Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
Sign in to follow this  
Guest News

Trumph Akan Berantas ISIS

Recommended Posts

Guest News

Presiden Donald Trump menegaskan tekad AS untuk menyingkirkan kelompok teroris ISIS. Presiden Trump menyampaikan pernyataan itu di depan para anggota intelijen di Markas CIA di Langley, Virginia. 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By news
      Gedung Putih Sabtu lalu membenarkan tewasnya Hamza, putra Osama bin Laden yang dicurigai sedang disiapkan untuk memimpin kelompok Al Qaida. Hamza terbunuh dalam operasi militer yang tak dirinci lebih lanjut di Afghanistan-Pakistan. Wilayah yang sama kini juga berpotensi disusupi kelompok ISIS.
       
    • By gogolakanok
      Direktur Wahid Foundation, Zanuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid) mengatakan jumlah warga Indonesia yang terlibat menjadi pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meningkat 60 persen. Awalnya WNI yang menjadi penjuang ISIS cuma 500 orang. Sekarang sudah 800 orang menjadi pejuang ISIS di Irak dan Suriah," kata Yenny di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok, Kamis, 16 Februari 2017.
      Menurut Yenny, bahkan dari hasil survei Wahid Foundation bersama Lingkar Survei Indonesia pada 2016 mengungkapkan 11 juta dari 150 juta penduduk muslim Indonesia siap melakukan tindakan radikal. Jumlah tersebut mencapai 7,7 persen dari total penduduk muslim Indonesia. Sedangkan, 600 ribu atau 0,4 persen penduduk muslim Indonesia pernah melakukan tindakan radikal.
      Adapun karakteristik kelompok radikal di Indonesia, kata Yenny, pada umumnya masih muda dan laki-laki. Mereka banyak mengkonsumsi informasi keagamaan yang berisi kecurigaan dan kebencian. Selain itu, mereka memahami ajaran agama secara literatur bahwa jihad sebagai perang dan dalam isu muamalah. Bahkan, kelompok yang terpapar radikalisme membenarkan serta mendukung tindakan dan gerakan radikal. "Mereka juga menentang pemenuhan hak-hak kewarganegaraan," katanya.
      Aktivis Islam Yenny Wahid (kiri), Terpidana kasus terorisme Umar Patek (3 kiri) dan mantan narapidana kasus terorisme Jumu Tuani (kanan) saat menjadi pembicara dalam seminar Resimen Mahasiswa Mahasurya Jawa Timur, di Hotel Savana, Malang, Jawa Timur 25 April 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat.
      Survei tersebut didesain menggunakan multi-stage random sampling dengan perkiraan margine of error 2,6 persen dan tingkat keyakinan 95 persen. Sampel terdiri dari 1.520 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Responden adalah dari orang dewasa berusia setidaknya 17 tahun. "Pengumpulan data dilakukan di keempat Maret dan pekan ketiga April 2016," ujarnya.

      Dari survei tersebut 72 persen atau mayoritas muslim Indonesia menolak tindakan radikal. Namun, dari hasil survei tersebut mengungkapkan tantangan munculnya dan meningkatnya gerakan radikalisme yang perlu mendapatkan tanggapan serius baik dari pemerintah maupun masyarakat. "Aksi radikal di Indonesia mencakup pemberian dana atau materi sampai melakukan penyerangan terhadap rumah agama. Gejala ini patut mendapatkan perhatian, ungkapnya.
    • Guest News
      By Guest News
      Presiden AS Donald Trump hari Jumat (27/1) datang ke Pentagon, kantor Departemen Pertahanan AS, guna mengadakan pembicaraan dengan petinggi militer tentang pilihan-pilihan yang ada untuk mengalahkan Negara Islam ISIS. Menurut pejabat-pejabat Pentagon kepada VOA, di bawah pemerintahan lalu, hal ini tidak boleh dibicarakan.
      Misalnya, kata seorang pejabat Pentagon kepada VOA pemerintahan Obama berpegang pada dua prioritas yaitu membuat Turki puas dan ISIS dikalahkan.
      Di lain bagian, Pentagon berharap mendapat prioritas yang jelas dalam mengarahkan tindakan untuk mengalahkan ISIS.
      Satu pilihan untuk mengalahkan ISIS yang mungkin diusulkan kepada Trump ialah mempersenjatai atau memperkuat kelompok Kurdi-Suriah yang dikenal dengan singkatan YPG.
      Dukungan Amerika kepada kelompok ini menjadi peka, karena Turki yang anggota NATO menganggap kelompok ini kelompok teroris. Namun, pasukan Kurdi merupakan inti dari pasukan untuk merebut Raqqa dan sudah terbukti sangat efektif dalam mengalahkan ISIS di Suriah timur dan utara.
      Pentagon besar kemungkinan minta wewenang yang lebih luas dari Trump supaya para komandan militer mempunyai ruang lebih luas dalam manuver untuk mengalahkan ISIS. [www.voaindonesia.com]
    • Guest News
      By Guest News
      Isu pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem sebagaimana diangkat semasa kampanye oleh Presiden Trump, belum dikonfirmasi oleh Gedung Putih. Namun tetap menimbulkan kekuatiran bagi aktivis hak Palestina.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Trump saat berpidato di markas CIA.
      Presiden Donald Trump, yang pernah mengecam pedas komunitas intelijen sebelum ia dilantik, hari Sabtu mengatakan kepada para staf di Badan Intelijen Amerika (CIA), bahwa ia mendukung mereka. Trump mengadakan kunjungan ke kantor pusat CIA di Langley, Virginia, sehari setelah ia dilantik sebagai presiden.
      Pada hari pertamanya menjabat sebagai pemimpin negara, Presiden Donald Trump mengatakan kepada staff CIA, ia mendukungnya. 
      "Saya sangat mendukung Anda dan saya tahu, mungkin kalian kadang belum tidak mendapat dukungan yang diperlukan, tapi kini kalian akan mendapat begitu banyak dukungan, sehingga mungkin kalian akan mengatakan, ‘Tolong, jangan beri kami begitu banyak bantuan," kata presiden yang disambut tawa.
      Dia mengatakan kepada sekitar 400 staf CIA yang berkumpul, Amerika harus berjuang melawan ISIS.
      "Kita sudah terlibat perang ini lebih lama dari semua perang yang pernah kita lakukan. Kita tidak menggunakan kemampuan penuh, karena kita terkekang. Kita harus menyingkirkan ISIS. Kita tidak punya pilihan." 
      Trump menuduh media menulis berita palsu bahwa ia bermusuhan dengan badan-badan itelojen Amerika. Kurang dari dua minggu sebelum menjabat sebagai presiden, Trump mengkritik badan-badan intelijen setelah bocornya klaim yang belum terbukti, bahwa Rusia mengumpulkan informasi buruk tentang dirinya. Dia mentweet: "Badan-badan intelijen seharusnya tidak memperbolehkan berita palsu ini 'bocor' ke publik ...." Ini akan mengambil Tapi mungkin akan dibutuhkan lebih dari satu kunjungan ke markas CIA untuk memperbaiki hubungan, kata mantan analis CIA, Aki Peritz. 
      "Semua karyawan CIA adalah orang yang cukup cerdas, profesional, berpendidikan, satu pidato saja tidak akan benar-benar mengubah keprihatinan serius mereka dengan presiden sekarang ini," ujarnya.
      Trump memuji Direktur CIA pilihannya, anggota Kongres Mike Pompeo, sebagai "bintang yang mantap". Senat diharapkan mengukuhkan Pompeo hari Senin. 
      Kemudian, setelah kembali ke Gedung Putih, juru bicara pers presiden dengan tajam mengecam media atas peliputan pelantikan. Sean Spicer menuduh media meremehkan banyaknya orang yang hadir pada acara pelantikan. 
      "Upaya-upaya untuk mengurangi antusiasme pelantikan itu memalukan dan salah," ujarnya.
      Pelantikan itu adalah awal dari apa yang dijanjikan Trump masa kepresidenan yang sibuk.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy