Jump to content

Satu juta warga Suriah menderita lapar


Recommended Posts

post-83-0-73030300-1423182707.jpg

PBB memperkirakan sekitar empat juta warga memerlukan bantuan.

 

Badan Pangan Dunia (WFP) mengatakan sebanyak satu juta warga Suriah menderita lapar dan tak berdaya karena perang saudara selama 22 bulan di negara itu.

 

Bulan ini WFP mematok target bisa membantu 1,5 juta jiwa dari 2,5 juta warga yang menurut Bulan Sabit Merah Suriah memerlukan bantuan.

 

Juru bicara Badan Pangan Dunia Elisabeth Byrs mengatakan faktor keamanan sangat menghambat distribusi bantuan.

 

Selain itu karena penggunaan pelabuhan Tartous di Suriah tidak dimungkinkan maka pengiriman bantuan ke daerah-daerah yang paling buruk mengalami dampak konflik tidak bisa dilakukan.

 

"Mitra utama kami, Palang Merah, kewalahan dan tidak mempunyai kapasitas untuk memperluas jangkauan," kata Byrs di Jenewa pada Selasa, 8 Januari.

 

Pengungsi melonjak

Dia menambahkan WFP untuk sementara menarik staf dari kantor-kantornya di Homs, Aleppo, Tartous, dan Qamisly karena situasi di kota-kota tersebut semakin berbahaya.

 

Namun pada Desember, Badan Pangan Dunia untuk pertama kalinya selama berbulan-bulan mampu menjangkau daerah-daerah parah di dekat perbatasan Turki.

 

Sementara itu Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan jumlah pengungsi yang melarikan diri dari kekerasan di Suriah meningkat hampir 100.000 jiwa selama satu bulan terakhir.

 

UNHCR mengatakan terdapat 597.240 pengungsi yang terdaftar sejauh ini.

 

Krisis Suriah berawal dari demonstrasi damai pada Maret 2011 tetapi kemudian berubah menjadi perang saudara. Menurut PBB, sedikitnya 60.000 orang tewas sejak konflik terjadi.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • Guest News
      By Guest News
      Pihak berwenang anti-teroris federal Pakistan telah melarang badan amal setempat yang diduga merekrut calon untuk bertempur bersama milisi yang didukung Iran, dan mendukung pasukan pemerintah dalam perang sipil Suriah.
      Larangan Ansar ul-Hussain, yang dilaporkan media Pakistan pekan lalu, mulai berlaku 30 Desember, menurut situs National Counter Terrorism Authority (NACTA), yang memantau organisasi teroris di negara itu. Larangan itu membuat kelompok tersebut ilegal beroperasi di Pakistan.
      Abdul Qayyum, Ketua Komite Pertahanan Senat dan anggota terkemuka partai Liga Muslim yang berkuasa, mengatakan kepada VOA, setelah larangan tersebut, Pakistan melanjutkan penyelidikan "jika ada jaringan lain yang terlibat dalam merekrut orang di Pakistan untuk perang di Suriah."
      Organisasi ini tidak begitu dikenal di Pakistan, Ansar ul-Hussain, yang menyatakan dirinya sebagai organisasi kemanusiaan Syiah, secara diam-diam memikat pemuda Syiah dari beberapa daerah di barat laut Pakistan dan mengirim mereka ke Iran, di mana mereka dilatih untuk berperang dan kemudian dikirim ke Suriah, menurut laporan media dan pejabat intelijen lokal.
      Ansar ul-Hussain handal dalam menghindari pengawasan, namun pihak berwenang Pakistan mengatakan, mereka berhasil mendeteksi kegiatan perekrutannya.
      Langkah-langkah anti-terorisme Islamabad telah banyak dikritik oleh banyak politisi Pakistan dan anggota parlemen AS karena sangat tidak efektif. Selagi kelompok militan terus berkembang di Pakistan, pemerintah sedang menghadapi ancaman meningkatnya isolasi diplomatik dari beberapa anggota parlemen AS atas ketidakmampuannya mengekang perkembangan militan di dalam negeri dan ancaman itu mempengaruhi negara tetangganya.
      Media Pakistan melaporkan tahun lalu, lebih dari 1.000 orang Pakistan berjuang di Suriah bersama pasukan elit Iran, Korps Garda Revolusi (IRGC). [www.voaindonesia.com]
    • Guest News
      By Guest News
      Komisioner Tinggi PBB untuk HAM Zeid Ra'ad Al Hussein dalam pertemuan Dewan HAM PBB di Jenewa, Februari 2016. 
      Komisioner Tinggi PBB untuk HAM mendesak pemerintah Indonesia untuk memberlakukan moratorium hukuman mati.
      Kepala urusan hak asasi manusia PBB telah mendesak pemerintah Indonesia untuk membatalkan rencana mengeksekusi belasan orang atas kejahatan narkoba.
      Komisioner Tinggi PBB untuk HAM Zeid Ra'ad Al Hussein mengatakan hari Rabu (27/7) Kantor HAM PBB "sangat prihatin" dengan kurangnya transparansi dan ketaatan akan jaminan peradilan yang adil.
      Ia mendesak pemerintah untuk memberlakukan moratorium hukuman mati.
      Keamanan telah diperketat di pulau Nusa Kambangan dalam persiapan eksekusi, yang diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa hari ini. 
    • Guest News
      By Guest News
      Warga Suriah menginspeksi kerusakan setelah dua bom meledak di kota Qamishli
      Paling sedikit 31 orang tewas dan puluhan lainnya cidera di Qamishli, sebuah kota di Suriah timurlaut, setelah dua bom meledak dekat perbatasan Turki, Rabu 27 Juli 2016.
      Kelompok Pengamat HAM Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan, salah satu serangan bom mobil itu ditujukan untuk menarget sebuah gedung pemerintah yang menjadi markas besar keamanan pemerintah Kurdi yang mengontrol Qamishli dan kawasan sekitarnya.
      Termasuk korban cedera dalam insiden itu. Beberapa anggota keluarganya juga terluka. Rumahnya yang terletak dekat lokasi pemboman hancur sepenuhnya.
      Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu melalui sebuah pernyataan di situs berita Aamaq yang mengungkapkan bahwa serangan itu menarget pasukan keamanan Kurdi.
      ISIS sedang memerangi pasukan pertahanan rakyat Kurdi yang juga dikenal sebagai milisi YPG dan telah melakukan serangan-serangan bom serupa di kawasan itu pada masa lalu.
      Sebuah bom bunuh diri menewaskan enam anggota pasukan keamanan internal Kurdi, yang disebut Asayish, April lalu. Pada Juli, seorang anggota ISIS meledakkan dirinya di Hasaka dan menewaskan sedikitnya 16 orang. [www.voaindonesia.com]
    • Guest News
      By Guest News
      PBB menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat salah seorang stafnya yang diculik di Ukraina timur.

      Pemberontak pro-Rusia siaga di Donetsk, Ukraina timur (foto: dok). PBB melangsungkan beberapa operasi kemanusiaan di Ukraina timur.
      Pernyataan dari kantor PBB di Ukraina mengatakan, lembaga itu sangat prihatin dengan penahanan salah seorang stafnya di Donetsk.
      Pernyataan itu menyebutkan, PBB memperoleh informasi bahwa stafnya itu diperlakukan dengan baik. Namun, PBB tidak memberikan informasi mengenai situasi menyangkut penculikan itu, termasuk kapan dan di mana berlangsung.
      PBB melangsungkan operasi-operasi kemanusiaan di wilayah Donetsk dan wilayah Luhansk, Ukraina timur.
      Sekitar 9.000 orang tewas sejak April 2014, sewaktu separatis pro-Rusia di Ukraina timur melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah Kyiv. (www.voaindonesia.com)
    • By BincangEdukasi

      Aktor dan presenter David Chalik boleh merasa bangga, karena bisnis sepatu yang digelutinya sejak 2009 telah membuahkan hasil. Produk andalannya dipakai oleh UNIFIL, pasukan perdamaian interim PBB di Lebanon.
      "Sudah dipakai selama setahun ini. Sepatu ini produk andalan kami, makanya ada logo PBB nya," kata David di acara pameran Koperasi Jasa Karya Nurani Rakyat di Plaza Kementerian Perindustrian Jakarta, Rabu (16/3).
      Pria berusia 39 tahun tersebut mengaku harus melewati proses yang sangat panjang, hingga sepatu bermerk 'March' tersebut akhirnya bisa sampai ke kaki para tentara PBB.
      Prestasi itu digunakan David sebagai pendorong untuk terus memperbaiki kualitas produknya.
      “Pada saat dapat kesempatan kita pergunakan dengan sebaik-baiknya, salah satunya dengan menjaga kualitas sepatu itu sendiri," kata suami Deivy Zulyanti Nasution ini.
      Saat ditanya mengenai profesi terbarunya sebagai desainer dan pebisnis sepatu, dibandingkan dengan menjadi aktor dan presenter pemeran film ‘Negeri 5 Menara’ ini mengatakan sangat menikmati semuanya.
      Menurut David, menjadi presenter memberinya banyak ilmu baru, menjadi aktor banyak memberinya teman dan menjadi pebisnis memberinya banyak kesempatan untuk bersilaturahmi dan menyediakan lapangan kerja.
      "Semuanya saya senang, karena ada kalanya rezeki datang dari mana saja. Jadi, saya semuanya enjoy, semuanya saya jalanin," tukas David.
      Jatuh Bangun
      David Chalik memulai bisnis sepatu sejak 2009. Membangun pabrik hingga memiliki merek sendiri dilakoni aktor dan presenter itu dengan berbagai tantangan.
      Pria kelahiran 13 April 1977 ini memiliki cara tersendiri untuk bangkit saat menghadapi situasi bisnis yang kurang menguntungkan.
      "Saat gagal itu dijadiin batu loncatan kita untuk bisa lebih kuat," kata David.
      Insinyur mesin dari Universitas Trisakti ini menceritakan, dalam menjalankan bisnis alas kaki, yakni sepatu dan sandal, tahap yang paling menantang adalah pengembangannya.
      Selama beberapa tahun, David dan timnya berulang kali gagal mengembangkan sepatu dan sandal buatan lokal.
      "Sejak 2009 sudah bisnis sepatu dan mengembangkannya gagal, gagal, gagal, sampai pada akhir 2011, sepatunya itu baru betul-betul perfect," kata pria berusia 39 tahun tersebut.
      Dari kegagalan itu, David merasa ditempa untuk terus melakukan perbaikan, penyempurnaan dan pantang menyerah.
      Nama 'March' sendiri diambil dari nama bulan, Maret, yakni bulan dimana kedua orang tua David menikah.
      March didesain sendiri oleh David dan disempurnakan oleh dua orang dari tim desain, kemudian diproduksi di Cikupa, Tangerang, dengan berbagai pilihan warna.
       
×
×
  • Create New...