikasi miliknya maka akan meningkat pula pengguna yang akan menggunakan iklan di tempatnya.
      WhatsApp dan Instagram sebelumnya memang perusahaan yang berdiri sendiri. Saat Facebook mengakuisisi dua aplikasi tersebut, Mark berjanji untuk tidak banyak mengubahnya. Namun semakin lama, orang-orang berkata Mark berubah. Kini ia memikirkan untuk menggabungkan ketiga aplikasi tersebut untuk mengambil keuntungan di Facebook. Kabar ini tersiar pada akhir tahun 2018.
      Usahanya ini telah mengakibatkan perselisihan di Facebook. Penemu Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger telah meninggalkan perusahaan yang telah ia bangun saat mendengar rencana Mark yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Begitu juga dengan penemu WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton. “Seandainya bermitra dengan Facebook berarti harus mengubah nilai-nilai yang telah kami bangun, kita pasti tidak akan menyerahkan WhatsApp padanya.” Jelas Jan Koum yang telah sepakat untuk Facebook mengakuisisi WhatsApp sebesar 19 Miliar Dollar pada tahun 2014.
      Pada tanggal 7 Desember 2018 ada pertemuan besar antara pegawai dan Mark Zuckerberg. Saat para pegawai menanyakan mengapa Mark ingin menggabungkan layanan pesan pada ketiga aplikasi tersebut. Beberapa pegawai merasa jawaban Mark terlalu banyak diputar dan tidak pada intinya hingga akhirnya sebagian pegawai memutuskan untuk pergi dari perusahaan karena rencana Mark tersebut.
      Sebagai pengguna ketiga aplikasi tersebut apa pendapat kalian? Apakah penggabungan tempat bertukar pesan dari ketiga platform raksasa tersebut akan jadi menarik dan menantang atau malah membuat kalian malas menggunakannya?
    • By worldwidemarket
      Mark Zuckerberg mengawali facebook dari kamar asmara Harvard dan kini memiliki produk mata uang digital Libra yang penuh kontroversi.
      16 tahun lamanya Facebook berkembang sebagai jaringan media sosial dan kini penggunanya sudah mencapai lebih dari 2 miliar. Sang pendiri Mark Zuckerberg justru mengawalinya dari kamar asmara Harvard dan kini memiliki produk mata uang digital Libra yang penuh kontroversi.
      Bernama lengkap Mark Elliot Zuckerberg adalah orang yang mendirikan situs jejaring sosial Facebook, pada 2004 bersama teman sekelasnya. Website pertama yang dibuat oleh Mark adalah Facemash, kemudian pada Februari 2004, ia kembali membuat terobosan baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com).
      Website tersebut luncurkan Mark dari kamar asrama bersama teman sekelasnya Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin dan Chris Hughes. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash dan berfungsi sebagai situs sosial yang memudahkan penggunanya untuk berhubungan dengan teman dan pengguna facebook lainya.
      Awal mula ia membuat Facebook adalah dengan membuat buku direktori mahasiswa online karena Universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka.
      Dengan modal yang ditanamkan berjumlah USD12,7 juta. Ini adalah investasi kedua yang masuk ke Facebook setelah sebelumnya (Juni 2004). dengan tambahan modal itu jelas memudahkan Mark dan kawan-kawannya mengembangkan Facebook dan mengganti domain-nya dari www.thefacebook.com menjadi www.facebook.com. Setelah itu jangkauan keanggotaan facebook diperluas menjadi internasional.
      Melesatnya bisnis Facebook membuat Zuckerberg pada tahun mendapatkan harta kekayaan yang luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan kekayaan Zuckerberg sendiri mencapai USD1,5 miliar atau sekitar Rp13,5 triliun. Jumlah yang luar biasa besar saat itu, maka wajar jika majalah Forbes menobatkan Mark Zuckerberg sebagai The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet.
      Setelah sekian tahun muncul, Facebook pun berinovasi dengan mengumumkan Libra sebagai mata uang digital miliknya dan membuat mata uang kripto kian populer di dunia. Namun, hal itu ditentang sejumlah negara termasuk Indonesia.
      Facebook pun sangat ambisius untuk meluncurkan mata uang ini. Pekan lalu, Facebook juga telah mengenalkan Libra ke publik. Pada semester pertama 2020 dan ditargetkan seluruh sistem mata uang digital ini bisa berjalan secara global.
      Dijelaskan Zuckerberg, Libra adalah mata uang global dan infrastruktur keuangan. Dengan kata lain, itu adalah aset digital yang dibangun oleh Facebook dan didukung oleh versi baru dari blockchain Facebook, teknologi terenkripsi yang digunakan oleh bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
      Uang Libra ini juga disinyalir bakal banyak digunakan oleh orang-orang yang berada di negara maju. Dan nantinya mata uang Libra Coin ini bakal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti bayar tagihan. Libra akan diluncurkan secara penuh selambat-lambatnya pada 2020.
    • By purwa_weheb
      Era smartphone 5G dipastikan kian dekat. Setelah Qualcomm mengumumkan Snapdragon 855 yang mendukung 5G, kali ini giliran Samsung yang memastikan diri akan merilis smartphone 5G.
      SVP Mobile Product Strategy and Marketing Samsung Electronics Amerika Justin Denison Samsung SVP yang mengumumkan hal tersebut saat gelaran Snapdragon Tech Summit 2018 yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat.
      "Kami akan meluncurkan smartphone pertama yang mendukung 5G pada paruh pertama 2019. Bekerja sama dengan AT&T dan Verizon, kami akan membawa kekuatan 5G di tangan Anda," tuturnya saat berbicara di Snapdragon Tech Summit 2018 di Hawaii, Selasa (4/12/2018), waktu Amerika Serikat.
      Saat gelaran, Samsung juga memamerkan purwarupa smartphone yang sudah mendukung 5G tersebut.
      Sayangnya, tidak banyak informasi yang dapat dikupas dari perangkat itu, termasuk model smartphone yang akan siap mendukung jaringan 5G.
      Apakah Galaxy S10?

      Kendati demikian, berdasarkan rumor yang berkembang sebelumnya, besar kemungkinan smartphone yang dimaksud adalah Galaxy S10.
      Alasannya, smartphone Galaxy S selalu menggunakan prosesor Snapdragon kelas atas untuk pasar Amerika Serikat.
      Oleh sebab itu, kehadiran Snapdragon 855 menguatkan prediksi bahwa Galaxy S10 akan menjadi smartphone pertama Samsung yang mendukung teknologi jaringan 5G.
      Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan Samsung memiliki rencana lain.
      Snapdragon 855 untuk Smartphone Layar Lipat?
      Kemungkinan lain adalah Samsung memakai Snapdragon 855 untuk smartphone layar lipat besutannya. Seperti diketahui, saat ajang Samsung Developer Conference, perusahaan asal Korea Selatan itu memperkenalkan teknologi smartphone layar lipat bernama Infinity Flex Display.
      Menilik kemungkinannya, kedua smartphone itu menjadi kandidat terkuat perangkat perdana Samsung yang mendukung 5G.
      Kendati demikian, mengingat belum ada informasi resmi, menarik untuk menunggu pengumuman resmi dari Samsung.
    • By baleho
      Lampu indikator speaker mini (Earbud) Gear IconXs
      Lampu indikator speaker mini (earbud) berada di bagian depan dan lampu indikator tempat pengisian baterai berada di belakang.

      Lampu pada tempat pengisian akan memberitahu Anda status pengisian baterai.
      Terus menerus merah : sedang dalam pengisian (charging) Terus menerus hijau : pengisian penuh (fully charged) Berkedip merah ( cepat ) : pengisian telah dinonaktifkan karena suhu tidak normal. Berkedip merah (kecepatan sedang) : pengisian telah dinonaktifkan karena terjadi kesalahan dengan kontak pengisian atau pengisian telah dinonaktifkan karena baterai pada tempat pengisian terlalu lemah. Berkedip merah bergantian : speaker mini (earbud) error Indikator lampu dari Tempat pengisian baterai

      Terus menerus merah : sedang dalam pengisian (charging) Terus menerus hijau : pengisian penuh (fully charged) Berkedip merah ( cepat ) : pengisian telah dinonaktifkan karena suhu tidak normal. Berkedip merah (lambat) : baterai lemah Jika daya hilang, lampu indikator akan berkedip merah selama sekitar 30 detik dan mati.
      Ketika Anda memutuskan sumber listrik dari tempat pengisian baterai setelah speaker mini (earbuds) terisi penuh, lampu indikator hijau akan mati setelah 30 menit.
      Jika lampu indikator tidak bekerja seperti yang dijelaskan, lepaskan pengisi daya dari tempat pengisian baterai dan sambungkan kembali.
    • By c0d1ng
      Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menyebutkan perusahaanya tidak mungkin benar-benar melindungi platform-nya dari serangan yang tak terduga maupun pencurian data.
      Ia berpendapat, perbaikan merupakan proses yang selalu dilakukan. "Sudah sangat jelas kami tidak cukup fokus untuk mencegah hal ini semua. Kami tidak melihat hal ini sebagai tanggung jawab kami dan ini merupakan kesalahan besar. Ini salah saya," ujarnya.
      Panggilan tersebut datang beberapa jam usai anggota parlemen mengumumkan Zuckerberg akan bersaksi di depan Komite Energi dan Perdagangan DPR minggu depan.
      Ini juga tak lama setelah Facebook mengumumkan Cambridge Analytica, sebuah perusahaan data yang memiliki hubungan dengan kampanye Presiden Trump dicurigai memiliki 87 data juta orang pengguna Facebook.
      Zuckerberg menilai angka tersebut sebagai 'jumlah maksimum orang yang dapat kami hitung' yang datanya mungkin telah diakses. Ia mengatakan data itu jumlahnya tidak bisa lebih tinggi namun bisa saja lebih rendah.
      "Kami menerima banyak pertanyaan penting. Pertama soal apakah kita bisa mengendalikan sistem dan dapat membuat orang tetap aman menggunakan Facebook. Kemudian apakah kita bisa memastikan sistem tidak digunakan untuk merusak demokrasi."
      Zuckerberg berpendapat, perang melawan aktor dibalik pencurian data ini merupakan upaya berkesinambungan yang digalakkan Facebook.
      "Ini akan menjadi pertarungan yang tak pernah berakhir. Kamu tidak akan pernah benar-benar menjadi solusi dalam keamanan data," ungkapnya.
      Peraturan baru
      Melihat hal ini, Facebook akan mematuhi peraturan Eropa baru yakni Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) yang bertujuan memudahkan pengguna FB di Eropa untuk keluar dari data mereka di FB dan situs pihak ketiga.
      "Saya pikir peraturan seperti GDPR sangatlah positif. Kami bermaksud untuk membuat semua kontrol yang sama untuk tersedia dimana-mana, tak hanya di Eropa saja," tuturnya.
      Zuckerberg mengklaim, data yang dibagikan pengguna merupakan data yang mereka pilih untuk dibagikan. Namun Facebook melacak individu di situs pihak ketiga.
      Ia beranggapan, perusahaan dapat menjelaskan apa yang dilakukanya pada pengguna. "Ada banyak kesalahpahaman pada apa yang telah kita kerjakan di Facebook," pungkasnya.
      Dalam beberapa minggu terakhir, Facebook telah mengubah kebijakan dengan membatasi akses pada pengembang mereka dan beberapa larangan tertentu.
      Meskipun begitu, Zuckerberg mengungkapkan Facebook belum merasakan penurunan pendapatan yang signifikan terkait skandal ini.
      "Meskipun begitu, hal ini tetap saja sangat tidak mengenakan. Orang-orang mulai mempertanyakan kepercayaan mereka pada kami dan tentu masih banyak perbaikan yang kami perlu lakukan untuk atasi ini," tandas dia.
      Dalam posting blog Rabu, pejabat teknologi kepala Facebook mengumumkan batasan untuk akses pengembang dan pembatasan baru terkait fitur pemulihan akun yang dapat memungkinkan aktor jahat untuk mengikis data pengguna.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy