Jump to content

Tips untuk Menghemat Baterai Laptop


Sam

Recommended Posts

  • Verified Account

post-1-0-31636300-1424906468_thumb.jpg

 

Selain smartphone dan tablet, laptop atau notebook juga salah satu perangkat mobile yang cukup populer. Bahkan kini, untuk mengerjakan beberapa tugas, terkadang tidak mungkin ditangani oleh perangkat pintar saja dan pada akhirnya laptop menjadi pelarian.

 

Berikut ini adalah cara untuk menghemat baterai pada laptop:

 

Tutup yang Tak Dipakai

 

Aplikasi atau program tak dipakai yang berjalan di background dapat membuat kinerja baterai laptop cepat habis. Karena itu tutuplah aplikasi tersebut apabila tidak dipergunakan untuk keperluan multitasking agar lebih hemat daya.

 

Turunkan Kecerahan Layar

 

Kecerahan layar yang berlebihan juga dapat memboroskan baterai. Pengguna dapat menyetelnya sesuai dengan kenyamanan pandangan, agar dapat menghemat baterai sekaligus juga sedap dilihat.

 

Matikan Speaker

 

Jika pengguna mendengarkan musik melalui laptop usahakan jangan menggunakan speaker. Itu karena sangat boros daya.

 

Matikan Wi-Fi & Bluetooth

 

Jika tidak diperlukan, sebaiknya matikan saja koneksi Wi-Fi dan Bluetooth. Dua fitur tersebut cukup menguras daya di laptop Anda.

 

Aktifkan Mode Hemat Daya

 

Pengguna dapat memanfaatkan fasilitas ini pada OS yang ada di laptop Anda. Untuk Windows, caranya klik ikon baterai di taskbar, lalu masuk pada battery setting dan klik “balance” menjadi “power saver”.

 

Sementara pada MacBook pengguna dapat mengakses pengaturan energy saver dengan mengklik ikon baterai di toolbar atas atau via System Preferences -> Energy Saver.

 

Pastikan Baterai Sehat

 

Borosnya baterai laptop bisa jadi karena komponen itu sudah rusak. Karenanya jangan biarkan baterai terekspos terhadap suhu ekstrim.

 

Pastikan juga, jangan tinggalkan laptop dalam keadaan masih di dalam case (sarung) saat di-charge, juga jangan isi baterai saat laptop benar-benar mati total (indikator 0 persen).

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By PusatInformasi
      Abu Dhabi kini memiliki penyimpanan daya baterai terbesar di dunia dengan kapasitas 108 MW / 648 MWh. Kapasitas ini lima kali lebih besar dibandingkan dengan baterai Hornsdale yang dipasang di Australia oleh Tesla satu tahun lalu.
      Ada satu perbedaan penting lainnya antara baterai di Australia dan baterai di Abu Dhabi. Unit di Australia menggunakan sel baterai lithium-ion, sedangkan baterai di Abu Dhabi menggunakan sel baterai sodium sulfur.
      Dibandingkan dengan baterai lithium-ion, baterai sodium sulfur biasanya memiliki masa pakai yang jauh lebih lama. Biasanya 15 tahun atau 4.500 siklus pengisian. Efisiensinya sekitar 85 persen. Keuntungan lainnya adalah baterai sodium sulfur tidak menggunakan lithium atau kobalt, dua elemen yang pasokannya relatif sedikit. Sebagai gantinya mereka menggunakan natrium dan belerang, keduanya berlimpah di alam dan berbiaya tidak mahal.
      Tapi sodium cair sangat reaktif dan dapat meledak jika terkena air. Harus sangat berhati-hati untuk melindungi komponen dalam baterai dari lingkungan luar. Korosi pada suhu tinggi seperti itu membutuhkan struktur sel yang kuat. Meski bahannya murah, struktur pendukung untuk sel baterai meningkatkan biaya produksi.
      Seluruh sel baterai ditutupi oleh baja serta dilapisi lagi dengan kromium dan molibdenum sehingga menghindari korosi di bagian dalam. Wadah luar ini berfungsi sebagai elektroda positif, sedangkan sodium cair berfungsi sebagai elektroda negatif. Wadah disegel di bagaian atas dengan tutup alumunium okdisa kedap udara.
    • Guest News
      By Guest News
      Peneliti di Universitas Washington, AS meluncurkan prototipe telepon seluler tanpa baterai memakai teknologi yang bisa diintegrasikan ke produk ponsel yang ada di pasaran. Kelompok peneliti ini memanfaatkan tenaga dari gelombang elektromagnetik yang ada di sekitar kita.
    • By gogolakanok
      Kapasitas baterai adalah salah satu faktor yang sangat diperhitungkan pengguna smartphone. Mengingat smartphone digunakan secara mobile selama seharian, kapasitas baterai yang besar menjadi nilai plus yang kerap ditawarkan berbagai vendor smartphone.
      Tak berbeda dari vendor lainnya seperti Asus dan Lenovo, Gionee baru saja memberikan teaser smartphone yang diklaim bakal mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh. Perangkat yang disebut M2017 itu bakal menjadi smartphone dengan kapasitas baterai terbesar di dunia.

      Berdasarkan laporan, dia akan mengusung dual-camera setup di bagian belakang yang bersensor 12 dan 13 MP. Kamera untuk pengguna selfie ini akan dibekali sensor 8 MP.
      M2017 juga akan berjalan dengan layar 5,7 inci QHD dengan RAM 6GB di prosesor 1.9GHz octa-core dan memori 128 GB. Ponsel pintar ini diketahui akan mengoperasi Android Marshmallow.
      Sekadar diketahui, smartphone dengan kapasitas besar sebelumnya adalah milik Asus Zenfone Max dengan baterai 5.000 mAh. Lenovo juga memiliki Vibe P1 dengan kapasitas yang sama.
    • By qbonk
      Hampir semua kalangan masyarakat memiliki smartphone berbasis Android. Namun, sebagai pengguna tak jarang dari mereka mengeluh karena boros baterai meski didukung kapasitas yang besar.
      Baterai bisa terkuras salah satu penyebabnya adalah beragam aplikasi yang instal dan berjalan pada background process. Selain faktor akses internet, komponen hardware juga berpengaruh ketika ponsel bekerja dalam pemrosesan.
      Berikut ini beberapa tips dan solusi agar baterai awet dan hemat yang patut disimak di antaranya:
      Setting Aplikasi
      Arahkan ke menu Settings -> Battery untuk melihat rincian aplikasi mana yang mengonsumsi baterai ponsel. Rata-rata aplikasi yang menguras daya baterai sangat besar adalah aplikasi social media dan chating, jadi lebih baik matikan atau disable saja aplikasi yang tidak bisa dipakai.
      Hentikan Email, Twitter, dan Facebook
      Beberapa aplikasi bisa mengonsumsi daya baterai yang tinggi. Untuk sementara waktu, hentikan terlebih dahulu beberapa aplikasi seperti email, Twitter atau Facebook. Dengan begitu, pengguna akan langsung memperpanjang hidup baterai di perangkat Anda.
      Notifikasi
      Dengan menonaktifkan notifikasi merupakan langkah penting untuk menjaga agar baterai Android tetap awet. Sebab setiap notifikasi tidak penting dari aplikasi atau game rata-rata terhubung dengan internet, sehingga akan menyedot daya baterai.
      Pakai Mode Hemat Daya Tambahan
      Dengan menggunakan fitur power saving dan power saving mode ekstrem, memungkinkan smartphone lebih tahan lama saat di kondisi lowbat. Fitur ini biasanya aktif saat persentase baterai tinggal beberapa persen lagi.
      Home Screen Widgets dan Live Wallpaper
      Fitur live wallpaper akan menyedot baterai secara cepat, sehingga daya tahan baterainya akan berkurang. Maka dari itu, agar baterai awet, disarankan memakai wallpaper statis atau tidak bergerak.
      Kecerahan Layar
      Mengatur kecerahan layar sangat efektif untuk menghemat daya baterai Android. Semakin terang layar, maka semakin besar baterai yang disedot, terlebih layar tersebut memiliki resolusi full HD atau quad HD.
      Matikan WiFi
      Agar tidak menguras baterai, dan cepat habis, gunakan koneksi WiFi seperlunya saja. Kalau sudah selesai matikan WiFi, dan disarankan menggunakan jaringan 3G atau 4G. Cara ini dinilai penting, sebab secara otomatis akan terus mengurangi daya baterai yang cukup besar.
      Perbarui Aplikasi
      Aplikasi sering mendapatkan update untuk menggunakan daya baterai lebih sedikit. Jika mendapat laporan untuk segera meng-update, maka disarankan segera memperbarui aplikasi.
    • By dugelo
      Pernah mengalami laptop tiba-tiba lemot atau lelet? Ada beberapa penyebab yang menjadikan laptop ini menjadi lemot yang mungkin Anda tidak ketahui selama ini.
      Dengan mengetahui penyebab laptop menjadi lemot, nantinya akan memudahkan pengguna menghindari masalah, dan menemukan cara yang tepat untuk memperbaikinya.
      Kurangnya RAM
      Penambahan RAM lebih banyak membuat CPU laptop bisa mengakses data lebih cepat dari RAM itu sendiri dibanding hard drive atau SSD, sehingga makin banyak RAM yang dimiliki, semakin banyak data yang bisa disimpan agar akses lebih cepat. Menambahkan RAM terbilang mudah di Mac dan laptop Windows.
      Terlalu Banyak Multitasking
      Ini juga bisa menyebabkan laptop lemot. Menyiasati hal ini, pengguna bisa mempercepat laptop tanpa membuka dan menambah hardware baru. Jika laptop memiliki beberapa aplikasi berjalan dan puluhan tab browser yang terbuka, pertanyaan yang timbul, apakah kuat untuk melakukan pekerjaan itu?
      Kinerja laptop Anda akan meningkat saat Anda mengurangi multitasking. Oleh karena itu, keluarkan aplikasi yang tidak digunakan dan tutup tab yang tidak diperlukan.
×
×
  • Create New...