Jump to content
Masuk untuk mengikuti ini  
Metrotvnews

KPK Usut Aset Nur Alam

Recommended Posts

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB) yang menjerat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nonaktif Nur Alam. Salah satunya, menelisik aset dan harta kekayaan Nur Alam.

"Informasi yang kami terima dari penyidik merencanakan untuk memeriksa dan mendalami informasi terkait dengan kepemilikan aset atau kekayaan dari tersangka (Nur Alam)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Menurut Febri, penyidik menduga Nur Alam telah menerima timbal balik atau kick back terkait IUP kepada PT AHB. Hal itu terungkap dari adanya transaksi mencurigakan sebesar USD 4,5 juta atau sekitar 60,7 miliar berdasar kurs saat ini di rekening Nur Alam yang diduga dikirim dari Richcorp International.

Perusahaan ini merupakan rekan bisnis PT Billy Indonesia yang berafiliasi dengan PT AHB. Dari LHKPN yang dilaporkan terakhir kali kepada KPK pada Oktober 2012, Nur Alam mengklaim hanya memiliki total harta sebesar Rp30,9 miliar.

Baca: : KPK Geledah Ruang Kerja dan Rumah Gubernur Sultra

Kendati begitu, Febri masih menolak berkomentar apakah lembaganya bakal menjerat Nur Alam dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dia hanya menjelaskan bahwa penelusuran aset itu dilakukan hanya untuk mengklarifikasi harta yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

"Kami perlu mengklasifikasi dan mengkonfirmasi itu untuk pemenuhan unsur dugaan memperkaya diri sendiri tersebut. Jadi ruang lingkup asset tracing atau klarifikasi terkait dengan kepemilikan aset itu masih dalam ruang lingkup pendidikan indikasi tindak pidana korupsi," pungkas dia.

 

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi