Jump to content
TheKingsArmy

Bible Code Prediksi Kemenangan Presiden Amerika 2016

Recommended Posts

trump-hillary-9.jpg

Dalam dua video Bible Code yang dipublikasikan terpisah dalam rentang waktu 3 bulan, pakar Bible Code Rabbi Matityahu Glazerson menemukan indikasi bahwa Donald J. Trump akan memenangkan pemilihan presiden AS yang akan datang. Lebih jauh, prediksi kemenangan Trump nampaknya berhubungan dengan dukungannya terhadap Israel.

Tabel Bible Code pertama dipublikasikan tanggal 6 Juli 2016. Dalam tabel tersebut, yang berasal dari Kitab Ulangan, Rabbi Glazerson menemukan kata “Donald” yang dieja dalam huruf-huruf Ibrani, di samping kata “nasi,” yang dalam Ibrani artinya presiden. Dia juga menemukan singkatan untuk “Artzot haBrit,” yaitu sebutan untuk Amerika Serikat dalam Ibrani.

Tanggalnya juga ditemukan dalam tabel ini. Secara khusus, Rabbi Glazerson menunjukkan kode untuk 8 Cheshvan 5777. Ini adalah tanggal dalam kalender Ibrani yang sama dengan tanggal 9 November 2016 — hari pertama Trump akan menjadi Presiden AS terpilih, jika dia menang.

Video ini dibuka dengan Rabbi mengutip dari Kitab Yesaya:

Quote

Yesaya 45:1 (ILT)  Demikianlah YAHWEH berfirman kepada yang diurapi-Nya, “Kepada Koresh yang tangan kanannya telah Aku pegang, untuk menaklukkan bangsa-bangsa di hadapannya, ya, Aku akan membuka ikat pinggang para raja, untuk membuka pintu-pintu di hadapannya, supaya pintu gerbang tidak terus tertutup.

Dalam bahasa Ibrani, kata Moshiach (Messias) artinya “yang diurapi.” Karena Raja Persia, Cyrus membantu orang-orang Yahudi kembali ke Israel dan membangun kembali Bait Suci, dia disebut dalam ayat ini sebagai yang diurapi Elohim. Menurut Rabbi Glazerson, “Siapa pun yang membantu Israel, untuk membangun diri mereka, untuk tinggal dengan semestinya di tanah mereka,” dianggap sebagai semacam Moshiach.

Selanjutnya dalam video, Rabbi Glazerson menunjukkan di mana kata “Moshiach” muncul dua kali. Dia mengatakan bahwa ada hubungan antara keberhasilan Trump dengan kedatangan Moshiach pada akhirnya. “Pemilihan Donald Trump sangat tergantung pada tingkat kerohanian Israel, orang-orang Yahudi. Kemudian, dan hanya kemudian, kita akan mendapatkan Moshiach.”

Video kedua, dirilis akhir Oktober ini, mengulangi banyak kode-kode yang sama yang ditemukan pada video bulan Juli. Namun, kode-kode ini ditemukan dalam Kitab Bilangan. Kode-kode pertama ditemukan bulan Juli dalam Kitab Ulangan.

Rabbi Glazerson membuka videonya dengan apa yang dia sebut “pertemuan terbaik” Donald Trump, dieja dalam Ibrani, dan “bocher,” yang artinya dipilih atau terpilih. Dalam tabel Bible Code ini, dia menemukan kode-kode “nasi” (artinya presiden), Artzot haBrit (Amerika Serikat) dan 7 Cheshvan 5777, yang sama dengan Selasa, 8 November 2016, yaitu Hari Pemilu Amerika Serikat. Semua kode-kode ini muncul sangat berdekatan satu sama lain di dalam tabel Bible Code.

Di bagian lain dari tabel, dia menemukan “ohev Yisrael” yang artinya dia yang mengasihi Israel. Ditemukan juga kode-kode “teshuva” (pertobatan), Moshiach dan Hashem Elokecha (YAHWEH Elohimmu), yang dikatakan Rabbi Glazerson sebagai “sebuah pesan bagi bangsa Yahudi.”

Dia terus menjelaskan bahwa pesan yang ada dalam tabel kedua ini, “Mungkin sebuah indikasi bahwa hasil akhir pemilu bagi Donald Trump bergantung kepada kembalinya Israel kepada Elohim, bertobat, dan [mereka] akan membutuhkan seseorang untuk menolong mereka mendapatkan seluruh negeri, seperti yang Elohim janjikan kepada mereka.”

Jika Donald Trump terpilih sebagai presiden AS, dia akan berusia 70 tahun, 7 bulan dan 7 hari pada hari pertamanya menjabat sebagai presiden negara adidaya itu. Donald Trump lahir pada tanggal 14 Juni 1946. Jika ditambah usianya sekarang 70 tahun, itu akan jatuh pada tanggal 14 Juni 2016. Maju 7 bulan kemudian akan jatuh pada tanggal 14 Januari 2017. Maju 7 hari kemudian akan jatuh pada tanggal 21 Januari 2017. Jika Donald Trump memenangkan pemilu, 21 Januari 2017 adalah hari pertamanya menjabat penuh sebagai Presiden Amerika Serikat. Tentu saja dia akan dilantik pada tanggal 20 Januari 2017, namun dia hanya akan menjadi presiden untuk sebagian hari itu saja. Jadi itu artinya, Donald Trump akan berusia 70 tahun, 7 bulan dan 7 hari pada hari penuh pertamanya sebagai presiden Amerika Serikat.

Bible Code, atau Torah Code, atau Sandi Alkitab, merupakan serangkaian pesan-pesan rahasia yang disandikan di dalam teks Kitab Suci Ibrani (Tanakh). Kode-kode rahasia ini muncul melalui metode dimana huruf-huruf spesifik dari teks tersebut dapat terpilih dalam suatu rentang interval tertentu, dan mengungkapkan suatu pesan lain yang samar-samar, yang seringkali relevan dengan narasi dari ayat-ayat yang sama. Bible Code dipopulerkan dalam zaman modern ini melalui buku tulisan Michael Drosnin, The Bible Code dan film layar lebar The Omega Code, dan Anda juga dapat membeli software komputer ini juga untuk mencari pesan-pesan yang tersembunyi di dalam teks Kitab Suci.

Kemunculan Obama sebagai presiden Amerika di dalam Bible Code juga diramalkan sebelumnya oleh ahli Bible Code, Rabbi Matityahu Glazerson.

Di dalam Kitab Yehezkiel pasal 38 yang menuliskan tentang Peperangan Akhir Zaman, yakni Perang Gog dan Magog, nama Obama muncul di mana-mana di keseluruhan pasal itu, di dalam tabel Bible Code.

Quote

Yehezkiel 38:2 “Hai anak manusia, arahkanlah wajahmu terhadap Gog di tanah Magog, raja agung dari Rosh, Mesekh, dan Tubal, dan bernubuatlah terhadap dia. (ILT)

“בן אדם שים פניך אל גוג ארץ המגוג נשיא ראש משך ותבל והנבא עליו;ואמרת כה אמר אדני יהוה הנני
אליך גוג נשיא ראש משך ותבל”

Nama Obama (lihat huruf Bold: אובאמה) disandikan di Kitab Yehezkiel 38:2 dengan lompatan 7 huruf antara huruf satu dengan huruf lainnya (dari kanan ke kiri) membentuk nama Obama.

Di dalam Yudaisme, 7 adalah angka signifikan, angka sempurna, genap. Tujuh hari Penciptaan, Tujuh tahun untuk Shabbat dan seterusnya. Bible Code mengindikasikan bahwa orang ini akan menyebabkan terjadinya Perang Harmageddon atau Perang Gog dan Magog, peperangan final Akhir Zaman. Obama adalah nama dari Gog. Perang Gog dan Magog, bisa Anda baca selengkapnya di seluruh pasal 38 dan 39 dari Kitab Yehezkiel.

Kode-kode yang ditemukan ditemukan Rabbi Glazerson ini berbeda dengan yang ditemukan oleh D. Chen, seorang penyelidik Bible Code lainnya, yang mengklaim bahwa Bible Code memprediksi kemenangan Hillary Clinton. Penemuan Chen ini asalnya dipublikasikan oleh media ultra-Orthodox Kikar Hashabbat.

Dalam publikasi penelitian D. Chen beberapa bulan yang lalu, Chen mengklaim bahwa “dia memasukkan variasi nama [Trump] dalam bahasa Ibrani ke dalam program Bible Code-nya, tapi program tidak menemukan apa-apa.”

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • Guest News
      By Guest News
      Peneliti di Universitas Washington, AS meluncurkan prototipe telepon seluler tanpa baterai memakai teknologi yang bisa diintegrasikan ke produk ponsel yang ada di pasaran. Kelompok peneliti ini memanfaatkan tenaga dari gelombang elektromagnetik yang ada di sekitar kita.
    • Guest News
      By Guest News
      Pihak koroner atau dokter forensik di Los Angeles memastikan salah satu saksi kasus korupsi E-KTP Johannes Marliem meninggal dunia akibat bunuh diri di kediamannya di California, AS. Menurut petugas koroner, jenazah Johannes Marliem masih berada di kamar jenazah menunggu klaim dari pihak keluarga.
       
    • By posrahasia2015
      Woodrow Wilson
      Tahun 1914, Presiden Amerika, Woodrow Wilson, menandatangani keputusan yang kemudian hari sangat disesalinya, yaitu mengizinkan Federal Reserve (The Fed- bank sentral AS) untuk menjadi satu-satunya lembaga yang berhak mencetak uang dolar amerika. Sebuah ketidaklaziman yang dilakukan Negara sehebat Amerika. Sebab, The Fed bukanlah pemerintah dan bukan pula dimiliki oleh bangsa Amerika asli. Lembaga ini adalah perusahaan swasta murni milik miliuner Yahudi dari klan Rothschild (bapak pembangunan Yahudi). Dengan jatuhnya akad tersebut, jadilah The Fed sebagai pengendali keuangan Amerika. Bahkan, sebagian besar cadangan devisa Negara-negara di dunia menjadikan dolar Amerika sebagai ukuran kekayaan menggantikan simpanan emas.
      Wilson pun menyesal setengah mati telah terbujuk oleh scenario para miliuner zionis Yahudi. Ia mengatakan“ Saya adalah orang yang paling tidak bahagia. Saya telah menghancurkan Negara saya. Sebuah bangsa industri yang besar ini dikontrol oleh sistem kredit. Sistem kredit kita terkonsentrasi. Pertumbuhan bangsa ini dan seluruh aktivitas kita berada di tangan segelintir orang. Kita telah menjadi pemerintah yang paling diatur, dikontrol, dan didominasi di dunia modern. Kita tidak lagi pemerintah yang memiliki pandangan yang bebas, pemerintah yang diakui, yang dipilih oleh suara mayoritas, melainkan pemerintah yang dikontrol oleh opini dan paksaan sekelompok kecil orang yang mendominasi.”
      Quote:Penyesalan Wilson itu bukannya tanpa alasan. Sejarah membuktikan bahwa The Fed bentukan Rothschild telah melakukan praktik suap dalam bentuk sokongan dana-dana kampanye dan dana-dana operasional pemerintah berkuasa. Amerika terikat utang budi sangat besar kepada The Fed.
      Keinginan untuk lepas dari jerat Yahudi

      John F. Kennedy
      Amerika bukannya tidak berjuang untuk bisa lepas dari kontrol Yahudi pada tata pemerintahan dan ekonomi mereka. Seorang John F. Kennedy pernah bertekad dan mengumumkan secara terbuka mengeliminir hak The Fed dan bermaksud mengembalikan hak pencetakan uang kepada negara. Sayangnya, belum sempat mewujudkannya, ia ditembak mati.
      Banyak orang menduga bahwa motif pembunuhan itu juga terkait erat dengan tekad mulia presiden paling popular di Amerika ini. Alasan JFK memerintahkan untuk mencetak uang Amerika sendiri adalah agar rakyat tidak lagi harus membayar bunga (pajak illegal) kepada The Federal Reserve atas penggunaan uang kertas cetakan The Fed yang dikuasai oleh Rothschild. Keputusan ini akan merugikan Rotschild triliunan dolar dalam setahun. Hal ini dikarenakan hilangnya pemasukan dari pajak yang dibayar oleh rakyat amerika untuk membayar bunga pinjaman uang dolar.
      Para presiden, politisi, dan ekonom AS sebelumnya juga sudah banyak memperingatkan bahaya penyerahan hak cetak dolar dan hak pendistribusiannya kepada banker swasta. Namun, suara-suara itu lenyap oleh kekuatan zionis. Pada 1937, parlemen Amerika mengajukan tuntutan impeachment (tuduhan) terhadap anggota-anggota dari Dewan Federal Reserve. Mereka, agen-agen Federal Reserve dan para manajer dari Depkeu AS, dituduh telah melakukan kejahatan luar biasa dan penyalahgunaan wewenang , termasuk pencurian lebih dari US$ 80 juta pertahun selama 5 tahun. Namun, impeachment ini kandas di tengah jalan akibat kuatnya para pelobi Zionis di tubuh Gedung Putih dan Kongres Amerika.
      Ada dugaan bahwa penembakan kepada Presiden Ronald Reagan juga terkait dengan keinginannya untuk mereformasi sistem pencetakan dolar Amerika. Faktanya setelah kasus penembakan yang gagal membunuhnya itu, tidak terdengar lagi keinginan untuk melanjutkan reformasi keuangan itu. Karena kuatnya pengaruh Yahudi dalam sistem pengendalian dolar amerika (dunia), membuat Henry Ford mengatakan , “Barangkali ada bagusnya rakyat tidak mengetahui asal-usul uang. Sebab, jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi.”
    • Guest News
      By Guest News
      Banyak warga berpenghasilan rendah di AS tidak mampu membeli mobil yang sangat diperlukan untuk melakukan kegiatan sehari-hari di sejumlah wilayah. Beruntung ada lembaga nirlaba yang membantu menyalurkan mobil dengan harga murah kepada keluarga kurang mampu yang benar-benar membutuhkan kendaraan.
       
    • By berita_semua
      Pengadilan banding AS, 9th U.S. Circuit Court of Appeals, memutuskan dengan suara bulat untuk memperkuat penangguhan sementara kebijakan pembatasan imigran Presiden Donald Trump,
      Keputusan pengadilan dikeluarkan setelah gugatan keberatan diajukan oleh negara bagian Washington dan Minnesota. Mahkamah Agung AS mungkin akan menentukan akhir dari gugatan tersebut.
      Menanggapi keputusan pengadilan itu, Trump memberi pernyataan melalui akun Twitterpribadinya dengan menulis "Sampai jumpa di pengadilan. Keamanan Bangsa  Kita Menjadi Taruhan!" Sementara Departemen Kehakiman menyatakan saat ini sedang meninjau dan mempertimbangkan keputusan tersebut.
      Pada 27 Januari lalu, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang warga dari Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman untuk melakukan perjalanan ke AS selama 90 hari.
      AS juga menghentikan penerimaan pengungsi selama 120 hari dan tanpa batas bagi pengungsi Suriah. Kemudian Hakim Distrik AS, James Robart, menangguhkan perintah eksekutif Trump Jumat (3/2) lalu.
      Sidang yang dilakukan 9th U.S. Circuit Court of Appeals pada Selasa (7/2) tidak bertujuan untuk menyelesaikan gugatan. Sidang dilakukan untuk menentukan apakah larangan perjalanan Trump harus ditangguhkan selama proses litigasi.
      Dua dari tiga hakim panel merupakan hakim yang ditunjuk oleh mantan Presiden AS dari Partai Demokrat, Jimmy Carter dan Barack Obama. Satu hakim lainnya ditunjuk oleh mantan Presiden AS dari Partai Republik, George W. Bush.
      Pemerintah AS bisa meminta hakim 9th U.S. Circuit Court of Appeals untuk meninjau putusan atau langsung mengajukan banding ke Mahkamah Agung.
      Ketiga hakim panel mengatakan, gugatan Washington dan Minnesota menunjukkan larangan perjalanan Trump dapat menimbulkan kekacauan. Dalam keputusannya, hakim mengakui adanya kepentingan publik untuk meningkatkan keamanan nasional, tetapi pemerintah AS tidak memberikan bukti yang membenarkan larangan perjalanan terhadap tujuh negara mayoritas Muslim.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy