Jump to content
berita_semua

Tips Bersihkan Goresan di Kamera Smartphone

Recommended Posts

phone-camera.jpg.2eac8b4f7673fde49c8b9f533dceaebc.jpg

Pernahkah kamu mengeluhkan hasil foto kamera smartphone selalu buram, padahal kamera smartphone kamu memiliki kualitas baik? Jika iya, bisa jadi ada yang salah dengan kamera smartphone kamu. Entah itu kotor maupun tergores sesuatu (baret), kamera jadi kesulitan menangkap objek secara fokus.

Penyebabnya pun bermacam-macam. Bisa jadi kamera utama yang terletak di bagian belakang smartphone sering terbentur, atau bisa jadi tergesek saat dimasukkan ke saku celana. Kemungkinan lain, baret tersebut disebabkan gesekan objek yang sangat kecil.

Lantas bagaimana cara membersihkan baret atau goresan yang ada di kamera smartphone? Berikut adalah tips membersihkan baret di kamera smartphone.

Adapun percobaan dilakukan menggunakan sebuah smartphone yang kamera belakangnya dianggap mudah tergores, yakni HTC One M8. Untuk menyelesaikan masalah ini, seorang pengguna membawa smartphone tersebut ke pusat servis HTC dan melihat cara kerja orang yang menangani smartphone itu dalam menghapus goresan di kamera.

Terungkap, goresan ada di lapisan bernama "oleophobic coating". Lapisan ini bukan di lensa kamera, sehingga sangat mudah bagi pengguna untuk menghilangkannnya. Tampaknya, cara paling mudah adalah dengan menggunakan pasta gigi. Selain pasta gigi, diperlukan pula alat lain, yakni kapas atau cotton bud. 

Caranya, ambil pasta gigi secukupnya dan oleskan ke lensa belakang kamera secara menyeluruh. Perlu diperhatikan, jumlah pasta gigi yang dioleskan ke kamera belakang tak boleh terlalu banyak. Tujuannya agar tidak meluber dan mengenai bagian belakang smartphone.

Nah, setelah mengoleskan pasta gigi di bagian lensa kamera, pakailah cotton bud untuk meratakan pasta gigi di lensa kamera. Caranya dengan memutar cotton bud searah jarum jam. Selanjutnya, diamkan sejenak.

Setelah selesai, jangan lupa untuk menggunakan kain khusus microfiber serta sedikit air untuk membersihkan sisa pasta gigi yang menempel di lensa kamera smartphone. Mudah, bukan? Selamat mencoba jendral!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By congek
      Vivo telah menjadi merek smartphone nomor satu di Indonesia berdasarkan International Data Corporation (IDC) pada kuartal pertama 2020.
      Vendor asal Tiongkok inipun siap merilis smartphone seri terbarunya, Vivo X Series, di Indonesia dalam waktu dekat.
      Vivo X Series diklaim merupakan smartphone flagship dengan kemampuan fotografi profesional pertama dari Vivo Indonesia.
      Perangkat ini diharapkan menjadi jawaban atas penantian konsumen Indonesia atas smartphone dengan teknologi terkini.
      Seri premium X Series hadir sebagai realisasi Vivo yang sebelumnya menjanjikan kehadiran seri flagship di Tanah Air tahun ini.
      Waktu yang Tepat
      Senior Brand Director vivo Indonesia, Edy Kusuma mengatakan, Vivo X series bakal segera hadir di Indonesia.
      "Setelah melakukan beragam riset pasar, kami merasa ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk menghadirkan Vivo X series," tuturnya.
      Boyong Teknologi Terkini
      Sesuai dengan nilai jualnya di bidang kamera, Vivo X series mengusung tagline “Photography, Redefined”. Perangkat ini diklaim akan membawa keunikan fitur teknologi terkini dalam balutan fitur flagship photography.
      “Kami tidak sabar untuk segera memperkenalkan seri terbaru ini secara resmi sebagai professional photography flagship smartphone pertama dari Vivo untuk pasar Indonesia," katanya.
      Sayangnya, Vivo belum mengungkap nama produk yang dimaksud.
    • By peter_hutomo
      Aturan validasi IMEI sudah ditandatangani tiga kementerian. Lantas apa efek bagi pengguna dan pedagang?
      Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan penandatanganan Peraturan Menteri dari tiga kementerian ini sebagai langkah awal implementasi validasi IMEI. Di mana setelah diterbitkan, masing-masing tim dari tiga kementerian akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi terhadap aturan tersebut dalam enam bulan ke depan.
      Rudiantara pun memastikan tidak ada dampak aturan IMEI bagi masyarakat. Karenanya dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan nasib ponsel yang digunakan sekarang.
      "Tidak ada perubahan di sisi pelanggan sekarang. Setelah enam bulan baru ada, itu pun hanya user yang membawa ponsel dari luar," ujarnya di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
      Hal tersebut kemudian ditekankan lagi oleh Menteri Perdagangan (Menperin) Airlangga Hartarto. Dikatakannya sistem yang digunakan untuk validasi IMEI tidak akan mengganggu pengguna ponsel di Tanah Air.
      "Pengguna ponsel (sekarang) aman, nggak ada yang terganggu. Baik yang dibeli dari dalam maupun luar negeri," ujar Airlangga di kesempatan yang sama.
      Bicara pedagang, baik Menperin maupun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjamin tidak akan terganggu. Mereka diberikan waktu enam bulan untuk menghabiskan stok ponsel black market yang dijualnya.
      "Kami sudah baik kasih enam bulan habiskan sisa-sisa barang, asalkan tidak ketahuan. Salahnya sendiri masukin (ponsel) nggak bayar (pajak). Kalau ketahuan ya nasibnya tidak baik," kata Enggar.
      "Jadi kami tidak melarang impor, asalkan sesuai aturan," pungkasnya.
    • By Tania
      Produsen ponsel pintar seperti Apple, Samsung, dan LG berencana untuk membuat ponsel agar bisa menggantikan fungsi kunci mobil. Kunci ini tak hanya bisa digunakan untuk membuka kunci mobil, tapi juga bisa digunakan untuk menyalakan mesin, dan membagikan akses kunci mobil kepada perangkat pintar lainnya.
      Inisiatif ini diumumkan oleh konsorsium teknologi dimana tiga perusahaan tadi menjadi anggota. Konsorsium Car Connectivity Consortium (CCC) itu akan merilis spesifikasi kunci digital versi 1.0 pada 2019.
      Meski demikian, teknologi kunci digital ini diklaim aman. CCC menyebut akan memastikan tingkat keamanan tertinggi pada teknologi Near Field Communication (NFC) yang digunakan.
      Elemen pengaman ini menggunakan cip fisik yang biasa digunakan pada alat pembayaran digital berbasis gelombang NFC. Konsorsium ini tengah mengembangkan kunci digital versi 2.0 yang bisa dibangun dengan cara lebih sederhana dan lebih murah.
      Saat ini teknologi NFC jamak digunakan untuk pembayaran. Pembayaran bisa digunakan tanpa menyentuhkan dua perangkat, tapi cukup melayangkan perangkat beberapa sentimeter dari alat pembaca.
      Nantinya, kunci digital ini akan tersedia di mobil-mobil BMW, Honda, dan Toyota yang juga tergabung dalam konsorsium CCC. Sementara itu, pemanufaktur mobil lain seperti Volvo juga sudah memperkenalkan layanan kunci digital.
      Kunci digital Volvo ini diaktifkan dengan aplikasi khusus untuk membuka dan mengunci mobil, menyalakan mesin. Tapi aplikasi itu belum bisa digunakan untuk mengendarai mobil. Tesla juga sudah menggunakan teknologi serupa untuk mobil listrik mereka.

      Konsorsiun CCC terdiri lebih dari 70 anggota. Anggota ini menguasai lebih dari 70 persen pangsa pasar otomotif dunia dan menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar smartphone dunia.
    • Guest news
      By Guest news
      Para pakar memperingatkan, menghabiskan waktu terlalu banyak di ponsel dan dunia maya akan mengikis kehidupan keluarga dan kehidupan sosial yang nyata. Apple menanggapi peringatan itu dengan memperkenalkan fitur terbaru iPhone yang bisa membantu para pengguna mendapatkan kembali kehidupan mereka.
       
    • By thepowerofwindows
      ZTE menjadi perusahaan pertama yang merilis smartphone Android Go murah di pasar Amerika Serikat, dan harganya hanya US$ 80 (sekitar Rp 1 juta).
      Smartphone ZTE Tempo Go memiliki layar 5 inci dengan resolusi 480 x 854 piksel, bezelnya masih cukup tebal, hanya memiliki RAM sebesar 1 GB, dan penyimpanan 8 GB.
      Lewat situs resminya, dijelaskan bahwa smartphone ini tidak mendukung dua kartu SIM atau jaringan 4G. Sementara, kapasitas kartu memorinya hanya dapat mendukung sampai 32 GB.
      Kamera belakangnya bahkan cuma memiliki resolusi 5MP yang sudah dilengkapi LED Flash, sementara kamera di depan memilki resolusi 2MP.
      Untuk dapur pacunya didukung Snapdragon 210, dan berjalan di atas sistem Android 8.0 Oreo. Baterainya sendiri berkapasitas 2200 mAh.
      Memang, Android Go lebih ditargetkan untuk negara-negara yang tidak memiliki ekonomi kuat, dan tidak bisa membeli smartphone Rp 2 jutaan.
      Pada smartphone ini banyak aplikasi beredisi Go yang sistemnya lebih sederhana karena Google memangkas fitur-fitur di aplikasi yang tak dianggap berguna di pasar Android Go.
      Pemakaian data juga akan lebih hemat lewat Android Go, misalnya lewat YouTube Go akan diberikan keterangan data untuk mengunggah video sehingga pengguna bisa memilih video yang tidak memakan banyak data.
      Dengan fitur itu diharapkan pengguna Android Go dari pasar ekonomi rendah dapat terbantu apabila di daerah mereka harga data masih mahal.
      Ada Enam Tipe
      Google menyiapkan enam jenis Android Go yaitu Alcatel 1X, Nokia 1, Gm8 Go, Huawei, Lava Z50, Micromax Bharat Go, dan ZTE Tempo Go.
      Peluncuran Android Go pertama kali diumumkan Google pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol.
      Android Go termasuk dalam program Android Oreo, sehingga secara resmi namanya Android Oreo (Go Edition).
      Nokia 1 Sudah Rilis

      Nokia 1 yang merupakan Android Go sudah lebih dulu hadir dengan MediaTek MT6737M dan RAM 1GB. Memiliki layar berukuran 4,5 inci, smartphone ini memiliki memori internal 8GB yang dapat diperbesar dengan kartu microSD hingga 128GB.
      Urusan fotografi diserahkan pada kamera utama 5 megapiksel yang sudah didukung LED Flash. Sementara untuk keperluan selfie, Nokia 1 ditopang oleh kamera depan beresolusi 2 megapiksel.
      Smartphone ini juga sudah mendukung Bluetooth v4.2, GPS/A-GPS, FM Radio, Micro-USB, dan jack audio 3,5mm. Dengan baterai berkapasitas 2.150mAh, smartphone ini disebut mampu bertahan hingga 15 hari dalam keadaan standby.
      Lewat smartphone ini, HMD Global kembali menawarkan unsur nostalgia bagi pengguna ponsel Nokia lawas. Sebab, cover Nokia 1 dapat dibongkar pasang sesuai keingingan pengguna atau lebih dikenal dengan nama Xpress-on cover.
      Sekadar informasi, Xpress-on cover sempat menjadi ciri khas ponsel Nokia pada masa keemasannya. Diperkenalkan di Nokia 5110 pada 1998, pengguna dapat dengan mudah mengganti cover ponsel miliknya sesuai keinginan.
×
×
  • Create New...