Jump to content

Membantu Pendidikan Bangsa Lewat Media Sosial


BincangEdukasi

Recommended Posts

Pendidikan masih jadi isu serius di Indonesia. Bagi warga yang tinggal di perkotaan mungkin relatif lebih mudah untuk mendapatkan pendidikan yang layak namun bagi yang tinggal di daerah dan pelosok akan jadi hal yang sangat sulit bagi guru maupun dan muridnya. Selain ketersediaan guru mungkin akan jadi pe er jangka panjang ya, namun menjadikan guru-guru yang ada untuk bisa mendapatkan materi pendidikan jadi hal lain yang juga masalah. Intinya distribusi materi pendidikan pun masalah.
 
Secara general bahwa pendistribusian materi sampai dengan penyampaian materi langsung itu sebenarnya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi yang kebanyakan dari kita sudah jadi hal yang biasa, yaitu social media. Saya sengaja tidak masuk ke hal-hal yang bersifat how-to karena saya pikir untuk mempraktekkannya tentu membutuhkan praktek langsung/workshop sederhana. Bagi pengguna fanatik social media, saya yakin pasti sudah langsung terbayang bagaimana menjalankannya.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By paimin
      Pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan dilakukan mulai hari ini pada pukul 17.00 WIB melalui laman http://pengumuman.snmptn.ac.id/.
      "Kami mohon bagi peserta yang lulus seleksi untuk mencermati dan mentaati pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh masing-masing PTN, terutama dengan ketentuan persyaratan penerimaan juga jadwal dan tempat jadwal ulang (registrasi) 2018," kata Sekretaris Panitia SNMPTN 2018 Joni Hermana, di Jakarta pada Selasa, 17 April 2018.
      Selain itu, registrasi calon mahasiswa yang lulus seleksi PTN dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan ujian tulis Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN). Registrasi atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing dijadwalkan pada 8 Mei 2018. Di hari yang sama, ujian SBMPTN dilakukan.
      Tujuannya, kata Joni, agar siswa yang lulus SNMPTN tidak lagi mengikuti SBMPTN sehingga bisa memberi kesempatan bagi siswa lain untuk diterima di PTN. SNMPTN merupakan jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur nilai rapor. Sedangkan SBMPTN dilakukan dengan sistem ujian.
      Joni menginformasikan bagi siswa yang ingin melihat hasil SNMPTN bisa masuk melalui laman pengumuman.snmptn.ac.id Masukkan nomor pendaftaran pada kolom yang telah disediakan. Selanjutnya masukkan tanggal lahir. Baru kemudian klik tombol lihat hasil seleksi," ujarnya.
      Selain itu, pengumuman bisa diakses melalui laman resmi PTN seperti http://snmptn.itb.ac.id, http://snmptn.ui.ac.id, http://snmptn.ugm.ac.id, http://snmptn.ipb.ac.id, http://snmptn.its.ac.id, http://snmptn.unair.ac.id, ttp://snmptn.undip.ac.id, http://snmptn.unsri.ac.id, http://snmptn.untan.ac.id, http://snmptn.unhas.ac.id, http://snmptn.unand.ac.id, dan http://snmptn.unsyiah.ac.id.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/hasil-snmptn-2018-akan-diumumkan-mulai-sore-ini-2KtZ

    • By celestyn
      Menanamkan pelajaran pada anak agar sifat dan sikap mereka terbentuk secara sempurna ternyata bukan tugas mudah. Orangtua harus tahu bagaimana cara mendidik anak yang baik serta benar. Termasuk di antaranya adalah apa saja nilai-nilai yang harus ditanamkan pada anak agar terus terbawa hingga dewasa. Berikut adalah beberapa cara yang bisa diterapkan.
      Pertama, ajarkan kemandirian serta tanggung jawab sejak dini. Orangtua umumnya akan memiliki rasa khawatir yang berlebihan terhadap anaknya. Jangan lagi merasa khawatir berlebihan dan bersikap over protektif. Ajari anak untuk mengetahui benda apa saja yang menjadi miliknya serta merapikannya kembali setelah bermain. Ajarkan anak juga untuk mempersiapkan barang-barang kebutuhan sebelum berangkat sekolah. Orangtua juga dapat memberi uang saku serta mengajari anak untuk menabung.
      Kedua, ajarkan pada anak juga agar memiliki rasa ingin tahu. Jawab setiap pertanyaan anak mengenai benda yang baru dilihat di sekitarnya. Hindari memberikan jawaban tidak tahu dan apabila anak tidak suka bertanya, berikan umpan terkait benda-benda atau makhluk hidup yang ada di sekitarnya.
      Cara mendidik anak yang baik selanjutnya adalah dengan menumbuhkan kemampuan anak dalam memberi pendapat. Jangan acuh terhadap pendapat anak karena akan membuat anak menjadi minder serta tidak berani dalam menyampaikan pendapatnya. Berikan respon saat anak memberi pendapat dan berikan juga pujian positif.
      Keempat, ajarkan anak agar memiliki rasa sosial serta empati pada orang lain atau kejadian di sekitarnya. Di antaranya, orangtua dapat mengajari anak untuk memberi kepada mereka yang membutuhkan dan berikan penjelasan terkait tindakan tersebut.
      Terakhir, berilah contoh yang baik pada anak. Orangtua tidak hanya memberi arahan namun juga contoh nyata agar anak dapat meniru perbuatan baik yang dilakukan orangtua.
      Demikian adalah beberapa cara mendidik anak yang baik. Untuk semakin meningkatkan pengetahuan orangtua terkait bagaimana mendidik anak, kini tersedia program Wyeth Parenting Club yang diadakan oleh Wyeth. Wyeth sendiri merupakan perusahaan yang memproduksi susu khusus anak-anak serta produk kesehatan lainnya.
    • By celestyn
      Apabila seseorang menyebutkan tentang pendidikan anak usia dini dalam Islam, mungkin pemikiran kita akan tertuju pada sebuah pendidikan yang keras. Namun, sangat jauh berbeda karena pendidikan dalam Islam merupakan pendidikan yang sangat pas sesuai dengan porsi dan aturannya. Lalu, apa saja yang terdapat dalam hal tersbut?

      Pendidikan anak usia dini dalam Islam meliputi banyak hal. Beberapa hal tentang pendidikan anak dalam Islam ini meliputi beberapa hal. Hal-hal dibawah ini tentunya tercantum dalam Quran Surat At-Tahrim ayat 6. Lalu apa saja bentuk pendidikannya? Pendidikan pertama, merupakan pendidikan dalam beribadah.
      Begitulah yang dimaksud dengan pendidikan anak usia dini dalam Islam. Memang tidak mudah, namun semuanya juga tidak sulit karena Islam sudah memberikan porsinya dengan pas dan teratur. Apabila anda seorang yang sibuk, tidak perlu khawatir karena ini pengetahuan cara mendidik anak dengan baik dan benar kini sudah terangkum pada Wyeth Parenting Club. Wyeth Parenting Club ini kita dapat mengetahui tips dan trick mengenai pendidikan anak usia dini. Dalam klub ini, juga terdapat berbagai fitur dalam sebuah web yang memudahkan kita dalam pengasuhan anak. Selain itu, kita tidak perlu repot-repot menuju lokasi parenting club ini, karena parenting club ini bisa kita dapatkan melalui smartphone kita. Cukup sekali klik dan semuanya akan terlihat. Selamat mencoba cara mendidik buah hati melalui cara baru yang lebih modern pada link berikut :
      https://www.parentingclub.co.id/smart-stories/alasan-si-kecil-perlu-mendapatkan-pendidikan-anak-usia-dini
    • By BincangEdukasi

      Anak-anak kita berlari terus menerus dibawah ancaman cambuk bernama waktu. Setiap keterlambatan akan disambut kekhawatiran, pemberian label dan perlakuan yang tidak mengenakan.
      Pendidikan dianggap sebagai proses menyiapkan anak-anak untuk menghadapi kehidupan. Persepsi orang dewasa mengenai kehidupan sebagai sebuah kompetisi menjadi acuan utama dalam merancang pendidikan, pendidikan yang berdaya saing global. Logika kompetisi ini yang kemudian melahirkan sirkuit balap pendidikan.
      Pendidikan Ibarat Sirkuit Balap
      Indikator utama sirkuit balap adalah kecepatan. Siapa yang paling cepat mencapai garis akhir akan menjadi juara. Sorak sorai, ucapan selamat dan hadiah menjadi milik sang juara. Sementara, mereka yang tertinggal diabaikan, dicemooh atau bahkan dikeluarkan pada musim balap selanjutnya.
      Semakin bergengsi sebuah lomba balap, semakin besar dana yang harus disediakan untuk mengikutinya. Semakin sengit pula suasana persaingan antar pembalap dan tim. Suasana di lapangan semakin panas, berbagai cara dilakukan agar bisa menang.
      Bukan hanya pembalap, pabrikan pun ikut berlomba. Mereka siap mengeluarkan dana besar untuk menyiapkan mobil balap yang paling canggih. Mereka mencari calon pembalap yang paling berpotensi menjadi juara.
      Dalam sirkuit balap pendidikan, sekolah menjadi pabrikan dan siswa menjadi pembalap. Sekolah negeri yang berkewajiban mendidik semua anak berubah menjadi selektif. Mereka lebih suka menerima murid yang kemampuan akademisnya menonjol, yang memudahkan sekolah mencapai target. Anak-anak yang lemah kemampuan akademisnya dipaksa menyingkir ke “sekolah biasa”.
      Anak-anak dituntut belajar semakin dini. Menjamurlah les yang menjanjikan anak mampu calistung (baca, tulis, berhitung) secara kilat. Taman kanak-kanak menyiapkan kurikulum tambahan agar anak belajar calistung. Seleksi masuk SD tidak mensyaratkan calistung, tapi orangtua tahu anaknya harus bisa calistung untuk mengerjakan Ujian Tengah Semester hanya 3 bulan setelah duduk di kelas 1.
      Bila anak di sekolah terlihat kurang mampu mengikuti pelajaran, sekolah menambah les khusus. Semua harus lulus ujian nasional demi nama baik sekolah. Orangtua pun tidak mau kalah, anak-anak dikirim ke bimbingan belajar, apalagi bila anaknya lemah di suatu pelajaran.
      Kurikulum 2013 semakin menambah beban anak dengan waktu belajar yang 36 jam. Apa artinya? Ditambah 4 jam lagi maka anak-anak Sekolah Dasar menanggung beban setara dengan jam kerja orang dewasa. Anak-anak belajar banyak hal sehingga kehabisan waktu untuk belajar mengenai dirinya sendiri.
      Pada titik ekstrim, ada orangtua yang berkonsultasi menanyakan potensi anak dan arah studi anaknya yang baru berusia 3 bulan. Logika semakin cepat semakin baik menjadi acuan orangtua karena menyaksikan sistem pendidikan yang seperti sirkuit balap. Anak-anak terus menerus dituntut berlari mengejar target agar menjadi juara di sirkuit balap.
      Pendidikan sebagai Taman
      Ki Hadjar Dewantara telah mengkritik kecenderungan untuk mengajar calistung pada anak sebelumnya masanya. Pendidikan bukanlan sirkuit balap, tapi sebuah taman. Setidaknya ada 3 ciri pendidikan sebagai taman yaitu pertama, kemerdekaan. Kita datang ke taman karena kesukarelaan, bukan paksaan dari pihak lain. Pendidikan bukanlan menuntut anak, tapi menumbuhkan kesukarelaan anak untuk belajar. Bukan terpaksa belajar, tapi gemar belajar.
      Kedua, ketertiban. Meski kita merdeka datang ke taman, tapi bukan berarti bebas sesuka hati. Pendidikan mendidik anak-anak untuk berlaku tertib. Bukan tertib yang paksakan, tapi tertib yang tumbuh dari kesadaran untuk menjaga kegembiraan bersama.
      Ketiga, kebahagiaan. Orang datang ke taman bukan bertujuan untuk mendapatkan piala atau jadi juara, tapi datang untuk bersenang hati. Pendidikan bukan untuk mencetak manusia juara, tapi manusia bahagia. Kebahagiaan dapat dicapai bila anak bisa mengaktualisasikan potensi dirinya. Setiap anak mempunyai kodratnya sendiri. Pendidik tidak bisa memaksa atau mendikte, tapi hanya bisa menuntut tumbuhnya kodrat tersebut. Selanjutnya, pencapaian kebahagiaan tercapai ketika anak bisa menggunakan potensi dirinya untuk memberi manfaat pada orang lain.
      Gagasan Ki Hajar Dewantara ini kembali di tegaskan oleh Menteri Anies Baswedan. “Ki Hajar Dewantara menyebutkan bahwa pendidikan sebagai taman, yakni tempat yang menyenangkan, tempat anak-anak datang dengan senang hati, dan pulang dengan berat hati,” ujarnya di Kompas.
      Mewujudkan Taman Pendidikan
      Upaya mengubah pendidikan dari sebagai sirkuit balap menjadi sebuah taman harus didukung oleh semua pihak. Kementrian pendidikan dan kebudayaan harus mengubah indikator keberhasilan pendidikan. Keberhasilan pendidikan jangan lagi diukur dari kecepatan lulus, tapi dari kebahagiaan yang dirasakan dan manfaat yang diberikan peserta didik. Perubahan indikator akan mengubah proses, mekanisme dan budaya yang berkembang dalam lingkungan pendidikan.
      Guru harus lebih sering berinteraksi dengan murid untuk mendengarkan aspirasi dan memahami peserta didik. Bantu peserta didik mengenali dan mengoptimalkan potensinya. Anak bukan kertas kosong yang dipaksa belajar, tapi subyek pembelajaran yang butuh penguatan dari guru.
      Orangtua perlu belajar mengenai tumbuh kembang anak. Berhenti mengenakan standar pada anak. Hargai keunikan anak termasuk menghargai potensi dan kecepatan belajar anak. Bersikaplah menjadi pendukung, bukan penuntut terhadap anak. Jadikan kebahagiaan sebagai acuan dalam mendidik anak.
    • By BincangEdukasi

      Dewasa ini kita mengenal satu dunia yang disebut dunia maya sebagai hasil rekayasa imajinasi manusia. Dunia maya ini memiliki karakteristik yang menembus batas-batas kenormalan yang ada di dunia nyata. Berdasarkan ide kreatif dan pola pikir maka terciptalah sebuah dunia virtual yang seharusnya tidak ada menjadi ada. Berbagai contohnya adalah dunia film animasi, dunia game, dan dunia internet.
      Lalu bagaimana hubungannya dengan augmented reality (AR)? Augmented reality adalah penggabungan dua dunia, yaitu dunia nyata dan dunia maya. Tetapi di sini kita lebih berfokus pada penambahan objek dunia maya pada dunia nyata.
      Augmented reality (AR), sesuai namanya, adalah teknologi yang mampu menyuguhkan informasi dan gambaran tambahan secara virtual (virtual computer-generated imagery) mengenai suatu obyek fisik di dunia nyata ketika obyek tersebut dapat dikenali melalui metode computer vision dan object recognition, dan dianalisis oleh komputer menggunakan perangkat lunak aplikasi AR. Komponen perangkat keras (hardware) utama untuk melayani penerapan augmented reality meliputi display, tracking, peralatan masukan data (input devices), dan CPU.
      Dalam bidang medis, AR digunakan dalam hal yang cukup penting. Contoh penggunaannya adalah pada pemeriksaan sebelum operasi, seperti CT Scan atau MRI, yang memberikan gambaran kepada ahli bedah mengenai anatomi internal pasien. Dari gambar-gambar ini kemudian pembedahan direncanakan. Realitas tertambah dapat diaplikasikan sehingga tim bedah dapat melihat data CT Scan atau MRI pada pasien saat pembedahan berlangsung. Penggunaan lain adalah untuk pencitraan ultrasonik, di mana teknisi ultrasonik dapat mengamati pencitraan fetus yang terletak di abdomen wanita yang hamil.
      Ar juga sedang marak digunakan dalam bidang advertising. Salah satu contoh produk yang menggunakan Augmented Reality di Indonesia adalah Sosro Heritage, di mana pada kemasan teh tersebut kita dapat melihat keindahan alam Indonesia dalam bentuk digital, misalkan kemasan teh yang bergambar Candi Borobudur, maka yang terjadi adalah di kemasan teh akan muncul sebuah Candi Borobudur dalam bentuk digital 3D.
      Harian Kompas juga telah memperkenalkan fitur baru yang mampu meng-‘kolaborasi’-kan pengalaman nyata membaca Kompas versi cetak dengan “pengalaman virtual” menjelajahi konten tambahan pada edisi Kompas AR yang berada di dunia maya melaluiteknologi Augmented Reality (AR). Pembaca Kompas cetak yang menemukan berita atau iklan yang dilengkapi fitur AR (dapat dikenali dari adanya ikon Kompas AR) tinggal mengarahkan konten tersebut menghadap webcam yang terpasang pada PC atau laptopnya. Aplikasi AR akan mengenali konten tersebut, yang lantas me-load konten tambahan pada layar komputer mereka.
      Lalu bagaimana dengan manfaat aplikasi ini di dunia pendidikan? Tentunya sangat banyak sekali. Dengan penggabungan konsep dunia nyata dan dunia maya, seorang guru yang menggunakan software berbasis AR akan dengan mudah menjelaskan suatu objek 3D dalam pembelajaran secara mudah dan fun kepada siswanya. Misalkan dalam pembelajaran “Planet dan Galaksi”, Guru dengan mudahnya menampilkan visual beberapa planet, ukurannya dan pergerakannya terhadap matahari. Berikut contoh video aplikasi Augmented Reality yang dipasarkan oleh PT WinnerTech Lintas Nusa. Informasi lebih lanjut tentang software ini silahkan kontak CS kami pada jam kerja.
       
×
×
  • Create New...