Jump to content

7 Pekerjaan Paling Aneh yang Cuma Ada di Jepang


Recommended Posts

Jepang memang tak pernah lepas dari sorotan.

Apa pun yang berkaitan dengan negara sakura ini selalu menarik untuk dibahas.

Satunya adalah masalah pekerjaan.

Ada banyak lapangan pekerjaan yang bisa kamu dapatkan di Jepang.

Mulai dari pekerjaan normal seperti guru, akuntan, dan tour guide.

Sampai pekerjaan yang tak biasa.

Sebut saja pelatih ninja, penyusun botol atau tamu pernikahan palsu.

Dari laman tokyofromtheinside.com berikut pekerjaan paruh waktu paling aneh yang hanya ada di Jepang.

1. Penyusun botol di mesin penjual otomatis

tumblr_leuwe1dLff1qach3io1_500.jpg.1cc583407ab42110f76e241a87fba968.jpg

Ada lebih dari 5,5 juta mesin penjual otomatis di Jepang.

Masalah terbesar yang biasa dialami produsen mesin adalah menempatkan botol yang di mesin.

Biasanya mereka akan menggunakan alat berjalan yang otomatis memasukkan botol ke mesin.

Tapi ada saja botol yang tidak sengaja jatuh tergeletak, dan tugas pekerja paruh waktu hanya meletakkan botol itu kembali seperti semula.

Mudah bukan?

Gajinya bisa mencapai 20 ribu yen atau setara 2,3 juta.

2. Tamu pernikahan palsu

19349476_304.jpg.3d72e0f0ec6cb6e3e5783a3a90e4e386.jpg

Mereka biasanya digunakan untuk memperlihatkan jika pengantin memiliki teman yang banyak.

Tak sebatas tamu pernikahan, mereka juga bisa muncul dalam pertemuan resmi untuk meramaikan acara.

3. Pelatih ninja

Ninjas-Promote-Tourism-Job-Japan-NINJA0316.thumb.jpg.32bfe397aeb4e977966d447a753eac29.jpg

Mengingat semakin menurunnya jumlah praktisi ninja di Jepang.

Maka sebuah iklan muncul dan menawarkan pekerjaan sebagai pelatih ninja.

Dan ninja di sini biasanya disewa untuk meramaikan pertunjukan atau taman hiburan.

4. Penjaga balon

561b585d5f5c4.jpg.6b40c6a4add9d64d2ee20ef0f47331bc.jpg

Tugas mereka sederhana.

Yakni menjaga balon ditempelkan iklan agar bisa terbang sesuai jalurnya.

5. Co sleeping

japan04.thumb.jpg.f3408617c19f559d6b027ba0c4a9b1e1.jpg

Sesuai namanya, tugas mereka menemani pelanggan tidur bersama.

Layanan ini menawarkan pelanggan bisa tidur di pangkuan, berbincang, dan memegang tangan saat tidur.

Biasanya disediakan bagi mereka yang kesepian di rumah.

6. Narabiya

561b58e2495e9.jpg.7800b3c0bb58f3ebea44c4e71ea8bb19.jpg

Pekerja paruh waktu ini mengkhususkan diri dalam antrian.

Baik itu tiket konser atau game terbaru.

Mereka akan membantu kamu untuk antri sementara kamu bisa melanjutkan pekerjaan.

7. Pacar bayaran

tumblr_nl77yvVB141u8cizpo1_1280.thumb.jpg.cfab24b876a1ab75ed2c3f8e21227882.jpg

Kencan romantis di Disney Land atau hanya ingin bisa berbaring di pelukan seorang pria?

Jasa pacar sewaan ini bisa melakukannya.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By VOAIndonesia
      Suasana di salah satu pusat belanja di Tokyo, Jepang, 14 Mei 2020.
      Jepang berencana mencabut situasi darurat untuk tiga prefektur lagi sementara jumlah kasus baru virus corona telah berkurang.
      Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, Kamis (21/5) di Tokyo mengatakan sekelompok pakar telah menyetujui rencana untuk mencabut situasi darurat yang diberlakukan untuk prefektur di bagian barat Jepang, Kyoto, Osaka dan Hyogo.
      Ketiga kawasan itu termasuk di antara tujuh prefektur, termasuk Tokyo, yang pertama-tama ditetapkan berada dalam situasi darurat bulan lalu oleh PM Shinzo Abe, karena khawatir wabah virus corona akan membuat sistem layanan kesehatan Jepang kewalahan. Perdana menteri sempat sebentar menetapkan situasi itu untuk seluruh wilayah Jepang.
      Tokyo dan empat prefektur lainnya, termasuk pulau Hokkaido di bagian utara Jepang, akan tetap berada dalam situasi darurat.
      Wabah Covid-19 telah mendorong ekonomi Jepang memasuki resesi untuk pertama kalinya sejak 2015, karena produk domestik brutonya menyusut 3,4 persen per tahun pada kuartal pertama 2020, menyusul kontraksi pada kuartal terakhir 2019.
      Bukti lain mengenai pukulan finansial muncul hari Kamis. Kementerian keuangan merilis data yang menunjukkan ekspor Jepang merosot 21,9 persen bulan lalu, penurunan terbesar sejak krisis finansial global 2008.
      Dampak virus corona bagi Jepang ringan saja dibandingkan dengan di berbagai penjuru dunia, dengan 16 ribu lebih kasus terkonfirmasi, termasuk 700 kematian akibat virus corona. [uh/ab]
    • By PusatInformasi
      Kasus pertama terinfeksi virus corona, diduga kuat gara-gara tersebar lewat uang dan dibenarkan oleh seorang spesialis ahli penyakit menular Jepang.
      "Jika Anda menyentuh dengan tangan dengan virus, saya pikir ada risiko infeksi jika orang lain menyentuh tagihan," ungkap Spesialis dalam Penyakit Menular Hideomi Nakahara, Ph.D. kepada Fuji TV, Kamis (27/2/2020).
      Penelitian di luar negeri telah menunjukkan bahwa virus influenza pada tagihan uang kertas menurutnya sempat bertahan selama lebih dari dua minggu.
      "Koin, seperti halnya uang kertas, meningkatkan risiko kita terinfeksi apabila menyentuh benda lain dengan tangan," ujar dia.
      Di Jepang sejak minggu lalu sudah ada kekhawatiran tentang menyentuh uang tunai saat berbelanja termasuk menyentuh barang belanjaan juga bisa menularkan infeksi virus corona.
      Melihat supermarket, setelah pembeli membayar, kebanyakan orang menggunakan tangan mereka menyentuh uang dan belanjaan untuk mengemas makanan.
      "Saya pikir mencuci tangan selalu dan mendisinfeksi tangan sendiri adalah cara paling penting untuk melindungi diri dari infeksi virus," tambah Dokter Nakahara.
      Pada 26 Februari, baru diketahui bahwa seorang karyawan Bank of Mitsubishi UFJ di Kota Konan Perfektur Aichi telah terinfeksi virus corona baru.
      Tanggal 25 Februari staf bank tersebut sudah mengalami panas tubuh lebih dari 37,5 derajat namun tetap bekerja di bank tersebut.
      Petugas bank hari ini menjelaskan kepada para nasabahnya, "Karena ada yang terinfeksi jadi banyak tempat harus di disinfektan, apakah berkenan?" tanya petugas bank kepada nasabah yang masuk yang menyarankan juga menggunakan semprotan disinfektan pada tangan semua nasabah yang masuk bank tersebut.
    • By keenion
      Jepang adalah salah satu negara yang dipuji memiliki budaya jujur yang tinggi. Barang-barang yang hilang atau tertinggal di tempat umum akan dikembalikan kepada pemiliknya. Semua itu sudah diajarkan sejak dini di sekolah-sekolah Jepang.
      Jake Adelstein baru selesai makan siang dan berencana untuk membeli pancake. Ketika hendak mengambil uang, ia baru menyadari jika dompetnya terasa ringan dari biasanya. Padahal ia baru dari mesin ATM dan menarik uang tunai 100.000 yen.
      Saat diperiksa ternyata uang tersebut tak ada dalam dompet. Merasa ada sesuatu yang janggal ia pun menelepon operator bantuan ATM dan menanyakan terkait transaksi di ATM, akan tetapi menurut operator itu tak ada informasi mengenai transaksi itu. Ia pun disarankan untuk melapor ke polisi.
      Jake kemudian membuat sebuah laporan kehilangan di kantor polisi Shibuya dan menceritakan kembali kejadiannya kepada salah seorang polisi. Setelah selesai, polisi tersebut memberi Jake nomor kasus yang ia laporkan dan meminta Jake untuk tidak menghilangkannya.
      Keesokan harinya, pada pukul 10 pagi, ia mendapat telepon dari Kantor Polisi Shibuya untuk datang ke stasiun untuk mengambil uangnya dengan membawa identitas diri. Jake pun menuju ke tempat yang disebutkan oleh polisi tersebut dan setelah mengisi selembar kertas, uangnya pun dikembalikan.
      “Saya ingin meninggalkan hadiah untuk orang yang menyerahkannya (uang),” kata Jake.
      Namun, petugas tersebut menjawab bahwa orang yang menemukan uang tersebut menolak untuk mengklaim hadiah dan merahasiakan siapa yang menemukan. Mark Kareles pendiri Mt. Gox Co yang merupakan bursa Bitcoin terbesar di dunia yang kolaps pada 2014 itu juga mengagumi kejujuran sebagian besar orang Jepang.
      “Ketika saya pertama kali tiba (di Jepang), terkadang saya meninggalkan laptop saya di bangku taman dan saya kagum bahwa barang itu akan tetap ada saat saya kembali. Atau orang akan mengejar saya dengan laptop dan mengembalikannya,” ujar Mark.
      Untuk kenyamanan penduduknya Jepang memang membentuk Lost and Found Centre yang menjadi pusat barang-barang hilang. Tak hanya uang atau dompet, polisi Tokyo juga akan menindak kehilangan payung, syal atau sarung tangan termasuk penemuan uang 1 atau 5 yen.
      Ketika seseorang kehilangan barang di Jepang, biasanya mereka langsung datang ke Lost and Found Center. Barang-barang yang hilang akan disimpan selama 3 hingga 4 hari lalu setelah itu akan diserahkan Metropolitan Police Lost & Found Center yang berada dekat stasiun Lidabashi.
      Sarung tangan, payung hingga syal yang tertinggal di metro atau tempat umum dapat ditemukan di tempat itu. Asalkan harus melaporkan terlebih dahulu dan menunjukkan bukti kepemilikan barang serta identitas diri. Jika ingin meminta orang lain yang untuk mengambil barang yang hilang di Lost and Found Center, maka mereka harus membuat surat kuasa untuk dibawa oleh orang yang diminta untuk mengambil barang tersebut.
      Pada 2016, Tokyo Metropolitan Police Department's Lost and Found Center menangani sejumlah uang yakni sekitar 3,67 miliar yen atau setara 32 juta dolar AS yang hilang. Dalam prosesnya, menurut pihak kepolisian Tokyo, sekitar tiga perempat dari total uang yang hilang itu berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
      Benda sepele seperti payung yang ketinggalan di tempat publik atau di metro juga ditangani oleh kepolisian setempat. Di tahun yang sama, pihak Lost and Found Center menangani 381.135 payung. Mereka yang menemukan atau kehilangan uang 1 hingga 5 yen pun akan ditangani oleh pihak kepolisian.
      Anak-anak juga dibiasakan untuk melakukan hal jujur tersebut. Seperti yang dilakukan Mayako Matsumoto yang mengembalikan sebuah dompet berisi sekitar 100 dolar AS kepada pihak kepolisian dengan ditemani oleh ibunya. Pihak kepolisian mengapresiasi kejujuran Mayuko dengan memberinya imbalan beberapa permen. Kebiasaan itu tak terjadi secara tiba-tiba namun melalui pendidikan sejak dini.
      “Sekolah di Jepang memberi kelas terkait etika dan moralitas, dan siswa belajar membayangkan perasaan orang-orang yang kehilangan barang atau uang mereka sendiri. Jadi tak jarang melihat anak-anak membawa koin 10 yen ke kantor polisi itu, kata seorang profesor di Kansai University, Toshinari Nishioka.
      Selain itu, ada aturan yang menaungi terkait barang-barang yang hilang. Undang-Undang Jepang pada pasal 28 dari Lost Property Act menyatakan bahwa seseorang yang telah kehilangan barang harus membayar kepada para penemu antara 5 hingga 20 persen dari nilai barang yang ditemukan. Namun, hadiah itu hanya bisa diklaim dalam jangka waktu satu bulan. Tapi tak jarang juga mereka yang menemukan tak meminta imbalan.
      Dalam beberapa laporan menyebutkan tindakan kriminal di Jepang terutama perampokan menurun dari 5.988 kasus di tahun 2005 menjadi 3.056 kasus di tahun 2014. Atau jika dihitung per populasi yakni 4,72 kasus per 100.000 populasi di tahun 2005 turun menjadi 2,41 kasus per 100.000 populasi di tahun 2014.
      Laporan lain yakni dari United Stated Department of State Bureau of Diplomatic Security juga memberi status kriminal di Jepang pada level rendah atau low. Status itu berlaku untuk semua jenis tindak kriminal, termasuk kondisi dan keamanan transportasi yang baik.
      Bagaimana dengan Indonesia? Kejujuran memang masih ada di negeri ini tapi hanya bagi segelintir orang. Putri, penulis di salah satu media di Indonesia pernah kehilangan dompet di salah satu angkutan umum di Jakarta, sekitar tiga tahun lalu. Putri kemudian melapor kasus kehilangan itu ke pihak yang berwajib namun hingga saat ini, dompet tersebut tak kembali kepadanya.
      Dompet yang di dalamnya terdapat kartu identitas yang dapat memudahkan dalam mendapat petunjuk sang pemilik saja jarang dikembalikan, bayangkan barang seperti payung, syal, atau sarung tangan yang tentu tak ada identitas pemilik yang menempel di barang tersebut.
      Mereka yang berjalan di tempat umum kadang menjadi target dari para tangan nakal alias pencopet. Belum lagi tindakan perampokan yang berujung pada pembunuhan dan tindak kriminal lainnya. Kasus perampokan di Indonesia dari 9.742 pada 2008 naik menjadi 11.758 kasus di tahun 2014.
      Jika melihat ke Jepang, faktor pendidikan terkait kejujuran sudah dilakukan sejak dini menjadi salah satu faktor penting, sedangkan Indonesia hingga saat ini masih memperdebatkan terkait sistem pendidik full day school. Upaya tersebut diwacanakan untuk meningkatkan pendidikan karakter dari siswa siswi di Indonesia. Basisnya adalah kejujuran, toleransi, disiplin, hingga rasa cinta Tanah Air.
      Namun, sistem ini dikatakan tak tepat jika dilakukan di wilayah pedesaan dengan berbagai alasan. Sehingga masih banyak PR terkait pendidikan bagi pemerintah Indonesia, termasuk pendidikan terkait kejujuran.
    • By Aladin
      Menjadi seorang pramugari adalah impian sebagian besar wanita. Penghasilan yang tinggi dan travelling ke mana mana menjadi salah satu sebab pekerjaan ini menjadi impian banyak wanita.
      Namun baru baru ini, seorang mantan pramugari Singapore Airlines membuat sebuah cerita saat menjadi awak kabin pesawat yang penuh penderitaan. Nama wanita ini adalah Hillary, dia membuat tulisan ini untuk memperingati satu tahun nya dia keluar dari Singapore Airlines.
      Dia mengatakan, sebagai Pramugari, pendapatannya dibilang sangat tinggi. Dia menerima minimal SGD$3.300 atau sekitar 32jutaan rupiah, kalau musim liburan, bisa mencapai SGD$4.700 atau sekitar 46jutaan. Tapi dia mengatakan apa yang didapatkannya ini justru bertolak belakang dengan apa yang dia rasakan.

      Saat dia masih bekerja dahulu, dia sering sekali mendapat banyak perlakuan tidak menyenangkan. Muali dari lembur berlebihan, dilecehkan penumpang, serta gaya hidup hedonis dan rusak yang mengintai setiap saat.
      Dia mengakui, perasaannya saat itu ada di tengah tengah antara cinta atau benci dengan pekerjaan ini. Sampai akhirnya dia memutuskan untuk benar benar berhenti dari pekerjaannya sebagai pramugari.
      “Sekarang saya sudah tidak terbang. Saya merasa umur saya lebih muda 10 tahun. Setelah saya berhenti, orangtua saya berkata saya telah kembali menjadi diri saya sendiri. Saya menjadi tidak mudah kesal, tidak mudah marah dan kembali menyenangkan,” ujar Hilary.

      “Saya punya hubungan antara cinta-benci dengan pekerjaan ini. Tidak diragukan, ini terlihat begitu glamor dan menyenangkan sebagai awak pesawat, Anda bisa belanja di Paris, pergi ke Amerika Serikat, sarapan di Tokyo, dan makan siang di LA (Los Angeles) tapi pekerjaannya sungguh sulit. Awak pesawat bekerja sangat keras demi uang!” katanya.
      Akhirnya Hilary merasa bahagia setelah memutuskan resign dari pekerjaannya sebagai pramugari Singapore Airlines. Saking kerasnya tekanan yang dialaminya, Hilary mengaku pernah sampai menangis. Ia pun sampai tidak ingin bekerja.

      “Saya menangis karena saya takut pergi kerja… Pekerja dengan jam kerja intensif tanpa henti bisa Anda temukan di London. Saya juga tidak ingin jauh dari keluarga saya,” terangnya.
      Beberapa orang mengatakan kalau dia ini manja, tapi beberapa orang memuji apa yang dia katakan. Menurut anda?
×
×
  • Create New...