Jump to content
fuufuu

Motorola Berhenti Jualan Smartwatch

Recommended Posts

589f86c5af07f_Moto360lead.thumb.jpg.8968af688328b148007bd61fda781fc5.jpg

Motorola tampaknya tak akan lagi menjual perangkat wearable berupa smartwatch. Perusahaan tersebut telah menghentikan penjualan dari dua seri jam tangan pintar Moto 360 dan 360 Sport.

Hal itu terlihat dari website resmi mereka yang sudah tidak menampilkan kedua produk tersebut. Bisa dikatakan, Motorola tak akan lagi menjual Moto 360 dan 360 Sport.

Sebelumnya, kedua jam tangan pintar itu juga sudah tak tersedia di toko milik Google. Sejauh ini Lenovo masih belum memberikan keterangan soal kehadiran perangkat baru untuk kelanjutan Moto 360.

Bahkan, perusahaan tersebut sempat mengisyaratkan kemungkinan tak akan lagi membuat versi terbaru dari 360. Diduga, hal tersebut sebagai imbas dari lesunya penjualan pasar smartwatch dibandingkan smartphone.

Kendati demikian, meski telah tak dijual, generasi kedua Moto 360 dan 360 Sport tetap akan mendapatkan update sistem operasi. Pasalnya, pembaruan Android Wear 2.0 telah resmi dirilis dan akan tersedia untuk kedua perangkat tersebut.

Namun sayangnya, karena tak menyertakan fitur NFC, Moto 360 dan 360 Sport tak akan mencicipi fitur terbaru Android Wear 2.0 yakni sistem pembayaran Android Pay.

Fitur tersebut telah lebih dahulu dihadirkan Samsung dan Apple di perangkat mereka. Moto 360 sendiri merupakan perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi wearable device Android Wear.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By BincangEdukasi
      Badan Telekomunikasi Jerman, Bundesnetzagentur, melarang penggunaan jam tangan pintar untuk anak-anak. Mereka mendesak orang tua untuk menghancurkan benda canggih tersebut.
      Pemerintah menganggap jam tangan pintar bisa merekam segala bentuk percakapan yang dilakukan di sekitar anak. Perilaku tersebut bertentangan dengan undang-undang anti-pengawasan Jerman yang amat sangat menghargai privasi warganya.
      Peraturan ini dijalankan dengan ketat. Bundesnetzagentur mewajibkan orang tau untuk memberikan bukti fisik jam tangan yang telah dihancurkan. Mereka juga mendorong sekolah-sekolah untuk mengawasi murid-muridnya, memastikan mereka tak lagi mengenakan jam tangan pintar.
      Sayangnya, Jerman hanya fokus pada undang-undang anti pengawasan. Mereka abai dengan peraturan keamanan yang baru saja dikeluarkan Organisasi Konsumen Eropa (BEUC). 
      BEUC melarang penggunaan jam tangan pintar dengan alasan bisa mengancam keamanan anak. Fitur pelacak GPS pada jam tersebut bisa disalahgunakan orang tak bertanggung jawab untuk melancarkan tindakan kriminal seperti penculikan dan kekerasan seksual.
      Tak sampai di sini, BEUC bahkan memaksa produsen jam tangan pintar untuk memperketat sistem keamanannya. Dan, memperluas segmen pasar mereka menjadi untuk semua kalangan.
    • By c0d1ng
      Berkat aplikasi Gear Auto Link terbaru, kini jam tangan pintar atau smartwatch Samsung Gear S2 dan S3 dapat terhubung ke perangkat SYNC yang dimiliki Ford. Dengan adanya aplikasi tersebut, pengguna smartwatch akan mendapatkan petunjuk posisi mobil sebagai pengingat agar mudah menemukan mobil saat kembali ke tempat parkir.
      "Kekuatan Ford SYNC adalah fleksibilitas untuk terhubung ke perangkat dan layanan baru. Sebagai kemajuan teknologi menghubungkan kendaraan Anda ke perangkat ini memiliki potensi besar untuk membantu membuat hidup Anda lebih nyaman dan lebih personal," kata Dave Hatton, Ford Global Manager, Mobile Applications, and Emergency Services, seperti dikutip dari Carscoops.
      Dengan adanya smartwatch, pemilik mobil Ford tidak perlu lagi mencatat lokasi parkir di smartphone. Sebab aplikasi secara proaktif akan meminta Anda untuk menandai lokasi parkir hanya dengan sekali sentuhan pada jam tangan.
      Setelah memarkir dan mobil dimatikan, pemilik mobil akan menerima konfirmasi pada smartwatch serta menanyakan apakah Anda ingin menandai lokasi parkir atau tidak.
      Lewat aplikasi yang sama, smartwatch dapat membantu pengemudi agar tetap fokus mengendarai mobil. Apabila tidak fokus maka jam akan berbunyi secara otomatis. Versi masa depan, jam bisa bergetar sehingga membuat pengemudi lebih waspada.
      Saat ini aplikasi yang telah ada di smartwatch Samsung tersebut tengah di pamerkan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat.
    • By c0d1ng
      Bukan hanya orang biasa yang tertarik dengan keberadaan jam pintar. Badan antariksa seperti Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun tertarik untuk memanfaatkan kecanggihan jam pintar. 

      NASA berencana memanfaatkan teknologi jam pintar untuk membantu astronaut menjalankan tugasnya di Stasiun Ruang Angkasa Internasional. Seperti dilansir The Verge, NASA menginginkan aplikasi tertentu yang dapat membantu para astronaut untuk menjadi lebih terorganisir dan aman dalam menjalankan tugasnya. 
      Kabarnya, badan antariksa tersebut menyelenggarakan kontes di situs Freelancer dan menantang para peserta untuk merancang aplikasi tersebut. Pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah sebesar US$ 1.500 atau sekitar Rp 20.500.000. 
      Menurut situs NBC News, NASA sepertinya tak mengincar Apple Watch melainkan Samsung Gear 2. Aplikasi yang diminta pun adalah aplikasi yang kompatibel dengan jam tersebut. 
      Dikutip dari situs Fortune, beberapa jenis aplikasi jam pintar yang dibutuhkan NASA adalah:
      1. Aplikasi yang mengatur jadwal astronaut, yaitu aplikasi yang akan menunjukkan agenda dan jadwal astronaut serta menginformasikan jalur navigasi terbaik.
      2. Aplikasi yang memperingatkan dan meningkatkan tingkat kewaspadaan astronaut. Aplikasi ini akan memberikan tingkat bahaya dari suatu peringatan berdasarkan kode warna.
      3. Aplikasi yang menginformasikan status komunikasi, yaitu aplikasi yang akan memberitahu apakah pesawat dapat berkomunikasi dengan stasiun di bumi, baik melalui suara atau video.
      4. Aplikasi waktu, yaitu aplikasi yang memperkirakan durasi daru suatu prosedur atau aktivitas. 
      5. Aplikasi yang memberikan umpan balik bagi setiap tindakan astronaut.
    • Guest News
      By Guest News
      Aplikasi-aplikasi pemantau kebugaran membuat orang bisa melacak kegiatan fisiknya, termasuk kalori yang dibakar dan penurunan berat badan. Tetapi, aplikasi seperti ini juga bisa membuat orang urung berolah raga karena disibukkan dengan input data pengguna.
      VOA Indonesia: http://www.voaindonesia.com
      Ngobas: http://ngobas.com
      ITCare Indonesia: http://itc.web.id
    • By JARVIS
      Anda sering lupa meletakkan ponsel? Sering pula kehilangan kunci? Tenang saja, karena kini Motorola memiliki solusi tepat bagi Anda dengan menghadirkan aksesoris terbaru bernama Motorola Keylink.

      Berbentuk gantungan kunci unik, aksesoris ini berfungsi mencari ponsel Anda yang hilang. Bila disambungkan dengan aplikasi Motorola Connect via Bluetooth pada ponsel Anda, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan keberadaan ponsel selama jaraknya tidak lebih dari 30 meter.
      Tinggal pencet tombol yang ada pada Motorola Keylink maka ponsel akan berbunyi dan Anda tinggal mencarinya saja.

      Sebaliknya, jika Anda kehilangan kunci, Anda tinggal membuka aplikasi Motorola Connect pada ponsel, kemudian ketuk sebuah tombol, maka Motorola Keylink akan mengeluarkan suara kencang untuk memudahkan pencarian Anda.

      Namun, jika Anda kehilangan keduanya, tentu Anda harus kembali menggunakan cara tradisional, yaitu mencarinya hingga ketemu.

      Motorola Keylink dapat terintegrasi dengan ponsel berbasis iOS (7.1 ke atas) dan Android (4.3 ke atas). Aplikasi Motorola Connect kini tersedia untuk Google Play Store dan Apple App Store.

      Apabila Anda memiliki ponsel Motorola Moto X, Droid Turbo, atau ponsel yang menjalankan Android 5.0 Lollipop, maka Motorola Keylink akan bekerja sebagai perangkat otentikasi yang memungkinkan Anda untuk membuka kata sandi pada ponsel.

      Adapun baterai yang tersemat di dalam aksesoris ini diklaim kuat hingga setahun penuh, dan dapat dengan mudah diganti.

      Mengutip AndroidCentral, Motorola Keylink dibanderol dengan harga 24,99 dolar AS atau sekitar Rp300 ribu dan dapat dipesan langsung di situs resmi Motorola.
       

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy