Jump to content
  • ×   Pasted as rich text.   Restore formatting

      Only 75 emoji are allowed.

    ×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

    ×   Your previous content has been restored.   Clear editor

    ×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

  • Similar Content

    • By Males
      Pernahkah Anda sedang berada di dalam penerbangan tapi Anda harus segera mengirim pekerjaan melalui email atau Anda ingin segera berbagi momen istimewa di media sosial? Jika Anda terbang dengan salah satu maskapai ini, hal ini tidak akan lagi menjadi persoalan, Anda bisa melakukan semuanya dengan fasilitas Wi-Fi onboard.
      1. Emirates (EK)
      Maskapai yang berkantor pusat di Dubai, Uni Emirat Arab ini bukan hanya menjadi maskapai terbesar di Timur Tengah, tapi juga salah satu maskapai terbaik di tingkat dunia. Jika Anda terbang dengan maskapai ini, terutama di tipe pesawat Airbus A380, Anda bisa menikmati fasilitas inflight Wi-Fi gratis di semua kelas penerbangan dengan kuota sebesar 10 MB. Masih kurang? Anda bisa membeli kuota tambahan dengan harga mulai dari 1 USD per 500 MB.
      2. Aer Lingus (EI)
      Maskapai terbesar kedua di Irlandia ini menawarkan fasilitas Wi-Fi onboard gratis bagi penumpang Business Class-nya di pesawat Airbus seri A330 di seluruh rute transatlantik. Tapi jika Anda tidak terbang di kelas bisnis, Anda juga bisa membayar biaya Wi-Fi onboard dengan harga sekitar 14,95 USD untuk 1 jam atau seharga 24,95 USD untuk durasi 24 jam pemakaian.
      3. Garuda Indonesia (GA)
      Maskapai terbesar dan kebanggaan masyarakat Indonesia ini menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis jika Anda terbang di First Class pada jenis pesawat Boeing 777-300ER atau Airbus 330-200/300. Apabila Anda terbang di kelas bisnis atau ekonomi di pesawat Boeing 777-300ER, Anda bisa membeli paket inflight Wi-Fi dengan harga 11,95 USD untuk durasi 1 jam atau seharga 21,95 USD untuk durasi 24 jam. Sedangkan jika Anda terbang dengan pesawat Airbus 330-200/300 di kelas bisnis dan ekonomi, Anda bisa membeli paket Wi-Fi onboard dengan harga 2,49 USD untuk perangkat mobile kuota 3 MB dan 9,95 USD untuk perangkat mobile kuota 10 MB atau dengan harga 9,95 USD untuk perangkat laptop kuota 10 MB dan 21,95 USD untuk perangkat laptop kuota 25 MB.
      4. Air China (CA)
      Memiliki lebih dari 289 rute penerbangan di 30 negara, mulai dari Asia ke Timur Tengah, Eropa Barat, hingga Amerika Utara, maskapai asal Tiongkok ini menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis bagi seluruh pelanggannya. Namun demikian, sementara ini fasilitas Wi-Fi hanya bisa digunakan di perangkat laptop dan belum bisa digunakan di smartphone.
      5. Hong Kong Airlines (HX)
      Jika Anda berencana terbang dengan maskapai ini, pastikan Anda mencari penerbangan yang menggunakan jenis pesawat Airbus A330-200. Mengapa demikian? Karena seluruh penumpang Hong Kong Airlines di pesawat itu akan mendapatkan fasilitas Wi-Fi onboard gratis! Pastikan Anda terhubung dengan provider OnAir saat di pesawat untuk dapat menikmatinya.
      6. JetBlue Airways (B6)
      Jika Anda memiliki rencana terbang keliling Amerika Serikat, Anda bisa menggunakan maskapai JetBlue Airways. Jika kebetulan Anda naik pesawat dengan tipe Airbus A321, maka Anda bisa menikmati fasilitas Wi-Fi onboard gratis di paket Simply Surf basic version. Jika paket itu dirasa kurang, Anda bisa upgrade ke plan Fly-Fi Plus dengan harga 9 USD per jam pemakaian.
      7. Norwegian (DY)
      Maskpai low-cost terbesar ketiga di Eropa dan terbesar kedua di daratan Skandinavia ini menawarkan fasilitas Wi-Fi gratis jika Anda terbang di rute short dan medium-haul di wilayah Eropa. Saat ini, Anda bisa menikmati fasilitas ini di lebih dari 61 pesawat Boeing 737-800 yang mereka operasikan. Namun demikian, maskapai Norwegian masih belum menawarkan fasilitas Wi-Fi untuk rute penerbangan jarak jauhnya.
      8. Thai Airways (TG)
      Maskapai asal Thailand ini telah mengoperasikan 75 rute penerbangan di 35 negara. Jika Anda terbang dengan Thai Airways di kelas bisnis, Anda bisa menikmati fasilitas Wi-Fi gratis dengan plan 3 bulan trial. Saat ini, fasilitas ini hanya dapat Anda nikmati di pesawat Airbus A330-300 dan A380-800 khusus untuk rute penerbangan jarak jauh. Bagi Anda yang terbang di kelas bisnis, Anda bisa membeli paket THAI Sky Connect Smartphone users dengan harga 4,50 USD untuk kuota 3 MB atau 14,5 USD untuk kuota 10 MB. Jika Anda ingin menggunakan laptop/tablet, biaya Wi-Fi-nya adalah sebesar 14,5 USD untuk kuota 10 MB dan 28,5 USD untuk kuota 20 MB.
      Selain 8 maskapai tersebut, masih ada puluhan maskapai lain yang juga menawarkan fasilitas Wi-Fi onboard, meski tidak gratis. Inflight Wi-Fi bisa jadi solusi pengusir rasa bosan, terutama bagi Anda yang mudah bosan dan akan melakukan penerbangan jarak jauh
    • By Supraman
      Mesin cuci saat ini menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan. Ini karena proses mencuci dengan mesin cuci lebih mudah dan waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding mencuci secara manual.
      LG Electronics dalam waktu dekat akan mengeluarkan mesin cuci terbarunya ke pasar Indonesia. Mesin cuci ini menggunakan teknologi canggih berupa inverter direct drive (inverter DD), sehingga lebih hemat listrik, minim getaran, dan tidak berisik.
      Disebut direct drive karena motor dan drum menyatu, sedangkan pada mesin cuci biasa butuh belt untuk menyatukan dua komponen tersebut. Itulah sebabnya mesin cuci dengan teknologi IDD minim getaran dan diklaim tidak berisik.
      Varian yang akan meluncur ke pasar Tanah Air yakni mesin cuci top loader dan front loader. Diperkirakan, pada Juni 2017, produk ini mulai dipasarkan.
      Pada mesin cuci front loader, juga akan dilengkapi dengan teknologi 6 motion yang dapat mengurangi kerusakan baju dan kerutan, karena mencuci seperti menggunakan tangan. Mesin cuci jenis ini juga dilengkapi dengan turbo wash yang dapat mencuci lebih cepat.
      "Mesin cuci front loader lainnya biasanya butuh waktu dua jam untuk mencuci, tetapi ini lebih cepat menjadi 50 menit," kata Seungjae Jeong, Team Leader H&A Asia Wash Machine Sales and Marketing saat bertemu dengan sejumlah wartawan dari Indonesia di Seoul, Korea Selatan.
      Mesin cuci ini akan dilengkapi dengan koneksi wiFi, sehingga hanya dengan menggunakan aplikasi pada telefon pintar, pengguna dapat mengatur mesin cuci dari jarak jauh. Tombol-tombol pada mesin cuci juga menggunakan sistem touch screen.
      Sementara untuk mesin cuci top loader, juga dilengkapi dengan teknologi smart inverter yang menjamin efisiensi energi dan smart motion yang dapat mengurangi kerusakan pakaian. Teknologi lainnya yakni turbo drum yang memadukan smart motion dan fitur punch+3, sehingga performa pencucian diklaim lebih baik.
      Seungjae Jeong menambahkan, pangsa pasar mesin cuci di Indonesia menjanjikan sehingga pihaknya akan menambah investasi produksi. Bila pabrik di Tangerang selama ini kapasitas produksinya 2 juta, maka akan ditingkatkan menjadi 2,5 juta.
    • By c0d1ng
      Institut Teknologi Massachusetts (MIT) mengungkapkan berhasil memecahkan masalah wifi yang sangat lambat saat berada di tempat sibuk. Saat berada di tempat ramai, kecepatan wifi bisa sangat lambat, dan sekarang tim di MIT mengklaim bisa menjawab masalah itu.
      Sistem MegaMIMO mereka menggunakan algoritma untuk membiarkan beragam routers berbagi bagian yang sama dari spektrum. Tim dari MIT Computer Science dan Artificial Intelligence Lab, yang dipimpin Profesor Dina Katabi, menyatakan MegaMIMO 2.0 bisa melakukan transfer wireless data tiga kali lebih cepat dibanding sistem yang ada.
      Peneliti mengembangkan algoritma yang memproses sinyal router, sehingga beberapa router dapat mengirimkan informasi pada spektrum nirkabel yang sama tanpa menyebabkan gangguan.
      Ezzelding Hussein Hamed, seorang peneliti MIT, mengatakan kepada MIT News bahwa data dapat ditransfer 10 kali lebih cepat jika timnya telah menguji dengan router tambahan. "Ini bisa memungkinkan beberapa hal yang tidak pernah bisa dilakukan sebelumnya," katanya.
      Dalam laporan yang baru dipublikasikan secara online, Tim MIT menjelaskan metode untuk mengelola jaringan yang menyebabkan router untuk berkolaborasi lebih baik.
      Namun, mereka mengakui sistem belum pernah diuji di stadion atau tempat besar lainnya, tetapi di laboratorium, menggunakan robot yang berkeliaran.
    • Guest News
      By Guest News
      Sejak awal bulan ini kota New York memasang ratusan portal wifi di berbagai sudut kota dan terus akan bertambah. Portal ini memberikan wifi super cepat bagi jutaan warga dan wisatawan metropolitan ini.
       
    • By bisahabisini
      Kebutuhan Wi-Fi di bandar udara tampaknya sama pentingnya dengan makanan. Bahkan banyak yang lebih rela mengakses internet ketimbang makan siang. Apa lagi jika harus menunggu penerbangan atau musti transit lama.

      Demi memberikan layanan terbaik bagi kaum penumpang pesawat se-dunia, enam airport berikut ini tercatat yang paling serius menyiapkan perangkat Wi-Fi dengan kecepatan unduh di atas 15 Mbps. Hebatnya, bandara Ngurah Rai masuk dalam enam besar.
      #1. Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand
      Kecepatan: 41,4 Mbps
      Bandara yang berarti Tanah Emas ini boleh jadi impian kaum pengelana dunia maya. Beroperasi sebagai bandara internasional sejak 2006, Suvarnabhumi memiliki luas 563 ribu meter persegi. Fasilitas Wi-Fi tersebar di seluruh penjuru ruang publik bandara. Dengan kecepatan mencapai 41,4 Mbps jelas membuat nonton YouTube tanpa ada buffer.
      #2. Chattanooga, Tennesse,  Amerika
      Kecepatan: 30,9 Mbps
      Airport ini terhitung kecil untuk ukuran airport di negeri Paman Sam. Dan masih masuk kelas C dari klasifikasi ICAO. Namun sejak 2011, pengelola bandara melengkapi seluruh lini dengan fasilitas terbaik, termasuk Wi-Fi.  Sehingga bandara ini makin kelihatan modern, padahal sudah beroperasi sejak 1928.
      #3. Dublin, Irlandia
      Kecepatan: 19,5 Mbps
      Ini juga airport lawas yang telah berdiri sejak 1940, namun bangunannya benar-benar direnovasi jadi modern, tipikal airpot saat ini. Merupakan airport yang sangat sibuk. Tercatat 25 juta penumpang sepanjang 2015. Dublin airport adalah gerbang masuk ke Irlandia selain bandara Belfast.
      #4. Vilnius, Lithuania
      Kecepatan:  18 Mbps
      Pintu gerbang masuk ke Lithuania ini seperti ingin menunjukkan bahwa pelayanan diberikan total, termasuk urusan akses internet. Jumlah penumpanya tak sebanyak Dublin Airport, bahkan mungkin bandara Soetta, Indonesia. tetapi terus meningkat. Tahun 2014 hanya 2,9 juta penumpang. Tahun 2015 bertambah hingga 3,3 juta penumpang.
      #5. Helsinki, Finlandia
      Kecepatan: 17,5 Mbps
      Bandara ini bak rumah bagi flagship Finlandia, Finnair. Jumlah penumpang penerbangan  internasional pada tahun lalu saja mencapai 13,8 juta orang. Dan tidak mengherankan jika fasilitas hotspot begitu penting, apa lagi FInlandia identiks ebagai negeri dengan teknologi mobile yang sarat. Saat ini Helsinki Airport sedang dalam pengembangan yang ditargetkan pada tahun depan seluas 157 ribu meter persegi.
      #6. Ngurah Rai, Bali, Indonesia
      Kecepatan: 16 Mbps
      Tahun 1931, Belanda membangun bandara untuk pesawat militernya di Kuta, Bali. Kini, Ngurah Rai bisa jadi lebih dikenal ketimbang bandara Soetta. Kapasitas penumpang kian tak cukup. Destinasinya meliputi Asia dan Australia. Selain pesawat penumpang, bandara ini juga digunakan untuk pesawat pribadi. Bandara ini juga dikembangkan, targetnya tahun 2017 bisa menampung 20 juta penumpang.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy