Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
davidbo

Honda CX500 Turbo Motor Pertama Berteknologi Injeksi

Recommended Posts

post-3682-0-05424800-1423908835_thumb.jp

 

Honda CX500 Turbo, diakui sebagai motor injeksi pertama yang diproduksi secara masal pada tahun 1981, varian dari Honda CX500 Series. Melalui motor  ini, Honda merupakan pabrikan pertama yang menggunakan teknologi Injeksi di motor produksi massalnya.

 

Sebagai motor pertama berteknologi injeksi Honda CX500 Turbo memiliki power sebesar 82 HP (59.9 kW) pada putaran 8 ribu RPM. Diklaim, akselerasi CX500 Turbo mampu mengalahkan akselerasi dari Honda CB900F yang notabene memiliki kapasitas mesin hampir dua kali lipat. Selain itu, pemakaian bensin per liternya pun lebih irit dari CX500 biasa yang belum turbo, seperti dilansir Welovehonda.

 

Alasan utama Honda dalam mengembangkan sistem PGM-FI yaitu untuk menekan kadar emisi CO2 yang berpengaruh terhadap pemanasan global . Selain itu Honda juga menunjukkan bahwa Sistem Injeksi memiliki lebih banyak keunggulan seperti lebih irit namun tetap bertenaga.

 

post-3682-0-52064000-1423908836_thumb.jp

 

Kemudian dengan sistem PGM-FI, Emisi gas buang dari motor Honda mampu mencapai standar EURO 3. Sebelumnya juga diberitakan bahwa petengahan 2014 ini Honda sudah menerapkan sistem PGM-FI untuk semua motor barunya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By WilliamHutapea
      Perlu diingat tidak disarankan sembarangan memasang busi dan tutup busi di motor injeksi.
      Karena busi untuk motor injeksi berbeda spek-nya dengan busimotor karburator biasa.
      Busi untuk motor injeksi ada kodenya. Seperti kode 'R' yang bukan Racing. Tapi, adalah resistance atau bisa dikatakan hambatan.
      Agar imbas listrik dari koil tegangan tinggi yang mencapai 20.000 volt tidak menyebar kemana-mana.
      Jika menggunakan busi biasa, imbas Iistrik yang tinggi itu bisa mempengaruhi ECU.
      Kelamaan ECU bisa jebol yang harus dibeli jutaan rupiah.
      Tidak sebanding dengan harga busi yang tidak semahal ECU.
      Makanya, kalaupun untuk racing, tanyakan dulu kepada penjualnya.
      Apakah busi racing yang dijualnya sudah mengandung spek 'R', supaya jelas dan tidak berisiko.
      Satu hal lagi yang sering salah paham, tutup busi atau cop busi.
      Katanya untuk keperluan racing, gunakan yang punya hambatannya nol.
      Bisa dikatakan bebas hambatan.
      Salah satu pembuat ECU pernah mengingatkan, katanya jangan gunakan tutup busi tanpa hambatan.
      Nanti ECU cepat rusak.
      Memang susah dijelaskan dengan kata-kata alasannya kenapa?
      Terjawab ketika beberapa orang konsumen dari Ultraspeed mengalami masalah.
      Lampu indikator engine di-spido tidak mau nyala alias tidak membaca program.
      Setelah dicek diagnostic tool, ECU eror alias rusak. Kejadiannya di CBR 250R.
    • By sorandi_budi
      PT Astra Honda Motor (AHM) masih menyimpan beberapa amunisi lagi untuk diluncurkan di semester II-2016. Meski AHM tidak mau menyebutkan produk apa saja yang diluncurkan, namun dipastikan tidak ada penundaan jadwal atau waktu peluncuran.
      Direktur Pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya menegaskan, lesunya pasar roda dua di Tanah Air bukan menjadi alasan pihaknya untuk menunda investasi untuk peluncuran produk.
      “Investasi di Astra Honda kami tidak akan delay, semuanya on schedule. Peluncuran produk sesuai jadwal, seperti launchingSupra GTR 150 kemarin, itu sesuai schedule,” kata Margono, Selasa 7 Juni 2016 malam.
      Ia mengakui daya beli masyarakat masih belum membaik, sehingga imbasnya ke penjualan sepeda motor. Diperkirakan, penjualan total sepeda motor semua merek di Tanah Air hanya mencapai 3 juta unit pada semester I-2016. Jika tidak ada perubahan kondisi di semester II, maka penjualan hingga akhir tahun diprediksi hanya 6 sampai 6,2 juta unit atau turun dibandingkan dengan perolehan 2015 yang mencapai 6,4 juta unit.
      “Sekarang daya beli sudah turun, karena kan banyak segmen sepeda motor itu yang target konsumennya terkena imbas daya beli. Banyak di beberapa daerah yang kondisinya seperti ini. Belum lagi harga bahan pokok yang naik juga memengaruhi daya beli,” ungkap dia.
      Kondisi itu, lanjut Margono, di luar kontrol AHM. Pihaknya berharap kondisi segera membaik. Namun bukan artinya AHM berdiam diri.
      “Kalau hal-hal seperti itu di luar kontrolnya AHM. Kami enggakbisa bantu. Faktor makro kami tidak bisa bantu. Yang penting kami punya keyakinan situasi seperti ini hanya sementara. Meskipun setahun, dua tahun, pasti ada saat di mana kondisi akan membaik. Sehingga investasi di Astra Honda tidak akan delay,” pungkas dia.
    • By Aladin
      Honda Mobilio menjadi unit baru taksi Blue Bird dan sudah beroperasi di Jakarta. Tanggapan pro dan kontra pun bermunculan, termasuk dari para pemilik Mobilio. Masukan dari masyarakat cukup beragam, ada yang menilai positif dan ada juga yang mencibirnya, terutama dari kalangan pengguna Honda Mobilio.
      Menanggapi citra Mobilio di mata konsumen, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy, berkomentar bahwa sampai saat ini pihaknya sebagai produsen tidak bisa berbuat apa-apa. Ini terkait tidak adanya larangan menjual unit mobil untuk dijadikan taksi atau sebagai transportasi umum.

      "Kita tidak bisa melihat kedepannya seperti apa, tapi yang jelas memang hampir semua merek mobil kini menjadi taksi. Honda juga tidak pernah memberikan pernyataanbahwa produknya tidak bisa digunakan menjadi taksi," ujar Jonfis.
      Pemesanan Mobilio untuk taksi, lanjut Jonfis, akan terus berlangsung hingga akhir tahun. Di bulan ini Honda akan mengirim 100 unit dan sampai akhir tahun nanti jumlahnya bertambah empat kali lipat.

      "Mobilio dipilih menjadi taksi karena pihak Blue Bird sebelumnya sudah melakukan pengujian. Salah satu alasan lani yang saya tahu, dengan kapasitas penumpang lebih banyak jadi bisa mengurai kemacetan karena tiap orang tidak perlu lagi membawa kendaraan pribadinya masing-masing," ucap Jonfis.
    • By JARVIS
      Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (belakang), menempel pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, pada balapan GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (19/4/2015).     TERMAS DE RIO HONDO, GP Argentina yang berlangsung pada Minggu (19/4/2014) bisa jadi merupakan salah satu balapan paling dramatis bagi pebalap Movistar Yamaha, Velantino Rossi.

      Start dari posisi kedelapan, Rossi melewati satu per satu pebalap hingga akhirnya mengekor Marc Marquez pada beberapa putaran terakhir.

      Dua lap sebelum finis, kedua pebalap ini bersaing ketat, dan Marquez akhirnya jatuh setelah terjadi kontak di antara kedua motor. Pebalap Repsol Honda tersebut tak bisa melanjutkan balapan. Sementara itu, Rossi melaju di depan dan akhirnya finis di posisi pertama.

      Rossi mengaku bisa melakukan hal tersebut karena ditunjang pemakaian ban extra-hard yang khusus dibawa Bridgestone untuk balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo ini.

      "Ketika Marc memutuskan untuk memakai ban hard, saya berpikir bahwa kami punya kesempatan untuk menang karena, pada setengah terakhir balapan, kecepatan saya bagus," kata Rossi.

      "Sayang bahwa dia akhirnya terjatuh, tetapi, menurut saya, dia yang salah. Marc adalah pebalap yang selalu berpikir menang atau tidak sama sekali," kata Rossi.

      Pebalap 36 tahun tersebut berkata bahwa dalam persaingan dengan Marquez, dia diuntungkan karena memakai ban extra-hard yang membuatnya lebih cepat pada saat-saat akhir balapan.

      "Saya mendekati Marc dengan enam atau tujuh persepuluh detik lebih cepat, dan saat itu balapan tersisa dua putaran. Jadi, saya mencoba melewatinya, tetapi saya berpikir, pasti Marc akan berusaha untuk tetap di depan," papar Rossi.

      "Baru saja saya berpikir begitu, dia sudah menyenggol saya di tengah tikungan. Dia mengarahkan sepeda motornya ke saya, dan saya berkata, 'Sial! Langsung. Saya tahu kamu agresif, tetapi saya tidak menduga akan seperti ini'."

      "Lalu ketika saya membuka gas untuk melakukan akselerasi karena ingin membuat jarak sebelum tikungan berikutnya, saya mendengar benturan lagi. Sejujurnya, saya tidak tahu apakah itu di kiri atau kanan motor. Jadi saya berpikir, mungkin pertarungan ini akan sangat berat."

      "Setelah melewati garis (memasuki putaran terakhir), saya melihat di papan bahwa saya ada di depan Dovi (Andrea Dovizioso), jadi saya berpikir pasti ada yang terjadi, dan pada lap berikutnya saya melihat motornya (di luar lintasan)."

      "Marc tahu bahwa jika saya melewati dia, saya sedikit lebih cepat darinya, jadi dia berusaha keras. Namun, dia mungkin sedikit berlebihan, menurut saya," papar Rossi seputar insiden dengan Marquez.

      Kemenangan ini memperkokoh posisi Rossi sebagai pemuncak klasemen sementara dengan 66 poin, enam angka lebih banyak dari Dovizioso yang menempati peringkat kedua.
       
       
       
      Sumber : kompas.com
         
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy