Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Badai Tuan telah berlalu
      Salahkah 'ku menuntut mesra?
      Tiap pagi menjelang
      Kau di sampingku
      'Ku aman ada bersamamu
      • 0 replies
    • Ini Enak dan Tidak Enaknya Jadi Menteri
      Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2019-2024 dalam Pilpres 2019.

      Setelah pemilihan umum dan berbagai sidang yang menegangkan, kini perhatian masyarakat terfokus pada calon menteri baru dalam kabinet pemerintah 2019-2024.

      Masyarakat penasaran siapa saja menteri yang akan membantu Presiden dan Wakil Presiden terpilih di masa depan.
      • 0 replies
    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
berita_semua

Main Gadget Turunkan Kualitas Sperma

Recommended Posts

moto_z_play_review30.thumb.jpg.2d931de1ec048971c2dc0ea6345602dc.jpg

Menggunakan perangkat elektronik di kamar tidur pada malam hari ditemukan dapat merusak sperma maupun sel telur.

Orang yang rutin memainkan ponsel atau tablet di malam hari sebelum tidur lebih mungkin untuk memiliki anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit, para ilmuwan mengingatkan.

Jatuh tertidur dengan televisi menyala sepanjang malam di kamar tidur juga dinilai bisa merusak sperma dan sel telur.

Temuan ini muncul dari percobaan laboratorium pada hamster setelah studi sebelumnya mengaitkan antara lampu malam dengan peningkatan risiko kanker, penyakit jantung, dan depresi.

Prof Randy Nelson, yang memimpin penelitian AS mengatakan, “Kami harus peduli tentang meningkatnya eksposur dari tablet, telepon, dan TV.”

Ini merupakan yang pertama kalinya di mana peneliti mampu menunjukkan bahwa kerusakan akibat paparan gadget di malam hari tidak hanya berdampak kepada individu yang menggunakan, tetapi juga pada anak-anak mereka kelak.

“Ini bukan masalah yang berkembang di dalam rahim, namun berasal dari sperma dan sel telur. Efeknya ialah menyebabkan keturunan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah,” kata tim peneliti di Ohio State University.

Para ahli juga memperingatkan bahwa paparan cahaya elektronik di malam hari dapat mengganggu jam tubuh dan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, depresi dan penyakit jantung.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By paimin
      NASA telah mengirim sampel sperma manusia dan banteng ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) untuk diteliti. 

      Lembaga antariksa milik pemerintah Amerika Serikat ini ingin mengetahui potensi pembuahan yang mungkin terjadi pada mamalia saat berada di ruang hampa alias gravitasi nol. 

      Misi pengiriman sperma beku yang dijuluki Micro-11 itu diterbangkan ke ISS menggunakan kapsul Dragon dengan dorongan roket Falcon 9 buatan SpaceX. Peluncuran berlangsung di Cape Canaveral Air Force, Florida, Amerika Serikat, dua minggu lalu. 

      Setelah mencairkan sampel, astronot di ISS akan mengaktifkan sperma tersebut menggunakan ramuan kimia unik. Pergerakan sperma akan dimonitor dan difilmkan dengan saksama saat "berenang" dan menyatu dengan sel telur. 

      Usai fase awal selesai, sampel akan dicampur dengan pengawet dan kemudian dikirim kembali ke Bumi, tempat eksperimen diselesaikan. 

      "Berdasarkan percobaan sebelumnya, kurangnya gravitasi mampu mengurangi mobilitas sperma," kata Fathi Karouia, ilmuwan utama proyek Micro-11 NASA, seperti dikutip dari Space Daily, Kamis (12/4/2018). 

      Salah satu eksperimen yang dinyatakan berhasil adalah ketika NASA membuktikan bahwa sperma tikus bisa bertahan hidup selama sembilan bulan di angkasa luar. Sperma itu kemudian dikembalikan ke Bumi dan digunakan untuk reproduksi tikus. 

      "Penelitian ini sejalan dengan penyelidikan lain pada sampel organisme berbeda, yang telah menunjukkan bahwa mikrogravitasi memicu regenerasi sel," imbuh Karouia. 

      Sperma banteng dipilih untuk penelitian ini karena pola gerakannya mirip dengan sperma manusia. Oleh karena itu, sperma banteng digunakan sebagai kontrol kualitas yang nantinya akan dibandingkan dengan sperma manusia. 

      "Kami belum tahu bagaimana misi luar angkasa ini dapat memengaruhi kesehatan reproduktif manusia. Investigasi tersebut akan menjadi langkah awal untuk memahami reproduksi dalam gravitasi rendah," tulis NASA dalam sebuah pernyataan. 
      Ini bukanlah kali pertama sel sperma dikirimkan ke angkasa luar. Sebelumnya pada 1988, Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) pernah mengirimkan sperma banteng. Selain itu, NASA juga pernah mengirimkan sperma bulu babi.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nasa-kirim-sperma-manusia-ke-angkasa-luar-untuk-apa-2KtK

    • By duniagelap
      1. Kalori
      Jangan kira bahwa sperma hanyalah zat yang berfungsi untuk membuahi sel telur dan melakukan reproduksi. Anda juga harus mengetahui bahwa sperma mengandung lemak, kalori, dan bahkan kolesterol Satu sendok makan sperma mengandung 20 kalori.
      2. Nilai nutrisi
      Cairan sperma dan semen juga sangat bernutrisi. Cairan tersebut kaya akan protein dan karbohidrat. Namun juga mengandung zat seng, lemak, dan kalsium yang bisa menangkal pengeroposan gigi. Sperma juga sumber protein yang sangat baik.
      3. Kanker payudara
      Jarang melakukan hubungan seksual adalah salah satu penyebab munculnya kanker prostat. Namun tahukah Anda bahwa mengonsumsi cairan sperma dan semen bisa mencegah kanker payudara? Efeknya bahkan sama ketika Anda mendapatkannya lewat hubungan seksual dan tidak memakannya melalui seks oral.
      4. Jumlah sperma
      Satu kali ejakulasi mengandung hanya lima persen dari sperma yang ada dalam tubuh. Namun faktanya masih banyak pasangan yang sulit hamil. Hal ini kemungkinan bukan karena jumlah sperma yang kurang tetap kualitas sperma yang tak cukup untuk pembuahan.
      5. Usia sperma
      Dibutuhkan waktu dua bulan untuk memproduksi sperma. Produksi sperma adalah hal yang rutin terjadi pada tubuh pria, namun proses penuhnya akan memakan waktu dua bulan. Selain itu, sperma bisa hidup di dalam tubuh wanita setelah masuk lewat hubungan seksual selama dua sampai lima hari, bergantung pada siklus menstruasi wanita tersebut.
      6. Ejakulasi
      Tanpa bermaksud untuk mengecilkan kejantanan pria, namun sebenarnya pria hanya mengeluarkan setengah sendok teh cairan semen dan sperma ketika melakukan ejakulasi. Selain itu, jika pria tak melakukan ejakulasi saat berhubungan seks, sperma akan diserap kembali oleh tubuh sehingga tidak terbuang sia-sia.
      7. Sperma yang sehat
      Untuk memiliki sperma yang sehat, sangat penting untuk menjaga temperatur testis Anda. Temperatur testis harus tujuh derajat lebih rendah dibandingkan dengan temperatur tubuh. Jadi, hindari memakai celana yang terlalu ketat, sering menyilangkan kaki, atau menggunakan alat di sekitar testis yang bisa membuat temperaturnya meningkat.
      8. Gerakan sperma
      Dalam sekali ejakulasi,setidaknya ada 200 juta sperma yang keluar. Meski sperma memiliki zat kimia yang bisa mengarahkan mereka untuk mendekati sel telur, namun seringkali sperma tak 'patuh' pada zat kimia tersebut. Banyak sperma yang hanya berputar-putar dan tak segera maju untuk mencari sel telur.
      9. Bentuk sperma
      Selama ini secara umum sperma diketahui memiliki kepala berbentuk oval dan ekor yang panjang. Namun sebenarnya masing-masing sperma berbeda. Ada sperma yang memiliki dua kepala, kepala besar, kepala kecil, beberapa ekor, ekor yang bengkok.
      Itulah beberapa fakta menarik tentang sperma yang jarang sekali diketahui. Dengan mengetahui fakta di atas Anda akan lebih memahami dengan baik mengenai sperma dan kesehatan seksual Anda sendiri.
    • By sulistian_setiawan129
      Banyak yang bilang bahwa sperma adalah masa depan kaum pria. Tak heran banyak pria di dunia ini yang halalkan segala cara dari makan-makanan bergizi, olahraga teratur, hingga telan suplemen-suplemen.
      Sebenarnya, olahraga macam apa yang disarankan untuk bisa tingkatkan jumlah sperma?
      Periset di Harvard University menjelaskan, angkat beban jadi salah satu aktifitas fisik yang mampu mendongkrak kuantitas sperma. Pria yang rutin angkat beban tujuh jam seminggu (1 jam sehari) diklaim punya jumlah sperma 48 persen lebih tinggi ketimbang pria yang jarang atau tak pernah melakukannya.
      Tingkatkan testosteron
      “Angkat besi punya hubungan erat dengan tingkat konsentrasi sperma yang lebih tinggi. Olahraga tersebut dipercaya bisa tingkatkan kadar testosteron serta sensitifitas insulin,” ujar salah seorang peneliti, Audrey Gaskins.
      Lantas, adakah olahraga yang bisa turunkan jumlah sperma?
      Kata periset, ada! Olahraga tersebut adalah bersepeda. Pria yang bersepeda satu setengah jam atau lebih dalam seminggu punya jumlah sperma 34 persen lebih rendah dibanding pria yang jarang atau tak pernah naik sepeda.
      Penyebab utama kondisi tersebut adalah karena meningkatnya suhu skrotum pas bersepeda. “Suhu skrotum bakal naik pas duduk di jok sepeda. Hal itu tentu berpengaruh besar pada kualitas sperma yang dihasilkan,” jelas Audrey.
      Dua studi lain yang dirilis bersamaan juga menyebutkan, selain bersepeda, ada pula faktor lain yang jadi pemicu menurunnya jumlah sperma. Faktor yang dimaksud meliputi konsumsi kopi dan alkohol.
      Diungkapkan ilmuwan, kedua minuman tersebut sejatinya berpengaruh buruk bagi kualitas dan kuantitas air mani. Hasil tersebut diperoleh setelah mereka melakukan riset terhadap 4.500 orang dari berbagai usia.
      Hingga kini, lanjut peneliti, studi terkait pengaruh kafein dan alkohol pada jumlah sperma sangatlah beragam. “Ada banyak makalah yang menyebutkan kedua minuman tersebut rugikan kesuburan. Namun, banyak pula studi yang bilang kafein dapat membantu sperma bergerak lebih cepat,” jelas Dr. Jorge Chavarro, profesor nutrisi di Harvard School of Public Health.
    • By Yohanes_kurnia
      Tiada hari tanpa gadget. Bahkan kamu nggak bisa jauh dari yang namanya gadget, baik handphone, tablet, komputer atau laptop, maupun TV. Soalnya alat ini yang bantuin kamu beraktivitas sehari-hari. Betul nggak ndral?
      Sayangnya, ancaman mata bermasalah sering mengintai kamu yang lengket banget sama gadget. Adalah Digital Eye Strain (DES) atau Ketegangan Mata Digital yang menjelaskan kondisi mata bermasalah akibat perangkat digital. Gejalanya antara lain mata kering, iritasi, penglihatan kabur, mata lelah, sampai terjadinya sakit leher dan punggung, juga sakit kepala. Apakah kamu mengalaminya?

      Nah, kira-kira kenapa ya, perangkat digital atau gadget bisa bikin kamu terkena DES?
      1. Sinar radiasi.
      Sebuah artikel menyebutkan bahwa layar komputer atau laptop sebenarnya nggak menimbulkan radiasi berbahaya bagi mata. Yang keliru adalah cara penggunaannya dalam mengatur cahaya layar tersebut. Nah, lantas gimana dengan layar handphone dan atau TV?
      Sebuah penelitian di Israel melakukan uji coba efek panas dan radiasi sebuah handphone kepada mata sapi (mata sapi dianggap mirip dengan mata manusia). Mereka mendapati bahwa ketika uji coba itu dilakukan secara berkelanjutan atau cukup lama waktunya, muncullah semacam gelembung kecil di lensa mata. Diduga ini seperti awal gejala katarak.
      Nah, pada waktu berikutnya ditemukan hasil senada oleh peneliti India, radiasi handphone bukan hanya bikin panas bola mata, tapi juga kemampuan mata secara menyeluruh. Mata nggak bisa 'menyalurkan' panas radiasi itu ke seluruh tubuh, sehingga berkutat di mata saja. Bisa kamu bayangkan dong, betapa beratnya kerja mata kamu kalau begini?
      Jadi, mulai sekarang kurangi penggunaan gadget berlebihan. Kamu bisa mengatur jadwal kapan pemakaian gadget aktif dan nggak. Yang jelas, saat menjelang tidur, mending matikan saja gadgetmu.
       
      2. Bikin mata kering dan tegang.
      Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, gadget bikin kamu terkena DES. Mata kering dan tegang merupakan dua di antara gejala DES lainnya. Cara sederhana mengatasi gejala DES ini adalah mengurangi penggunaan gadget. Atau terapkan aturan 20-20-20. Maksudnya adalah luangkan waktu setiap 20 menit sekali untuk melihat ke kejauhan atau area selain layar gadget sepanjang 20 meter ke depan (atau sejauh mata memandang dan nggak memforsir mata untuk fokus) selama 20 detik. Cara ini dapat membantumu melemaskan otot-otot fokus dalam dan luar mata.
      3. Bikin insomnia.
      Insomnia nggak ujug-ujug muncul, lho. Insomnia muncul karena kebiasaan burukmu, salah satunya mantengin gadget sebelum tidur. Sebuah studi di Eropa menunjukkan bahwa radiasi handphone berefek kepada masalah perilaku dan psikologis. Coba deh, kamu ingat kembali, setiap kali mantengin layar gadget, semisal smartphone setiap kali menjelang tidur, lama-lama matamu berair terus kamu merasa gelisah sendiri. Akhirnya kamu nggak bisa segera tidur. Inilah efek kamu terlalu freak sama gadget sebelum tidur sehingga insomnia.
       
      Mulai sekarang, matikan semua gadgetmu sebelum tidur. Lantas jauhkan dari tempat tidurmu. Kalau perlu dari ujung ke ujung kamar deh, jarak antara ranjangmu dengan meja tempat menaruh gadget. Kalau perlu taruh di kamar lain selain kamar tidurmu. Bingung nggak ada alarm kalau gadget handphone dimatikan? Beli jam weaker, dong! Biar mantap bangunnya karena suaranya jos banget.
      4. Jarak mata dan layar gadget terlalu dekat.
      Kebiasan buruk kamu saat menggunakan gadget adalah jarak antara mata dan layar gadget teramat dekat. Cara ini bikin matamu semakin melotot, belum lagi terpapar sinar layar yang penuh radiasi dan tingkat kecerahannya yang gila-gilaan. Ini menjadi tugas berat bagi matamu, lho.
      Mulai sekarang aturlah jarak antara mata dan layar gadgetmu. Misalnya menatap layar komputer atau laptop, duduklah sejajar dengan komputer atau laptopmu dan jaga jarak pandangan antara 20-40 sentimeter atau sejauh lengan tangan kamu. Kalau untuk handphone, juga atur secukupnya asal jelas di mata dan nggak bikin mata bekerja keras melihat teks layar handphone-mu.
      5. Terus menerus mantengin layar gadget.
      Saking lengket kayak perangko sama gadget, kamu jadi nggak bisa memalingkan mata dari gadget. Benar? Nah, hal ini juga keliru. Matamu akan berpotensi mengalami DES. Berkediplah beberapa kali saat menggunakan gadget. Jangan melotot terus. Kemudian terapkan aturan 20-20-20 tadi, ya.
       
      6. Tingkat brightness (kecerahan) berlebihan.
      Kecerahan terlalu redup memang nggak bagus buat mata karena bikin mata bekerja ekstra. Tapi terlalu besar tingkat kecerahannya juga bikin mata seakan terasa kaget. Bahkan kerja kerasnya sama kayak melihat layar gadget redup. Aturlah senyamannya mata kamu, ya.
      7. Tulisan terlalu disetting kecil.
      Mata punya tugas berat kalau setting font atau tulisan di gadget kamu terlalu kecil. Seperti yang disinggung sebelumnya, tulisan kecil bikin mata melotot, tegang, dan akhirnya lelah. Atur font gadget kamu agak lebih besar, yang bikin kamu nyaman dan nggak perlu mata melotot apalagi bikin kepala dan leher maju atau membungkuk.
       
      8. Pakai gadget sambil tiduran.
      Nah, tindakan ini juga pasti sering kamu lakukan, bukan? Soalnya PW alias posisi wuenak, deh. Tapi ternyata, selain bikin badan pegal-pegal, posisi tiduran saat menggunakan gadget, terkhusus dalam hal ini seringnya handphone atau tablet, bikin mata kamu bermasalah. Bukan karena posisinya yang serta merta bikin mata bermasalah, tapi dengan tiduran, kamu pasti nyaman mendekatkan layar gadgetmu ke mata. Lagi-lagi, masalah jarak layar dan mata yang berdekatan inilah yang bikin matamu berpotensi kena DES. Lebih baik sekarang usahakan banget menggunakan gadget dalam kondisi duduk. Selain menjaga postur tubuh tetap bagus, juga menjaga kesehatan mata.
      9. Sering main gadget di tempat gelap.
      Nah, ini... pencahayaan yang nggak oke selama menggunakan gadget juga bikin mata kamu capai. Kenapa? Pada akhirnya kamu memaksimalkan tingkat kecerahan layar gadgetmu dan mendekatkan gadget ke matamu. Duh, numpuk-numpuk deh, kekeliruanmu menggunakan gadget. Kasihan matamu lho, jadi capai dan akhirnya terkena DES.
       
      10. Tak menggunakan pelindung layar antiradiasi.
      Saat gadget nggak menggunakan pelindung layar antiradiasi, maka paparan radiasi layar akan langsung mengenai matamu. Hal ini memperbesar potensi mata cepat tegang dan lelah, belum lagi risiko lainnya ketika penggunaan gadget terus menerus atau berlebihan.
      Nah, salah satu upaya untuk mengatasinya adalah pemasangan pelindung layar antiradiasi di setiap perangkat gadgetmu. Selain itu, terapkan pula tips-tips lain di atas seperti aturan 20-20-20, mulai kurangi penggunaan gadget berlebihan, plus jangan lupa makan makanan bergizi yang membantu menjaga kesehatan mata.
    • By RendyGunawan

       
      Smartphone boleh saja kaya akan fitur dan mengusung teknologi super canggih. Tapi semua itu belum bisa menggeser kedigdayaan Nokia 3310. 

      Nokia merilis seri 3310 pada 1 September 2000.  Meski material dari plastik dan layarnya masih monocrome, ponsel ini tetap dianggap terbaik hingga kini. Berikut alasannya:

      Baterai
      Rata-rata smartphone yang ada di pasaran memiliki kapasitas baterai di atas 2.000 mAh. Sementara Nokia 3310 hanya 950 mAh. 

      Meski demikian, dengan kapasitas tersebut, Nokia 3310 punya waktu stand by 260 jam. Sementara waktu bicara mencapai 4,5 jam. 

      Ratusan Cover
      Smartphone umumnya hanya punya beberapa pilihan warna. Agar menarik lagi pengguna menyematkan case tambahan.

      Lain halnya dengan Nokia 3310, pengguna dapat melakukan banyak kustomisasi. Tak hanya bagian belakang, cover depan pun dapat diubah tampilannya.

      Ada ratusan motif dan warna yang dapat dipilih untuk mempercantik tampilan ponsel ini. Kita bahkan bisa mix and match cover sehingga membuat ponsel berbeda dengan lainnya.

      Permainan Terbaik
      Umumnya untuk bermain game di smartphone kita harus mengunduh aplikasi di app store atau play store, lalu menginstalnya.  Berbeda dengan Nokia 3310, sudah tersedia sejumlah game di dalamnya.

      Meskipun jumlahnya tidak begitu banyak,  game yang dihadirkan masih dianggap terbaik hingga kini. Salah satunya adalah game snake alias permainan ular.

       
      Membuat Musik Sendiri
      Memang saat ini banyak aplikasi yang membantu kita membuat musik. Tapi kemampuan tersebut sudah dimiliki Nokia 3310 sejak dulu. Kita dapat membuat sendiri rangkaian nada untuk dijadikan nada dering.

      Kokoh
      Bila smartphone dengan layar sentuh dan Nokia 3310 dijatuhkan ke lantai. Apa yang terjadi? 

      Layar smartphone akan seketika retak. Lain nasibnya dengan Nokia 3310, yang retak mungkin malah lantainya karena material ponsel ini cukup kokoh.
       
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy