Masuk untuk mengikuti ini  
Pengikut 0
Metrotvnews

Menimbang Angka Ideal Presidential Threshold

1 pos di topik ini

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemilihan presiden (Pilpres) 2019 semakin dekat, namun syarat pengajuan calon presiden belum ada kepastian. Terutama soal presidential threshold (PT) yang masih pecah tiga suara.

Wakil Ketua DPR dari PAN, Taufik Kurniawan, mencoba memandang permasalahan angka ambang batas pengajuan presiden yang ideal. "Saya berbicara mungkin sebagai akademisi lah. Belum pada sikap partai," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 19 Mei 2017.

Pertama, opsi PT sebesar 20 persen untuk pengajuan calon presiden. Taufik menilai opsi ini ada benarnya. Calon presiden itu harus disaring dari awal agar tidak sembarangan orang bisa maju berkompetisi sebagai presiden.

"Ada syarat prasyarat dukungan politik, kemudian hal-hal lain yang mungkin dikonsolidasikan. Teman-teman atau partai politik yang berpikiran bahwa ini adalah saringan," ucap Taufik.

Opsi kedua adalah PT sebesar 0 persen. Wakil Ketua Umum PAN ini meyakini semangat fraksi yang mengusulkan angka ini terkait upaya memunculkan presiden yang dikehendaki rakyat, bukan partai.

Taufik menyebut, siapapun warga negara berhak ikut memakmurkan demokrasi. "Gejala-gejala seperti ini di Eropa banyak. Calon presiden dan perdana menteri muda-muda dicalonkan oleh partai politik minoritas," ujar dia.

Kemudian opsi jalan tengah. Yaitu opsi kisaran 5 hingga 10 persen. Taufik mengatakan bahwa opsi ini dapat menciptakan peluang koalisi antarpartai lebih besar.

"Kalau menurut saya (semua opsi) ini sebaiknya jangan divoting. Perlu ada konsolidasi dulu, karena ini menyangkut masalah tokoh atau presiden. Penting, orang nomor satu Indonesia," ujar dia.

Taufik menegaskan perlu banyak pertimbangan untuk memutuskan opsi mana yang dipilih. Taufik berharap proses kompromi positif dapat segera dilakukan.

"Seyogyanya saya mengusulkan jangan sampai divoting. Tapi komunikasi antar ketum-ketum parpol. Jangan seperti pilihan lurah atau kades, bukan merendahkan, (tapi) ini pimpinan nasional kita," tandas dia.

 

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!


Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.


Masuk Sekarang
Masuk untuk mengikuti ini  
Pengikut 0