Jump to content

Jangan Campur Wasabi dengan Soy Sauce Kalau makan Sushi


kotawa

Recommended Posts

wasabi.jpg

Makan sushi bukan hanya soal mengambil sepasang sumpit lalu menyuapkan gulungan nasi ini ke dalam mulut. Lebih dari itu, sushi adalah makanan yang harusnya disantap dengan menggunakan etika yang berlaku. Bahkan ketika menyantapnya bukan di negara asalnya.

Berikut empat hal sederhana tapi penting seputar sushi. Perhatikan sebelum menyambangi restoran sushi, jangan jadi orang yang tampak aneh dan seolah siap jadi korban tatapan sinis seisi restoran.

Jangan mencampur wasabi dan soy sauce

Wasabi dan soy sauce adalah dua bahan pelengkap yang tak pernah absen disajikan dalam suguhan sushi. Tapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda, jadi akan menjadi kesalahan fatal ketika Anda kedapatan mencampur wasabi dengan soy sauce. Wasabi hanya ditambahkan pada sushi yang mengandung bahan mentah seperti potongan salmon atau tuna mentah. Tidak semua orang suka wasabi jadi oleskan hanya dalam jumlah sedikit sebelum melahapnya.

Jangan membersihkan sumpit Anda

Sumpit yang digunakan di restoran sushi biasanya hanya diperuntukkan penggunaan sekali pakai. Sumpit kayu ini biasanya harus dibagi dua terlebih dulu sebelum digunakan. Tapi jangan pernah mencoba membersihkan sumpit dengan cara menggulung keduanya. Hal ini dianggap tidak sopan karena bisa menyinggung sushi chef atau pihak restoran. Jika merasa sumpit memiliki serpihan kayu, cukup bersihkan sekedarnya dan lalukan di bawah meja, pastikan ini tidak berlebihan. Hal ini menggambarkan seolah pihak restoran menggunakan sumpit berkualitas buruk.

"Sushi" berarti "ikan mentah"

Sushi termasuk makanan yang disajikan dingin. Berbagai jenis ikan segar dijadikan bahan baku saat membuat sushi. Awalnya sushi hanya terbuat dari komposisi nasi dengan cuka, ikan mentah dan lembaran nori. Namun belakangan banyak varian sushi yang menyajikan sushi dengan rasa baru antara lain dengan tambahan saus mayones, tempura dan lain sebagainya.

Jangan tambahkan gari pada sushi

Hal paling konyol yang dilakukan saat menyantap sushi adalah dengan menambahkan gari atau acar jahe pada gulungan sushi dan menyantapnya bersamaan. Jahe gari dimakan secara sendiri dengan maksud menetralisir mulut sebelum menyantap sushi berikutnya. Usai menyantap gari, langit-langit mulut akan terasa segar dan seolah bersih lagi.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By kotawa

      Saat sedang enggan makan terlalu banyak, biasanya sushi dan sashimi bisa jadi pilihan yang mengenyangkan. Anggapannya selama ini, sushi adalah makanan yang sehat dan rendah kalori sehingga tak menimbulkan perasaan bersalah saat menyantapnya. 
      Anggapan ini bisa benar, bisa juga salah. Sama seperti makanan lainnya, jika Anda menyantap sushi dalam jumlah dan isi yang tak terkendali maka makanan khas Jepang ini juga bisa jadi berkalori tinggi dan tak sehat. 
      Untuk membuat sushi jadi lebih rendah kalori, makan sushi juga harus ada polanya sendiri. 
      Untuk membuat sushi jadi lebih rendah kalori, mulailah makan sushi dengan sup. Sup miso bisa membantu mengenyangkan Anda. Satu mangkuk kecil sup miso memiliki kandungan 75 kalori. 
      Pilihan lain untuk membuat Anda bisa lebih kenyang adalah dengan mengonsumsi salad rumput laut (wakame). Salad ini memiliki kandungan 20 kalori per 1/2 cupnya. Edamame juga menjadi alternatif sehat saat makan sushi. 1/4 cup edamame ini mengandung 63 kalori. Edamame juga bebas kolesterol. Kacang-kacangan ini juga merupakan sumber protein, serat dan lemak omega 3. 
      Yang pasti untuk membuat sushi Anda jadi lebih rendah kalori, ada baiknya untuk memilih nigiri atau sashimi. Hindari juga menyantap tempura, dan crunchy rolls. Kedua jenis sushi ini mengandung banyak minyak karena digoreng dalam minyak panas sampai kecokelatan. 
      Hindari pula memilih sushi dengan tambahan mayones dan isian krim keju. 
      Selain 'dibuat' rendah kalori, sushi juga bisa dibuat lebih sehat. Cara sederhana untuk membuatnya lebih sehat adalah dengan menyantap acar jahe merah yang disediakan. Wasabi juga akan membantu membuat sushi jadi lebih sehatr karena kandungan antioksidan di dalamnya. 
      Saat makan sushi, ada baiknya Anda juga memilih sushi dengan tambahan ikan salmon atau tuna yang kaya dengan vitamin D. Isian sayur seperti ketimun dan alpukat memiliki banyak vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. 
    • By orangindonesia
      Siapa dari kalian yang suka makan sushi/sashimi? pasti hampir semuanya suka dong ya..  Tapi berapa dari kalian suka makan sushi/sashimi mentah? hmm pasti cuma sebagian ya.
       
      Ada kabar kurang enak nih ndral, Karena saking sukanya mengkonsumsi sushi dan sashimi mentah, seorang penggemar sushi harus menghadapi fakta bahwa didalam tubuhnya berdiam ratusan cacing pita. hiii.. sereemmm..
       

      GAMBAR X-RAY PENIKMAT SASHIMI.TERINFEKSI CACING PITA.
       
      Suatu hari, pria yang tak disebut namanya itu memeriksakan diri ke dokter. Ia mengeluhkan sakit luar biasa di perutnya dan gatal di seluruh kulitnya.
       
      Dokter yang melakukan pemindaian pada tubuh pasien, menemukan kodisi horor: cacing pita memenuhi badan pria tersebut setelah ia kebanyakan makan sashimi makanan ala Jepang berupa irisan daging ikan mentah.
       

       
      Dokter yakin, ikan mentah yang dikonsumsi penderita telah terkontaminasi. Pasien akhirnya dirawat di Guangzhou No. 8, Rumah Sakit Rakyat di Provinsi Guandong di China timur.
       
      Sejumlah penelitian menunjukan, mengonsumsi ikan mentah atau yang tak matang bisa mengakibatkan berbagai infeksi parasit.
       
      Infeksi cacing pita terjadi setelah pasien menelan larva diphyllobothrium, yang ditemukan pada ikan tawar seperti salmon meski yang sudah diasinkan atau diasap. Salmon lahir di perairan air tawar, bermigrasi ke lautan, lalu kembali ke air tawar untuk bereproduksi.
       
      Kasus infeksi cacing pita diketahui meningkat di area-area miskin dengan sanitasi yang buruk. Namun, hal serupa juga ditemukan di negara maju.
       
      Diduga, peningkatan kasus di negara maju diakibatkan makin meningkatnya popularitas sushi dan sashimi. Demikian ditulis di jurnal Canadian Family Physician.
       
      “Makin meluasnya popularitas makanan Jepang, sushi dan sashimi, berkontribusi pada hal tersebut,” kata penulis studi, Nancy Craig.
       
      “Makanan populer lain juga mungkin terkait, seperti filet (ikan) mentah yang diasinkan yang berasal dari Baltik atau Skandinavia. Juga carpaccio ikan atau daging mentah super-tipis yang biasa disajikan di Italia, salmon mentah, dan atau ceviche yang direndam cairan garam yang tak terlalu asin.”
       
      Sementara, Dr Yin dari Rumah Sakit Guangzhou No. 8 dalam situs that’smags.com mengatakan bahwa makanan yang terkontaminasi  telur cacing pita bisa menyebabkan cysticercosis kondisi ketika cacing dewasa masuk ke aliran darah seseorang.
       
      Tipe infeksi ini tak bisa dianggap remeh. Bisa mengancam jiwa seseorang, jika cacing mencapai otak manusia.
       
      Trus, gimana sih cara kita mengetahui kita terjangkit cacing pita atau tidak? ternyata ada gejalanya loh JCulers!!!
       
      Ini Gejalanya!
       
      Infeksi cacing pita pada manusia lewat sushi atau sashimi bisa terjadi akibat ikan mentah yang dimakan terinfeksi cacing yang masih dalam tahap larva.
       
      Ketika ikan mengonsumsi cacing pita, maka larva yang menetas menempel pada dinding usus ikan dan cacing menginfeksi dagingnya.
       
      Karena sushi tidak dimasak, larva bisa berpindah ke daging manusia yang memakan ikan terkontaminasi tersebut.
       
      Sekali manusia terinfeksi, cacing pita akan tumbuh di dalam usus bisa mencapai hingga sepanjang 15 meter dalam waktu beberapa minggu. Cacing itu bisa terus bertahan hidup sampai beberapa tahun.
       
      Tak hanya tinggal dalam tubuh manusia, cacing yang bisa tak terdeteksi selama beberapa pekan bahkan beberapa bulan mampu bertelur yang kemudian bakal menginfeksi bagian lain dari tubuh manusia.
       
      Gejala-gejala orang terinfeksi cacing pita termasuk mengalami demam, konstipasi atau perut terasa tak nyaman. Awalnya gejala termasuk ringan-sedang, sehingga penderita tak menyadari ada hal serius dalam tubuhnya.
       
      Jika larva cacing pita mulai bermigrasi ke bagian lain tubuh, mereka mulai menggerogoti hati, mata, jantung atau otak. Bisa menimbulkan kematian.
       
      Hi.. sereemm banget yaa, maka dari itu meskipun kita suka makan sushi dan sashimi, ada baiknya kita konsumsi aja sushi dan sashimi yang matang saja untuk menghindari hal-hal seperti ini yaa.
×
×
  • Create New...