Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
Laurensius

Cara Install Windows XP Pada Laptop Compaq CQ43-304AU

Recommended Posts

Cara Install Windows XP Pada Laptop Compaq CQ43-304AU

Cara-Install-Windows-XP-Pada-Laptop-Comp

Beberapa waktu lalu teman penulis datang membawa laptop Compaq CQ43 yang baru dibelinya. Dia kesulitan untuk menginstall Windows XP pada laptop barunya. Eh kenapa juga gak diinstall windows yang baru aja.

Usut punya usut ternyata ada program yang sama sekali harus menggunakan windows XP. Jadi teman saya ini maksain untuk tetap pake Windows XP pada laptopnya. Karena dia sendiri kesulitan untuk mencari driver dan cara menyisipkan ke installer windowsnya.

Ok. Saya sanggupi deh. Sambil sedikit mengingat-ingat cara instalasi icon_biggrin.gif . Mengingat Laptop Compaq CQ43-304AU ini merupakan seri terbaru yang menggunakan chipset dan prosesor AMD E300. Jadi tidak bisa menggunakan cd instalasi Windows XP standar.

Untuk itu saya membuat installer Windows XP yang bisa untuk laptop baru ini, harus disisipkan DRIVER SATA untuk Windows XP dengan menggunakan program nlite. nlite ini biasa digunakan untuk menambahkan driver atau update tambahan pada installer windows.

 

Berikut cara-cara membuat installer Windows XP untuk laptop Compaq CQ43-304AU :

1. Download dan instal program nlite yang bisa di download gratis disini.

2. Download dan extract Driver SATA Compaq CQ43-304AU untuk Windows XP yang bisa di download disini. Password untuk extract adalah www.nulisin.com

3. Sisipkan Driver yang di download menggunakan program nlite dengan cara seperti video dibawah ini.

4. Siapkan cd-blank untuk burning hasil akhir installernya. Jika Anda ingin menggunakan flashdisk sebagai installernya bisa menggunakan program semacam win2flash yang tutorialnya segera akan saya buat.

Mudah-mudahan tutorial tentang Cara Install Windows XP Pada Laptop Compaq CQ43-304AUdiatas mudah dipahami. Jika ada yang perlu ditanyakan silahkan komen dibawah, saya akan berusaha menjawab sebisanya.

Sampai jumpa di tutorial lainnya.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By c0d1ng
      Pengguna sistem operasi Windows milik Microsoft di negara Tiongkok memang sangat dominan. Banyak dari perkantoran dan pengguna umum biasa yang menggunakan sistem operasi Windows. Dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan teknologi luar negeri, maka pemerintah Tiongkok membuat sistem operasi buatan negaranya sendiri yang bernama NeoKylin.
      Sistem operasi dekstop NeoKylin ini tampilannya sangat mirip dengan tampilan sistem operasi milik Microsoft yang legendaris, yakni Windows XP. OS NeoKylin ini merupakan salah satu proyek pemerintah Tiongkok untuk mengurangi ketergantungannya pada Microsoft.

      Program ini dijalankan oleh pemerintah Tiongkok pertama kali pada tahun 2013 dengan menggandeng Canonical sebagai pengembang sistem operasi dekstop berbasis ubuntu. Sebelumnya mereka juga telah memiliki proyek pertama yang bernama Kylin, namun proyek tersebut kurang diminati.
      Nah, proyek pemerintah Tiongkok yang kedua, NeoKylin, sukses dan kini menjadi sistem operasi non Windows yang populer di Tiongkok. Sistem operasi yang dibuat oleh China Standard Software ini jika dilihat sangat mirip dengan Windows XP terlebih lagi pada tampilan start menunya.
      Tak hanya tampilan sistem operasinya saja yang mirip, NeoKylin juga telah dijejali dengan software yang mirip dengan Microsoft Office, namun software pada NeoKylin ini merupakan modifikasi dari OpenOffice.
      Sistem operasi NeoKylin ini tak hanya digunakan oleh pemerintah Tiongkok saja, namun juga warga biasa juga telah mengusung sistem operasi NeoKylin. Kepopuleran NeoKylin ini juga ditunjukan dengan angka 40% dari produk PC Dell yang dijual di negara tersebut telah menjalankan sistem operasi NeoKylin.
      “Sistem operasi NeoKylin tersedia di Dell laptop Latitude, desktop komersial Dell OptiPlex , dan Dell Precision workstation”, kata juru bicara Dell yang dilansir dari Quartz. Namun belum diketahui, apakah versi yang digunakan oleh perangkat Dell memiliki tampilan yang sama dengan Windows XP milik Microsoft. 
      Pemerintah Tiongkok memang gencar mencanangkan membuat sistem operasi buatan sendiri untuk mengurangi pasokan teknologi dari luar negeri. Selain untuk segi keamanan negara, membuat sistem operasi buatan sendiri juga menstimulasi perkembangan teknologi Tiongkok.
      Jadi bukan hal yang aneh jika pemerintah Tiongkok membuat tandingan dari Windows XP, mengingat pengguna windows XP di tahun 2014 lalu mencapai 27%. Dengan angka yang cukup besar itu, pemerintah Tiongkok yakin secara berangsur, pengguna Windows XP di negaranya semakin berkurang.
    • By davidbo
      Pada 8 April lalu, Microsoft menutup keran dukungan teknis untuk Windows XP yang telah berumur 13 tahun. Riwayat sistem operasi lawas ini secara resmi sudah "tamat".
      Walaupun demikian, Windows XP ternyata masih memberi pemasukan untuk Microsoft, bahkan jumlahnya mencapai angka jutaan dollar AS. Bagaimana bisa?
      Hal itu terjadi karena Windows XP rupanya masih banyak digunakan oleh kalangan korporat. Persentasenya mencapai 44 persen, menurut data dari perusahaan manajemen perangkat Fiberlink.
      Nah, kalangan korporat ini rupanya enggan beralih dari Windows XP dan lebih memilih untuk membayar Microsoft agar menyalurkan dukungan teknis secara eksklusif. 
      Raksasa software itu memang menawarkan "custom support contract" agar pelanggan tetap dapat memperoleh updateuntuk Windows XP yang dipakai di komputer-komputer kantor.
      Namun, berbeda dengan update serupa dalam "masa hidup" Windows XP yang disalurkan secara gratis, dukungan lanjutan dari Microsoft ini mesti dibayar mahal, mencapai 200 dollar AS per perangkat untuk tahun pertama. Biaya tahun-tahun berikutnya bahkan lebih mahal lagi. 
      Seorang profesional TI menerangkan bahwa Microsoft mengutip 1 juta dollar AS (sekitar Rp 11 miliar) untuk menyalurkan dukungan bagi 5.000 PC di perusahaannya. Angka itu membengkak menjadi 2 juta dollar AS untuk tahun kedua, dan 3 juta dollar AS untuk tahun ketiga.
      Toh, banyak yang lebih memilih membayar Microsoft ketimbang melakukan upgrade. 
      Mereka termasuk pemerintah Inggris yang menggelontorkan 9,2 juta dollar AS ke kantong Microsoft untuk support terhadap Windows XP, Office 20013 dan, Exchange 2003 yang dipakai komputer pemerintah di sektor publik. 
      Pemerintah Belanda juga membayar jutaan Euro untuk dukungan teknis sekitar 30.000 komputer.
      Di Amerika Serikat, dinas pajak Internal Revenue Service (IRS) juga dilaporkan membayar Microsoft untuk urusan update sekitar 58.000 komputer berbasis Windows XP, walau jumlahnya tak sebesar yang lain, yaitu "kurang dari 500.000 dollar AS". Demikian pula dengan bank-bank dari berbagai belahan dunia yang masih memakai Windows XP di mesin-mesin ATM.
      Meski mendatangkan uang, hal ini sama sekali bukan kabar baik bagi sistem operasi terbaru Microsoft, Windows 8 yang tak kunjung berhasil memperoleh pangsa pengguna sebesar Windows XP.
      Perusahaan-perusahaan yang masih memakai Windows XP perlahan-lahan akan bermigrasi. Namun tujuannya bukan Windows 8, melainkan Windows 7 yang telah berumur 3 tahun sejak diluncurkan pada 2009. Begitu selesai migrasi, boleh jadi mereka akan bertahan lama dengan Windows 7, seperti yang dilakukan selama belasan tahun dengan Windows XP.
    • By davidbo
      Lebih dari setahun setelah "dimatikan" pada April 2014 lalu, Windows XP ternyata masih punya penggemar sejati. 
      Misalnya saja angkatan laut AS (US Navy) yang rela merogoh kocek hingga 9,1 juta dollar AS atau setara Rp 121 miliar demi tetap bisa memakai sistem operasi berumur 14 tahun ini.
      Uang berjumlah besar tersebut dipakai membayar dukungan teknis dari Microsoft, untuk komputer-komputer AL AS yang masih menjalankan si Windows usang. 
      Seluruh dukungan teknis terhadap Windows XP memang telah dihentikan pada April 2014 itu. Walaupun demikian, Microsoft masih bersedia memberikan dukungan bagi mereka yang bersedia membayar, seperti AL AS di atas.
      Selain Windows XP, AL AS juga membayar dukungan teknis untuk sejumlah software tua lain yang masih dipakai, di antaranya Office 2003, Exhcange 2003, dan Windows Server 2003.
      Angka yang dibayarkan sepintas mungkin terlihat besar, tapi sebenarnya cuma "uang receh" buat matra laut angkatan bersenjata terkuat di dunia itu. Setiap tahun, AL AS mendapat anggaran belanja lebih dari 100 miliar dollar AS (lebih dari Rp 1.300 triliun).
    • By h4ck3r1nd0
      Pengen temanya Windows 10 tapi gak mau nyoba windows 10nya? Ini saya kasih gratis ndral.
       
      Support:
      Windows 8/8.1/7/SP1 [X86_X64] – [All Language] – [All Version]
       
      Screenshot:
       

       

       

       

       
      Download
       



       
      Download untuk XP:
       



    • By c0d1ng
      Google mengumumkan akan menutup dukungan aplikasi peramban atau browser Chrome untuk sistem operasi Windows XP pada akhir 2015.
       
      Dalam publikasi di blog resmi perusahaan, Kamis 16 April 2015, Direktur Teknik Google Chrome Mark Larson mengatakan pihaknya "akan terus memberi pembaruan reguler dan keamanan Chrome di Windows XP sampai akhir 2015."
       
      Waktu tersebut telah diperpanjang oleh pihak Google karena sebelumnya mereka berencana hanya memberi dukungan sampai April 2015.
       
      Larson mengakui bahwa tidak semua orang dapat beralih ke sistem operasi yang lebih baru dalam waktu dekat. Tetapi, Larson mengatakan bahwa pihaknya tidak punya pilihan lain karena sistem operasi Windows XP sendiri telah dihentikan dukungan teknisnya oleh Microsoft pada April 2014.
       
      Microsoft menghentikan dukungan teknis untuk aplikasi Internet Explorer di Windows XP yang berarti tak ada lagi pembaruan dalam hal keamanan dan perbaikan fitur untuk membantu pengguna meminimalkan risiko keamanan.
       
      Para ahli kemananan siber menyarankan pengguna Windows XP untuk memakai aplikasi perambang lain seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Opera Software untuk meminimalkan risiko keamanan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy