Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Badai Tuan telah berlalu
      Salahkah 'ku menuntut mesra?
      Tiap pagi menjelang
      Kau di sampingku
      'Ku aman ada bersamamu
      • 0 replies
    • Ini Enak dan Tidak Enaknya Jadi Menteri
      Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2019-2024 dalam Pilpres 2019.

      Setelah pemilihan umum dan berbagai sidang yang menegangkan, kini perhatian masyarakat terfokus pada calon menteri baru dalam kabinet pemerintah 2019-2024.

      Masyarakat penasaran siapa saja menteri yang akan membantu Presiden dan Wakil Presiden terpilih di masa depan.
      • 0 replies
    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
PusatInformasi

Anak Petani Dengan Keterbatasan Fisik Ini Bisa Kuliah di Unpad

Recommended Posts

post-45-0-59229500-1425092288_thumb.jpg

 

Walau dengan keterbatasan fisik, Usep, anak seorang petani ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik jurusan kesejahteraan sosial Universitas Padjajaran (Unpad). Usep memang mantap ingin merubah nasib keluarganya yang miskin dan tidak ingin hidup hanya dengan menjadi buruh tani saja.

 

Usep yang memang terlahir tanpa dua tangan yang sempurna dan hanya memiliki satu kaki ini mampu mengenyam pendidikan di pergutuan tinggi di kampus yang memang ia cita-citakan sejak masih kecil. Dengan segala keterbatasan fisiknya, sampai semester VI, ia mampu meraih IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang sangat baik, 3,5.

 

Saat lulus SMA, Usep sempat merasa bingung untuk melanjutkan pendidikannya atau tidak karena keluarganya mengaku tidak mampu membiayai kuliah dan mereka menyarankan agar ia membantu orangtuanya saja di Cianjur yang bekerja sebagai buruh tani.

 

Karena sudah bertekad untuk terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, dengan modal 200 ribu yang diberi orangtuanya sebagai hadiah lulus SMA, ia memberanikan diri membeli formulir SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Ia yakin akan lulus ujian tertulis ini walaupun memiliki keterbatasan fisik.

 

Ternyata tekad dan usaha Usep tidak sia-sia, ia diterima di FISIP Unpad. Namun kabar tersebut masih membuat orangtuanya bimbang karena mereka masih dibebankan uang kuliah. Kemudian Usep berusaha memohon bantuan ke Unpad untuk membebaskan uang kuliah dan pihak Unpad mengabulkannya namun hanya selama satu semester.

 

Mendapat kesempatan emas tersebut, Usep kemudian membuktikan dirinya layak kuliah di Unpad dan pada akhirnya pihak Unpad mendaftarkan dirinya di program beasiswa Bidikmisi. Usep sedikit berpesan kepada mereka yang memiliki keterbatasan fisik agar tidak menjadikan kekurangan fisik menjadi sebuah alasan untuk menyerah. Apapun kondisi tubuh kita kita harus tetap berusaha melakukan yang terbaik.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By comporonline
      Apakah kamu ingat dengan sosok Komjen Pol (Purn) Susno Duadji? Nama pria berusia 61 tahun itu sempat begitu ramai diperbincangkan beberapa tahun silam. Saat itu mantan Kabareskrim Polri ini dikenal akibat ucapan kontroversi cicak versus buaya dan terjerat berbagai kasus korupsi hingga dipenjara.
      Kehilangan jabatan sebagai Kabareskrim Polri pada akhir November 2009, Susno yang dituding menggelapkan dana pengamanan Pilgub Jabar 2008 dan terjerat kosupsi PT Salmah Arowana Lestari harus rela dipenjara selama 3,5 tahun. Merasakan dinginnya terali besi LP Cibinong sejak 2013 lalu dan akhirnya bebas, apa kabar pak Susno sekarang?

      Jauh dari hiruk pikuk ibukota Jakarta, Susno pulang ke tanah kelahirannya di Pagaralam, Sumatera Selatan. Bukannya sibuk berpikir kembali ke kepolisian, Susno memilih bekerja kasar dengan jadi petani dan mengerjakan kebun, sawah hingga kolam ikan warisan orangtuanya.
      "Sejak purna tugas, saya lebih banyak di kampung halaman untuk bertani mengerjakan lahan warisan orangtua. Sawah ini adalah warisa orangtua saya yang juga petani meskipun luasnya tidak seberapa. Sekarang saya garap sendiri, beneran lhoh. Persoalan yang kami hadapi, khususnya sebagai petani padi adalah murahnya harga beras/gabah di musim panen sehingga biaya produksi tak sebanding dengan uang penjualan yang didapat," cerita Susno di akun Facebook miliknya hari Senin (23/5) pagi.

      Benar-benar terlihat seperti seorang petani, Susno bahkan tampak santai dengan pekerjaan barunya ini. Meskipun pernah memegang jabatan tinggi di jajaran institusi bergengsi, Polri, Susno mengenakan kaos oblong, celana panjang dan handuk di lehernya saat menggarap sawah di bawah teriknya matahari.
      Berbekal cangkul, pak Susno turun langsung ke tanah persawahan tanpa alas kaki. Tak hanya bertani, Susno pun menjalani kesehariannya dengan sederhana. Pria yang pernah jadi Kapolda Jawa Barat selama 10 bulan itu pun cuek saja berbelanja ke pasar hanya pakai kaos dan sandal jepit. Wah, semangat untuk profesi barunya ya pak!
    • Guest News
      By Guest News
      Gerakan farm to table yang mendekatkan konsumen ke proses produksi pangan semakin marak di AS. Kini gerakan tersebut didukung sejumlah inovasi teknologi keluaran perusahaan start up yang bergerak di bidang pertanian dan produksi pangan. Selengkapnya ikuti laporan reporter VOA Patsy Widakuswara.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Ontario akan mengalokasikan dana pendidikan gratis untuk mahasiswa berpenghasilan rendah. Federasi Mahasiswa Kanada menyambut baik langkah itu di era di mana mahasiswa lulus dengan utang sebanyak kredit rumah.

      Justin Trudeau selama masa kampanye di Ottawa, Ontario
      Provinsi di Kanada yang paling padat penduduknya, Ontario, menawarkan kuliah gratis bagi mahasiswa berpenghasilan rendah.
      Janji dalam anggaran tahun 2016-2017 pemerintah Ontario itu adalah memberi hibah untuk membayar biaya kuliah di perguruan tinggi maupun universitas bagi mahasiswa dari keluarga berpenghasilan setahun 50 ribu dolar atau kurang.
      Federasi Mahasiswa Kanada menyambut baik langkah itu di era di mana mahasiswa lulus dengan utang sebanyak kredit rumah.
      Selama ini biaya kuliah di universitas dan perguruan tinggi di Kanada jauh lebih murah daripada di Amerika.
      Pemerintah Ontario yang Liberal hari Kamis juga mengatakan semakin mungkin menutup defisit 4,2 milyar dolar Amerika dalam anggaran mendatang. (www.voaindonesia.com)
    • Guest News
      By Guest News
      Sally Kim mencatat di sela-sela pelajaran fisika di Columbia Independent School di Columbia, Missouri. Orang tua Kim, yang tinggal di Korea Selatan, mengirim Kim tinggal bersama saudaranya di Columbia untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.
      Siswa internasional yang belajar di AS mencapai rekor tertinggi, tapi jumlah siswa AS yang belajar di luar negeri masih jauh di bawah angka tersebut.
      Data baru organisasi nirlaba Institute of International Education menunjukkan bahwa siswa internasional di AS meningkat 10 persen tahun lalu, peningkatan tertinggi dalam jangka waktu satu tahun selama lebih dari 35 tahun terakhir. Angka ini berkat semakin banyaknya siswa dari negara India yang belajar di AS dan juga dari negara China.
      Jumlah siswa India meningkat hingga 30 persen, kenaikan tertinggi sejak 60 tahun terakhir.
      Tapi jumlah siswa Amerika yang belajar di luar negeri hanya tumbuh 5 persen, dan kurang dari 2 persen siswa S1 yang belajar di luar negeri. Demi meningkatkan angka tersebut, Deplu AS akan membuka kantor baru untuk mengajak lebih banyak siswa sekolah di luar negeri. Seperti yang dilansir dari voaindonesia.com
    • By ThinkSmart

      Di SMA, kita sudah merencanakan ingin kuliah di mana dan jurusan apa. Namun jika kenyataan berkata lain, apa yang harus kita lakukan? Pindah atau tetap bertahan?
      Beberapa ini adalah hal-hal harus dipertimbangkan dalam memutuskan pilihan:
      1. Memang nyasar atau hanya shock?
      Kamu mungkin kaget akan lingkungan kampus dan ritme belajar cepat yang berbeda dengan SMA. Jika itu alasanmu merasa salah jurusan, maka kamu harus pikir-pikir lagi. Di manapun kuliahnya, kamu harus beradaptasi dan pasti akan ada tantangan baru. Tetapi kalau jurusan ini memang tidak sesuai dengan kemauanmu, coba tanyakan pada dirimu sendiri: Apa alasan saya memilih jurusan ini? Apa cita-cita saya? Bisakah saya meraih cita-cita tersebut melalui jurusan ini? Jika jurusan ini adalah pilihan orangtuamu, coba bicarakan lagi dengan mereka. Jelaskan kesulitanmu, tunjukkan bahwa kamu bisa mempertanggungjawabkan pilihanmu dan jelaskan rencanamu ke depan.
      2. Pertimbangkan waktu dan biaya
      Pindah jurusan akan lebih mudah jika kamu masih berada di semester awal. Bayangkan kalau kamu sudah di semester 6, lalu tiba-tiba memutuskan untuk pindah, apakah nggak sayang waktu dan umur? Kemudian, pindah jurusan juga berarti membayar kuliah dari awal lagi. Kalau kamu tidak benar-benat yakin, lebih baik jangan nekat pindah.
      3. Ilmu nggak hanya didapat di kuliah
      Misalnya kamu kuliah di jurusan hukum, tetapi sebenarnya ingin kuliah di jurusan seni lukis. Kamu bisa ikut komunitas seni untuk mengembangkan hobimu sehingga ketika lulus menjadi sarjana hukum nanti, kamu juga punya keahlian melukis. Dan yang tidak boleh dilupakan adalah kamu harus tetap konsultasi dengan orangtua. Jika mereka tidak merestui kamu pindah, jangan bersedih. Jurusan kuliah tidak menentukan kesuksesan seseorang. Tekuni apa yang kamu pelajari di jurusanmu dan kamu akan mendapat ilmu-ilmu baru.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy