Jump to content
Sign in to follow this  
c0d1ng

Pixar membagi perangkat lunak film 3D gratis

Recommended Posts

post-100-0-92136700-1425691148_thumb.jpg

 

Perangkat lunak pembuat film 3D yang dipakai untuk Toy Story, Monsters Inc, dan Harry Potter akan diberikan secara gratis kepada pengguna non-komersial.

 

RenderMan -yang dikembangkan Pixar- kini menghadapi makin banyak persaingan dari perangkat lunak animasi lain seperti VRay dan Arnold.

 

Meskipun Pixar -yang kini dimiliki oleh Disney- memproduksi sendiri film-filmnya, perusahaan itu memberi lisensi RenderMan ke studio-studio saingan.

 

Mereka juga mengurangi harga perangkat lunak untuk penggunaan komersial.

 

Dalam pernyataannya, Pixar mengatakan akan mengeluarkan versi gratis RenderMan 'tanpa batasan fungsi, tanda merek, atau batasan waktu.'

 

"RenderMan nonkomersial tersedia secara gratis untuk pelajar, lembaga, peneliti, dan penggunaan pribadi," kata Pixar.

 

Ian Dean -editor majalah grafis komputer 3D World- mengatakan kepada BBC bahwa tindakan ini bisa dilihat sebagai reaksi atas program alternatif seperti Arnold, tetapi Disney/Pixar juga berusaha 'membangun komunitas'.

 

Dia menambahkan RenderMan sangat penting di jajaran kelas atas dunia industri hiburan, animasi, dan efek visual.

 

Versi baru perangkat lunak ini direncanakan akan dirilis sebelum konferensi Siggraph atau Kelompok Peminat Teknologi Grafis dan Interaktif pada bulan Agustus.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Sam
      Kesuksesan Jobs dengan Apple nya dunia sudah gak meragukan lagi, makanya gak sungkan-sungkan dunia menyematkan gelar "Bapak Revolusi Digital" pada Steve Jobs.
      Tapi sebelum Jobs mendulang banyak kesuksesan di puncak karirnya, ia banyak melakukan kesalahan atau blunder yang sangat fatal dan konyol, dan sejarah mencatat bukan hanya sekali ia melakukan blunder konyol. Berkali-kali dan loss nya gede banget.
      Minimal 5 hal ini yg sempat jadi sorotan. Kita akan ghibahin kesalahan Steve Jobs ini biar bisa ambil banyak pelajaran buat berbenah.
      1. Merekrut John Sculley sebagai CEO Apple
      Ini kebodohan Steve Jobs yang pertama, Jobs yang saat itu berusia 29 tahun terpesona dengan kepemimpinan Sculley saat membawahi CocaCola. Sampai ia akhirnya meminang Sculley dengan kata pinangan yg sangat tersohor di seluruh dunia.
      "Do you want to sell sugared water for the rest of your life? Or do you want to come with me and change the world?"
      "Apa kamu mau terus jualan air gula sepanjang hidupmu, atau gabung aku buat mengubah dunia?" Itu yg disampaikan Jobs sama Sculley, dan akhirnya ia mengambil tawaran Jobs.
      Apesnya setelah menahkodai Apple beberapa waktu, karena berbeda paham dan prinsip Sculley malah mengkoordinir board buat mendepak Steve Jobs, nyesek banget pastinya yg dirasakan Jobs. Leader yang dia tunjuk sendiri, mendepaknya dari perusahaan yang dia dirikan.
      2. Sangat yakin kalo Pixar akan jadi perusahaan hard ware besar dunia
      Ketika Steve Jobs jadi orang yg terakhir berdiri pas lelang yg diadakan Lucas Film, dan akhirnya memenangkan lelang pembelian Pixar di tahun 1986 dengan 10 juta USD. Apa yg ada dipikiran Steve Jobs sama sekali tidak terpikir kalau Pixar nanti akan terselamatkan oleh animasi yg akan membuat namanya besar, jujur yang ada dipikirannya adalah jualan hardwarenya.
      Tapi untunglah ia masih menyisakan uang untuk support Ed Catmull dan John Lasseter yg ngotot merayu Jobs untuk mendanai film full animasi nya, jobs menganggap itu taruhan kecil aja, sampai akhirnya Pixar sukses besar dengan Toy Story.
      3. Sama sekali gak paham siapa target marketnya NeXT Computer
      Ya meskipun ujungnya perusahaan ini mampu di jual ke Apple dengan nilai 429 juta USD di tahun 1996, tapi perusahaan ini benar-benar merasakan perjuangan berdarah-darah menemukan siapa target market atau customer yang tepat buat produknya. Bayangin apa gak gila tuh, bikin perusahaan, mulai produksi, tapi sebenarnya belum nemu siapa market nya.
      Sekelas Jobs pun mengakui kalau ia pernah bikin keputusan ngawur, gambling abis, tapi ini kesalahan entreprenuers umum juga sih. Karena saking percayanya sama idealisnya, sia nekad produksi dulu baru mikir nanti marketnya siapa. Iya kalo nafasnya (baca modal) panjang sih gak apa apa, tapi kalo dana cekak ya gambling abis.
      Ia menjual product kategori product driven, tapi gak pake proses Product Market Fit dulu, modal yakin aja produknya bagus banget. Iya sih memang bagus, belum ada yang produksi di pasar, tapi itu juga masalah karena akan butuh waktu untuk mengedukasi pasar
      Nah lanjut kita ghibahin kesalahan Steve Jobs selanjutnya.
      4. Banyak banget melaunch product gagal di pasaran
      Eits jangan dikira setiap produk yang diluncurkan Steve Jobs lewat Apple sukses semua ya, banyak juga produk-produk Apple yang gagal dipasaran. Sebut saja yang paling epic kegagalannya Apple Lisa, Macintosh TV, The Apple III dan The Powermac g4 cube. Tapi meskipun begitu, di fase-fase berikutnya, Steve Jobs dan Apple banyak berbenah
      Begitulah bisnis, kita akan membuat banyak sekali keputusan-keputusan buruk di fase-fase awal, tapi seiring membaiknya kemampuan kita memahami pasar, melakukan improvement terhadap produk, pertaruhan yang kita buat semakin hari semakin membaik.
      Dan benar saja, kesalahan-kesalahan Apple dengan rentetan produk gagalnya langsung termaafkan ketika dia akhirnya mampu meluncurkan produk dengan sukses luar biasa. Sebut saja iPod, iPhone, iPad dan produk Apple yang lain.
      Pelajaran yang kita ambil disini adalah tak masalah kita mengambil banyak keputusan buruk di awal, tapi segera ambil pelajaran dan berbenahlah.
      Kesalahan Jobs yang kita ghibahin terakhir adalah
      5. Steve Jobs berusaha menjual Pixar berkali-kali
      Pixar adalah salah satu pembelian Jobs yang luar biasa suksesnya. Di tahun 1986 ia mengakuisisi Pixar "hanya" senilai 10 juta USD, dengan film-film animasinya yang sukses luar biasa seperti Toy story, Monster Inc, Finding Nemo, Cars, Wall-E, The Incredibles dan buanyak lagi. Bukan berarti Jobs tidak tergoda untuk menjualnya, dia pernah nawarin Pixar ke rekanan-rekanan bisnisnya seperti Bill Gates, Larry Ellison dan ke beberapa perusahaan besar lainnya. Sampai akhirnya Pixar dibeli oleh Disney di tahun 2006 seharga 7,4 miliar USD. Berarti valuasi kenaikan Pixar dari sejak beli sampai terakhir dibeli ke Disney sudah naik 74000%.
      Memang kalo dari perspektif Jobs itu deal yang bagus banget dan pertaruhan yang cukup besar buat Disney, meskipun akhirnya terbayar juga dengan suksesnya film-film Pixar selanjutnya. Andai saja Pixar terjual di tahun awal-awal pasti nilainya gak semahal pas dibeli Disney, ya untung juga sih dulu gak laku-laku, jadi bisa panen banyak si Jobs.
      Apa kefaedahan yang bisa kita ambil dari ghibahan kali ini?
       
    • By paimin
      Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2018, Maxx Corner membagikan setiap menu minuman, baik kopi maupun non-kopinya untuk semua perempuan di Indonesia secara gratis. Promo Kartini ini berlaku di 12 outlet Maxx Corner yang ada di Indonesia.
      Outlet Maxx Corner tersebut berada di Plaza Semanggi, Pluit Village, Lippo Mall Puri, Rest Area KM 97, RSU Siloam Karawaci, D’Mall Depok, Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Stasiun Bandung, Stasiun Gubeng Surabaya, Lippo Plaza Jember, Malang Town Square dan Grage City Mall Cirebon.
      Yashinta Irawaty selaku Senior Brand Manager Maxx Corner mengungkapkan, untuk para perempuan pecinta dan penikmat kopi maupun non-kopi, dapat menikmati beragam minuman favorit yang ada di Maxx Corner mulai pukul 12.00 hingga pukul 15.00 waktu setempat khusus di tanggal 21 April 2018. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi untuk semua perempuan di Indonesia.
      “Kami sangat senang Maxx Corner bisa berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Hari Kartini ini, karena kami melihat perkembangan kopi yang sudah mulai digemari dan menjadi lifestyle oleh para perempuan, khususnya millenials. Kami juga senang dengan adanya kegiatan ini, kami dapat kembali memperkenalkan Maxx Corner kepada masyarakat,” ujar Yashinta dalam siaran pers, Rabu (18/4/2018).
      Adapun minuman berbasis kopi yang menjadi signature product Maxx Corner adalah Melaka Latte dan Milo Mocha Chip Frappe sedangkan untuk minuman berbasis non kopi nya adalah Boba Pops Peach Tea.
      Selain rasanya yang enak, harga yang ditawarkan oleh Maxx Corner juga sangat terjangkau tidak membuat kantong ‘kempes’, dimulai dari Rp 10,000.
      Ditambahkan, selain membagikan minuman secara gratis kepada semua perempuan di Indonesia, Maxx Corner juga mengadakan kompetisi foto di media sosial yang dapat di ikuti oleh semua perempuan di Indonesia pada tanggal 21 April tersebut.
      Peserta hanya perlu mengikuti media sosial Maxx Corner di Instagram (@idmaxxcorner) dan Facebook (Maxx Corner) lalu mengunggah foto keseruan Hari Kartini melalui media sosial masing-masing dan sertakan hashtag #cornerkartini.
      “Kami menghadirkan berbagai macam hadiah seperti Smartphone, Fuji Film Instax Mini 8, dan 3 paket merchandise menarik dari Maxx Corner untuk foto keseruan yang paling menarik,” tandasnya.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/hari-kartini-maxx-corner-gratis-minuman-utk-perempuan-2Kui


    • By c0d1ng
      Google telah membuat sebuah protokol baru untuk mengompresi konten tiga dimensi (3D). Protokol baru itu disebut Draco dan dirilis ke dunia luar sebagai software open source.
      Perusahaan raksasa mesin peramban ini menunjukkan power Draco dengan meletakkan sebuah video yang menunjukkan Draco dan protokol kompresi umum GZIP memuat serangkaian jala sisi demi sisi. Masing-masing dari 12 jala memiliki 2,4 juta wajah dan dimuat melalui koneksi kecepatan tinggi di Google Chrome.
      Ketika GZIP berhasil memuat hanya tiga model rumit, Draco telah menyelesaikan beban kerja seluruhnya. Pada posting-an blog pengumuman Draco mereka, Google juga mencakup beberapa grafis.
      Konten 3D di website merupakan sebuah bentuk seni yang berkembang. Namun, sekarang baru untuk mencapai tingkat yang bisa diterima dari kemajuan VR dan konten game high-end, meskipun telah ada selama bertahun-tahun dalam berbagai bentuk.
    • Guest News
      By Guest News
      Atlet Jerman Denise Schindler akan membuat lompatan besar dalam Paralympic di Rio De Janeiro September mendatang. Atlet sepeda yang kehilangan saku kakinya tersebut akan mengayuh sepedanya dengan kaki buatan yang diproduksi menggunakan mesin cetak 3 dimensi.
       
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy