Jump to content

Skandal Politik Dan Kecurangan Pemilu Era SBY


Recommended Posts

sby-pemilu-presiden.jpg

Saya ajak Anda kembali ke skandal Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, pernah ada informasi tentang rekayasa penghitungan suara Pemilu. Diungkapkan oleh Ir Indro Tjahjono, seorang aktivis gerakan kritis mahasiswa tahun 1978, seangkatan dengan Dr Rizal Ramli dan Ir Heri Akhmadi.

Indro Tjahjono mengungkapkan bahwa KPU telah melakukan kecurangan untuk memenangkan SBY. Dalam dua Pemilihan Presiden, baik di tahun 2004 maupun tahun 2009, melalui manipulasi sistem Informasi Teknologi (IT)

Dalam Pemilu dan Pilpres 2004, semua PC di KPU yang digunakan untuk penghitungan suara, telah diset-up dengan program khusus di malam hari. Ketika tidak ada orang di KPU, malam-malam ada yang datang. Semua PC diisi program untuk memenangkan SBY dan mendongkrak suara Partai Demokrat.

Rekayasa dalam Pemilu dan Pilpres 2009, lebih maju selangkah. Semua unit PC milik KPU lebih dulu telah diset-up dengan program tertentu. Rekayasa dan kecurangan IT pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2009 menurut Indro, memang lebih complicated dan rumit.

Berlapis lapis skenario firewall dan keamanannya telah diterapkan sehingga hampir mustahil untuk ditembus. Pada 2009, tidak cukup dicurangi dari sisi IT, tetapi juga dilakukan rekaya manual. salah satunya dari DPT (Daftar Pemilih Tetap)

Rekayasa manual dicocokkan untuk pengontrolan suara dari sisi IT, agar jangan sampai hitungan IT melonjak, tetapi manualnya tidak cocok. Informasi ini belum terkonfirmasi kebenarannya karena Antasari yang hendak masuk mengusutnya telah dikriminalisasi

Benang merah telah mulai terlihat jelas dan Anas telah memberi petunjuk jelas bahwa semua itu bermuara pada Monas, tepatnya seberang Monas. Sorotan terhadap Presiden SBY belakangan ini, mengingatkan saya pada kegencaran sorotan yang ditujukan kepada Presiden Soeharto.

Tidak banyak yang tahu bahwa kemunculan SBY lebih banyak ditopang oleh sejumlah ‘kecelakaan’ politik di masa kepresidenan Abdurrahman Wahid. Dan masa kepresidenan Megawati Soekarnoputeri, yang menciptakan kesan sebagai korban penganiayaan politik berturut-turut oleh dua presiden.

Dasar rakyat Indonesia lebih banyak yang melow sehingga SBY yang terkesan teraniaya otomatis mendapat simpati rakyat. Jika ditelusuri lagi maka simpati rakyat kepada SBY terlihat sejak tahun 2001 sewaktu ramai dekrit presiden Gus Dur.

SBY diberhentikan dengan hormat dari jabatan Menko Polsoskam 1 Juni 2001, dengan latar belakang tidak setuju terhadap rencana Dekrit Gus Dur.

Sebabnya Abdurahman Wahid menganggapnya tak bisa diandalkan lagi sebagai Menko Polsoskam untuk menghadapi Jenderal Wiranto. Jenderal Wiranto sebelumnya menjadi Menko Polsoskam dan digantikan posisinya oleh SBY. SBY juga tidak berkutik di depan konspirasi partai-partai.

Sebenarnya, Abdurrahman Wahid menawarkannya posisi Menteri Perhubungan yang saat itu dijabat Agum Gumelar atau Mendagri, tapi SBY menolak. Menteri yang dipastikan mengundurkan diri karena menolak Dekrit, adalah Sekretaris Kabinet Marzuki Darusman yang sebelumnya menjadi Jaksa Agung.

Malam menjelang dekrit, Marzuki Darusman masih mencoba mencegah Abdurrahman Wahid, tetapi beliau tetap bersikeras akan melakukan dekrit. Marzuki langsung menyatakan mengundurkan diri dan Abdurahman Wahid menyatakan bisa memahami dan menerima pengunduran diri itu.

Saat keluar dari ruang pertemuan dengan Presiden, Marzuki berpapasan dengan Agum Gumelar, ditanya, “Bagaimana?” Marzuki menjawab, “Saya cabut”! Agum akhirnya memilih sikap yang sama. seperti halnya dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Agum juga melapor ke Wakil Presiden Megawati!

Marzuki Darusman berbeda dengan kedua tokoh tersebut yang lapor ke Wapres Megawati, ia melewatkan acara lapor-melapor seperti itu. Karena tidak lapor, Marzuki kemudian tidak masuk kabinet baru Megawati Soekarnoputeri yang menggantikan Abdurrahman Wahid pasca impeachment

Sementara Susilo Bambang Yudhoyono maupun Agum Gumelar kembali mendapat posisi di kabinet, tentunya karena merapat ke Megawati pasca dekrit. SBY ikut dicalonkan sebagai salah satu kandidat Wapres dalam Sidang Istimewa MPR 25 Juli 2001 untuk mengisi kekosongan.

Posisi wapres kosong karena Megawati Soekarnoputeri naik menjadi Presiden RI pasca impeachment Tapi pilihan akhirnya mengerucut kepada dua nama, yakni Hamzah Haz (PPP) dan Akbar Tanjung (Golkar), akhirnya dimenangkan oleh Hamzah Haz

Gagal menjadi Wapres, SBY dipilih Mega menjadi Menko Polkam 10 Agustus 2001. Hubungannya sebenarnya baik-baik saja dengan sang Presiden. Tetapi pihak ‘istana’, khususnya Taufiq Kiemas, mulai membaca bahwa SBY sedang mempersiapkan diri sebagai the next number one. Mulai muncul serangan, khususnya dari Taufiq Kiemas. SBY dianggap mulai mengabaikan tugas utamanya sebagai Menko Polkam.

Ternyata kebiasaan mengeluh SBY sudah sejak lama, SBY mengeluh kepada para wartawan bahwa wewenang dirinya berkali-kali dilampaui. SBY juga mengeluh tidak diundang dalam rapat kabinet, dan tidak dilibatkan oleh Presiden dalam pengambilan keputusan di bidangnya.

Taufiq Kiemas, menyebutnya sebagai seorang jenderal yang kekanak2-kanakan, mengeluh kepada wartawan, bukannya kepada Presiden sebagai atasannya . Pada 9 Maret 2001 ia mengirim surat kepada Presiden mempertanyakan hal kewenangannya sebagai Menko Polkam sekaligus meminta waktu bertemu Presiden.

Llalu ia diundang untuk hadir dalam rapat kabinet oleh Presiden namun ia ‘membalas’ dengan tidak hadir. Dan malah 11 Maret 2001 mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Megawati Soekarnoputeri.

Ucapan Taufiq Kiemas, maupun sikap Megawati sendiri, menyinggung rasa kehormatan keluarga termasuk Nyonya Sunarti Sri Hadijah, sang mertua. Istri Jenderal Sarwo Edhie Wibowo itu diketahui menjadi salah satu pendorong utama agar SBY maju bertarung dalam perebutan posisi number one.

Perjalanan sejarah terpilihnya SBY membuktikan semua yang dihadapi Susilo Bambang Yudhoyono serba beraroma accident. Memang akhirnya kecelakaan-kecelakaan itulah yang membawanya ke kursi number one pada akhirnya.

Sebagai number one ia tak begitu pandai memilih orang duduk dalam kabinetnya, mungkin karena ia terlalu meladeni situasi kompromistis. Masa kepresidenannya yang pertama, sedikit tertolong oleh the bad among the worst Muhammad Jusuf Kalla yang cukup gesit dan lincah.

Tertolong oleh keberhasilan Jusuf Kalla ‘merebut’ Partai Golkar melalui Munas di Bali yang sedikit banyak dalam pengaruh iklim money politics. Dalam masa kepresidenannya yang kedua, SBY tertolong oleh kehadiran Sri Mulyani di posisi Menteri Keuangan. Meski pada saat yang sama terjadi sorotan kuat dalam kasus Bank Century dan skandal Mafia Pajak Bahasyim dan Gayus Tambunan.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By everybadi
      Liburan Gisel Anastasia di Sumba harus terganggu usai heboh video syur mirip dirinya yang tersebar di media sosial.
      Gisel yang tengah menikmati momen seru bersama keluarga dan sahabat pun tak bisa melepaskan stres karena adanya video syur tersebut.
      Tak ingin berita makin simpang siur, Gisel akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengaku kaget usai mendengar kabar video syur tersebut.
      "Udah denger, denger banget kan ada apa nih hah again jadi ya sebenernya agak males sih nanggepinnya tapi kan nggak mungkin juga nggak jawab," ucap Gisel Anastasia di video yang beredar di YouTube, Sabtu (7/11).
      "Kalo ditanya mah agak nggak happy ya ini kan bukan kali pertama banget gitu jadi ya yang kemarin aja kita masih proses jadi ya udah lah jadi sedikit liburannya ada apa ini kaget," lanjutnya.
      Janda Gading Marten itu mengaku sedih terlebih ia khawatir sang putri, Gempita Nora Marten, mengetahui tentang isu miring Gisel.
      "(Tau tentang video syur) semalem, cuma ya udah pernah juga kita hadapin aja yang kemarin juga masih diproses jadi akan berjalan berbarengan aja. Sedih sih berkali-kali kan, kepikiran kalo anak ngeliat gimana kayaknya langganan banget. Nggak apa-apa kan aku yang tau kehidupan juga kita yang jalanin," cerita Gisel.
      Sama dengan kasus sebelumnya, Gisel menyebut banyak orang di luar sana yang memiliki bentuk muka mirip dirinya.
      "Pokoknya aku nggak mau bikin runyam semuanya kalo begitu muka kayak aku juga banyak," kata Gisel.
      Tak lupa ia juga membahas soal gorden kamar yang juga disoroti oleh netizen. Pasalnya gorden yang ada dalam video mirip dengan gorden kamar Gisel Anastasia.
      "Yang tau aku ya tau lah. Cuma ada aja yang nggak terlalu deket itu tuh kamar kamu banget gordennya gitu kan sedih aku nggak mungkin ngapa-ngapain di kamar aku yang suka ditidurin Gempi gitu," tegas Gisel.
      Dua kali tersandung kasus yang sama, ibu satu anak itu pun hanya bisa berusaha yang terbaik untuk membersihkan namanya.
      "Ya terserah kalo netizen ya bebas kan selalu diberi tempat jadi ya mau gimana yang bisa aku lakuin cuma menjalani aja membuktikan dan berusaha jadi yang terbaik dari diri aku aja," jelas Gisel.
      Masih berada di Nihi Sumba, Gisel pun belum terpikir untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
      "Aku sih udah sempet tektokan nanti lah paling kalo pulang kita obrolin baiknya gimana," tutup Gisel Anastasia.
    • By Hernawan
      Jenazah Ani Yudhoyono akan diterbangkan malam ini, Sabtu (1/6) ke Tanah Air melalui Bandar Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Dijadwalkan, jenazah tiba pada pukul 20.30 WIB.
      Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan melalui akun Twitter-nya @hincapandjaitanmenginformasikan, jenazah diterbangkan pukul 19.30 waktu Singapura menggunakan Pesawat C-130 Hercules.
      "Kita kehilangan sosok wanita serta seorang ibu yg menginspirasi negeri ini. Selamat jalan ibu Ani Yudhoyono. Keluarga besar @PDemokrat serta bangsa ini begitu berduka. Malam ini beliau diterbangkan ke Tanah air untuk dilaksanakan pemakaman pada 2 Juni 2019. #SelamatJalanBuAni," tulis Hinca.
      Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama, Fajar Adiyanto, membenarkan hal tersebut.
      "Memang ada perubahan. Awalnya besok pagi tapi rupanya dimajukan dan malam ini sekitar pukul 20.30 WIB akan tiba di Halim selanjutnya ada upacara penerimaan secara militer sekitar 15 menit sebelum diberangkatkan ke Cikeas," kata Fajar. 
    • By Males
      Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono menghembuskan napas terakhir dalam perawatan di National University Hospital, Singapura, pada Sabtu 1 Juni 2019.
      Kondisi istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut memburuk sejak beberapa hari terakhir dan harus dirawat di ruang ICU, sebelum meninggal dunia siang ini.
      Sekadar diketahui, Ani Yudhoyono dirawat di Singapura sejak Sabtu 9 Februari 2019 akibat sakit kanker darah yang dideritanya.
    • By Males
      Proses rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman pada Selasa (7/5/2019) malam diwarnai protes dari kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal tersebut dikarenakan perolehan suara PPP berkurang sebanyak 1.508 suara yang diduga karena kesalahan input.
      "Awalnya kami menerima laporan dari saksi di Kecamatan Depok, di plano tertulis 2.929, namun saat dihitung, kami kehilangan 1.508 suara," kata Ketua DPC PPP Sleman, HM Nasikhin, Selasa (7/5/2019) malam di Aula Bappeda Sleman.
      Ia menduga, kehilangan tersebut dikarenakan salah input. Ia pun langsung mengajukan keberatan dan meminta kepada KPU untuk melakukan penghitungan ulang.
      “Angka seribu itu cukup besar, meskipun kami di dapil 4 (dapil yang kehilangan suara) tidak mendapatkan kursi, dan biar jelas semuanya, kami minta diulang penghitungan plano semuanya, buka bersama disaksikan semua partai," ujarnya.
      Sementara itu, Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi mengakui memang ada perbedaan angka perolehan suara PPP untuk surat suara DPRD Kabupaten di Kecamatan Depok.
      "Kami mencoba untuk menelusuri dan kami persilakan ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk memberi keterangan yang jelas dan terbuka di sidang, ada angka yang berbeda. Satu angkapun yang berbeda itu harus diklarifikasi, PPK yang melakukan proses input dari bawah sampai kecamatan," ucapnya.
      Rapat pleno di KPU Sleman pada Selasa (7/5/2019) akhirnya diskors dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (8/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Sekadar informasi KPU Sleman telah menyelesaikan rekapitulasi di 16 kecamatan. Masih tersisa satu kecamatan, yakni Kecamatan Depok.
      Gimana menurutmu ndral?
    • By PusatInformasi
      Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung keluar dari ruangan debat kelima Pilpres 2019, setelah mendengar Prabowo Subianto mengkritik ekonomi Indonesia yang menurutnya imbas dari kesalahan presiden sebelum Jokowi.
      Calon presiden nomor urut 02 itu dalam debat menyatakan kesalahan ekonomi di Indonesia sudah terjadi sejak sebelum era Presiden Jokowi, Sabtu (13/4/2019) malam. Menurut dia, kesalahan itu selalu dibiarkan sejak sebelum Jokowi menjadi orang nomor satu di Indonesia.
      "Jadi, kembali lagi, saya terus terang tidak menyalahkan Pak Jokowi. Saya tidak menyalahkan Bapak, ini kesalahan besar presiden-presiden sebelum Bapak. Kita semua harus bertanggung jawab. Bener. Itu pendapat saya," kata Prabowo dalam debat pilpres di Hotel Sultan, Jakarta.
      Setelah Prabowo menyatakan itu, Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat keluar dari ruangan.
      Namun, AHY mengaku hanya keluar untuk ke kamar kecil. "Tidak, tidak pulang," ucapnya.
×
×
  • Create New...