Jump to content

Cina Blokir Akses Gmail


Recommended Posts

post-3560-0-05509100-1419862190_thumb.pn

 

Para pengguna Gmail di negara Cina kini terpaksa tak bisa mengakses akun email miliknya. Hal tersebut terjadi setelah pihak pemerintah memutuskan untuk memblokir akses ke layanan email milik Google tersebut. Pemblokiran tersebut dilakukan oleh pemerintah Cina hingga pada level IP.

 

Kebijakan pemblokiran bukanlah sebuah hal yang baru di negara Cina. Bahkan sebelumnya, terdapat beberapa layanan milik Google yang juga telah diblokir oleh pemerintah Cina. Sebelumnya, pemblokiran tersebut dilakukan terhadap layanan seperti YouTube serta search engine Google.

 

Pemblokiran terhadap layanan Gmail ini pun menjadi yang pertama kalinya terjadi di negara Cina. Pemblokiran Gmail di Cina ini pun sontak langsung ramai diperbincangkan di jejaring sosial oleh para pengguna internet di Cina. Dan lembaga analis Dyn Research pun mengungkapkan kalau banyak IP yang digunakan untuk mengakses Gmail telah diblokir.

 

Meski telah dilakukan pemblokiran IP pada akses Gmail, bukan berarti pengguna Gmail di Cina tak bisa mengakses akun email miliknya. Sebagai langkah alternatif, pengguna Gmail di Cina bisa mengakses akun miliknya melalui Proxy ataupun VPN.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By ega
      Google mengganti logo Gmail dari yang semula berbentuk amplop putih dengan tepian merah menjadi sebuah logo yang kini terasa lebih 'Google banget'.
      Logo baru Gmail kini menyerupai huruf M besar dengan bentuk mirip amplop, tetapi hadir dengan empat warna ciri khas Google. Warna warni yang dimaksud ada biru, merah, kuning, dan hijau.
      Logo baru Gmail ini cocok dan senada dengan logo Google, Google Maps, Google Photos, Chrome, dan produk-produk Google lainnya. Dengan logo baru Gmail ini, tak ada lagi amplop lawas khas Gmail.
      Fast Company melaporkan, Google sebelumnya mempertimbangkan untuk menghapus logo bentuk M sama sekali atau menghapus warna merah Gmail sepenuhnya. Namun, mereka yang terlibat dalam riset pengguna tak senang dengan perubahan tersebut.
      Pertahankan Huruf M
      Riset ini kemudian membantu Google menyadari, amplop dari logo Gmail bukanlah elemen desain yang penting. Dengan begitu, memungkinkan tim untuk bereksperimen dengan mempertahankan huruf M serta menambah palet warna tradisional Google.
      Logo baru Gmail ini masih terasa didominasi warna merah, dengan sedikit sentuhan warna kuning, biru, dan hijau di masing-masing lengkungan huruf M.
      G Suite Jadi Google Workspace

      Google juga sebelumnya mengubah logo Kalender, Docs, Meet, dan Spreadsheet agar sesuai dengan desain baru Gmail ini.
      Logo baru ini merupakan bagian dari perubahan lebih luas dari perangkat lunak G Suite Google yang kini diubah namanya menjadi Google Workspace.
      Google pun tengah mencoba menggabungkan Gmail, Chat, dan Docs ke dalam satu lokasi pusat untuk bisa lebih bersaing dengan Microsoft Office, terutama Outlook yang lebih terintegrasi.
    • By h4ck3r1nd0
      Pada umumnya membangun jembatan bukanlah pekerjaan yang mudah dan bisa memakan waktu cukup lama. Namun hal tersebut ternyata tidak berlaku di Negara  Cina. Di sini, Sebuah jembatan bisa di bangun dalam waktu kurang dalam waktu kurang dari dua hari
      jembatan  San Yuan yang menghubungkan jalur-jalur penting di Beijing berhasil di bangun dalam waktu 43 jam. Proses pembangunan jembatan ini juga di abadikan dalam sebuah video time-lapse footage  yang menampilkan kondisi jembatan sebelum dan sesudah dibangun.
      Menurut akun You tube CCTV America, jembatan Sanyuan memiliki berat 1.300 ton dan dilewati oleh 200.000 kendaraan setiap harinya.  Jembatan ini terpaksa harus di ganti dengan proses yang cepat agar lebih kuat menahan beban. Lihat proses pembuatan jembatan baru di video berikut
       
    • By c0d1ng
      Pembangunan sebuah infrastruktur umum biasanya memakan waktu lama saat dilakukan rekonstruksi atau pemugaran. Namun hal yang cukup menakjubkan telah terjadi di Beijing, Tiongkok. Sebuah jembatan layang menghubungkan jalur-jalur penting dapat dibangun kembali hanya dalam waktu 48 jam saja.

      Para insinyur dari negeri Tirai Bambu itu telah membuktikan kehebatan mereka yang berhasil menyelesaikan pembangunan ulang jembatan tersibuk di kota Beijing. Adalah jembatan San Yuan di Beijing yang telah dibangun kembali setelah dibongkar dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 48 jam dengan beberapa perencanaan pintar untuk akhirnya dapat dilintasi kendaraan kembali.
      Bahkan proses pembangunan jembatan San Yuan itu dapat disaksikan melalui video time-lapse footage yang menampilkan kondisi jembatan saat mulai dibongkar hingga selesai. Jembatan San Yuan sendiri memiliki total berat 1.300 ton dan jembatan yang terletak di kota Beijing ini dilewati oleh lebih dari 200.000 kendaraan setiap harinya.

      Harus diselesaikan dalam waktu yang secepat mungkin memang menjadi tuntutan para pekerja yang menyelesaikan proyek rekonstruksi jembatan ini, pasalnya jembatan San Yuan menghubungkan beberapa jalur penting di kota Beijing. Jembatan ini menghubungkan setidaknya 48 rute vital termasuk tiga Ring Road dan flyover ke bandara Internasional.
      Karena setiap harinya dilalui oleh ribuan kendaraan berat, maka balok-balok jembatan ini mengalami penurunan ketinggian, sehingga secepatnya harus dilakukan rekonstruksi untuk menunjang keselamatan. Karena memiliki jalur penghubung yang sangat vital maka dibutuhkan keahlian dalam membangun ulang jembatan ini agar dapat selesai secepat mungkin.
      Setidaknya ada 11 bagian terpisah dari jembatan yang harus dirangkai agar membentuk menjadi sebuah jembatan, namun sebelumnya harus dilakukan pembongkaran bangunan lama yang dipisahkan hingga menjadi 27 bagian sebelum akhirnya dapat dibangun kembali.
      Pembangunan jembatan dimulai pada tanggal 13 November 2015 jam 11.00 waktu setempat, dan melalui rekaman video time-lapse dapat dilihat proses pembangunannya. Namun ada kendala yang dihadapi para insinyur saat melakukan pembongkaran dan mereka tidak mengantisipasi kejadian yang diluar perkiraan.
      Karena kerusakan yang lebih parah pada saat dilakukan pembongkaran itulah, maka yang sebelumnya jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu 24 jam, molor hingga lebih dari waktu 36 jam. Setelah berhasil membongar blok bangunan lama, akhirnya mereka mulai membangun bangunan baru dengan blok yang memiliki panjang 180 kaki dan lebar 147 kaki. Dibutuhkan dua kilotron katrol mekanik untuk menggeser balok tersebut ke posisi jembatan.
      Dan akhirnya balok telah terpasang di posisi yang tepat, dan kemudian dilakukan pengaspalan serta memberi marka jalan. Jembatan San Yuan yang baru pun akhirnya selesai pada tanggal 15 November dan sudah dapat dilalui kendaraan.
      Negara Tiongkok memang dikenal sebagai negara dengan tenaga kerja yang handal serta sudah tidak asing dengan proyek-proyek konstruksi yang memakan waktu singkat. Bahkan sebelumnya insinyur negara ini berhasil membangun gedung yang memiliki 57 lantai hanya dalam waktu 19 hari di Hunan, Tiongkok.
       
    • By manuvoping

      Sebuah studi yang digelar oleh University of East Anglia, Inggris menemukan bahwa kejujuran orang berbeda di setiap negara. Mereka menemukan bahwa warga Inggris adalah yang paling jujur di dunia, sementara Cina adalah yang paling gemar berbohong.
      Studi yang diuraikan dalam konferensi London Experimental Workshop di London, Inggris pada 16 November kemarin itu digelar dengan melibatkan 1500 responden dari 15 negara, yang mewakili seluruh kawasan di dunia. 
      Negara-negara itu adalah Brasil, Cina, Yunani, Jepang, Rusia, Swiss, Turki, Amerika Serikat, Argentina, Denmark, Inggris, India, Portugal, Afrika Selatan, dan Korea Selatan.
      Studi itu sendiri digelar dengan melakukan dua eksperimen online. Dalam eksperimen pertama, para peserta diminta untuk mengundi koin dan memberitahukan gambar kepala atau ekor yang muncul. Sebelumnya mereka telah diberitahu bahwa jika gambar kepala yang muncul, maka mereka akan mendapatkan imbalan sebesar 3 sampai 5 dolar AS.
      Nah, jika di satu negara ada lebih dari 50 persen yang melaporkan bahwa koin yang diundi menunjukkan gambar kepala, maka itu adalah indikasi mereka berbohong.
      Dalam eksperimen kedua, para responden diminta bermain kuis tentang musik. Jika benar mereka juga akan mendapat hadiah berupa uang, tetapi syaratnya mereka tak boleh mencari jawabannya di internet. Adapun pertanyaan yang diberikan sangat sukar, sehingga para responden akan cenderung menggunakan di internet untuk menemukan jawaban yang tepat.
      Hasil dua eksperimen itu, kata peneliti David Hugh-Jones, menunjukkan bahwa di semua negara ada kecenderungan untuk berbohong, tetapi tingkatnya bervariasi. 
      Negara paling jujur dalam eksperimen pertama adalah Inggris, dengan tingkat ketidakjujuran 3,4 persen dan tertinggi Cina pada 70 persen. Dalam eksperimen kedua, negara paling jujur adalah Jepang, diikuti oleh Inggris. Berada di daftar terbawah adalah Turki dan Cina di urutan kedua dari terakhir.
    • By berita_semua

      China untuk pertama kalinya setelah 35 tahun akan menghapuskan kebijakan satu anak. Kini, pemerintah China justru mendorong warganya memiliki dua anak, mengingat demografi negara itu yang kian menua.
      Perubahan kebijakan pertama kali disampaikan oleh kantor berita China Xinhua yang mengatakan bahwa hal ini demi mendorong keseimbangan populasi.
      "China akan menerapkan secara penuh kebijakan 'satu pasangan, dua anak' untuk menghadapi isu populasi yang menua," tulis Xinhua.
      Pertama kali diterapkan tahun 1970-an, kebijakan satu anak membatasi reproduksi warga China untuk menghindari ledakan penduduk. Namun saat ini, dengan lebih dari 1,3 miliar populasinya, China terancam menjadi negara dengan warga lanjut usia terbesar dunia dalam 15 tahun jika tidak ada regenerasi.
      Saat ini, ada 400 juta warga China yang berada di usia 60 tahun. Dengan banyaknya generasi tua, peneliti menyebutkan, negara dengan perekonomian terbesar kedua ini akan dibebani dengan ongkos kesehatan dan jaminan sosial yang tinggi.
      Kebijakan satu anak dianggap tidak lagi relevan dan efektif karena tingkat kesuburan China telah melambat sejak tahun 1980-an.
      China menyadari hal ini sejak tahun lalu dan melonggarkan kebijakan satu anak mereka. Pada Januari 2014, China memperbolehkan pasangan untuk memiliki anak kedua jika suami atau istri adalah anak satu-satunya.
      Namun kelonggaran ini tidak berhasil karena hanya ada 1 juta pasangan yang bisa memiliki anak kedua. Selain itu, tidak banyak yang ingin menambah anak di tengah perekonomian yang terpuruk.
      Keputusan menghapuskan kebijakan satu anak menyusul pertemuan strategis pejabat senior Partai Komunis selama empat hari di Beijing.
      Untuk mendukung penghapusan kebijakan ini, China telah lebih dulu mengubah cara propaganda mereka. Sebelumnya China memasang iklan orang tua yang mengasuh satu anak, kini diubah menjadi seorang bocah lelaki berbagi mainan dengan adiknya.
×
×
  • Create New...