Jump to content
berita_semua

Foto DPO Perampokan Sadis Pulomas, Ini Ciri-cirinya

Recommended Posts

Jajaran Polda Metro Jaya masih memburu satu lagi pelaku di rumah pengusaha Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Jakarta Timur. Pelaku yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) itu bernama Ridwan Sitorus alias Ius Pane alias Marihot Sitorus (45). Semula diberitakan bernama Yus Pane alias Pius Pane.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menerbitkan status DPO sejak Kamis 29 Desember kemarin. Dia meminta masyarakat bekerja sama dengan kepolisian untuk menangkap buronan ini.

"Kita berupaya menangkap yang satu lagi yang sampai sekarang masih buron. Kemarin kita udah menerbitkan DPO dan sudah menyebarkan ke media sosial juga," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/12/2016).

Sementara Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho telah mengultimatum ini untuk menyerahkan diri. Sebab, polisi akan terus mengejar pelaku ke persembunyiannya.

"Kami sudah ultimatum yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri. Kalau tidak, akan kami tindak tegas," kata Rudy.

Dia menuturkan, foto-foto Ius Pane sudah disebar ke berbagai tempat. Dengan begitu, polisi akan mendapatkan informasi lebih banyak mengenai keberadaan Ius. Rudy pun menyarankan Ius menyerahkan diri sebelum petugas bertindak tegas.

"Saya sudah perintahkan untuk tangkap Ius dalam keadaan hidup atau pun mati," tegas Rudy.

DPO.jpg

Adapun ciri-ciri Ius yakni memiliki luka di bagian pipinya, warna kulitnya sawo matang, bentuk wajah persegi dan rambut berwarna hitam. Buronan itu lahir di Medan 11 November 1971.

Rudy meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan Ius untuk memberitahukan ke polisi terdekat atau menghubungi piket Subdit Jatanras Ditreskrimum pada nomor telepon 0822 9991 1996.

"Jangan pernah menangkap buronan ini sendirian. Jika memiliki informasi keberadaan buronan ini segera hubungi nomor telepon yang tertera. Aktif 24 jam," tandas Rudy.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By berita_semua
      Korban selamat dalam kasus pembunuhan Pulomas Zanette Kalila (tengah) bersama Ibunya Almyanda Safira (kedua kiri) menghadiri pemakaman keluarga
      Zanette Kalila Azaria (13), anak tunawicara yang lolos dari maut saat perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur ternyata ikut ditumpuk bersama 11 korban lainnya di kamar mandi.
      Selama hampir 19 jam, para korban disekap, sehingga sebagian di antara mereka tewas karena ruangan itu tidak ada udara yang memadai.
      Kengerian saat penyekapan di sebuah toilet diutarakan oleh bocah cantik yang dikenal Anet.

      Saat itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan yang langsung datang ke lokasi kejadian langsung berbicara dengan Anet.
      "Saya ke TKP kemudian saya lihat, luar biasa, kemudian saya ke rumah sakit ada lima korban yang saya jenguk," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (29/12/2016).
      Iriawan sempat mengobrol-ngobrol dengan Anet yang nota bene tunawicara. Dengan meragakan, Anet mengisahkan kasus perampokan yang terjadi ke keluarganya kepada Kapolda Metro Jaya.
      "Saya tanya ke anaknya pak Dodi yg ketiga, yang maaf tuna rungu, tapi dia bisa menjelaskan padahal mereka disekap di satu ruangan, tidak ada udara, gak makan gak minum," ucapnya.
      Ternyata selama penyekapan, Anet hanya minum air dari closet. Sehingga hingga detik ini dia bisa selamat dari maut. "Ternyata dia minum dari air closet," katanya.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy