Jump to content
kacau

Terbang Di Atas Kecepatan Cahaya, Mungkinkah?

Recommended Posts

post-74-0-19142400-1417677870_thumb.jpg

 

Albert Einstein, mengatakan tak ada yang bisa melebihi kecepatan cahaya di alam semesta ini. Lalu ada film sci-fi, Star Wars dengan pesawat Enterprise, yang bisa terbang dalam kecepatan warp, yang konon di atas kecepatan cahaya, sehinggabisa berkelana ke mana-mana hingga ke ujung galaksi.

 

Tampaknya teori Einstein bakal dipecahkan, dan Pesawat Induk Enterprise di film Star Wars akan jadi kenyataan.

 

Adalah seorang insinyur NASA, Harold White yang mengeluarkan ide terbang di atas kecepatan suara, beberapa tahun lalu, yang menimbulkan perdebatan di kalangan ilmuwan. Dan kini, ide berani itu dikembangkan oleh Mark Rademaker, bekerja sama dnegan Harold White, mendesain pesawat warp yang diberi nama sama dengan Star Wars, IXS Enterprise.

 

“Kami ingin membuka wawasan kalangan muda bahwa pesawat warp bisa diciptakan,” ujar Mark.Dengan pesawat itu, maka bintang dan galaksi akan bisa dijangkau. Katakanlah, Alpha Centaury, konstelasi bintang terdekat (sekitar 4 tahun cahaya) akan bisa dicapai dalam hitungan minggu!Padahal, dengan pesawat komersial zaman ini, katakanlah secepat kecepatan suara, membutuhkan sedikitnya satu juta tahun (bumi) utuk tiba di sana.

 

Bagaimana menembus kecepatan cahaya?Berbeda dengan teori lubang cacing, pencapaian kecepatan cahaya dijelaskan secara ilmiah begini : Ada ruang dan waktu yang “diperluas” di belakang pesawat, dan dipadatkan di hadapannya. Atau bila terlalu sulit memahaminya, ruang udara kosong di belakang pesawat melebar oleh momentum mesin, dorongannya membuat lesatan warp, akselerasi khas pesawat antar bintang seperti dalam Star Wars.

 

Harold White memperkirakan, dibutuhkan waktu hanya dua minggu untuk mencapai Alpha Centaury. Bagaimana antar bitang lain yang lebih jauh, atau galaksi yang berjarak ribuan bahkan jutaan tahun cahaya? Tetap sulit dibayangkan untuk dijangkau manusia, walau kecepatan warp bisa dicapai.

 

Harold White sendiri, telah membukukan teorinya dengan judul “Advanced Propulsion Theme Lead for the NASA Engineering Directorate”. Kalkulasi matematisnya membuktikan hanya dibutuhkan sedikit energi untuk mendapatkan akselerasi warp, dengan mesin propulsi non konvensional ini.

 

Konsep Harold membuat cincin momen besar di belakang pesawat, untuk mendapatkan akselerasi ke kecepatan warp di depan, berbanding ruang kosong di belakang yang ikut meluaskan ruang dan waktu.Baru teori, tapi siapa tahu..? Semua berawal dari mimpi dan angan-angan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy