Jump to content
  • Popular Contributors

  • Our picks

    • Kartu SIM Card ada celah keamanan nya
      Celah keamanan dalam kartu SIM disebut mengancam lebih dari satu miliar ponsel. Celah keamanan ini disebut dengan Simjacker.
      • 0 replies
    • Telegram Sindir Whatsapp
      WhatsApp dan Telegram adalah dua aplikasi pesan yang populer saat ini. Bahkan, bisa dibilang mereka sedang saling bersaing untuk mendapatkan jumlah pengguna lebih banyak.

      Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal fitur yang dihadirkan. Tapi, ada hal yang unik terkait fitur mereka. Telegram secara terang-terangan menyindir fitur transfer file yang dimiliki WhatsApp.
      • 4 replies
    • Pernah Menang Lotre Rp. 33 Miliyar Wanita Inggris Ini Kini Jatuh Miskin
      Seorang perempuan Inggris menceritakan kisahnya sempat menjadi seorang miliarder di usia muda setelah memenangkan lotre bernilai miliaran namun kini jatuh miskin.

      Callie Rogers, asal Cumbria, Inggris, pernah memenangkan hadiah lotre pada 2003 lalu, saat dia masih berusia 16 tahun.

      Ketika itu Callie memenangkan lotre senilai hampir 1,9 juta poundsterling (setara Rp 33 miliar untuk kurs saat ini). Berkat hadiah lotre itu, Callie pernah menjadi jutawan termuda di Inggris.
      • 0 replies
    • Malam ini, gw akan bercerita sebuah cerita dari seseorang, yang menurut gw spesial. kenapa?

      karena gw sedikit gak yakin bakal bisa menceritakan setiap detail apa yang beliau alami,

      sebuah cerita tentang pengalaman beliau selama KKN, di sebuah desa penari.

      sebelum gw memulai semuanya. gw sedikit mau menyampaikan beberapa hal.
      • 0 replies
    • Kesuksesan Jobs dengan Apple nya dunia sudah gak meragukan lagi, makanya gak sungkan-sungkan dunia menyematkan gelar "Bapak Revolusi Digital" pada Steve Jobs.
      • 1 reply
note2014

Kanker, Penyebab Kematian Kedua Terbanyak pada Anak-anak

Recommended Posts

Meski jarang terjadi, kanker pada anak sering kali mematikan sebab sulit dideteksi sejak dini. Menurut WHO, jumlah penderita kanker anak hingga tahun 2012 mencapai 175.300 kasus, di mana 96.400 anak meninggal karena penyakit ganas tersebut. Di DKI Jakarta sendiri, menurut Kementerian Kesehatan, jumlah kasus kanker anak adalah 601 kasus dari 12.792 kasus atau sekitar 4,7 persen.

 

WHO juga menyatakan peningkatan angka kematian pada penderita kanker anak saat ini dibandingkan tahun 2008. Hal ini mengakibatkan kanker pada anak menduduki peringkat nomor dua penyebab kematian anak terbesar setelah kecelakaan. Sulitnya mendeteksi keberadaan kanker pada anak sejak dini menjadi alasan utama mengapa anak yang menderita kanker sulit diselamatkan.

 

Menurut situs kesehatan cancer.org, kanker pada anak dan kanker pada orang dewasa kerap berbeda. Salah satunya dilihat dari penyebab kanker pada anak yang tak sama dengan pada dewasa. Kanker pada anak adalah dampak dari perubahan DNA pada sel-sel tubuh yang terjadi di tahap awal kehidupan. Perubahan ini bahkan bisa terjadi saat seseorang masih di dalam kandungan. Penelitian menyimpulkan bahwa kanker anak, lain dengan kanker dewasa, tidak disebabkan gaya hidup atau faktor lingkungan.

 

Berikut ini jenis kanker yang kerap menyerang anak-anak:

 

Leukimia

Angka kejadian penderita kanker anak yang menyerang sumsum tulang belakang dan darah ini sekitar 31 persen. Penyebab kanker anak ini, sumsum tulang belakang memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah namun lalu sel darah putih menyerang sel darah merah dan keping darah. Akibatnya anak akan pucat, sering demam tanpa sebab, perdarahan, memar, dan penurunan berat badan.

 

Kanker Tumor Otak dan Sistem Saraf Pusat

Sekitar 21 persen tumor otak dan sistem saraf pusat terjadi pada anak-anak. Kebanyakan tumor otak terjadi di bagian cerebellum atau batang otak. Hal ini menyebabkan sakit kepala, pusing, muntah, penglihatan kabur, sulit berjalan atau memegang barang.

 

Neuroblastoma

Perkembangan kanker neuroblastoma terjadi saat seseorang masih berada dalam tahap embrio atau janin. Neuroblastoma terjadi pada 7 persen anak-anak, tapi jarang menyerang anak-anak di atas usia 10 tahun. Neuroblastoma biasanya ditandai rasa sakit pada perut dan pembengkakan pada area tersebut. Gejala lainnya adalah nyeri tulang dan demam.

 

Nefroblastoma

Nama lainnya adalah tumor wilms . Kondisi ini menyerang salah satu ginjal atau kedua ginjal (meski jarang terjadi). Sebanyak 5 persen anak menderita kankernefroblastoma dan kebanyakan berusia 3 – 4 tahun. Selain pembengkakan atau benjolan di perut, anak biasanya mengalami demam, nyeri, pusing dan tidak nafsu makan.

 

Kanker kelenjar getah bening

Kanker ini menyerang kelenjar getah bening yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Terdapat dua jenis kanker kelenjar getah bening ataulymphoma. Pertama, kanker Hodgkin’s lymphoma yang biasanya menyerang pada usia remaja dan jarang menyerang anak di bawah 5 tahun serta terjadi sebanyak 4 persen. Kedua, kanker non-Hodgkin’s lymphoma yang diderita anak-anak di atas usia 3 tahun dan terjadi sebanyak 6 persen.

 

Retinoblastoma

Kanker pada anak yang menyerang mata ini terjadi sebanyak 3 persen. Retinoblastoma biasanya menyerang anak-anak usia 2 tahun dan jarang ditemukan pada anak di atas usia 6 tahun. Pupil pada penderita retinoblastma biasanya berwarna putih atau pucat, padahal normalnya berwarna merah.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By jodang
      Menurut WHO, ada 90.000 kasus kematian pada wanita yang disebabkan oleh penyakit kanker. Salah satu jenis kanker yang sering diderita wanita adalah kanker serviks dan kanker rahim.
      Penting untuk diketahui, bahwa penyakit kanker rahim itu jelas berbeda dengan kanker serviks. Namun kedua penyakit tersebut merupakan salah satu penyakit yang dapat mematikan, terutama bagi kaum wanita.
      Kanker rahim adalah kanker yang berkembang dalam lapisan rahim. Rahim terletak di antara kandung kemih dan rektum, termasuk leher rahim dan rahim. Leher rahim berhubungan dengan vagina, sementara badan rahim berhubungan dengan tuba falopi.
      Sementara itu, kanker serviks merupakan kanker leher rahim. Leher rahim merupakan bagian dari saluran reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan rahim atau uterus. Hampir semua kasus penyebab kanker serviks adalah human papillomavirus (HPV).
      Gejala Kanker Rahim Stadium Awal
      1. Nyeri Pada Perut dan Pinggang
      Kasus kanker rahim yang berkembang pada dinding adenosid rongga rahim biasanya memicu pasien mengeluhkan gejala kanker rahim berupa rasa nyeri yang menekan pada perut hingga pinggang. Gejala kanker rahim ini datang sewaktu-waktu, tetapi kadang muncul cukup kuat pada saat setelah melakukan aktivitas seks. Pada wanita usia subur, rasa nyeri bisa semakin kuat pada saat menstruasi datang.
      2. Perut Membesar
      Jaringan ligamen pada rongga rahim yang mengalami efek inflamasi karena invasi sel kanker biasanya akan membengkak. Ini membuat pasien tampak memiliki perut yang besar dan sedikit terasa keras.
      3. Rasa Nyeri Saat Kencing
      Banyak pasien juga mengeluhkan gejala kanker rahim stadium awal dengan nyeri pada saat kencing kadang juga disertai efek kesulitan untuk kencing. Hal ini dikarenakan lokasi rahim yang berdekatan dengan ginjal dan kandung kemih. Perkembangan sel kanker pada dinding rahim menekan organ-organ lain di sekitarnya.
      4. Menstruasi Berat
      Kebanyakan kasus penyakit ini akan menimbulkan gejala kanker rahim dengan menstruasi yang berat. Darah yang dikeluarkan sangat banyak dengan periode yang panjang. Meski dinding endometrium tidak terinvasi, tetap saja kerusakan pada dinding luar rahim akan mempengaruhi dinding dalam rongga rahim. 
      5. Pendarahan
      Kasus pendarahan rahim memang biasanya lebih banyak terjadi pada kasus kanker endometrium. Tetapi efek dari kerusakan pada dinding luar rahim juga bisa memberi efek tekanan pada dinding dalam rahim dan memicu terjadinya pendarahan. Biasanya gejala kanker rahim berupa pendarahan terjadi relatif lebih ringan hingga hanya muncul bercak darah saja.
      6. Rasa Lelah Berlebihan
      Efek serangan sel kanker banyak pasien juga mengeluhkan masalah kelelahan yang cukup berat. Bukan hanya itu, pasien juga tampak mudah lesu dan lemas. Beberapa pasien juga mengalami gangguan libido akibat efek gangguan fungsi saraf pada area genital wanita.
      7. Masalah Berat Badan
      Gejala kanker rahim pada umumnya juga mudah dikenali dari masalah selera makan yang menurun. Di saat yang sama pasien juga mudah merasa mual dan muntah.
      Di saat yang sama, sel kanker secara agresif menarik lebih banyak nutrisi. Ini akan membuat pasien dengan cepat mengalami penurunan berat badan.
      Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Rahim
      1. Umur
      Peningkatan risiko kanker rahim berkaitan dengan bertambahnya usia seorang wanita. Sebagian besar kanker rahim menyerang wanita yang sudah mengalami menopause di usia 63 tahun ke atas.
      2. Riwayat kehamilan
      Wanita yang memiliki riwayat hamil di atas usia 35 tahun. Dan wanita yang belum pernah hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kanker rahim.
      3. Obesitas
      Keterkaitan wanita obesitas dengan kanker rahim dikemukakan oleh beberapa penelitan. Beberapa penelitian tersebut mengungkapkan, wanita yang memiliki indeks massa tubuh di atas 30 memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker rahim.
      4. Terapi hormon
      Wanita yang memiliki riwayat terapi hormon estrogen, yang biasanya terjadi pada wanita yang telah menopause, memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker rahim.
      5. Riwayat keluarga
      Sebanyak 10% penderita kanker rahim disebabkan faktor genetika. Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim.
      Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara.
      6. Tamoxifen
      Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.
      Pengobatan untuk Kanker Rahim
      Pengobatan kanker rahim yang umum dilakukan adalah histerektomi atau operasi pengangkatan rahim. Histerektomi dapat dilakukan untuk menyembuhkan kanker rahim stadium awal, namun membuat pasien tidak bisa hamil.
      Kemoterapi dan radioterapi terkadang juga digunakan dan dikombinasikan dengan tindakan pembedahan. Selain itu, terapi hormon juga dapat dilakukan untuk pasien yang belum menopause dan masih ingin memiliki anak.
    • By Tania
      Pasien penderita penyakit komplikasi yang lama terbaring di rumah sakit tak jarang membuat harapan untuk kembali sembuh kian tipis. Tak jarang dokter tak mampu berbuat banyak, lantaran kondisi pasien yang sudah di penghujung kematian.
      Dalam kondisi ini, Google mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) untuk memprediksi waktu kematian seseorang.
      Algoritme Google membaca 175.639 poin data dari seorang pasien pengidap kanker payudara stadium lanjut. Penyakit ini membuat cairan memenuhi paru-paru dan organ vital lainnya sehingga dokter memperkirakan ia hanya memiliki peluang hidup sebesar 9,3 persen.
      Sebaliknya, algoritme Google justru memperkirakan harapan hidup sedikit lebih besar. Dari data yang diperoleh, Google memperkirakan peluang kematian perempuan itu mencapai 19,9 persen. Meski beberapa hari kemudian pasien dinyatakan meninggal dunia.
      Belajar dari kasus tersebut, Google mengembangkan alat untuk memperkirakan peluang hidup pasien, termasuk berapa lama ia harus dirawat di rumah sakit, hingga kemungkinan pasien perlu dirawat kembali, dan waktu meninggal yang mungkin terjadi dalam waktu dekat.
      Kecerdasan buatan ini mengolah semua informasi dan menghasilkan prediksi, jauh lebih cepat dan akurat dari teknik-teknik yang telah ada sebelumnya. Algoritme Google bahkan menunjukkan data mana yang akan berujung pada penarikan konklusi.
      Nigam Shah, profesor dari Stanford University sekaligus salah satu penulis dalam riset ini menyebut metode yang ada sekarang menghabiskan 80 persen waktu untuk membuat data laik saji. Sementara pendekatan yang digunakan Google justru menghindari hal tersebut.
      Kemampuan Google dalam menyaring data, termasuk catatan yang terkubur dalam dokumen dan grafik lama tak dipungkiri membuat rumah sakit, dokter dan penyedia layanan kesehatan kagum. Mengingat sejauh ini lembaga kesehatan telah berupaya bertahun-tahun untuk menggunakan rekam jejak kesehatan dan data pasien untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.
      Jeff Dean, kepala bagian kecerdasan buatan Google kepada Bloomberg mengatakan tahap berikutnya yang akan ditempu yakni mengintegrasikan sistem yang memprediksi gejala penyakit ke klinik-klinik. Ia menyebut tingkat akurasi prediksi penyakit diharapkan bisa menjadi harapan dan alarm.
      "Mereka memahami masalah apa yang perlu segera dicarikan solusinya. Sejauh mereka (Google) telah melakukan cukup eksperimen kecil untuk mengetahui hasil yang berbeda-beda dari setiap pengujian," ungkap Jeff.
      Ia berharap kecerdasan buatan ini mampu mengarahkan para dokter kepada pengobatan tertentu dan membantu mendiagnosa penyakit pasien dengan lebih tepat.
    • By BincangEdukasi
      Berita berpulangnya Julia Perez, artis yang juga kerap disapa Jupe ini membuat dunia hiburan berkabung. Jupe mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), pada Sabtu 10 Juni 2017, akibat kanker serviks. Kabar duka ini, pada awalnya, disampaikan sang adik, Nia Anggia Perez, lewat akun instagramnya. Dalam caption foto yang dia unggah, dia meminta doa buat kakak tercintanya. 
      Kasus penyakit kanker serviks sebenarnya bukan kasus langka. Sudah banyak penderita kanker serviks, baik di Indonesia, maupun di luar negeri. Kanker ini termasuk jenis kanker yang cukup ganas. Makanya nggak heran, kalau banyak cewek, terutama yang sudah aktif berhubungan seksual dan sudah menikah, khawatir dengan penyakit serius yang satu ini. 
      Kanker serviks sebenarnya bisa dicegah dengan pola makan dan juga gaya hidup sehat. Selain itu, perlu juga ada pemeriksaan rutin, dengan metode pap smeas. Metode ini dilakukan dengan cara mengambil sel yang ada pada rahim. Sel itu kemudian diperiksa di laboratorium dan dilihat, apakah sel tersebut merupakan sel kanker. Atau, apakah ada kemungkinan sel tersebut tumbuh secara tak normal. 
      Tapi, meskipun nggak menggunakan sistem pap smear, ciri-ciri kanker serviks bisa terlihat, kalau memang stadiumnya sudah memasuki tingkat lanjut. Dilansir dari Cancer.org, gejala ini bisa beragam, tergantung dari kondisi penderita. Namun, ada beberapa ciri umum. 
      1. Ketika kanker sudah menyerbu dan mengganas, ada beberapa tanda umum. Misalnya, keluar darah setelah berhubungan seksual. Kalau kondisi vagina dan rahim sehat, tak akan ada darah yang keluar kecuali kamu sedang menstruasi. 
      2. Selain itu, buat kamu yang sudah menopause, darah juga keluar dari mulut vagina. Padahal, setelah memasuki masa menopause, seharusnya tak ada darah yang keluar dari mulut vagina. 
      3. Kamu juga sebaiknya menghitung dan memerhatikan siklus menstruasimu. Kalau seharusnya mens sudah berhenti, tapi darah masih keluar, sebaiknya periksakan dirimu ke dokter kandungan. 
      4. Keputihan juga merupakan salah satu tanda adanya kanker serviks seperti yang diderita Julia Perez. Tapi keputihan ini nggak biasa. Keputihan ini mengandung sedikit darah. Biasanya, muncul di antara masa menstruasi atau setelah memasuki masa menopause. Selain itu, kalau kamu merasa sakit saat bercinta, sebaiknya kamu juga memeriksakannya ke dokter. 
    • By BincangEdukasi
      Tidak berbohong bukan berarti anak-anak tidak menyembunyikan rahasia. Dengan alasan tertentu, terkadang anak-anak menyembunyikan sesuatu dari orangtua.
      Sebagai orangtua, tugas Anda tentunya mengawasi anak-anak apakah ada sesuatu yang tidak biasa. Anda perlu peka menangani anak-anak, terutama mereka yang tidak mudah terbuka.
      Berikut adalah empat hal yang sering dirahasiakan anak-anak dari orantuanya:
      Takut tidak sebaik yang diharapkan
      Anak-anak tidak ingin orangtuanya tahu betapa mereka merasa tidak aman karena takut tidak bisa menjadi yang diharapkan. Terkadang mereka pura-pura percaya diri di depan Anda, tetapi mereka menyimpan perasaan yang tidak aman. Pada usia mudanya, ini saatnya Anda membangun kepercayaan diri dan mengajari perkembangan kepribadian dari sumber yang tepat.
      Mereka di-bully
      Ketika mendapatkan bully dari lingkungan di sekitarnya, sebagian anak-anak tidak akan mengatakannya kepada orangtua. Sebab, mereka takut ancaman bully akan lebih parah jika sampai ketahuan mengadu pada orangtua. Untuk mencegahnya, Anda bisa secara rutin berkomunikasi dengan anak-anak mengenai interaksi sosial mereka. Katakan padanya bahwa tidak ada yang harus disembunyikan dari Anda.
      Mereka punya bahasa sendiri
      Anda mungkin tidak bisa memahami beberapa istilah yang keluar dari mulut anak-anak atau bahasa yang mereka gunakan di media sosial. Sebab, mereka memiliki bahasa sendiri dengan teman-teman seusianya. Tapi, ini bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan. 
      Melakukan kesalahan
      Saat melakukan kesalahan, mereka juga cenderung tidak akan memberi tahu orangtuanya. Seperti saat mereka mendapatkan nilai yang jelek, merusak barang di rumah, atau bertengkar dengan temannya. Hal ini mereka lakukan untuk menghindari penolakan dari lingkungan.
    • By duniagelap
      Gadis 19 tahun bernama Xu Yanhua di Huangzhou, China, ingin menjual keperawanannya demi mendapat uang buat mengobati penyakit kanker yang diderita kakaknya.
      Senin lalu dia terlihat ada di dalam kereta bawah tanah sambil memegang papan pengumuman yang menyebut dia ingin menjual keperawanannya itu seharga 200 ribu yuan atau Rp 391 juta.
      "Pengobatannya butuh biaya lebih dari 200 juta yuan. Keluarga saya tidak mampu membayarnya. Siapa orang baik hati yang bersedia menyelamatkan kakak saya?" tulis Xu dalam papan pengumuman itu.
      Menurut laporan dari situs 163.com, Xu mengaku mempunyai sertifikat dari rumah sakit yang membuktikan dia masih perawan.

      Dalam papan pengumuman yang dia bawa Xu menjelaskan dirinya berasal dari Qiubei, Provinsi Yunnan. Dia mengatakan saat ini masih duduk di bangku SMA.
      Kakaknya yang berusia 23 tahun didiagnosa menderita leukimia tiga tahun lalu dan keluarga tidak punya cukup uang buat membiayai pengobatan.
      Dia mengatakan keluarganya sudah menghabiskan seluruh uang simpanan untuk membiayai transplantasi sumsum tulang belakang tapi penyakit kakaknya tidak berhasil disembuhkan.
      Kondisi kesehatan kakaknya kini kian memburuk hingga akhirnya dia memutuskan akan menjual keperawanannya.
      Ketika ditemui adiknya di rumah sakit Zhejiang, sang kakak mengatakan dia tidak tahu adiknya mencoba menjual keperawanan.

      "Sekarang saya tahu, dia bodoh sekali," katanya kepada wartawan 163.com. Dia menuturkan ingin adiknya itu pulang ke rumah dan melanjutkan sekolahnya.
      Selain menarik perhatian para penumpang kereta, perbuatan Xu yang ingin menjual keperawanannya itu juga diketahui oleh polisi. Aparat kemudian membawa dia ke kantor polisi. Polisi mengatakan perbuatannya itu ilegal.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy