Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
kotawa

Risiko Makan di Meja Kerja

Recommended Posts

post-78-0-17831700-1425093703_thumb.jpg

 

Walaupun tampaknya normal dan tidak berbahaya untuk dilakukan, makan di meja kerja untuk kita yang sehari-hari berkecimpung di dunia kerja ternyata memiliki beberapa risiko. Menurut sebuah studi, makan di meja kerja akan membuat tubuh lebih cepat gemuk.

 

Selain itu, studi yang melibatkan  8.314 orang di Inggris dan dipimpin oleh Ashima Kant ini mengungkapkan bahwa kebiasaan makan di meja kerja bisa membuat tubuh kurang vitamin dan meningkatkan kadar kolesterol pada tubuh.

 

Menurut Kant, studi yang ia lakukan bersama timnya menemukan bahwa mereka yang makan tidak di meja makan memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi dan dalam darahnya terdapat kolesterol yang berlebih.

 

Mereka juga diketahui kekurangan nutrisi, termasuk vitamn E dan C. Kondisi ini menjadi lebih parah karena mereka sering makan makanan take away di restoran, dengan asalan tidak sempat masak di rumah.

 

Melihat hasil studi ini, kita sebaiknya menghentikan kebiasaan makan di meja kerja. Selain itu, selalu menjaga pola hidup sehat, makan makanan yang bergizi dan bila diperlukan konsumsi juga suplemen kesehatan. Tubuh yang sehat dan prima sudah pasti akan meningkatkan motivisi kerja dan produkstivitas kita di tempat kerja.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By kotawa
      Hi ndral,
      Gw tahun baru mau nanya, mending sarapan dulu atau mandi dulu?
    • By dugelo
      Bayangkan bagaimana orang kaya hidup hari ini, ujar Hal Varian, ekonom utama di Google. Mereka punya supir sendiri. Bankirnya sendiri. Hidupnya serba dilayani dan bagaikan mimpi. Inikah pula yang kamu idamkan?
      Demikianlah, cara mudah membayangkan membayangkan masa depan menurut Varian: Di masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan akan dituntaskan oleh robot. Rutinitas-rutinitas yang menyita waktu dan menyiksa akan diambil alih mereka sementara manusia akan memiliki semakin banyak waktu untuk dihabiskannya sendiri.
      Perjalanan mereka akan disetiri oleh kendaraan dengan kecerdasan buatan. Setiap orang akan memiliki sistem yang bekerja mengurusi tetek bengek yang menguras waktu dan tenaganya.
      Masa depan yang menyenangkan? Masa depan yang sudah tak terlalu jauh lagi, Varian percaya.
      Inovasi sudah terjadi tapi…
      Persoalannya, inovasi-inovasi teknologi serta pengorganisasian kerja sebenarnya sudah sejak lama memangkas berbagai kewajiban kerja yang kita perlukan. Sejak kapan telepon genggam kita berubah menjadi perkakas serba bisa?
      Apakah 2005 yakni sejak Blackberry serta Blackberry Messenger diperkenalkan dan memudahkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi Anda? Apakah sejak iOS, Android diperkenalkan dan segala ragam aplikasi pengatur hidup tersedia dalam genggaman tangan?
      Yang pasti, berkatnya Anda kini tidak perlu lagi merepotkan diri mengirim dokumen-dokumen lewat pos.Anda tidak harus lagi mendatangi orang dan bergelut dengan kemacetan ketika detail pekerjaan dapat diterangkan melalui surel, pesan WhatsApp, atau panggilan video.
      Dan setiap saat, aplikasi-aplikasi, sistem operasi memutakhirkan diri sehingga kebutuhan-kebutuhan kecil—mengunggah foto atau dokumen, katakanlah—semakin tidak perlu Anda pikirkan.
      Apakah pekerjaan berkomunikasi Anda semakin sedikit, pertanyaannya? Apakah waktu luang Anda semakin banyak? Saya jamin, tidak. Bagi kebanyakan dari kita, tidak. Apa yang terjadi adalah Anda masih mesti menanggapi surel dari atasan atau klien pada pukul tiga dini hari. Boleh jadi, Anda bahkan masih harus bergelut dengan rapat melalui panggilan video pada hari raya Lebaran.
      Anda seorang desainer? Anda, boleh jadi, pernah bergelut merevisi pekerjaan Anda puluhan kali—menyambangi semua yang diinginkan klien dan bos Anda hanya untuk kembali ke desain pertama yang Anda ajukan. Semua berkat kemudahan berkomunikasi.
      Potret kerja media daring
      Bagaimana awalnya kepelikan ini terjadi? Keinginan. Ia, saya rasa, berawal dari keinginan manusia yang bukan saja tak tuntas-tuntas melainkan juga mengada-ada. Pekerjaan, toh, tak pernah sekadar melayani kebutuhan-kebutuhan bertahan hidup belaka sebuah masyarakat.
      Saya tak tahu bagaimana menerangkannya dengan kalkulasi ekonometri yang teliti. Tetapi, saya dapat menceritakan awal mula wartawan di Indonesia diharuskan menulis lima belas berita per harinya.
      Awalnya adalah kesuksesan Detik.com yang mengantarkannya menjadi media daring terbesar hingga hari ini. Pada waktu itu, media daring adalah wahana yang benar-benar baru. Belum ada yang benar-benar tahu strategi agar pengunjung secara konsisten terpikat mendatanginya.
      Detik.com, lantas, mencoba menayangkan sebanyak-banyaknya berita di portalnya. Lebih banyak selalu lebih baik. Lagi pula, berbeda dengan media cetak, media daring sanggup menayangkan berita sebanyak apa pun. Strategi ini berhasil meraup pembaca. Dan, memang, perhitungannya masuk akal. Dengan menayangkan lebih banyak berita, peluang berita mereka dibaca, disebarkan, dan dibicarakan dengan sendirinya akan lebih besar.
      Akan tetapi, apa yang terjadi selepas standar Detik.com menjadi mantra semua media daring yang ada? Media disesaki pengulangan-pengulangan tak berbobot. Satu cerita yang sama dapat didedah menjadi tiga-empat berita. Berita-berita merupakan jiplakan mentah dari siaran pers. Tentu saja, dengan cara apa lagi seorang awak media dapat menulis lima belas berita dalam sehari kecuali dengan taktik-taktik semacam ini?
      Keinginan siapa yang dipuaskan dengan berita-berita daring yang demikian? Keinginan pembaca, boleh jadi. Tetapi, bukankah keinginan mereka seharusnya dapat dipuaskan dengan berita secukupnya yang mengena dan merangkum semua informasi yang dibutuhkan? Dan bukankah kalau media daring tak menciptakan sendiri rasa penasaran tidak sehat pembaca dengan berita-berita sepotong dan umpan klik, wartawan tidak harus bekerja bak mesin atau bahkan menulis berita yang lebih bernas?
      Tak hanya media
      Saya kira, kepelikan ini kini tak sekadar mencekik para pekerja media. Beberapa editor media daring menetapkan standar wartawannya harus dapat dikontak 24 jam penuh. Bayangkan, 24 JAM PENUH!
      Peraturan menyesakkan serupa, kendati tak pernah disampaikan secara terbuka, juga menjadi norma yang sebenarnya dipaksakan kepada banyak pekerja di ranah-ranah lainnya.
      Staf Humas Elon Musk bercerita ia dapat dipanggil bosnya itu pukul tiga pagi hanya karena Sang Bos menemukan kritik sepele terhadap dirinya. Kondisi ini, saya yakin, bukan kondisi yang sulit dipahami pekerja-pekerja di Indonesia.
      Mereka mesti sudi dikontak atasannya dini hari lantaran Sang Atasan tersulut emosinya oleh satu dan lain hal. Mereka perlu menanggapi dengan ramah, manis, dan menguras kesabaran keluhan-keluhan klien atau penyandang dana ketika baru bangun tidur.
      Dan, lagi-lagi, sebagaimana kerja para wartawan media daring, kerja yang paling menguras waktu bukanlah kerja yang konkret. Ia adalah kerja-kerja menyusui keinginan yang tak ada habisnya bila seseorang tidak mengeremnya. Teknologi membuka ruang selebar-lebarnya, selentur-lenturnya untuk menagih kerja orang lain kapan pun dan di mana pun, dan relasi kerja yang timpang menyebabkan mereka tidak mungkin menolaknya. "Belum tipes, belum loyal,” katanya.
      Relasi kerja timpang
      Hal Varian, dengan demikian, boleh saja memimpikan orang-orang kian dimanjakan seiring tak terelakkannya perkembangan teknologi. Namun, dengan lemahnya posisi pekerja di Indonesia—dan sebenarnya juga di banyak negara lain—ia rentan menjadi mimpi muluk-muluk belaka bagi kebanyakan orang. Inovasi teknologi alih-alih memangkas kerja malah menciptakan kerja, dan alih-alih menghemat waktu kerja malah menyebabkan kerja menjajah waktu senggang kita hingga jengkal terakhirnya.
      Dengan tersedianya laptop, yang katanya memudahkan hidup banyak orang, toh, apa yang terjadi kalau bukan pekerjaan kini dianggap dapat dituntaskan di mana pun?
      Dan dengan tersedianya angkutan daring, apa yang terjadi kalau bukan manajemen tidak lagi mempermasalahkan jam pulang pekerjanya?
      Apa yang bisa kita antisipasi dari perkembangan teknologi menghebohkan selanjutnya, karenanya, kalau bukan ia semakin menyempurnakan eksploitasi pekerja?
      Mungkin, dengan demikian, teknologi tidak seharusnya semata berkembang dan melangkah maju. Ia juga tidak bisa melaju dengan kacamata kuda. Ia tidak seyogianya terjatuh ke tangan yang salah.
    • By abditrass
      Salam Kenal dari ABDITRASS BOGOR
      Salam Kenal dari Bogor

      kami adalah Abditrass Aplikator :
      -Bajaringan -Teralis
      -kanopi -Pagar
      -Las - Gerbang
      -Alumunium -Plafon
      -bangunan dll

      Bagi kawan yang mau Bergabung dengan Tim Marketing Kami,Baik Marketing Lapangan dan Online bisa hub Kami :
      whatsapp ...082112672826


      Link kami:

      https://abditrass.blogspot.com
      https://abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://bogorbaja.blogspot.co.id/ https://bajaringanabditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringantasikmalayamurah.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogor-berkualitas.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-kanopi-tralis-bogor.blogspot.co.id/ https://bengkellasbogorsentulcity.blogspot.co.id/ https://canopybajaringanbogor.blogspot.co.id/ https://bajaringan-bogor-ciluar-abditrass.blogspot.co.id/ https://jasapemasangankanopibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-bajaringan.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanmodern.blogspot.co.id/ https://kanopi-minimalis-bogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-cibinong.blogspot.co.id/ https://kusenalumuniumbogorcibinong.blogspot.co.id/ https://kusen-alumuniumbogor.blogspot.co.id/ https://plafonbogor.blogspot.co.id/ https://teralisbesibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogor.wordpress.com https://kanopibogorbajaringanbogor.wordpress.com https://bajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibogorcibinong.wordpress.com https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://kusen-alumunium-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-abditrass.blogspot.co.id/
       

    • By BincangEdukasi
      Obesitas pada anakmerupakan salah satu kekhawatiran yang dirasakan oleh banyak orang tua saat ini. Menutur laporan dari US Centers for Disease Control and Prevention, seorang anakyang terserang obesitas cenderung rawan terkena resiko diabetes, penyakit jantung serta kanker.
      Hal tersebut biasa menjangkiti anak-anak pada rekapan usia antara 6 hingga 11 tahun. Pada usia ini, biasanya anak-anak cenderung sedang dalam tahap hiperaktif dan sulit untuk di kontrol aktifitasnya, terutama berkaitan dengan pola makan, aktifits keseharian dan ritunitas olah raga. Namun, sebenarnya obesitas dapat dicegah sejak dini, dan itu tentu saja menuntut peranan serta  dukungan ekstra dari orang tua.
      Berikut ini adalah beberapa tips jitu yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghindari terjadinya Obesitas Pada Anak
      Perhatikanlah pola makan anak
      Obesitas banyak menjangkiti sebagian besar  anak yang cenderung tidak terkontrol dengan baik pola makannya. Terutama jenis makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, minuman yang bersoda, makanan cepat saji dan makanan sereal.  Jenis makanan tersebut biasanya menjadi menu favorit anak-anak. Maka dari itu, orang tua harus rutin mengawasi anak mengenai jenis makanan atau jajanan ringan yang di konsumsi. Kalau bisa, latihlah anak untuk menyukai buah-buahan dan sayur mayur sejak dini, hal ini akan sangat membantu dalam menyeimbangkan berat badan serta  baik untuk menunjang kesehatan dan  pertumbuhan.
      Latihlah anak untuk membiasakan sejak dini gaya hidup yang seimbang
      Mayoritas anak-anak, mereka sangat menyukai jenis kegiatan seperti bermain game, nonton video dan nonton tv. Padahal, kebiasaan tersebut merupakan faktor yang signifikan dalam meningkatkan kelebihan berat badan. Jadi, sebisa mungkin bagi orang tua untuk mengarahkan pada anak supaya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu menekuni rutinitas  tersebut.
      Latihlah anak untuk mencintai olah raga
      Kebiasaan oleh raga yang teratur sejak dini bukan hanya baik untuk kesehatan anak, namun juga sangat penting dalam mengontrol keseimbangan hormon yang dapat menyeimbangkan antara pertumbuhan dan berat badan, sehingga terhindar dari obesitas.
      Kenali jenis menu died yang sehat untuk anak
      Orang tua harus mengetahui bahwa menu died sehat untuk anak-anak berbeda dengan menu died  untuk orang tua. Jika perlu, bertanyalah pada ahli kesehatan mengenai menu yang cocok dan tepat untuk anak sesuai dengan tingkat usia.
      Biasakan mengajak anak untuk berkumpul bersama keluarga
      Ajarkanlah pada anak untuk terbiasa berkumpul dengan keluarga, terutama saat makan malam. Dalam kondisi ini, biasanya seorang anak cenderung lebih tenang dan terbuka pada orang tuanya. Jadi, di sini orang tua memiliki kesempatan yang luas untuk memberikan arahan pada anak dengan cara yang santai dan menyenangkan.
    • By BincangEdukasi
      Migrain memang bisa datang kapan saja. Bahkan seringkali datang tiba-tiba di saat yang tidak terduga. Lebih menyebalkannya lagi, tak jarang migrain kumat saat kita sedang berada di kantor. Padahal, pekerjaan sedang banyak-banyaknya! Apakah kamu pernah mengalaminya? Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan migrain timbul saat kamu sedang berada di kantor. Ini dia penyebabnya.
      Kondisi Lalu Lintas
      Banyak orang yang harus melalui perjalanan panjang dari rumah untuk tiba di kantor. Berbagai kendala di perjalanan bisa menjadi pemicu migrain dan sakit kepala. Misalnya kemacetan di perjalanan, mabuk perjalanan, hingga perubahan pola cahaya yang diterima oleh matamu selama perjalanan. Coba saja menyetir ke arah matahari terbit atau terbenam, cahaya yang menusuk matamu dapat memicu migrain.
      Pencahayaan buruk
      Nggak semua kantor memerhatikan pencahayaan ruang kerja dengan baik. Cahaya yang terlalu terang atau gelap akan membuatmu mudah mengalami migrain saat sedang bekerja. Apalagi jika pekerjaanmu mengharuskan kamu terus menerus menatap layar komputer di dalam ruangan dengan pencahayaan buruk.
      Stres tingkat tinggi
      Omelan si Bos, deadline pekerjaan, tuntutan untuk mencapai target, atau mempersiapkan presentasi, adalah kecemasan yang wajar dan sering terjadi. Namun bagi orang yang tidak bisa mengendalikan kecemasannya, maka bisa memengaruhi kondisi fisiknya juga. Migrain adalah salah satu penyakit yang bisa muncul karena stress.
      Ketegangan mata
      Terlalu lama menatap layar komputer bisa menyebabkan ketegangan saraf-saraf mata dan akhirnya kamu jadi mengalami migrain. Untuk memastikannya, coba cek ke dokter mata apakah migrain yang kamu alami berasal dari mata. Biasanya dokter akan menyarankan kamu menggunakan kacamata khusus sebagai terapi untuk mata. Mata yang kering juga bisa membutmu pusing. Jadi pastikan untuk berkedip setiap beberapa detik agar matamu tetap lembap dan berpalinglah dari layar komputer setiap 20 menit.
      Posisi duduk salah
      Perhatikan posisi dudukmu. Pastikan kursimu memiliki bantalan yang bisa menunjang tulang belakang (punggung), jika tidak ada, kamu bisa menambahkan bantalan tersendiri. Saat mengetik, posisikan tanganmu di bagian penyangga lengan kursi. Jika kamu sering menerima telepon, lebih baik gunakan headset agar tulang lehermu tidak terasa pegal dan lakukan stretching ringan setiap beberapa jam sekali.
      Bau yang kuat
      Entah itu bau asap rokok, parfume, ataupun cairan pembersih ruangan, jika bau tersebut terlalu kuat, maka bisa menimbulkan migrain. Hati-hati ya!
      Suara berisik
      Rekan kerja menyetel musik atau berbincang terlalu keras, bisa membuatmu terganggu dan sakit kepala. Sebab, kamu harus berkonsentrasi sementarab suasana di sekitarmu sangat berisik. Jika hal ini membuatmu terganggu, lebih baik gunakan headset dan nyalakan musik yang tenang untuk menetralisir kebisingan.
      Hidup teratur
      Aturlah rutinitas hidup Anda. Misalnya, usahakan makan di jam-jam yang sama. Tidak terlalu cepat atau terlambat. Jika kamu tipe orang yang bekerja di pagi hari, maka usahkan tidur malam tepat waktu dan tiba di kantor pada jam yang sama setiap hari. Hindari bekerja lembur karena akan ‘merusak’ jam biologismu. Jika migrain sudah tak terhindarkan, redakan dengan bodrex Migra. Kandungan paracetamol, propifenazon, dan kofein di dalam bodrex Migra dapat redakan sakit kepala berdenyut-denyut dengan segera.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy