Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
posrahasia2015

Konspirasi Yang Terkuak

Recommended Posts

konspirasicanstock.jpg.3c31b75924fceff883bd692c48850e42.jpg

Banyak orang menganggap "Teori Konspirasi" hanyalah omong kosong orang-orang di warung kopi yang tak punya bukti dan cuma mengandalkan prasangka. Tapi, mengapa "teori" itu selalu muncul, terutama bila terkait pada kasus-kasus pemerintah yang tak pernah selesai. Di Indonesia kita mengenal soal Supersemar yang misterius karena tak pernah ada surat aslinya. Di dunia berkembang perbincangan soal kelompok Illuminati, Zionis, dan sebagainya.

"Teori Konspirasi" tetap hidup tampaknya karena banyak "teori" yang semula cuma dugaan belaka tapi ternyata belakangan terbukti benar. Media Inggris, Independent, Rabu, 6 Mei 2015, mengumpulkan beberapa "teori konspirasi" yang ternyata benar itu dan faktanya memang menakutkan.

1. Eksperimen Sifilis Tuskegee

Eksperimen Amerika Serikat ini berlangsung selama 1932-1972 yang mengorbankan 400 lelaki Afro-Amerika tanpa mereka tahu atau sadar. Orang-orang itu hanya diberi tahu bahwa mereka punya "darah kotor" ketimbang dijelaskan bahwa mereka memiliki penyakit menular karena hubungan badan atau sedang diteliti untuk penyakit itu. Studi itu ditujukan untuk meneliti apakah penyakit itu berdampak beda antara lelaki kulit hitam dan kulit putih. Hingga studi berakhir hanya 74 orang dari partisipannya yang hidup.

2. Projek MK-ULTA

Wired melaporkan bahwa program CIA ini mengerahkan agen-agennya memberi manusia, yang tak sadar tujuannya, obat-obat sebagai cara untuk mengendalikan pikiran. Mereka juga memakai terapi kejut listrik, hipnotis, persuasi sublim dan teknik isolasi. Program ini disebut dalam buku The Men who Stare at Goats, yang kemudian diangkat ke film dengan bintang George Clooney. MK adalah nama proyek yang mengacu pada Divisi Teknis CIA yang mengawasi proyek dan ULTRA adalah istilah CIA untuk proyek intelijen paling rahasia.

3. Operasi Penjepit Kertas

Ini adalah rencana rahasia untuk membawa ilmuwan Nazi ke Amerika untuk bekerja pada CIA di akhir Perang Dunia II. Operasi ini dibongkar oleh wartawan Annie Jacobsen dalam bukunya, Operation Paperclip: The Secret Intelligence Program that Brought Nazi Scientists to America. Menurut Ynet, situs berita Israel, para ilmuwan itu membantu Amerika mengembangkan senjata kimia dan bekerja bersama ilmuwan Amerika untuk mengembangkan LSD (Lysergic Acid Diethylamide), sejenis narkotika.

4. Pengakuan Nayirah

Pada 1990 seorang gadis 15 tahun yang dikenal sebagai "Nayirah" memberi bukti kepada Kongres Amerika Serikat yang memicu dukungan untuk Perang Teluk pertama. Gadis itu mengklaim bahwa tentara Irak telah memindahkan bayi-bayi dari inkubator dan membiarkan mereka mati. Tapi, faktanya belakangan ditolak oleh Amnesty International. Setelah perang, New York Times melaporkan bahwa "Nayirah" sebenarnya anak duta besar Kuwait dan pengakuannya diatur oleh perusahaan public relation Hill & Knowlton.

5. Liverpool

Pada 15 April 1989, 96 penggemar Liverpool meninggal dalam kebakaran dan ratusan lainnya cedera ketika menonton semifinal Piala FA (Football Association) di stadion Hillsborough. Pada 2011 seorang pensiunan hakim mengklaim para keluarga yang meninggal harus membuang jauh-jauh "teori konspirasi" soal apa yang terjadi dalam kecelakaan itu. Pada 2012 sebuah penyelidikan menunjukkan bagaimana polisi membuat "langkah-langkah yang diperlukan" agar tak disalahkan atas tragedi itu. Hingga kini penyelidikan masih berlanjut dan bukti-bukti baru tentang usaha untuk menutup-nutupi itu bermunculan.

6. Pelarangan Alkohol

Media Amerika, Slate, melaporkan, pemerintah Amerika Serikat sengaja meracuni alkohol di masa Undang-undang Pelarangan Minuman Keras (Prohibition Act) dalam usaha untuk memberdayakan larangan minum-minuman keras pada 1920-an. Sekitar 700 orang meninggal karena perbuatan itu.

7. Operasi Northwoods

Operation Northwoods adalah sekumpulan proposal tindakan terhadap Kuba yang dirancang Departemen Pertahanan dan Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat pada 1962. Ini adalah rencana Perang Dingin oleh pemerintah Amerika Serikat untuk membuat serangan palsu di Amerika yang dirancang untuk mengkambinghitamkan Kuba dan mengail dukungan untuk perang terhadap negara komunis di Amerika Latin itu. Catatan menunjukkan bahwa itu tak pernah berhasil diwujudkan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Semua orang senang mendengar teori konspirasi. Anda bisa menghabiskan banyak waktu untuk membaca tentang teori dan bertanya-tanya apakah ada kebenaran bagi mereka. Daftar ini adalah 10 teori konspirasi teratas.
      1. 9/11 dibuat oleh Pemerintah AS  

      Banyak teori konspirasi telah dipresentasikan mengenai serangan 11 September 2001, banyak dari mereka mengklaim bahwa Presiden George W. Bush dan / atau individu di pemerintahannya mengetahui tentang serangan tersebut sebelumnya dan dengan sengaja membiarkan mereka terjadi karena serangan tersebut akan menghasilkan dukungan publik untuk Militerisasi, perluasan negara kepolisian, dan kebijakan luar negeri dan luar negeri lainnya yang mengganggu yang dengannya mereka akan diuntungkan.
      Para pendukung menunjuk Proyek untuk New American Century, sebuah kelompok pemikir konservatif yang berpendapat untuk meningkatkan kepemimpinan global Amerika, yang mantan anggotanya termasuk mantan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld, Wakil Presiden Dick Cheney dan beberapa tokoh pemerintahan Bush lainnya. Sebuah laporan tahun 1990 dari kelompok tersebut menyatakan bahwa "beberapa peristiwa bencana dan katalisator - seperti Pearl Harbor baru" diperlukan untuk mengimbangi opini publik yang menguntungkan mereka.
      2. UFO Dipulihkan di Roswell  

      Insiden UFO Roswell melibatkan pemulihan bahan-bahan di dekat Roswell, New Mexico, AS, pada bulan Juli 1947, yang sejak saat itu menjadi subyek spekulasi, rumor, pertanyaan dan penelitian yang intens. Ada banyak pandangan berbeda tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan perdebatan sengit tentang bukti apa yang bisa dipercaya. Militer Amerika Serikat mempertahankan bahwa apa yang dipulihkan adalah balon penelitian rahasia yang telah jatuh.
      Pada awal 1990-an, peneliti UFO seperti Friedman, William Moore, Karl Pflock, dan tim Kevin Randle dan Don Schmitt telah mewawancarai beberapa ratus orang [11] yang telah, atau mengaku memiliki, sebuah hubungan dengan kejadian di Roswell Pada tahun 1947. Selain itu, ratusan dokumen diperoleh melalui permintaan Freedom of Information Act, seperti beberapa yang tampaknya bocor oleh orang dalam, seperti dokumen "Majestic 12" yang dipersengketakan. Kesimpulan mereka adalah bahwa setidaknya satu pesawat alien jatuh di sekitar Roswell, alien itu, beberapa mungkin masih hidup, ditemukan kembali, dan bahwa penyembunyian besar-besaran pengetahuan tentang kejadian tersebut telah terjadi.
      3. Pembunuhan John F. Kennedy 

      Pembunuhan John F. Kennedy, Presiden Amerika Serikat yang ke tiga puluh lima, berlangsung pada hari Jumat, 22 November 1963, di Dallas, Texas, AS pada pukul 12:30 CST (18:30 UTC). Kennedy terluka parah akibat tembakan saat menaiki istrinya dengan Jacqueline dalam sebuah iring-iringan mobil presiden melalui Dealey Plaza. Investigasi resmi oleh Komisi Warren dilakukan selama periode sepuluh bulan, dan laporannya diterbitkan pada bulan September 1964. Komisi berkesimpulan bahwa pembunuhan tersebut dilakukan semata-mata oleh Lee Harvey Oswald, seorang karyawan dari Texas School Book Depository di Dealey Plaza.
      Sejumlah teori konspirasi ada sehubungan dengan pembunuhan Presiden AS John F. Kennedy. Teori semacam itu mulai dihasilkan segera setelah kematiannya, dan terus diusulkan hari ini. Banyak dari teori ini mengusulkan sebuah konspirasi kriminal yang melibatkan pihak-pihak seperti Federal Reserve, Central Intelligence Agency (CIA), direktur KSM, Mafia, Federal Bureau of Investigation (FBI) J. Edgar Hoover, Wakil Presiden Lyndon B. Johnson, Richard Nixon, Fidel Castro, George HW Bush, kelompok pengasingan Kuba yang menentang pemerintah Castro dan kepentingan militer dan / atau pemerintah Amerika Serikat.
      4. Pemanasan Global adalah Penipuan  

      Saran konspirasi untuk mempromosikan teori pemanasan global diajukan dalam sebuah film dokumenter 1990 The Greenhouse Conspiracy yang disiarkan oleh Channel Four di Inggris pada tanggal 12 Agustus 1990, sebagai bagian dari seri Equinox, yang menegaskan bahwa para ilmuwan mengkritik pemanasan global. Teori ditolak pendanaannya.
      William Gray, phD (pelopor dalam ilmu peramalan topan) telah membuat daftar 15 alasan untuk histeria pemanasan global. Daftar tersebut mencakup kebutuhan untuk menemukan musuh setelah berakhirnya Perang Dingin, dan keinginan di antara para ilmuwan, pemimpin pemerintah dan pemerhati lingkungan untuk menemukan sebab politik yang memungkinkan mereka untuk 'mengatur, mempropagalkan, memaksa penyesuaian dan menerapkan pengaruh politik .Pemerintahan dunia besar bisa memimpin (dan mengendalikan) kita ke dunia yang lebih baik! ' Pada artikel ini, Gray juga mengutip penguasaan Al Gore kepada wakil presiden sebagai awal masalahnya dengan pendanaan federal. Menurutnya, Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional berhenti memberinya hibah penelitian, begitu pula NASA.
      5. Putri Diana Dibunuh oleh Keluarga Kerajaan 

      Pada tahun 1997, Putri Diana (Putri Wales) dan Dodi Fayed (putra Mohamed Fayed, pemilik Hotel Ritz dan Harrods) terbunuh dalam sebuah kecelakaan mobil saat berusaha melepaskan diri dari fotografer pers di Paris. Skandal seputar hubungan mereka (Dodi adalah seorang Muslim sementara Diana adalah ibu dari pemimpin masa depan Gereja Inggris) telah menyebabkan banyak orang berspekulasi bahwa mereka benar-benar terbunuh untuk mencegah skandal lebih lanjut ke takhta Inggris.
      Jajak pendapat menunjukkan bahwa sekitar seperempat publik Inggris, dan mayoritas orang di beberapa negara Arab, percaya bahwa ada rencana pembunuhan Diana, Putri Wales. Motivasi yang telah maju untuk sebuah konspirasi semacam itu mencakup saran bahwa Diana bermaksud menikahi Dodi Fayed, bahwa dia bermaksud untuk masuk Islam, bahwa dia hamil, dan bahwa dia akan mengunjungi tanah suci tersebut. Organisasi yang menurut teori konspirasi bertanggung jawab atas kematiannya termasuk Intelijen Prancis, Keluarga Kerajaan Inggris, pers, dinas intelijen Inggris MI5 atau MI6, CIA, Mossad, Freemason, atau IRA.
      6. Dominasi Dunia Yahudi  

      Teori ini, dalam sejarah baru-baru ini, terutama terbentang dari buklet Protokol Para Sesepuh Sion, yang secara luas dianggap sebagai awal dari literatur teori konspirasi kontemporer. Protokol dianggap oleh beberapa orang sebagai pemalsuan sastra anti-Yahudi yang bermaksud menggambarkan plot Yahudi untuk mencapai dominasi dunia. Sejumlah investigasi independen telah berulang kali membuktikannya sebagai plagiarisme dan tipuan, namun banyak investigasi independen telah menunjukkannya sebagai dokumen faktual.
        
      Teks tersebut dipopulerkan oleh mereka yang menentang gerakan revolusioner Rusia, dan disebarluaskan lebih lanjut setelah revolusi tahun 1905, yang dikenal di seluruh dunia setelah Revolusi 1917 Oktober. Itu beredar luas di Barat pada tahun 1920 dan sesudahnya. Depresi Besar dan bangkitnya Nazisme merupakan perkembangan penting dalam sejarah Protokol.
      7. Apollo Moon Landing Hoax  

      Tuduhan tipuan Apollo Moon Landing adalah klaim bahwa beberapa atau semua elemen pendaratan Apollo Moon dipalsukan oleh NASA dan mungkin anggota organisasi lain yang terlibat. Beberapa kelompok dan individu telah mengembangkan narasi sejarah alternatif yang cenderung, dalam berbagai tingkat, untuk menyatakan bahwa Astronot Apollo tidak mendarat di bulan, dan bahwa NASA menciptakan dan terus melanggengkan tipuan ini.
      Pendukung hoax bulan mencurahkan sebagian besar usaha mereka untuk memeriksa foto NASA. Mereka menunjukkan berbagai isu dengan foto dan film yang konon diambil di Bulan. Pakar dalam fotografi (bahkan yang tidak terkait dengan NASA) menanggapi bahwa anomali tersebut, walaupun kadang-kadang berlawanan dengan intuisi, sebenarnya adalah apa yang orang harapkan dari pendaratan Bulan Nyata, dan bertentangan dengan apa yang akan terjadi dengan citra studio atau dimanipulasi. Pendukung Hoax juga menyatakan bahwa whistleblower mungkin telah sengaja memanipulasi foto NASA dengan harapan dapat mengekspos NASA.
      8. Pearl Harbor Diizinkan untuk Terjadi 

      Teori ini menyatakan bahwa Presiden Roosevelt (FDR) memprovokasi serangan tersebut, mengetahuinya terlebih dahulu dan menutupi kegagalannya untuk memperingatkan komandan Hawaii. FDR membutuhkan serangan tersebut untuk menghisap Hitler untuk mengumumkan perang, karena publik dan Kongres sangat menentang memasuki perang di Eropa.Itu adalah backdoor untuk perang.
      Para ahli teori percaya bahwa AS diperingatkan oleh, setidaknya, pemerintah Inggris, Belanda, Australia, Peru, Korea dan Uni Soviet bahwa serangan mendadak terhadap Pearl Harbor akan segera terjadi. Semua kode bahasa Jepang yang penting rusak. FDR dan Marshall dan yang lainnya tahu bahwa serangan itu akan datang, mengizinkannya dan menutupi pengetahuan mereka.
      9. Rahasia Ketiga Fatima  

      Tiga Rahasia Fatima dikatakan tiga nubuat yang diberikan oleh penampakan Perawan Maria yang Terberkati kepada tiga gembala muda Portugis, Lucia Santos dan sepupunya Jacinta dan Francisco Marto. Dari bulan Mei sampai Oktober 1917, ketiga anak tersebut mengaku telah menyaksikan penampakan Maria ini, yang sekarang populer disebut Our Lady of Fatima.
      Pada tanggal 13 Juli Perawan Maria dikatakan telah mempercayakan tiga rahasia - dalam bentuk nubuatan - kepada para visioner muda. Dua dari rahasia tersebut terungkap pada tahun 1941 dalam sebuah dokumen yang ditulis oleh Lucia untuk membantu kanonisasi sepupunya, sementara yang ketiga tetap merahasiakannya, walaupun uskup Leiria memerintahkan Lucia untuk menuliskannya dan mempresentasikannya kepada Paus. .
      Seorang pastor Katolik yang rupanya telah melihat teks asli "rahasia ketiga" Fatima mempersoalkan interpretasi resmi dari rahasia yang dikeluarkan oleh Vatikan. Selanjutnya, dia telah meminta orang-orang kunci di Vatikan tentang teks tersebut dan tidak mendapat tanggapan. Sementara komentar sang Imam agak radikal, mereka bukan tanpa pamrih, karena dia telah melihat rahasia itu dengan matanya sendiri. Selain itu, sementara 2 rahasia pertama cukup jelas dan jelas, membuat beberapa orang bertanya mengapa yang ketiga diminta untuk diperiksa oleh tim ahli karena kompleksitasnya.
      10. Percobaan Philadelphia  

      Percobaan di Philadelphia adalah eksperimen militer angkatan laut yang diduga terjadi di Philadelphia Naval Shipyard di Philadelphia, Pennsylvania, sekitar tanggal 28 Oktober 1943, di mana kapal perusak AS mengawal USS Eldridge akan dianggap tidak terlihat oleh pengamat manusia untuk periode singkat waktu. Hal ini juga disebut sebagai Project Rainbow.  
      Ceritanya secara luas dianggap sebagai tipuan. Angkatan Laut AS telah menyatakan bahwa eksperimen tersebut tidak pernah terjadi, dan selanjutnya, rincian ceritanya bertentangan dengan fakta yang disebutkan tentang Eldridge. Ini tetap menyebabkan efek riak yang signifikan di banyak lingkaran teori konspirasi, dan elemen Percobaan Philadelphia ditampilkan dalam banyak teori konspirasi pemerintah lainnya.
      Menurut beberapa laporan, percobaan dilakukan oleh Dr. Franklin Reno (atau Rinehart) sebagai aplikasi militer dari Unified Field Theory. Teorinya, secara singkat, mendalilkan sifat kekuatan yang saling terkait yang terdiri dari radiasi elektromagnetik dan gravitasi. Melalui penerapan teori secara khusus, diperkirakan mungkin, dengan peralatan khusus dan energi yang cukup, untuk membengkokkan cahaya di sekitar objek sedemikian rupa sehingga membuatnya pada dasarnya tidak terlihat oleh pengamat.  
      Angkatan Laut menganggap penerapan teori ini sebagai nilai militer yang jelas (terutama saat Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia II saat itu) dan keduanya menyetujui dan mensponsori eksperimen tersebut. Pengawal kapal induk angkatan laut, USS Eldridge, dilengkapi peralatan yang dibutuhkan di pangkalan-pangkalan militer di Philadelphia.
    • By peter_hutomo
      Ketika seorang legenda rock wafat karena satu dan lain hal, apalagi mereka yang berhasil mengguncang dunia dengan karya-karya mereka, sudah menjadi hal umum munculnya teori konspirasi seputar kematian yang bermunculan dari para idola maupun pengamat.
      Tak jarang teori-teori tersebut membuat banyak orang terheran tetang keberan yang terjadi, bahkan tak sedikit yang percaya akan berbagai teori konspirasi yang bermunculan.
      Vokalis band rock terbesar di awal 90an misalnya, Kurt Cobain dari band Nirvana, yang ditemukan mengakhiri nyawanya sendiri 5 April 1994 silam di kediamannya. Sebuah pistol dan surat ditemukan di TKP, dalam surat tersebut Cobain menulis "The fact is I can't fool you. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it."
      Sebagai seorang bintang yang kini telah dianggap sebagai legenda musik, teori konspirasi tentang kematian pun banyak bermunculan.
      1. Kurt Cobain Masih Hidup dan Tinggal di Perancis
      Teori konspirasi teranyar yang muncul ke permukaan adalah Kurt Cobain masih hidup dan tinggal di Nice, Selatan Perancis.
      Seorang penggemar mengunggah foto orang yang mirip dengan Cobain ke Twitter, ia meyakini bahwa itu adalah vokalis Nirvana.
      Pria misterius itu memiliki rambut pirang sebahu dan janggut, mirip sekali dengan Kurt Cobain. Orang dalam foto mengenakan kacamata hitam berbingkai bulat yang juga sering digunakan oleh legenda rock & roll itu.
      2. Pesan Kematian Kurt Cobain Telah Dipalsukan

      Surat yang ditinggalkan oleh suami dari Courtney Love tersebut penuh dengan pertanyaan, dan menimbulkan teori-teori konspirasi dari banyak pihak. Tulisan tangan Cobain menjadi hal utama yang membuat orang bingung, karena dikatakan itu berubah menjelang akhir surat.
      Satu teori mengatakan bahwa Cobain mulai menulisnya dengan tangan kiri dan menyelesaikannya dengan tangan kanan, sementara teori lain megatakan bahwa ia mulai menulis pesan yang tulus kepada istrinya, tetapi berubah pikiran ditengah penulisannya.
      Teori bahkan mengatakan bahwa Cobain memulai surat itu, kemudian orang lain yang menyelesaikan surat setelah membunuhnya agar kematiannya terlihat seperti bunuh diri.
      3. Pembunuh Kurt Cobain Menutupi Kejahatan dengan Heroin

      Otopsi dilakukan setelah kematian pada tubuh Kurt Cobain, dikatakan dalam tubuhnya ditemukan dosis tinggi dari heroin.
      Seorang penyelidik swasta mengatakan pada 2012 bahwa tidak mungkin Cobain dapat menyuntikkan dirinya sendiri dengan dosis obat mematikan tiga kali lipat, menurunkan lengan bajunya, membersihkannya, lalu mengambil pistol dan mengahiri hidupnya. Dia akan langsung lumpuh setelah melakukannya, tambah sang penyelidik.
      Keterangan itu membuat beberapa orang percaya bahwa Kurt Cobain meninggal karena overdosis dan ditembak oleh orang lain setelahnya, atau orang lain menyuntiknya dengan obat.
      4. Kurt Cobain Telah Merencanakan Kematiannya

      Satu teori konspirasi menyatakan bahwa Kurt Cobain memalsukan kematiannya karena ia benci menjadi terkenal. Seorang penggemar memberikan apa yang ia percaya bahwa Cobain masih hidup, karena mayat yang ditemukan di kediamannya belum pernah dibuktikan itu benar-benar sang vokalis dari band Nirvana.
      Mereka yang percaya teori tersebut mengatakan bahwa hanya ada satu foto dari tubuh Cobain, tidak ada sidik jari pada senjata, dan media dilarang untuk menghadiri pemakamannya. Apa bukti untuk teori konspirasi ini? Mereka pun percaya jawaban untuk itu terdapat pada nama Kurt Cobain, Courtney Love, dan anaknya Francis Bean Cobain.
      Dalam sebuah unggahan di Reddit mereka menuliskan ketiga nama tersebut dengan beberapa huruf yang ditulis kapital. Jika tulisan berhuruf kapital tersebut disatukan akan terbaca "KURT IS ALIVE."
      5. Kurt Cobain Diculik Alien

       
      Teori konspirasi yang paling liar garis miring aneh yakni ketika dikatakan bahwa Kurt Cobain diculik oleh Alien. Mereka yang membuat teori ini percaya bahwa Cobain memiliki penggemar dari luar bumi dan tidak terima sang idola hanya untuk di bumi.
      Seorang perempuan di Seattle, Terra Prime, mengaku sering mengunjungi planet lain lalu bertemu dan berbincang dengan Cobain di sana. Ia mengatakan,"para alien mengijinkan Cobain untuk pulang ke Seattle dari waktu ke waktu, untuk memberinya inspirasi dalam menulis lagu."
      Cobain berkata padanya bahwa faksi alien lain juga menculik Elvis Presley, keduanya telah saling berbicara bahkan manggung bareng.
      6. Elvis Presley Memalsukan Kematiannya

      Sebuah teori konspirasi aneh mengklaim bahwa Elvis Presley memalsukan kematiannya sendiri untuk berpartisipasi dalam operasi rahasia FBI. Melansir Dialy Star, Elvis Presley khawatir akan nyawanya setelah berusaha menjatuhkan organisasi kriminal bernama The Fraternity.
      Elvis Presley tewas di kamar mandi rumahnya pada 16 Agustus 1977, meskipun penggemar legenda rock and roll telah lama percaya bahwa dia masih hidup.
      Film dokumenter yang mengeksplorasi teori tersebut baru-baru ini muncul kembali di YouTube, dengan pembawa acara Bill Bixby mengklaim memiliki dokumen FBI yang berkaitan dengan Operation Fountain Pen. Penyelidik FBI dikatakan telah mendaftarkan Elvis dalam pertempuran melawan sindikat kejahatan mematikan.
      Film dokumenter lain, The Elvis Files, yang difilmkan pada tahun 1990, juga menampilkan seorang pria bernama Luc Dionne, yang mengklaim telah bekerja untuk pemerintah Kanada.
      Dionne mengklaim dokumen-dokumen antara tahun 1976 hingga 1982, berisi tulisan tangan dari Elvis Presley. Ia pun percaya bahwa Elvis Presley meneruskan keterlibatannya dalam operasi tersebut beberapa tahun setelah kabar kematiannya.
      Orang lain yang menguatkan teori konspirasi ini adalah ahli tulisan tangan, Paul Weast. Melansir Mirror Weast Mengatakan, "Tulisan tangan ini dibandingkan dengan tulisan tangan yang dikenal dari Elvis Presley sangat cocok, sangat mirip."
    • By posrahasia2015
      Woodrow Wilson
      Tahun 1914, Presiden Amerika, Woodrow Wilson, menandatangani keputusan yang kemudian hari sangat disesalinya, yaitu mengizinkan Federal Reserve (The Fed- bank sentral AS) untuk menjadi satu-satunya lembaga yang berhak mencetak uang dolar amerika. Sebuah ketidaklaziman yang dilakukan Negara sehebat Amerika. Sebab, The Fed bukanlah pemerintah dan bukan pula dimiliki oleh bangsa Amerika asli. Lembaga ini adalah perusahaan swasta murni milik miliuner Yahudi dari klan Rothschild (bapak pembangunan Yahudi). Dengan jatuhnya akad tersebut, jadilah The Fed sebagai pengendali keuangan Amerika. Bahkan, sebagian besar cadangan devisa Negara-negara di dunia menjadikan dolar Amerika sebagai ukuran kekayaan menggantikan simpanan emas.
      Wilson pun menyesal setengah mati telah terbujuk oleh scenario para miliuner zionis Yahudi. Ia mengatakan“ Saya adalah orang yang paling tidak bahagia. Saya telah menghancurkan Negara saya. Sebuah bangsa industri yang besar ini dikontrol oleh sistem kredit. Sistem kredit kita terkonsentrasi. Pertumbuhan bangsa ini dan seluruh aktivitas kita berada di tangan segelintir orang. Kita telah menjadi pemerintah yang paling diatur, dikontrol, dan didominasi di dunia modern. Kita tidak lagi pemerintah yang memiliki pandangan yang bebas, pemerintah yang diakui, yang dipilih oleh suara mayoritas, melainkan pemerintah yang dikontrol oleh opini dan paksaan sekelompok kecil orang yang mendominasi.”
      Quote:Penyesalan Wilson itu bukannya tanpa alasan. Sejarah membuktikan bahwa The Fed bentukan Rothschild telah melakukan praktik suap dalam bentuk sokongan dana-dana kampanye dan dana-dana operasional pemerintah berkuasa. Amerika terikat utang budi sangat besar kepada The Fed.
      Keinginan untuk lepas dari jerat Yahudi

      John F. Kennedy
      Amerika bukannya tidak berjuang untuk bisa lepas dari kontrol Yahudi pada tata pemerintahan dan ekonomi mereka. Seorang John F. Kennedy pernah bertekad dan mengumumkan secara terbuka mengeliminir hak The Fed dan bermaksud mengembalikan hak pencetakan uang kepada negara. Sayangnya, belum sempat mewujudkannya, ia ditembak mati.
      Banyak orang menduga bahwa motif pembunuhan itu juga terkait erat dengan tekad mulia presiden paling popular di Amerika ini. Alasan JFK memerintahkan untuk mencetak uang Amerika sendiri adalah agar rakyat tidak lagi harus membayar bunga (pajak illegal) kepada The Federal Reserve atas penggunaan uang kertas cetakan The Fed yang dikuasai oleh Rothschild. Keputusan ini akan merugikan Rotschild triliunan dolar dalam setahun. Hal ini dikarenakan hilangnya pemasukan dari pajak yang dibayar oleh rakyat amerika untuk membayar bunga pinjaman uang dolar.
      Para presiden, politisi, dan ekonom AS sebelumnya juga sudah banyak memperingatkan bahaya penyerahan hak cetak dolar dan hak pendistribusiannya kepada banker swasta. Namun, suara-suara itu lenyap oleh kekuatan zionis. Pada 1937, parlemen Amerika mengajukan tuntutan impeachment (tuduhan) terhadap anggota-anggota dari Dewan Federal Reserve. Mereka, agen-agen Federal Reserve dan para manajer dari Depkeu AS, dituduh telah melakukan kejahatan luar biasa dan penyalahgunaan wewenang , termasuk pencurian lebih dari US$ 80 juta pertahun selama 5 tahun. Namun, impeachment ini kandas di tengah jalan akibat kuatnya para pelobi Zionis di tubuh Gedung Putih dan Kongres Amerika.
      Ada dugaan bahwa penembakan kepada Presiden Ronald Reagan juga terkait dengan keinginannya untuk mereformasi sistem pencetakan dolar Amerika. Faktanya setelah kasus penembakan yang gagal membunuhnya itu, tidak terdengar lagi keinginan untuk melanjutkan reformasi keuangan itu. Karena kuatnya pengaruh Yahudi dalam sistem pengendalian dolar amerika (dunia), membuat Henry Ford mengatakan , “Barangkali ada bagusnya rakyat tidak mengetahui asal-usul uang. Sebab, jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi.”
    • By ThinkSmart
      Dokumen-dokumen yang belakangan terungkap ke publik mengungkap keberadaan sejumlah proyek itu, dari yang dirasa lucu, hingga yang berakibat mengerikan. Dari proyek rahasia Angkatan Udara AS membuat piring terbang supersonik hingga penelitia era Perang Dunia II yang menghasilkan senjata pemusnah massal bom atom.
      1. Proyek Manhattan

      Ini adalah proyek yang berujung pada kematian ratusan ribu orang. Dimulai diam-diam pada tahun 1939, Proyek Manhattan, menghasilkan bom atom pertama di muka Bumi.
      Riset dipimpin fisikawan Amerika Julius Robert Oppenheimer, kendali proyek secara keseluruhan ada di tangan Mayor Jenderal Leslie Groves dari US Army Corps of Engineers.
      Meski melibatkan 30 tempat riset dan produksi yang berbeda, Proyek Manhattan sebagian besar proyeknya dilaksanakan di tiga tempat rahasia: Hanford di Washington, Los Alamos di New Mexico, dan Oak Ridge di Tennesse --yang lokasinya dirahasiakan sampai akhir Perang Dunia II.
      Proyek Manhattan menghasilkan rancangan, produksi, dan peledakan dari tiga bom nuklir pada 1945. Yang pertama, menggunakan plutonium dibuat di Hanford, dites pada 16 Juli di Situs Trinity, tes nuklir pertama dunia, dekat Alamogordo, New Mexico. Ledakan menciptakan awan cendawan (jamur) yang membentang selebar 12.200 meter. Kekuatannya setara dengan 15 ribu TNT.
      Sebulan kemudian Jepang jadi lokasi uji coba. Bom uranium disebut Little Boy diledakan pada 6 Agustus di kota Hiroshima, Jepang. Yang ketiga, bom plutonium disebut Fat Man, diledakan pada 9 Agustus di atas kota Nagasaki. Sebuah tragedi di akhir Perang Dunia II yang merenggut ratusan ribu nyawa. Dua bom di Jepang adalah satu-satunya senjata nuklir, sampai saat ini, yang digunakan dalam perang.
      Hari ketika bom atom meledak, Oppenheimer bersorak atas kesuksesan misinya. Namun beberapa bulan kemudian ia menyesal bukan main. Apalagi, Pemerintah AS menggunakan tragedi Hiroshima untuk mempercepat perlombaan senjata nuklir dan bukan untuk menciptakan perdamaian dunia.
      Suatu hari ia bertemu Presiden Harry S. Truman di Gedung Putih dan berkata, "Pak Presiden, aku merasa tanganku berlumuran darah," kata dia, merujuk pada Tragedi Hiroshima-Nagasaki, seperti dimuat Daily Mail. Pernyataan yang membuat Truman marah dan menyebut Oppenheimer sebagai 'ilmuwan cengeng'.
      Pernyataan yang sama diucapkan Oppenheimer 20 tahun kemudian. "Saat ini aku menjadi Kematian. Penghancur dunia."
      2. Operasi Paperclip

      Pada September 1946, Presiden Harry Truman memberikan izin berlangsungnya sebuah program yang diberi nama Operasi Paperclip -- yang bertujuan 'mencuri' ilmuwan dari Nazi Jerman dan memindahkan mereka ke AS.
      Para pejabat dari Office of Strategic Services (cikal bakal CIA) merekrut ilmuwan- ilmuwan Jerman untuk membantu pembangunan di Negeri Paman Sam setelah perang -- sekaligus memastikan pengetahuan ilmiah yang berharga dan strategis tak jatuh ke tangan Uni Soviet, serta Jerman Barat dan Jerman Timur.
      Kala itu, pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945.
      Roket supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi, bahkan saat Jerman hampir kalah perang.
      Amerika Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang belum terungkap.
      Pada Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal di pinggiran Berlin. Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.
      Sementara, Salah satu ilmuwan yang direkrut adalah ahli roket, Wernher von Braun, yang menjadi otak misi Apollo Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Dia mestinya tak masuk kriteria karena keterkaitannya dengan Nazi. Von Braun adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS.
      Tidak lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan Udara AS di Eropa menulis: "Pendudukan lembaga ilmiah dan industri Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat terbelakang dalam banyak lapangan penelitian," demikian Liputan6.com kutip dari BBC.
      "Kalau kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap tertinggal bertahun-tahun."
      3. Proyek Grudge

      Sementara Area 51 tak secara khusus ditujukan untuk meneliti makhluk ekstrateresterial, Angkatan Udara AS diam-diam menyelidiki eksistensi UFO.
      Proyek Grudge, adalah program jangka pendek yang diluncurkan pada 1949 untuk menyelidiki benda terbang aneh, seperti piring terbang. Misi ini melanjutkan program sebelumnya yang dinamakan Proyek Sign -- yang melaporkan pada 1949 bahwa sebagian penampakan diduga UFO sejatinya adalah pesawat terbang -- yang tak ada data khusus untuk menentukan asal usulnya.
      Kritik terhadap Project Grudge, bahwa program tersebut semata-mata ditetapkan untuk menghilangkan prasangka laporan UFO -- untuk menenangkan masyarakat -- dan hanya sedikit penelitian aktual yang dilakukan.
      Sebaliknya, banyak pula yang berkata bahwa pemerintah pernah menutup-nutupi proyek ini dari pantauan masyarakat umum, seperti pada awal kasus kecelakaan di Roswell, New Mexico. Pada bulan Juli 1947, pejabat militer mengadakan siaran pers bahwa reruntuhan telah ditemukan dari pesawat luar angkasa asing yang jatuh, namun kemudian menarik kembali pernyataan mereka keesokan harinya.
      Dalam bukunya, Edward J. Ruppelt, Kapten Angkatan Udara sekaligus direktur proyek menulis, "Tak butuh banyak waktu saat mempelajari dokumen UFO lama, untuk melihat bahwa prosedur standar intelijen tidak diikuti dalam Proyek Grudge. Segala sesuatu yang dievaluasi dengan premis bahwa UFO sejatinya tak ada. Apapun yang Anda lihat atau dengar, jangan percaya."
      Setelah bubar, Proyek Grudge bermetamorfosa menjadi "Blue Book Project" yang pada tahun 1969 resmi diakhiri oleh pemerintah Amerika Serikat.
      4. Area 51

      Seperti halnya Segitiga Bermuda, Area 51 adalah salah satu tempat paling misterius di muka Bumi. Banyak teori konspirasi beredar soal lokasi pangkalan militer rahasia AS di Nevada itu.
      Ada yang menduga area 51 adalah lokasi perakitan UFO yang jatuh, tempat penelitian alien yang tertangkap. Ada juga yang mengira lokasi itu adalah tempat pengujian senjata rahasia AS, termasuk senjata pengendali cuaca, juga penelitian mesin penjelajah waktu. Bahkan, ada yang menduga area 51 adalah markas organisasi rahasia, Majestic 12, yang bercita-cita mendirikan pemerintahan tunggal di dunia.
      Pada Juli 2013, dokumen CIA yang status kerahasiaannya dicabut, mengakui keberadaan Area 51 untuk pertama kalinya. Dalam dokumen disebut, situs rahasia tersebut digunakan untuk menguji berbagai pesawat mata-mata, termasuk U-2 -- pesawat pengintai terkenal.
      Lokasi terpencil di gurun yang mengelilingi Danau Groom dipilih karena berdekatan dengan fasilitas pengujian nuklir. "U-2 sangat rahasia," kata jurnalis pertahanan Inggris, Chris Pocock, dan penulis sejarah program pengembangan pesawat U-2 tersebut, kepada BBC. "Mereka mencoba untuk menyembunyikan semua hal tentang itu."
      Pesawat U-2 yang dibuat untuk memata-matai Uni Soviet dimasa perang dingin, masih diterbangkan oleh Angkatan Udara AS hingga saat ini.
      Dokumen ini mencatat bahwa pengujian pesawat U-2 pada 1950 --dengan ketinggian yang jauh lebih tinggi daripada pesawat komersial -- menyulut "peningkatan yang signifikan terhadap laporan benda terbang yang tak dikenal (UFO)".
      "Pada saat itu, tidak ada yang percaya penerbangan berawak bisa terbang di atas 60.000 kaki (seperti U-2), sehingga tidak ada yang menyangka akan melihat sebuah benda yang begitu tinggi di langit," catatan penulis Gregory Pedlow dan Donald Welzenbach.
      5. Proyek MK-ULTRA

      Pada tahun 1950-an, CIA meluncurkan program superrahasia, MKULTRA. Tujuannya mencari obat atau teknik yang bisa digunakan untuk mengendalikan pikiran manusia. Lebih dari dua dekade selanjutnya, lembaga intelijen itu menggunakan halusinasi, kondisi kurang tidur ekstrem, dan alat kejut listrik sebagai upaya pencucian otak sempurna.
      Ilmuwan CIA melakukan lebih dari 149 proyek riset sebagai bagian dari MKULTRA. Salah satunya, mereka mengetes efektivitas LSD dalam situasi sosial tertentu dengan cara, diam-diam membubuhkan obat di sebuah bar di New York atau San Francisco. Atau menawarkan heroin pada pecandu agar mereka bisa berhalusinasi.
      Dihantui skandal Watergate, pada tahun 1973 Direktur CIA, Richard Helms memerintahkan dokumen yang terkait dengan proyek tersebut dimusnahkan. Namun, sejumlah dokumen berhasil lolos, pada 1977 atas nama UU Kebebasan Informasi, sebanyak 20.000 halaman dirilis.
      6. Proyek Iceworm

      Pada tahun 1960-an, Angkatan Darat AS memulai sebuah misi rahasia untuk membangun serangkaian situs peluncuran rudal nuklir mobile di bawah lapisan es Greendland. Tujuannya, sebagai landasan rudal jarak menengah untuk menyerang sasaran di dalam Uni Soviet.
      Program tersebut diberi kode Project Iceworm, namun, untuk menguji kelayakannya, Angkatan Darat meluncurkan kedok proyek riset yang dinamakan "Camp Century" pada 1960.
      Di bawah kedok ini, insinyur membangun jaringan bangunan bawah tanah dan terowongan, termasuk tempat tinggal, dapur, ruang rekreasi, rumah sakit, laboratorium, kamar pasokan, pusat komunikasi dan pembangkit listrik tenaga nuklir.
      Pangkalan, yang juga dirahasiakan dari pemerintah Denmark, beroperasi selama 7 tahun. Program itu akhirnya dibatalkan pada 1966, akibat geseran es yang menciptakan kondisi tak stabil. Hingga kini, sisa-sisa Proyek Iceworm terkubur di bawah lapisan es Kutub Utara.
      7. Proyek 1794

      Pada tahun 2012, Angkatan Udara AS mengungkap dokumen rahasia, termasuk catatan program rahasia pembuatan pesawat yang bentuknya meniru piring terbang.
      Program ambisius itu dinamakan Proyek 1794. Tujuannya,membuat piring terbang yang kuat dan dapat berfungsi untuk melakukan patroli udara. Sekaligus untuk menembak jatuh pesawat pembom Uni Soviet.
      Dalam memo tahun 1956 terungkap, pesawat ditargetkan bisa melaju dengan kecepatan maksimal antara Mach 3 dan Mach 4, melayang di ketinggian 100.000 kaki atau 30.000 meter, dan daya jangkaunya maksimal 1.000 mil laut.
      Target lain, piring terbang itu bisa terbang di lapisan stratosfer, dengan kecepatan 2.600 mil per jam, kemampuan untuk take-off dan mendarat secara vertikal, dan dikontrol dan distabilkan dengan pendorong jet. Saking cepatnya, perjalanan New York - Miami cukup ditempuh 24 menit.
      Lalu bagaimana nasib proyek ini?
      Diketahui, para insinyur telah melakukan tahap awal, lalu membangun desain prototipe. Namun pada akhirnya usaha mereka pupus. Proyek ini ditakdirkan gagal, meski para ilmuwan yang terlibat yakin, mereka di jalur yang benar.
      Uji coba menunjukkan, desain piring terbang, dari kaca mata aerodinamis, tak stabil dan tak terkendali dalam kecepatan tinggi.
      Kendala lainnya adalah soal pembiayaan, untuk meneruskan pembangunan prototipe tersebut membutuhkan uang sebanyak US$3,1 juta atau sekitar US$26,6 miliar jika dibandingkan dengan nilai uang saat ini. Sungguh jumlah yang luar biasa untuk proyek yang belum dipastikan bakal berhasil.
    • By orang_gila
      Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Provinsi DKI Jakarta makin seru. Bukan hanya isu dan tokohnya berskala nasional, tetapi karena trend terkini kandidat petahana berpeluang besar kalah. Setidaknya tiga survei mengkonfirmasi kecenderungan yang mengejutkan itu.
      Survei Indikator Politik Indonesia pimpinan Burhanuddin Muhtadi menyebut elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat melorot tinggal 26,2 persen, dan kecenderungannya terus merosot. Agus Harimurti-Sylviana Murni menyodok dengan elektabilitas teratas (30,4 persen), sementara Anies Baswedan-Sandiaga Uno menempel ketat Basuki-Djarot (24,5 persen). Komposisi itu masih bisa berubah karena responden yang belum menentukan/merahasiakan pilihan masih tinggi (18,9 persen).
      Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA mengungkap hasil lebih mencengangkan, karena elektabilitas Basuki-Djarot anjlok (10,6 persen) pascakasus penistaan agama Islam. Posisi Anies-Sandi teratas (31,90 persen), diikuti Agus-Sylvi (30,90 persen), dan responden yang belum menentukan pilihan cukup tinggi (26,60 persen). LSI menemukan faktor sentimen keagamaan sangat menentukan pergeseran perilaku pemilih di Jakarta. Kurangnya sensitivitas petahana membuat elektabilitasnya merosot tajam, nyaris tak tertolong.
      Survei terkini dari Poltrack Indonesia pimpinan Hanta Yudha menempatkan Agus-Sylvi 27,92 persen di posisi teratas, diikuti Basuki- Djarot (22,00 persen), dan Anies-Sandi (20,42 persen). Responden yang belum menentukan pilihan tetap tinggi (29,66 persen) sehingga masih sulit diprediksi kandidat yang akan lolos ke putaran kedua, apalagi pemenang pilkada. Selisih elektabilitas antar kandidat juga sangat ketat, masih berada dalam jangkauan margin of error.
      Anomali. Survei Indikator menunjukkan gejala anomali, karena mayoritas responden menyatakan puas dengan kinerja Pemprov DKI (69%) dan mayoritas responden yang sama juga percaya tidak boleh dipimpin oleh kandidat non-Muslim (52,6%).
      Keanehan itu disebut Yurgen Alifia (Selasar, 28/11) sebagai gejala doublethink (berpikir ganda/kontradiktif), mengutip kategori George Orwell tentang disonansi kognitif. Yurgen, kandidat master di Oxford University dan mantan wartawan televisi, menilai sikap kontradiktif pemilih karena hasil propaganda elite politik yang mendukung kandidat penantang.
      Termasuk para pemuka opini yang mengeksploitasi isu primordial/agama, dan hal itu dipandang negatif bagi perkembangan demokrasi yang rasional.
      Sebenarnya, jika kita bisa menyelami suasana kejiwaan pemilih –dan itu sudah dicoba oleh LSI melalui wawancara kualitatif– tidak ada keanehan dan anomali politik. Burhan terlalu berpikir linier, bahwa kepuasan responden akan mengarah pada pilihan dan kepercayaan baru untuk kandidat petahana. Padahal, bisa saja responden menilai keberhasilan kinerja pembangunan di Jakarta adalah hasil kerja kolektif (birokrasi Pemprov) dan bukan prestasi pribadi Basuki.
      Dalam konteks itu, para pemilih di Ibukota justru makin rasional, sebab mereka tahu anggaran (APBD) DKI Jakarta sangat besar dan aparat serta infrastruktur Pemprov cukup lengkap sehingga siapapun yang menjabat Gubernur dengan mudah dapat menjalankan tugas rutinnya. Ibaratnya, Basuki tidur saja atau ngomel-ngomel saban hari, program di Jakarta terus berjalan: pasukan oranye tetap membersihkan jalan dan sungai, para Lurah melayani pembuatan KTP dan izin domisili, para dokter dan perawat melayani warga di puskesmas dan seterusnya.
      Yurgen Alifia berspekulasi terlalu jauh dengan menyudutkan pemilih yang berpikir dan berperilaku ganda, tanpa menunjukkan bukti tambahan di luar survei. Padahal, di masa transisi pasca-Reeformasi sudah terlalu banyak kita menyaksikan ‘anomali’ dari kacamata politik linier. Misalnya, dalam pemilihan umum, warga diajarkan untuk “menerima uang/bingkisan (money politics), tetapi jangan pilih partai/kandidatnya”. Tidak tanggung-tanggung, para aktivis Organisasi Nonpemerintah yang kritis mengkampanyekan: “Ambil saja uangnya, jangan pilih partai/kandidatnya!”
      Jakarta Unfair. Jika sekarang, pemilih di Ibukota bersikap to the point, menikmati pelayanan Pemprov DKI dan menolak kandidat Basuki, apakah masih disebut ‘anomali’? Atau, justru itu konsekuensi sikap rasional-kalkulatif sebagai dampak dari kampanye Ornop yang kritis. Kita tahu saat ini Basuki tak hanya berhadapan dengan warga yang kecewa dengan berbagai kebijakan diskriminatifnya, tetapi juga mendapat tentangan keras dari Ornop yang dipelopori LBH Jakarta, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Urban Poor Consortium (UPC), dan lain-lain yang mengkritik keras tindakan penggusuran paksa dan pembangunan reklamasi pulau di Teluk Jakarta.
      Para aktivis jurnalis independen juga membuat film dokumenter Jakarta Unfair yang diputar di kampung-kampung dan kampus-kampus untuk menyadarkan publik betapa berbahaya arogansi kebijakan Basuki. Setelah dua tahun berkuasa, warga kini bisa melihat perbedaan yang mencolok dari gaya kepemimpinan Basuki (2014-2016) dengan Joko Widodo (2012-2014) yang digantikannya. Sebagian besar warga Jakarta pada Pilkada 2012 memilih Jokowi, bukan Basuki, dan sekarang menyaksikan betapa Basuki tidak bisa diandalkan untuk menunaikan “Janji-janji Jokowi”. Di sinilah kontradiksi yang parah, mengguncang kesadaran pemilih di lapisan memori terdalam. Jadi, bukan anomali atau kontradiksi sikap di permukaan seperti disimpulkan Yurgen dan Burhan.
      Pertanyaannya kemudian, faktor apakah yang menyebabkan pergeseran dahsyat itu sehingga di permukaan tampak seperti kontradiksi perilaku pemilih? Yurgen membantah faktor agama yang menyebabkan perubahan sikap pemilih, dengan merujuk survei-survei sebelumnya (SMRC dan Populi).
      Riset lebih serius dilakukan oleh Ken Miichi (Associate Professor pada Iwate Prefectural University, Jepang) yang mengkaji peran agama dan etnisitas dalam Pilkada DKI 2012 (Jurnal Current Southeast Asian Affairs, 2012). Riset itu membandingkan hasil Pilkada DKI dengan komposisi demografi Jakarta dan sikap pemilih. Jadi, bukan sekadar prediksi atau spekulasi.
      Komposisi Jakarta. Kita semua tahu, Pilkada DKI 2012 diikuti oleh empat pasangan kandidat, yaitu: Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (diusung PD dan PAN), Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (PDIP dan Gerindra), Hidayat Nurwahid-Didik Rachbini (diusung PKS dan PAN yang terbelah), Alex Noerdin-Nono Sampurno (Golkar dan PPP).
      Pilkada berlangsung dua putaran, dengan hasil putaran pertama: Fauzi-Nachrowi (34,1 persen), Jokowi-Basuki (42,6), Hidayat-Didik (11,7), dan Alex-Nono (4,7). Lalu, pada putaran kedua, Foke-Nara (46,2) dikalahkan Jokowi-Basuki (53,8) dengan selisih cukup ketat (7,6).
      Sebelum mengecek alasan pemilih memberikan suara kepada kandidat jagoannya, kita perlu mengetahui komposisi warga Jakarta berdasarkan etnik dan agama.
      Ken Miichi menyajikan data yang menarik dari perbandingan komposisi etnik pada tahun 1960 dengan tahun 2000. Data tahun 1960 bersumber dari penelitian Lance Castle (peneliti dari Australia) dan data 2000 bersumber dari sensus nasional
                  Komposisi etnik Jakarta menurut Ken Michi di tahun 1960 (dalam prosentase), Jawa (25,4), Betawi (22,9), Sunda (32,9), Chinese (10,1), Batak (1,0), Minang (2,1). Dan tahun 2000, Jawa (35,2), Betawi (27,6), Sunda (15,3), Chinese (5,5), Batak (3,6), Minang (3,2).
      Sementara itu, komposisi agama warga Jakarta berdasarkan sensus adalah: Islam (85,36), Protestan (7,54), Katolik (3,15), Budha (3,13), Hindu (0,21) dan Konghucu (0,06). Warga Betawi, Jawa, Sunda dan Minang kebanyakan beragama Islam. Warga Batak mayoritas Kristen, sedang warga Chinese mayoritas memeluk Budha atau Konghucu.
      Berdasarkan exit poll yang direkam Majalah Tempo (2012), alasan pemilih memberikan suara kepada kandidat pilihannya adalah sebagai berikut.
      Alasan pemilih mendukung Jokowi-Basuki terutama karena: dipandang memprioritaskan kepentingan publik (32,7), suka dengan program alternatif yang ditawarkan (31,9), dan kejujuran (12,2). Sementara itu, alasan pemilih mendukung Fauzi-Nachrowi terutama karena: program yang sudah dijalankan (31,7), mewakili kesamaan agama (25,9) dan memprioritaskan kepentingan publik (9,2).
      Di situ terlihat kesamaan sikap pemilih karena prioritas kepentingan publik dan suka dengan program kandidat, jadi pemilih Jakarta dapat dikatakan relatif rasional. Namun, Jokowi memiliki kelebihan karena dipandang jujur, mungkin karena pemilih belum mengetahui jelas rekam jejak mantan Walikota Solo (periode 2005-2012) itu. Sedangkan pendukung Fauzi Bowo cukup besar yang berdasarkan kesamaan agama (25,9), bandingkan dengan Jokowi yang hanya didukung (0,5) karena kesamaan agama. Kesamaan etnik/suku tidak terlalu signifikan, karena memilih Jokowi hanya 4,9 dan memilih Foke hanya 4,6 persen.
      Mengapa Foke dipersepsi publik lebih agamis/Islamis, dengan asumsi mayoritas pemilih Jakarta beragama Islam? Lalu, mengapa Foke tetap kalah, meskipun didukung mayoritas pemilih Muslim? Itu pertanyaan yang menarik, apalagi bila dibandingkan dengan alasan pemilih pada Pilkada DKI 2007 yang menghadapkan Fauzi Bowo-Prijanto (diusung 20 partai besar dan kecil) dengan lawannya Adang Daradjatun-Dani Anwar (hanya diusung oleh PKS).
      Berdasarkan exit poll LSI 2007, maka pemilih mendukung Fauzi-Prijanto karena: kapabilitas kandidat (28,5), karakter kandidat (19,5), suka dengan program atau isu kampanye (18,1), kesamaan latar belakang agama-suku-dll (7,5), ikut dukungan partai (6,9), dan lain-lain (19,4).
      Terlihat pergeseran sikap pemilih Foke dari segi kesamaan agama-suku, pada pilkada 2007 hanya 7,5 persen, namun pada pilkada 2012 melonjak menjadi 25,9 persen. Apakah itu dukungan yang wajar karena pemilih Jakarta makin relijius, ataukah terjadi proses “religionisation” (agamaisasi) di masa kampanye, sebagaimana dinyatakan Ken Miichi, sambil mengutip konsep Robert Hefner.
      Fauzi Bowo pada pilkada 2007 dipersepsi bersifat moderat dan inklusif, merangkul semua golongan. Sementara penantangnya (Adang-Dani) dipersepsi (melalui kampanye media) bersifat “radikal dan militan” sehingga mengancam kemajemukan warga Jakarta. “Jika Adang-Dani yang didukung PKS menang, maka Jakarta akan berubah menjadi kota Taliban”, begitu propaganda massif tersebar di lapangan, menakut-makuti warga Jakarta bahkan sampai hari tenang.
      Tetiba, pada pilkada 2012, wajah toleran Foke berubah menjadi “militan dan intoleran” karena dinilai terlalu dekat/mengakomodir kelompok-kelompok garis keras. Foke memenangi pilkada 2007 karena mensiasati isu SARA dengan menyudutkan lawannya (Adang-Dani) dalam stigma negatif.
      Pada pilkada 2012, Foke terjebak permainannya sendiri dan dikalahkan Jokowi yang dengan cerdik membalikkan isu SARA serupa.
      Jadi, kita lihat dalam konteks Pilkada Jakarta, isu SARA bukan strategi jitu untuk memenangkan kandidat, tetapi efektif menyudutkan dan mengalahkan lawan dengan stigma negatif.
      Sekarang, bagaimana dengan Pilkada 2017? Apakah isu SARA masih bisa dipakai untuk menjegal kandidat pilihan atau lawan politik?
      Basuki masih punya waktu dua bulan untuk mengubah keadaan, menjalani proses hukum atas dugaan penistaan agama (bisa diputuskan bersalah atau bebas) dan berperilaku seperti korban (playing victim) atas fitnah dan tekanan massa. Agus Harimurti dan Anies Baswedan bisa terjebak dengan permainan isu sensitif itu, jika tak waspada, terutama para relawan pendukungnya yang bersemangat di lapangan dan ranah media sosial.
      Dalam kaitannya dengan Aksi Damai 4 November 2016 (411) yang mendesak Polri agar menahan Basuki sebagai tersangka kasus penistaan agama, Agus berkomentar positif, karena itu bagian dari hak demokrasi, menyampaikan pendapat (31/10/2016).
      Sementara Anies terlihat menjaga jarak obyektif dari aksi 411, tetapi memberi nasihat kepada Basuki saat berjumpa dalam acara talk show Mata Najwa (26/11/2016).
      “Kata-kata dapat merenggangkan hubungan, kata-kata dapat mempersatukan hubungan. Seperti apa yang terjadi dengan pak Basuki kan seperti itu, diungkapkan lalu disesali. Dan, efeknya luar biasa,” ujar Anies, disambut tepuk tangan audiens.
      Pengamat yang obyektif menganalisis berbagai survei politik dalam sejarah Indonesia kontemporer, tak kan meremehkan faktor SARA. Bahkan, unsur SARA bisa menjadi pembentuk identitas nasional atau memperkuat afiliasi politik.
      Dengan pemahaman SARA yang tepat, terutama agama, orang tak akan mengalami anomali atau doublethink. 
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy