Jump to content
  1. N_Pangestu

    N_Pangestu

  • Similar Content

    • By berita_semua
      Pernahkah kamu mengeluhkan hasil foto kamera smartphone selalu buram, padahal kamera smartphone kamu memiliki kualitas baik? Jika iya, bisa jadi ada yang salah dengan kamera smartphone kamu. Entah itu kotor maupun tergores sesuatu (baret), kamera jadi kesulitan menangkap objek secara fokus.
      Penyebabnya pun bermacam-macam. Bisa jadi kamera utama yang terletak di bagian belakang smartphone sering terbentur, atau bisa jadi tergesek saat dimasukkan ke saku celana. Kemungkinan lain, baret tersebut disebabkan gesekan objek yang sangat kecil.
      Lantas bagaimana cara membersihkan baret atau goresan yang ada di kamera smartphone? Berikut adalah tips membersihkan baret di kamera smartphone.
      Adapun percobaan dilakukan menggunakan sebuah smartphone yang kamera belakangnya dianggap mudah tergores, yakni HTC One M8. Untuk menyelesaikan masalah ini, seorang pengguna membawa smartphone tersebut ke pusat servis HTC dan melihat cara kerja orang yang menangani smartphone itu dalam menghapus goresan di kamera.
      Terungkap, goresan ada di lapisan bernama "oleophobic coating". Lapisan ini bukan di lensa kamera, sehingga sangat mudah bagi pengguna untuk menghilangkannnya. Tampaknya, cara paling mudah adalah dengan menggunakan pasta gigi. Selain pasta gigi, diperlukan pula alat lain, yakni kapas atau cotton bud. 
      Caranya, ambil pasta gigi secukupnya dan oleskan ke lensa belakang kamera secara menyeluruh. Perlu diperhatikan, jumlah pasta gigi yang dioleskan ke kamera belakang tak boleh terlalu banyak. Tujuannya agar tidak meluber dan mengenai bagian belakang smartphone.
      Nah, setelah mengoleskan pasta gigi di bagian lensa kamera, pakailah cotton bud untuk meratakan pasta gigi di lensa kamera. Caranya dengan memutar cotton bud searah jarum jam. Selanjutnya, diamkan sejenak.
      Setelah selesai, jangan lupa untuk menggunakan kain khusus microfiber serta sedikit air untuk membersihkan sisa pasta gigi yang menempel di lensa kamera smartphone. Mudah, bukan? Selamat mencoba jendral!
    • By berita_semua
      Handphone saat ini menjadi benda utama yang dibawa ke mana saja. Bukan hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, handphone juga menjadi alat yang paling sering digunakan untuk memotret.
      Seiring dengan perkembangan teknologi, kemampuan kamera handphone semakin bertambah. Kamera smartphone pun kini semakin canggih dengan hasil gambar yang tidak kalah bagusnya dengan gambar yang dihasilkan kamera SLR.
      Sayangnya, hasil foto menggunakan kamera smartphone terkadang masih tetap terbatas. Bukan semata karena kualitas kamera, namun juga mungkin karena tidak mengetahui cara penggunaannya dengan baik.

      "Kenalilah kamera pada hapemu dengan baik, kenalilah tombol fungsi-fungsinya," kata fotografer Thomson Reuters Bea Wiharta kepada ANTARA News, Rabu (8/2).
      Berikut tips dari Bea Wiharta untuk mengoptimalkan kemampuan kamera smartphone agar memiliki hasil seperti kamera profesional.
      1. Pencahayaan
      Beberapa kamera smartphone, seperti Samsung Galaxy S7, LG G5 dan Sony Z5, sudah dilengkapi dengan slider pengatur pencahayaan, meski bentuknya berbeda.
      Saat cahaya kurang gelap, tombol slider pengatur cahaya tersebut dapat digeser agar cahaya menjadi lebih gelap, begitu juga sebaliknya.
      "Slider pengatur pencahayaan ini akan membuat hasil fotomu jauh lebih baik dibanding biasanya. Dan slider ini yang akan membuat hasil fotomu seperti memakai kamera profesional," ujar Bea.
      "Memotret adalah menangkap cahaya, semakin banyak cahaya, hasilnya akan makin bagus. Jadi memotretlah di tempat yang banyak cahaya sehingga kita bisa memilih milih atau memainkan cahaya memakai HP kita," sambung dia.
      2. Fokus 
      Setelah mengatur pencahayaan, yang diatur kemudian adalah fokus. Pilihlah titik fokus sesuai kebutuhan.
      Kamera smartphone saat ini sudah bisa membuat foto menjadi bokeh, di mana fokus pada satu objek dan objek di belakang menjadi blur.
      "Aturan pencahayaan dan fokus yang benar bisa membuat foto dari HP seperti foto dari kamera pro," kata Bea.
      3. Motret malam hari
      Meski kemampuannya terbatas, kamera smartphone sudah dapat dipakai untuk memotret pada saat malam hari.
      Pada smartphone terbaru, kameranya sudah tidak kesulitan mencari titik fokus pada malam hari. Beberapa bahkan juga sudah dilengkapi dengan pilihan ISO.
      Misalnya, Galaxy S7 yang memiliki pilihan PRO di mana ISO dapat dipilih sampai setinggi ISO 1250. Sebagai catatan, Bea mengatakan bahwa semakin tinggi ISO semakin bagus untuk memotret malam hari.
      "Kalau kesulitan memfokus pada malam hari, tipsnya, arahkan dan carilah titik dimana ada cahaya yang agak terang," ujar Bea.
      4. Cara memotret
      Memotret menggunakan samartphone tidak berbeda dengan memakai kamera profesional; fotografer dan tangannya tidak boleh goyang.
      'Memencet shutter pada kamera HP pelan saja, jangan memencet memakai nafsu atau emosional, biasanya kamera akan goyang dan hasilnya blur," kata Bea.
      Meski kamera smartphone saat ini sudah sangat canggih, namun yang harus diingat, menurut Bea, kamera hanya alat, penangkap objek sesungguhnya adalah pengambil foto itu sendiri,
      "Yang memotret sebenarnya adalah kita, otak kita. Kamera hanya alat, seperti pena. Jadi, kitalah yang mengatur kamera agar alat ini bisa menghasilkan foto yang bagus," tutup Bea.
    • By PhotoGophy
      Memotret panning memberikan sentuhan drama dan pergerakan yang biasanya digunakan dalam fotografi olahraga maupun jurnalistik pada umumnya. Ciri khas dalam foto ini adalah adanya objek yang fokus dan ruang di sekitarnya yang tampak blur.
      Saat memotret foto panning, sebaiknya menggunakan mode continous, burst, atau bracket mode. Dengan demikian, tak akan ada momen atau pergerakan objek yang terlewatkan.
      Salah satu kunci dalam memotret panning sebenarnya terletak pada pengaturan shutter speed. Agar objek tampak melambat, gunakanlah shutter speed selambat mungkin.
      Bergantung pada kecepatan gerak objek, biasanya Anda akan membutuhkan shutter speed pada kecepatan 1/100 atau paling lambat 1/4. Selain itu, hal tersebut juga akan bergantung pada penggunaan seberapa panjang lensa . Tak lupa pula, sediakan tripod untuk menghindari guncangan.
      Selain hal teknis di atas, perhatikan background pendukung dari objek yang akan dipotret. Hal ini guna memberikan kesan khusus atau fokus terhadap objek.
    • By abas
      Jadi ceritanya ini orang mau beli madu botol, tapi mau nanya ini asli atau nggak.
×
×
  • Create New...