Jump to content
theblue

Usir Penat Ngoding dengan Efek Keyboard Jadul Ini

Recommended Posts

595edd62e0fc1_keyboardjadul.jpg.87e3dd683bcf907b49c0808a14ffd665.jpg

Di tengah-tengah rutinitas ngoding, pasti kalian akan mengalami berbagai macam perubahan mood. Tergantung dari bagaimana kodemu bekerja, bukan? Saat program berjalan dengan benar, senangnya minta ampun. Tapi kalau lagi tracking invisible bugs, pusingnya juga minta ampun.

Percaya atau tidak, saat sedang menemukan masalah atau bug, kita terkadang akan bertindak konyol. Dan yang biasanya kena dampaknya, adalah teman di sebelah kita. Seperti yang ada di gambar ini:

developer.png.e8b00173f35d23f8e980a0b0a1edbfce.png

Nah, untuk mendukung aksi konyolmu kalau lagi kambuh, kamu bisa coba berikut:

Membuat Keyboard Bersuara Seperti Mesin Ketik

Masih ingat tidak keyboard jadul jaman dulu? Yang bersuara keras? Mirip mesin ketik? Atau bahkan di antara kamu ada yang pernah menggunakannya? Oke, kalau belum tahu, berikut ini saya sajikan videonya:

Berbeda banget kan dengan keyboard jaman sekarang. Keyboard jaman sekarang sangat smooth dan tipis, ringan. Suaranya pun ramah di telinga. Sehingga tidak perlu menganggu orang lain, atau pun kita bisa tetep ngoding di malam hari tanpa harus membangunkan orang-orang yang tidur. Bayangkan kalau jaman dulu ada programmer yang kebut deadline? Betapa suaranya akan menggelegar kemana-mana.

Ok. Kalau kamu beneran ingin iseng-iseng gangguin rekan kamu di sebelah sambil nostalgia, maka software berikut ini akan membuat efek suara keyboard kamu seperti keyboard jaman dulu!

Bucklespring

Software ini berjalan di belakang layar dan akan membunyikan suara keyboard jadul apa bila tuts-tuts keyboard ditekan. Benar-benar seperti kita menggunakan keyboard lama.

Cara memasang

Jika kalian pengguna Ubuntu, maka kalian sedang beruntung. Memasangnya tidak sulit, kalian bisa menggunakan snap package manager.

sudo snap install bucklespring

Atau kalian juga bisa menggunakan apt-get milik debian.

Dan jika kalian pengguna arch linux, it's always easy to install something. Tinggal pake yaourt, dan software bucklespring akan terinstall.

yaourt -S bucklespring-git

Dan bagi pengguna distro linux lainnya atau pengguna OS yang lain, kalian bisa mendownload dan mencompile sendiri dari source-codenya. Kalian bisa mengunjunginya di halaman github bucklespring .

On Action

Ok. Setelah terinstall, kita tinggal memanggil dengan perintah buckle jika menggunakan arch linux. Atau jika menggunakan snap ubuntu, jalankan program dengan perintah bucklespring.buckle. Atau dengan perintah ./buckle jika kalian mengcompile sendiri.

Voila! Sekarang setiap kali kalian menekan tuts keyboard, suara bucklespringakan menggema! Seru bukan? Beneran seperti jaman dulu banget!

NB: kalau nostalgianya sudah selesai, kalian bisa menutup aplikasi tersebut dengan perintah Ctrl+c pada terminal kalian.

Good luck!

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang


  • Konten yang sama

    • Oleh desianiputri

      Isyana Sarasvati tak hanya bagus bernyanyi, tapi juga menguasai banyak alat musik, termasuk keyboard. Dia pun mengaku punya keyboard kesayangan.
      Nama penyanyi muda Isyana Sarasvati sedang naik daun sepanjang tahun 2015 lalu. Berkat suaranya yang enak didengar, dia pun langsung mendapat perhatian dari publik pendengar musik Tanah Air. Namun, kemampuan Isyana ternyata bukan hanya dalam bernyanyi. Selain itu, dia juga diketahui memiliki talenta yang luar biasa dalam memainkan alat musik. Tak hanya satu, ada banyak alat musik yang dikuasai oleh Isyana. Berkat kemampuannya itu pula dirinya bisa jago dalam menciptakan lagu. Nah, bicara alat musik, cewek cantik ini ternyata memiliki satu alat musik kesayangan, yakni keyboard. Dengan alat musik kesayangannya itulah Isyana berkarya di dunia musik.
      Isyana Sarasvati Berkarya di Dunia Musik dengan Keyboardnya
      “Keyboard itu sangat membantu dalam berkarya. Seperti keyboard Yamaha PSR970 yang saya pakai sekarang. Beda banget, enak touch-nya, mike-nya juga bisa langsung ke keyboard. Karena  keyboard ini saya  bisa jadi arranger,” ungkap Isyana saat ditemui oleh sejumlah awak media di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Jawara lomba keyboard di Singapura itu pun mengaku selalu membawa keyboard-nya tersebut saat show. “Sudah sehati,” tambah musisi muda yang menyelesaikan sekolah musiknya di Singapura dan London itu. Dengan keyboard itu pula Isyana mengaransemen dan menciptakan semua lagunya sendiri. Selain bermain keyboard, dia juga menguasai alat musik elekton, piano, biola, flute, dan saxophone.
    • Oleh muh_obeje3

      Menemukan sebuah bug pada aplikasi tertentu saat ini memang menjadi keahlian yang banyak dicari oleh perusahaan. Bahkan sering perusahaan teknologi besar dunia meluncurkan program bounty agar ada pihak ketiga yang berperan untuk mencari bug kritis yang ada pada aplikasi buatannya. Dan perusahaan terbaru yang meluncurkan program bounty ini adalah Uber.
      Pihak Uber pun bahkan menyiapkan uang senilai 10 ribu USD atau setara 131 juta rupiah bagi mereka yang berhasil menemukan bug kritis pada aplikasi Uber. Selain itu, mereka juga menerima siapapun yang dapat menemukan celah bug kecil pada aplikasi Uber. Tentunya hadiah uang untuk bug kecil tersebut jumlahnya tidak mencapai 10 ribu USD. Namun angkanya tetap besar, karena hadiah terkecil yang disiapkan oleh Uber berjumlah 3 ribu USD atau setara 39 juta rupiah.
      Hadiah uang yang disiapkan oleh Uber dalam program bounty ini pun tak hanya pada kasus penemuan bug. Mereka juga akan memberikah hadiah tambahan bagi mereka yang bisa menjebol pertahanan aplikasi Uber dan mengeksploitasi sistem yang ada di dalamnya. Sebagai bonus lainnya, mereka yang menemukan 4 bug dalam jangka 90 hari pertama akan memperoleh hadiah tambahan yang setara 10 persen keseluruhan hadiah yang diterima.
      Bagaimana? Cukup menarik bukan? Kalau mempunyai kepercayaan tinggi dengan kemampuan ngoding yang Anda miliki, tidak ada salahnya mencoba turut berpartisipasi pada ajang ini. Sebagai informasi tambahan, pihak Uber memberikan sedikit panduan terkait bug yang mereka cari ataupun lingkup kerja dari program ini di link berikut.
    • Oleh muh_obeje3
      Google dikabarkan tengah mengembangkan sebuah keyboard pihak ketiga untuk perangkat iOS yang merupakan rival terberatnya. Google dinilai cerdik karena menghadirkan produknya pada interface yang sangat sering sekali digunakan, yakni bagian keyboard.
      Menurut orang-orang yang terlibat dalam pengerjaan keyboard ini, keyboard tersebut telah dirancang sedemikian rupa, sehingga dapat terhubung dengan berbagai macam pilihan pencarian. Keyboard ini telah dikembangkan selama berbulan-bulan, namun belum tahu kapan Google akan meluncurkan keyboard untuk perangkat iOS ini.
      Berbicara masalah fitur, keyboard untuk perangkat iOS ini dikatakan menggabungkan mengetik berbasis gesture serta gambar dan GIF pencarian melalui tombol yang disediakan. Selain itu, bisa juga tekan logo Google dan Anda dapat mengakses pencarian web tradisional.
      Menurut laporan tersebut, secara visual keyboard untuk iOS berbeda dari keyboard Google pada Android, dan dikatakan keyboard ini sudah diuji secara internal oleh karyawan perusahaan yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat ini.

      Jika keyboard ini resmi meluncur dan mendapatkan banyak perhatian dari penguna perangkat iOS, maka Apple harus lebih waspada karena sepertinya Google ingin memanjakan pengguna iOS melalui produk buatannya, meski secara virtual. Bagaimana, tertarik menggunakan keyboard buatan Google di perangkat iOS Anda?
  • Kontributor Populer

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi