Jump to content
  • Popular Contributors

  • Our picks

    • Pernah Menang Lotre Rp. 33 Miliyar Wanita Inggris Ini Kini Jatuh Miskin
      Seorang perempuan Inggris menceritakan kisahnya sempat menjadi seorang miliarder di usia muda setelah memenangkan lotre bernilai miliaran namun kini jatuh miskin.

      Callie Rogers, asal Cumbria, Inggris, pernah memenangkan hadiah lotre pada 2003 lalu, saat dia masih berusia 16 tahun.

      Ketika itu Callie memenangkan lotre senilai hampir 1,9 juta poundsterling (setara Rp 33 miliar untuk kurs saat ini). Berkat hadiah lotre itu, Callie pernah menjadi jutawan termuda di Inggris.
      • 0 replies
    • Malam ini, gw akan bercerita sebuah cerita dari seseorang, yang menurut gw spesial. kenapa?

      karena gw sedikit gak yakin bakal bisa menceritakan setiap detail apa yang beliau alami,

      sebuah cerita tentang pengalaman beliau selama KKN, di sebuah desa penari.

      sebelum gw memulai semuanya. gw sedikit mau menyampaikan beberapa hal.
      • 0 replies
    • Kesuksesan Jobs dengan Apple nya dunia sudah gak meragukan lagi, makanya gak sungkan-sungkan dunia menyematkan gelar "Bapak Revolusi Digital" pada Steve Jobs.
      • 1 reply
davidbo

Relaksasi Persalinan Membuat Ibu Lebih Siap Melahirkan

Recommended Posts

Siapa yang nggak kenal relaksasi, meski nggak begitu memahami pengertian berdasarkan istilah secara rinci mengenai rileksasi akan tetapi rileksasi adalah proses yang umum dilakukan ketika seseorang sedang mengalami lelah degan aktivitas yang membebaninya sehingga melakukan cara yang membuat tubuhnya tenang dan siap beraktivitas kembali.

 

post-3682-0-42850400-1423284954_thumb.jp

 

Sedangkan menurut pengertian relaksasi adalah cara diri mengelola cemas ataupun stres melalui otot dan syaraf yang bersumber pada objek tertentu. Sehingga relaksasi adalah aspek fisik dan psikis manusia sehingga dengan melakukan rileksasi maka tubuh akan ada dalam kondisi seimbang, dalam keadaan tenang dan otot mengalami rileks dengan tubuh yang nyaman.

 

Sebenarnya relaksasi dilakukan oleh semua umur bahkan dalam proses relaksasi dikenal empat langkah yaitu menemukan suasana yang tenang, membuat otot kendor menjadi lebih sadar, memusatkan pada perangkat mental dan terakhir adalah menerima sikap pasif pada pikiran yang sedang tenang.

 

Salah satu yang membutuhkan rileksasi adalah ibu hamil. Apalagi ibu hamil menjelang persalinan. Ibu hamil cenderung lebih tegang mempersiapkan diri menghadapi persalinan sehingga lebih nggak terfokus pada ketenangan yang harusnya dipersiapkan menjelang persalinan. Memiliki jiwa yang tenang akan lebih baik melancarkan persalinan.

 

Pada artikel kali ini tim bidanku akan memberikan informasi mengenai relaksasi menjelang persalinan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil. Tujuan dilakukan relaksasi agar ibu lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi persalinan dan proses persalinan dapat berjalan dengan lancar.

 

Ibu hamil memerlukan relaksasi

 

Pikiran dan perasaan yang tenang harus dipersiapkan dalam menjalani kehamilan. Perasaan yang seringkali membuat ibu hamil takut, tegang dan cemas pada saat kehamilan akan memicu stress dan kesehatan janin akan menjadi korban. Sehingga sebaiknya anda menggunakan cara untuk mengurangi perasaan yang berlebihan yang ada pada diri dengan melakukan relaksasi. Relaksasi dapat anda lakukan di sela sela waktu sibuk anda. Bahkan relaksasi dapat dilakukan ketika anda membutuhkan suasana baru. Sehingga tujuannya dapat membuat saraf menjadi kembali tenang.

 

Relaksasi Menjelang Persalinan

 

Menghadapi momen paling penting bagi ibu hamil adalah persalinan. Persalinan membutuhkan persiapan yang matang untuk menjaga keselamatan ibu dan janin. Sehingga untuk membuat diri lebih tenang dibutuhkan relaksasi menjelang persalinan. Relaksasi persalinan akan membantu anda dalam memudahkan persalinan dan membuat janin lahir tanpa adanya kendala. Sama seperti teknik lainnya bahwa teknik relaksasi yang dilakukan dapat menenangkan otot yang tegang. Relaksasi relaksasi menjelang persalinan sangat mudah dilakukan Ibu hamil dapat terlebih dahulu mengenali ketegangan otot setelah itu ketegangan pada perut dan melakukan seni melepas ketegangan oleh ibu hamil.

 

Ibu hamil dapat memulainya dengan memusatkan perhatian pada bagian tubuh. Kemudian berkonsentrasi pada bagian yang tegang dan melepasnya secara perlahan. Ibu hamil dapat melakukannya sebari menarik nafas dalam dan membuangnya dengan menghembus nafas. Kondisi ini akan membuat ibu hamil mengalami relaksasi yang cukup baik dalam pikiran maupun tubuh ibu hamil.

 

Dengan konsentrasi maka ibu hamil dapat dengan mudah melakukan relaksasi. Bahkan anda dapat meminta bantuan suami anda untuk melakukan relaksasi. Melakukan relaksasi dengan suami anda akan membuat anda lebih tenang dan meningkatkan rasa percaya diri anda menghadapi persalinan.

 

Bantuan yang mendukung relaksasi menjelang persalinan selanjutnya adalah audio yang lambat dan juga menyenangkan. Anda bisa membuat rileks dan menemukan suara yang dapat membantu gerakan rileksasi tercipta lebih dinamis.

 

Jenis Relaksasi Menjelang Persalinan

 

Menjelang persalinan anda dapat melakukan beberapa relaksasi. Relaksasi yang sering dilakukan untuk mempersiapkan diri menjelang persalinan adalah jenis-jenis relaksasi seperti di bawah ini.

Berikut adalah jenis relaksasi menjelang persalinan yang dapat dilakukan:

 

1. Relaksasi Pasif

 

Jenis relaksasi yang mudah dan umumnya dapat dilakukan oleh ibu hamil. Anda dapat melakukannya sendiri dengan mengikuti intruksi yaitu melakukan posisi berbaring dengan nyaman kemudian anda menyamping atau semi duduk selanjutnya kepala atau seluruh tubuh diberikan ganjalan bantal atau dinding. Selain itu pastikan anda menyediakan cukup waktu mencari posisi yang nyaman.

 

Apabila anda sudah menentukan posisi yang nyaman selanjutmya adalah dengan memusatkan perhatian anda pada bawah ibu jari dan kaki. Sedikit demi sedikit kendurkan, anda dapat merasakan hingga menemukan kenyamanan. Masih pada pergelangan kaki anda dapat membayangkan terasa lemas dan kendur dan membuat pergelangan menjadi rileks. Selanjutnya perhatian anda fokuskan pada area betis. Sehingga otot-otot betis terasa rileks. Lakukan perhatian yang sama pada bagian lutut. Jangan menahan bagian tungkai dan rasakan nyaman yang anda inginkan.

 

Bahkan pemusatan pada bagian perineum akan membantu rileks yang diharapkan pada saat persalinan. Anda dapat mengendurkan dengan rileks,nggak tegang dan nyaman. Pada saat persalinan normal jaringan perineum akan membuka dan memberi jalan pada bayi. Pada kondisi anda rileks maka perineum akan lebih tenang dan memberi jaringan lahir untuk memudahkan bayi lahir.

 

Begitu pula pada bagian punggung bawah dan bagian atas sehingga menjadi rileks. Kenyamanan dapat dimulai dengan menarik napas panjang kemudian hembuskan perlahan. Pada kondisi rileks akan mengalirkan pada bagian paru-pari pada jaringan tubuh menjadi efektif.

 

2. Perhitungan Relaksasi

 

Perhitungan relaksasi adalah dengan memperaktikan perhitungan relaksasi. Salah satu contohnya adalah ketika anda melakukan rileksasi menarik napas lewat mulut kemudian lepas secara perlahan di seluruh tubuh. Dengan menggunakan perhitungan napas yang lambat pada awal dan rileks setelah hembusan napas dilakukan.

 

Anda dapat melakukan dimulai dari kepala, leher dan bahu. Kemudian dilanjutkan pada lengan, tangan dan jari. Selanjutnya pada bagian dada dan perut kemudian pada punggung dan perineum bahkan pada tungkai, jari dan kaki. Anda dapat membantu dengan memaksimalkan kemampuan bernapas untuk persiapan persalinan.

 

3. Relaksasi Sentuhan

 

Pada relaksasi sentuhan anda dapat dibantu oleh suami anda. Relaksasi sentuhan adalah relaksasi yang menyenangkan sehingga mendapatkan kondisi tenang dan nyaman. Anda bisa meminta bantuan pasangan anda untuk mengkontrasikan otot pada tubuh. Minta pasangan anda dalam menyesuaikan jari dan lekuk tubuh tanpa menekan kemudian konsentrasi untuk membuat ketegangan hilang.

 

Jenis sentuhan yang dapat dilakukan oleh suami membantu relaksasi persiapan persalinan adalah sentuhan diam. Anda meminta pasangan anda untu menahan tangan dengan kuat kemudian pada bagian tubuh yang tegang berubah menjadi rileks. Sentuhan yang berupa tekanan adalah dengan memberikan tekanan dengan menggunakan jari dan telapak tangan secara lembut.Anda dapat meminta untuk melepaskan tegangan dan memberikan respon pada saat otot anda tegang. Sentuhan pada bagian perut akan membuat ibu menjadi rileks.Dengan memberikan sentuhan ringan pada bagian tubuh yang tegang maka ibu hamil lebih merasakan tenang.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By davidbo

      Usia kehamilan Kim Kardashian sudah cukup tua untuk mempersiapkan persalinan. Perut buncit istri Kanye West itu sudah mencapai delapan bulan. Jika tak ada aral melintang, anak ke-duanya lahir Desember mendatang.
      Kim pun merasa perlu diberi "hadiah" oleh sang suami untuk kehamilannya itu. Diberitakan Ace Showbiz, sang bintang reality show meminta kalung berlian pada Kanye. Namun, ia punya alasan meminta itu.
      Melalui blog pribadinya Kim menerangkan mengapa ia merasa dirinya layak menerima hadiah super mahal berupa kalung berlian. Bagi Kim, hadiah itu bisa disebut "pendorong" setelah ia melahirkan nanti.
      Menurut Kim, semua ibu layak mendapat hadiah besar setelah sembilan bulan mengandung dan menjalani persalinan yang penuh pengorbanan, antara hidup dan mati.
      "Apakah Anda percaya pada "hadiah pendorong?" Saya tidak pernah percaya, tapi semua teman-teman saya melakukannya! Kami punya surel berantai yang lucu untuk mendiskusikan itu," tulis Kim di blog-nya.
      Ia lantas menyebutkan hadiah-hadiah apa saja yang pernah diterima sang sahabat. "Seorang teman mendapat cincin berlian yang selalu dia inginkan, dan teman saya yang lain mendapat mobil baru!" ia bersemangat.
      Kim pun mengaku mulai menyukai ide itu.
      "Setelah sembilan bulan mengandung, itu adalah ucapan terima kasih yang manis dan sangat layak. Kami, para perempuan melewati masa kehamilan dan membawa bayi dalam perut, tentu saja masuk akal kalau kami mendapat sesuatu yang luar biasa untuk menunjukkan betapa kami luar biasa!"
      Di akhir tulisannya, barulah Kim mengungkapkan apa yang ia inginkan. "Untuk kehamilan ini, saya ingin kalung berlian Lorraione Schwartz," mintanya dengan tegas.
      Padahal, Kim sudah pernah memiliki kalung seperti itu. Ia mengatakan, kalung berlian yang diinginkannya persis sama seperti yang pernah ia kenakan ke Met Gala. "Terlalu berlebihan? LOL!" ia mengakhiri tulisannya.
      Agar Kanye dan para penggemarnya mengerti apa yang dimaksud, Kim menyertakan sebuah foto dirinya di Meg Gala, di akhir tulisan. Lehernya dilingkari berlian ke Met Gala 2014 dan 2015, namun kalung yang berbeda.
      Perhiasan itu diperkirakan senilai US$1 juta atau setara Rp13,7 miliar. 
    • By womanthings
      Wanita hebat ini melahirkan di alam terbuka, perjuangan banget yak ngeluarin bayi mungil dari perut.. monggo diliat video nya buat yang kuat 
       
    • By kotawa
      Melahirkan bayi untuk pertama kali seringkali menjadi momen yang membahagiakan bagi pasangan suami istri. Momen pertama dan membahagiakan tersebut seringkali membuat seorang ibu baru merasa perlu memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Keinginan tersebut sering membuat ibu baru menjadi gugup dan minimnya pengalaman seringkali membuat ibu baru melakukan hal-hal yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

      Yuk, cek beberapa hal yang seharusnya anda hindari ketika anda baru saja menjadi ibu:
      1. Terlalu mendengar nasihat orang lain
      Nasehat dari orang lain untuk anda memang penting, apalagi jika nasehat berasal dari orang dekat anda seperti orangtua kandung, ayah ibu mertua atau kakak ipar anda. Hanya saja terlalu banyak mendengar nasehat orang lain juga bisa membuat anda merasa gugup dan tertekan, apalagi jika nasehat mereka saling bertentangan. Ibu menyarankan ini, sementara ibu mertua menyarankan itu dan kakak ipar menyarankan hal yang lain lagi. Cobalah untuk santai dan anggaplah “kesalahan” yang dianggap orang lain karena anda tidak melakukan saran mereka sebagai sebuah pembelajaran. Toh seiring berjalannya waktu anda juga akan punya pengalaman mengurus bayi.
      2. Mengharapkan pasangan mengerti kelelahan anda
      Anda memang boleh berharap pasangan akan mengerti kelelahan anda, tapi jangan terlalu merasa kecewa ketika pasangan anda malah enak enakan tidur ketika anda sedang begadang mengurus bayi. Komunikasikan hal tersebut dengan suami dan jika perlu, buatlah perjanjian pra-kelahiran.
      3. Tidak mempercayai pasangan dalam merawat anak
      Seringkali ibu baru merasa ragu apakah suami dapat memandikan bayinya dengan baik atau menggendong bayinya dengan benar. Adakalanya suami juga ingin melakukan hal tersebut untuk merasa punya andil dalam merawat bayi. Jangan terlalu banyak mengkritik dan biarkan suami anda belajar merawat bayi. Toh hal tersebut akan membantu anda karena merawat bayi berdua itu lebih baik daripada hanya sendirian saja.
      4. Membuang uang untuk keperluan anak
      Bayi memang lucu dan anda tentu ingin mendandaninya sesuai dengan selera anda. Apalagi sekarang ini ada banyak barang dan aksesoris untuk bayi yang bentuknya lucu dan menggemaskan. Jangan membuang uang berlebihan untuk membeli keperluan anak yang tidak terlalu dibutuhkan, apalagi bayi adalah makhluk yang pesat perkembangannya. Baju lucu yang baru anda beli sebulan lalu bisa jadi sudah tidak muat lagi untuk dipakai sekarang :-).
      5. Mudah cemas
      Jika bayi terserang penyakit ringan seperti demam atau flu, seringkali ibu baru merasa mudah cemas dan panik bukan kepalang seolah-olah penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan. Cobalah untuk rileks, lakukan hal yang harus dilakukan untuk bayi anda dan belajarlah dari kondisi bayi anda.
      6. Membandingkan anak anda dengan anak lain
      Perkembangan setiap anak memang tidak selalu sama. Kadangkala ibu baru suka membandingkan kondisi anaknya dengan anak orang lain, misalnya anak orang lain sudah bisa berjalan sementara si kecil di usia yang sama belum bisa berjalan. Setiap anak akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat kematangannya. Selama perkembangannya masih dalam batas normal, jangan khawatir akan hal tersebut 
    • By davidbo
      Waktu 3 bulan bersama bayi baru Anda hampir usai. Inilah 3 hal yang harus Anda lakukan menjelang kembali ke rutinitas kantor.
       
      Pump! Pump!
      ASI eksklusif adalah cita-cita semua mama. Jika di bulan-bulan pertama Anda masih malas-malasan memerah ASI (dengan alasan ASI masih sedikit, cuti masih lama, dst…!), satu bulan menjelang cuti habis, frekuensi memerah ASI harus ditingkatkan.
       
      Stok ASI masih sedikit? Cobalah memerah ASI setiap 2 – 3 jam sekali. Memang, sih, payudara Anda akan terasa kosong seolah tak ada lagi sisa ASI untuk dikeluarkan. Tapi, percayalah, sering memerah ASI justru akan memberi alarm pada tubuh untuk terus memproduksi ASI. Jika rutin melakukannya, jangan heran kalau ‘tabungan’ ASI perah Anda akan menyamai mama yang sudah rajin memerah ASI sejak bulan pertama.
       
      Start bottle feeding!
      Menyusui langsung dari payudara memang praktis. Tapi sekarang, Anda harus mau sedikit repot menyusuinya dengan botol. Bayi harus kenal dengan botol dot sebelum ia benar-benar ‘berpisah’ dengan Anda nanti.
       
      Repot, kan, kalau tiba-tiba di hari pertama Anda bekerja, ternyata bayi tak mau menyusu pakai botol? Nah, biasanya, bayi tak mau menyusu pakai botol jika ia melihat mamanya ada di sekitarnya. Ambil kesempatan ini untuk sekaligus belajar ‘berpisah’ dengan bayi, setelah hampir 3 bulan lamanya kalian berdua ibarat amplop dan prangko yang terus melekat.
       
      Mulailah ‘berpisah’ selama 1 – 2 jam sehari selama seminggu pertama. Anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk sekadar belanja bulanan ke hipermarket, atau menghabiskan waktu di salon untuk cuci dan blow. Setelah itu, tingkatkan waktu berpisah menjadi 4 – 5 jam.
       
      Kalau bingung mau melakukan apa selama waktu berpisah tersebut, Anda boleh, kok, sekadar santai di rumah tanpa menemui anak sama sekali selama waktu yang ditentukan itu. Tapi, pastikan bayi tetap aman dan dijaga dengan baik oleh calon pengasuhnya nanti, ya.
       
      Treat your self!
      Nah, seminggu atau 4 – 5 hari menjelang masuk kerja, Anda harus membiasakan diri meninggalkan si kecil lebih lama. Manfaatkan waktu ini juga untuk belanja keperluan Anda, misalnya baju baru untuk kembali ke kantor, ke salon untuk potong rambut, atau apa pun yang bisa mendongkrak semangat Anda kembali ke kantor. 
    • By kotawa
      Operasi caesar adalah metode persalinan melalui cara pembedahan dengan melakukan irisan pada bagian perut Ibu untuk mengeluarkan bayi. Pada umumnya operasi caesar dilakukan jika persalinan nomal melalui vagina tidak memungkinkan karena adanya risiko-risiko yang berbahaya bagi Ibu dan bayi.

      Meski demikian beberapa wanita juga kerap memilih operasi caesar karena tidak tahan dengan rasa sakit yang timbul saat melahirkan normal. Apalagi teknologi dunia kedokteran sudah sangat berkembang saat ini yang membuat para calon Ibu tidak lagi takut melakukan operasi. Operasi caesar dipilih bukan lagi karena alasan kesehatan, namun murni karena keinginan sang ibu.

      Melahirkan adalah proses akhir kehamilan yang prosesnya bisa melalui persalinan normal atau persalinan caesar. Pada dasarnya persalinan normal maupun persalinan dengan operasi caesar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

      Persalinan normal, meskipun memang terasa sakit saat melahirkan tapi kondisi kesehatan dan fisik Ibu bisa cepat pulih, beda dengan caesar yang membutuhkan perawatan tambahan pasca operasi.

      Operasi Caesar (Sesar) Sebaiknya Dilakukan Karena Indikasi Medis

      Ada beberapa indikasi medis dimana seorang ibu tidak boleh melakukan persalinan pervagina. Apabila sang ibu tidak mengalami kemajuan proses persalinan dan sudah berlangsung dalam waktu lama, dokter akan memutuskan melakukan operasi.

      Dokter juga akan melakukan operasi apabila menemui masalah seperti bayi kembar atau terjadi gangguan pada janin, bayi yang terlalu besar, umur ibu yang tua, lingkar rongga panggul yang kecil dan kelainan posisi plasenta. Intinya operasi caesar akan dilakukan apabila persalinan secara normal dirasa akan mengancam nyawa ibu dan bayi.

      Sayangnya saat ini, banyak calon ibu yang lebih memilih persalinan caesar hanya karena tidak tahan dengan rasa sakit apabila melahirkan normal. Memang saat proses kelahiran dengan caesar, sang ibu tidak akan merasa sakit. Rasa sakit justru akan dirasakan saat pasca operasi.

      Beberapa wanita lain memilih melakukan operasi caesar karena ingin bayinya lahir pada tanggal yang dianggap bagus. Operasi caesar memang memungkinkan Ibu memilih kapan operasi akan dilakukan, tentu saja setelah mendapat persetujuan dari dokter yang menangani.

      Metode Persalinan Pengaruhi bonding dan Waktu Pemulihan

      Pada proses persalinan normal, seorang ibu hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja untuk pulih kembali. Para ibu ini bisa segera melakukan berbagai aktivitas biasa seperti bangun, duduk dan berjalan.

      Hal seperti ini tidak bisa dilakukan oleh Ibu yang melakukan operasi caesar. Paling tidak seorang ibu membutuhkan waktu hingga 2 x 24 jam psaca operasi untuk belajar berdiri dan berjalan. Waktu yang dibutuhkan untuk benar-benar pulih juga lebih lama, yaitu selama 6 minggu.

      Keuntungan proses persalinan normal lainnya adalah meningkatkan terjadinya bonding antara sang ibu dan bayinya. Pada kelahiran normal, bayi akan langsung diletakkan di atas dada sang ibu dan segera dilakukan IMD. Sementara pada bayi yang dilahirkan dengan proses persalinan caesar, ikatan yang terjadi kurang begitu kuat bahkan bayi dan ibu akan mengalami kesulitan saat proses IMD dan menyusui.

      Keuntungan dan Kerugian Persalinan dengan Metode Operasi Caesar

      Bayi yang dilahirkan melalui pervagina akan mendapat endorphin yang  membantu bayi beradaptasi dengan dunia luar dan membuat proses keluarnya bayi akan menyenangkan. Endorphin ini banyak ditemukan pada plasenta.

      Selain itu, berdasarkan penelitian, di vagina ibu terdapat bakteri Lactobacillus yang bermanfaat bagi pencernaan bayi. Lactobacillus ini akan masuk ke dalam saluran pencernaan bayi saat bayi melewati vagina. Keuntungan ini tidak akan diperoleh dari bayi yang lahir secara caesar.

      Bayi yang dilahirkan dengan kelahiran normal biasanya juga akan lebih sehat dan memiliki paru-paru yang lebih kuat. Bayi yang dilahirkan secara caesar akan lebih berisiko mengalami TTNB ( Transient Tachypnea of the New Born). TTNB merupakan gangguan pernapasan yang disebabkan tidak terkompresnya cairan di dalam paru-paru bayi.

      Cairan di dalam paru-paru ini biasanya akan terpompa keluar saat proses persalinan normal akibat kontraksi dari rahim  ibu. Selain itu, bayi yang dilahirkan secara caesar akan lebih rentan terhadap penyakit dan lebih mudah terserang alergi. Proses persalinan dengan operasi caesar juga akan menimbulkan beberapa risiko bagi sang ibu, seperti risiko terjadinya infeksi hingga kematian. Risiko yang lain yaitu terjadinya plasenta previa dan akreta pada kehamilan berikutnya.

      Persalinan caesar bisa menjadi pilihan terakhir mengingat risiko yang lebih besar dan waktu pemulihan yang lebih lama dibanding persalinan normal. Keputusan metode persalinan mana yang akan dipilih tergantung pada keinginan sang ibu. Seorang ibu biasanya sudah memiliki insting mana yang terbaik untuk dirinya dan bayinya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy