Jump to content
Sign in to follow this  
Guest Metrotvnews

8 Cara Agar Terhindar dari Sakit Kepala

Recommended Posts

Guest Metrotvnews
Metrotvnews.com, Jakarta: Sakit kepala terasa menyiksa. Tak jarang mereka yang mengidap sakit kepala, terganggu aktivitas hariannya.

Sakit kepala terbagi dalam kategori ringan, sedang, hingga berat. Pada sakit kepala ringan, obat-obatan pereda nyeri bisa menjadi solusi untuk menyembuhkan.

Namun, bagaimana dengan sakit kepala berat? Selain minum obat, Anda harus beristirahat.

Sakit kepala bisa dihindari dengan melakukan solusi jangka panjang, berikut ini.

1. Tidur selama delapan jam setiap hari. Sakit kepala sering muncul jika Anda kekurangan waktu tidur.

2. Hindari stres. Cobalah rileks dan buat diri sendiri merasa santai, jauh dari pikiran dan tekanan. Lakukan aktivitas yang disukai seperti yoga, berenang, bersepeda, lari dan lainnya.

3. Makan setidaknya lima kali sehari, setiap tiga hingga empat jam. Hindari makanan yang bisa menurunkan gula darah.

4. Saat duduk, sebaiknya hindari posisi membungkuk. Selain memicu sakit kepala karena tertekannya tulang leher dan tengkuk, posisi duduk ini dapat menyebabkan kelainan postur tulang.

5. Hindari dehidrasi dengan minum setidaknya delapan gelas air sehari.

6. Kurangi konsumsi kafein seperti kopi, teh, dan cola. Kafein yang tidak diimbangi cukup air air putih menyebabkan tubuh dehidrasi.

7. Batasi asupan alkohol. Hindari pula minum terlalu banyak alkohol sebelum tidur. Minuman alkohol dapat mengganggu waktu  tidur.

8. Perbanyak asupan makanan alami. Terlalu banyak makan makanan olahan seperti makanan cepat saji, dapat memicu sakit kepala.

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By news
      Pasien suspect virus corona meninggal dunia. Pasien dengan inisial D (50) adalah pasien pertama terduga corona yang meninggal dunia di Indonesia pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 04.00 WIB di Cianjur, Jawa Barat.
      Berdasarkan keterangan PLT Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, D merupakan pegawai BUMN. Pasien yang merupakan warga Bekasi tersebut sudah menjalani perawatan sejak Minggu (1/3/2020).
      Informasi dari tim medis mengatakan bahwa pasien D memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia.
      “Beliau pegawai Telkom Bekasi, sempat ke Malaysia tanggal 14 sampai 17 Februari 2020,” ujar Herman saat menemui media di lobi RSDH Cianjur, Senin (2/3/2020).
      Pada tanggal 20 Februari, yang bersangkutan mulai merasakan sakit dengan gejala demam dan batuk-batuk. Kemudian pasien mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi pada tanggal 22-26 Februari.
      "Belum sembuh  100%, pasien meminta pulang," tambahnya.
      Kemudian, D berkunjung ke rumah saudaranya di Kecamatan Ciranjang, Cianjur, sekaligus bermaksud untuk mencari pengobatan lain. Akan tetapi, pada Minggu 1 Maret 2020, kondisi yang bersangkutan ternyata makin menurun dan drop serta merasakan sesak nafas.
      “Beliau berusaha mencari pengobatan alternatif di Cianjur. Tapi tidak ada hasil, akhirnya yang bersangkutan dirawat di RSDH, untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Herman.
      Saat kondisi pasien mulai membaik, ada rencana untuk dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada malam harinya. Namun, belum sempat dibawa, sudah meninggal duni pada dini hari.
      Herman menegaskan, pihak RSDH masih belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif terjangkit virus corona atau tidak.
      "Pihak rumah sakit masih menunggu hasil uji laboratorium yang dikirimkan ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta. Jadi ini masih suspect, belum tentu positif. Tapi memang beliau mengeluhkan sesak nafas,” terang Herman.
      Karena itu, Herman mengimbau masyarakat Cianjur agar tidak panik dan tidak mempercayai informasi yang tersebar di media sosial.
    • By BincangEdukasi
      Stres dan hidung tersumbat merupakan penyebab umum sakit kepala yang sering seseorang alami. Sayangnya, meski terlihat sepele, sakit kepala seringkali menyebabkan terganggunya aktivitas pekerjaan seseorang. Hal ini karena ketika seseorang mengalami nyeri kepala, pikiran akan menjadi sulit untuk fokus.
      Selain karena stres dan hidung tersumbat, masih ada beberapa penyebab nyeri kepala yang jarang diduga. Berikut beberapa hal yang bisa jadi penyebab sakit kepala yang tak pernah Anda duga sebelumnya.
      1. Kopi
      Pada sebagian orang, meminum lebih dari 2 cangkir kopi dalam sehari berisiko mendapatkan sakit kepala. Solusinya, cobalah untuk mengganti kopi Anda dengan kopi tanpa kafein.
      2. Permen Karet
      Untuk membantu pikiran menjadi fokus atau mengusir bosan, ada beberapa orang yang memilih untuk mengunyah permen karet. Sayangnya, mengunyah permen karet dalam waktu lama akan menyebabkan tekanan pada sendi dan otot pada pertemuan tulang rahang dengan tengkorak kepala sehingga memicu rasa nyeri kepala. Selain itu, permen karet yang mengandung pemanis buatan seperti aspartam juga bisa memicu sakit kepala.
      3. Kursi
      Menurut Karen Litzy, terapis fisik New York City, jika Anda duduk di kursi yang ternyata tidak mendukung punggung Anda, ini bisa menyebabkan ketegangan dan sakit kepala.
      4. Komputer
      Terus menerus menatap layar komputer bisa menimbulkan ketegangan mata, yang bisa menyebabkan sakit kepala. Untuk mengurangi tegangan mata Anda, berpalinglah dari layar komputer Anda selama beberapa menit tiap jamnya.
      5. Tas
      Tanpa pernah kita sadari, tas yang kita bawa bisa memiliki beban yang berat. Hal itu bisa menyebabkan nyeri leher dan kepala. Solusi terbaik untuk meringankan nyeri leher dan kepala Anda adalah dengan meringankan beban Anda atau membagi-bagi letak tas di atas bahu yang berlawanan.
      6. Telepon
      Anda mungkin pernah menggunakan telepon dengan menjepit benda tersebut diantara telinga dan bahu Anda ketika Anda menerima atau melakukan panggilan. Melakukan tindakan seperti ini bila berlangsung lebih dari beberapa menit bisa menyebabkan ketegangan pada leher Anda dan menyebabkan sakit kepala karena tegang.
      Daripada melakukan hal ini, lebih baik gunakan headset hands-free bila memungkinkan. Selain lebih aman, ini juga akan menghindarkan Anda dari sakit kepala.
    • By BincangEdukasi
      Dingin dan kehujanan seringkali menjadi penyebab seseorang terserang flu yang berakibat hidung jadi mampet dan tersumbat. Namun demikian ada juga sebagain orang yang meski dalam musim dingin atau habis kehujanan dia tidak terkenan flu. Lalu apa sebenarnya penyebab seseorang jadi mudah atau rawan terkena flu?
      1. Kurang tidur
      Memiliki jam tidur lebih sedikit daripada yang dibutuhkan membuat tubuh lelah, kurang aktif dan tak kuat pada cuaca dingin.
      2. Melewatkan makan
      Bila tak mengasup makanan atau makan dalam jumlah tak mencukupi, tubuh akan menghemat energi dan menghasilkan panas lebih sedikit. Akibatnya, tubuh lebih mudah kedinginan.
      3. Penyakit Raynaud
      Penyakit ini membuat pembuluh darah dan arteri mengecil sehingga pasokan darah ke kulit terbatas. Akibatnya kulit mengerut dan lebih berisiko kedinginan.
      4. Anemia
      Sebuah tes darah sederhana dapat mendeteksi jika Anda mengalami anemia. Pada wanita, tingkat estrogen yang berfluktuasi memicu anemia, teruatama saat menstruasi. Inilah yang membuat seseorang lebih sensitif terhadap suhu dingin.
      5. Berat badan rendah
      Rasa dingin yang diderita bisa terkait massa otot dan lemak tubuh. Otot menghasilkan panas dan lemak berperan sebagai insulator yang menjaga tubuh tetap hangat. Mereka yang kekurangan massa tubuh dan lemak lebih cenderung kedinginan.
    • Guest Metrotvnews
      By Guest Metrotvnews
      Metrotvnews.com, Jakarta: Influenza merupakan penyakit yang sering menyerang saat musim hujan atau pancaroba. Siapa saja bisa terserang flu. Namun, ada beberapa orang yang lebih mudah terserang.
      Dikuitip dari situs World Health Organization (WHO), kelompok orang yang dimaksud umumnya yang memiliki kekebalan rendah seperti ibu hamil, anak-anak berusia 6-59 bulan, orang tua, orang-orang dengan kondisi medis kronis tertentu seperti HIV/AIDS, asma, penyakit hati kronik, atau penyakit paru-paru dan Kesehatan pekerja.
      Influenza musiman menyebar dengan mudah, dengan cepat bertransmisi di tempat-tempat seperti sekolah dan panti jompo. Ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, uap yang mengandung virus tersebar ke udara dan menyebar ke orang-orang di dekatnya yang menghirup.
      Virus ini juga dapat menyebar melalui tangan-tangan yang terkontaminasi dengan virus influenza. Jika sudah terinfeksi, penderita akan mengalami demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, hingga hidung tersumbat.
      Kebanyakan orang pulih dari demam dan gejala lain dalam seminggu tanpa memerlukan perhatian medis.
      Mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker adalah cara paling mudah dan tepat untuk menghindari flu.
      www.metrotvnews.com
×
×
  • Create New...