Jump to content
mendingan

Survey 40% Pelanggan Nggak Bakal Beli Handphone Samsung Lagi

Recommended Posts

galaxy note 7.jpg

Galaxy Note 7 sempat menyandang status sebagai salah satu smartphone terbaik. Namun, gara-gara Galaxy Note 7, Samsung tampaknya kehilangan kepercayaan konsumen. Ia pun kini harus mengembalikan reputasi itu untuk kebaikan di masa mendatang.

Sebuah survei terbaru yang dilakukan setelah laporan ponsel terbakar yang memaksa Samsung mengeluarkan recall global, menemukan bahwa sepertiga dari responden mengatakan, mereka tidak akan membeli ponsel Samsung lagi.

samsung.jpg

Menurut survei, 40 persen pengguna Samsung saat ini mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah membeli ponsel lain bermerek Samsung. Jumlah ini naik dari sebelumnya hanya 34 persen pelanggan Samsung yang mengatakan tidak akan membeli ponsel lain bermerek Samsung pada September, sebelum unit pengganti mulai meledak.

Sebanyak 40 persen responden dalam survei terbaru mengaku tidak akan membeli ponsel lain yang dibuat Samsung. Kemudian, 8 persen mengatakan, mereka akan membeli salah satu ponsel Pixel baru Google. Sebanyak 70 persen mengatakan, mereka akan tetap dengan ponsel yang didukung Android, sementara 30 persen mengatakan, mereka berencana untuk melompat ke iOS dengan membeli iPhone.

Pada survei 23 September, dilakukan setelah recall pertama, 77 persen dari 1.000 pelanggan Samsung yang disurvei mengatakan, mereka berencana setia kepada perusahaan karena mereka tidak ingin belajar bagaimana ponsel baru bekerja.

Ponsel ini pertama kali dirilis pada Agustus, namun cacat pada ponsel ini menyebabkan beberapa unit meledak dan harus di-recall. Unit baru yang lebih aman ternyata juga mengalami hal serupa. Setelah menghentikan sementara penjualan untuk jangka waktu singkat guna melakukan penyelidikan, Samsung malah memutuskan tidak mengeluarkan recall kedua, tetapi malah membantalkan penjualan telefon tersebut.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By congek
      Vivo telah menjadi merek smartphone nomor satu di Indonesia berdasarkan International Data Corporation (IDC) pada kuartal pertama 2020.
      Vendor asal Tiongkok inipun siap merilis smartphone seri terbarunya, Vivo X Series, di Indonesia dalam waktu dekat.
      Vivo X Series diklaim merupakan smartphone flagship dengan kemampuan fotografi profesional pertama dari Vivo Indonesia.
      Perangkat ini diharapkan menjadi jawaban atas penantian konsumen Indonesia atas smartphone dengan teknologi terkini.
      Seri premium X Series hadir sebagai realisasi Vivo yang sebelumnya menjanjikan kehadiran seri flagship di Tanah Air tahun ini.
      Waktu yang Tepat
      Senior Brand Director vivo Indonesia, Edy Kusuma mengatakan, Vivo X series bakal segera hadir di Indonesia.
      "Setelah melakukan beragam riset pasar, kami merasa ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk menghadirkan Vivo X series," tuturnya.
      Boyong Teknologi Terkini
      Sesuai dengan nilai jualnya di bidang kamera, Vivo X series mengusung tagline “Photography, Redefined”. Perangkat ini diklaim akan membawa keunikan fitur teknologi terkini dalam balutan fitur flagship photography.
      “Kami tidak sabar untuk segera memperkenalkan seri terbaru ini secara resmi sebagai professional photography flagship smartphone pertama dari Vivo untuk pasar Indonesia," katanya.
      Sayangnya, Vivo belum mengungkap nama produk yang dimaksud.
    • By peter_hutomo
      Aturan validasi IMEI sudah ditandatangani tiga kementerian. Lantas apa efek bagi pengguna dan pedagang?
      Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan penandatanganan Peraturan Menteri dari tiga kementerian ini sebagai langkah awal implementasi validasi IMEI. Di mana setelah diterbitkan, masing-masing tim dari tiga kementerian akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi terhadap aturan tersebut dalam enam bulan ke depan.
      Rudiantara pun memastikan tidak ada dampak aturan IMEI bagi masyarakat. Karenanya dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan nasib ponsel yang digunakan sekarang.
      "Tidak ada perubahan di sisi pelanggan sekarang. Setelah enam bulan baru ada, itu pun hanya user yang membawa ponsel dari luar," ujarnya di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
      Hal tersebut kemudian ditekankan lagi oleh Menteri Perdagangan (Menperin) Airlangga Hartarto. Dikatakannya sistem yang digunakan untuk validasi IMEI tidak akan mengganggu pengguna ponsel di Tanah Air.
      "Pengguna ponsel (sekarang) aman, nggak ada yang terganggu. Baik yang dibeli dari dalam maupun luar negeri," ujar Airlangga di kesempatan yang sama.
      Bicara pedagang, baik Menperin maupun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjamin tidak akan terganggu. Mereka diberikan waktu enam bulan untuk menghabiskan stok ponsel black market yang dijualnya.
      "Kami sudah baik kasih enam bulan habiskan sisa-sisa barang, asalkan tidak ketahuan. Salahnya sendiri masukin (ponsel) nggak bayar (pajak). Kalau ketahuan ya nasibnya tidak baik," kata Enggar.
      "Jadi kami tidak melarang impor, asalkan sesuai aturan," pungkasnya.
    • By peter_hutomo
      Pemerintah melalui tiga kementerian telah menekan aturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang akan memblokir ponsel black market (BM) di Indonesia. Tak hanya soal itu, bagi kalian yang kehilangan ponsel atau dicuri, bisa memanfaatkan regulasi ini.
      Seperti yang tertera pada Peraturan Menteri (Permen) Kominfo nomor 11 tahun 2019 tentang Pengendalian Alat Dan/Atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui Identifikasi International Mobile Equipment Identity, tepatnya di dua ayat pada pasal 9.
      Begini bunyi pasal tersebut:
      Penyelenggara yang dimaksud di atas adalah penyelenggara jaringan bergerak seluler atau operator seluler, seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Hutchison Tri Indonesia, maupun Smartfren.
      Dengan demikian, masyarakat yang mengalami kejadian seperti kehilangan maupun dicuri, maka kalian bisa mengajukan permintaan ke operator seluler yang bersangkutan, seperti yang tercantum di Pasal 10 yang bunyinya:
      Adapun perangkat yang telah hilang atau dicuri tersebut, maka operator akan melakukan pembatasan akses jaringan. Itu artinya, ponsel tersebut hanya sekedar ponsel yang tidak bisa terhubung dengan jaringan telekomunikasi layaknya perangkat pada umumnya. Ibaratnya, ponsel ini menjadi benda tak berguna untuk komunikasi, atau suka diistilahkan 'batu bata'.
      Seperti diketahui, tiga kementerian yang dimaksud berperan aktif dalam aturan IMEI itu adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Melalui regulasi ini, pemerintah berupaya keras memerangi peredaran ponsel BM yang dinilai merugikan negara selama ini.
    • By purwa_weheb
      Era smartphone 5G dipastikan kian dekat. Setelah Qualcomm mengumumkan Snapdragon 855 yang mendukung 5G, kali ini giliran Samsung yang memastikan diri akan merilis smartphone 5G.
      SVP Mobile Product Strategy and Marketing Samsung Electronics Amerika Justin Denison Samsung SVP yang mengumumkan hal tersebut saat gelaran Snapdragon Tech Summit 2018 yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat.
      "Kami akan meluncurkan smartphone pertama yang mendukung 5G pada paruh pertama 2019. Bekerja sama dengan AT&T dan Verizon, kami akan membawa kekuatan 5G di tangan Anda," tuturnya saat berbicara di Snapdragon Tech Summit 2018 di Hawaii, Selasa (4/12/2018), waktu Amerika Serikat.
      Saat gelaran, Samsung juga memamerkan purwarupa smartphone yang sudah mendukung 5G tersebut.
      Sayangnya, tidak banyak informasi yang dapat dikupas dari perangkat itu, termasuk model smartphone yang akan siap mendukung jaringan 5G.
      Apakah Galaxy S10?

      Kendati demikian, berdasarkan rumor yang berkembang sebelumnya, besar kemungkinan smartphone yang dimaksud adalah Galaxy S10.
      Alasannya, smartphone Galaxy S selalu menggunakan prosesor Snapdragon kelas atas untuk pasar Amerika Serikat.
      Oleh sebab itu, kehadiran Snapdragon 855 menguatkan prediksi bahwa Galaxy S10 akan menjadi smartphone pertama Samsung yang mendukung teknologi jaringan 5G.
      Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan Samsung memiliki rencana lain.
      Snapdragon 855 untuk Smartphone Layar Lipat?
      Kemungkinan lain adalah Samsung memakai Snapdragon 855 untuk smartphone layar lipat besutannya. Seperti diketahui, saat ajang Samsung Developer Conference, perusahaan asal Korea Selatan itu memperkenalkan teknologi smartphone layar lipat bernama Infinity Flex Display.
      Menilik kemungkinannya, kedua smartphone itu menjadi kandidat terkuat perangkat perdana Samsung yang mendukung 5G.
      Kendati demikian, mengingat belum ada informasi resmi, menarik untuk menunggu pengumuman resmi dari Samsung.
    • By Tania
      Produsen ponsel pintar seperti Apple, Samsung, dan LG berencana untuk membuat ponsel agar bisa menggantikan fungsi kunci mobil. Kunci ini tak hanya bisa digunakan untuk membuka kunci mobil, tapi juga bisa digunakan untuk menyalakan mesin, dan membagikan akses kunci mobil kepada perangkat pintar lainnya.
      Inisiatif ini diumumkan oleh konsorsium teknologi dimana tiga perusahaan tadi menjadi anggota. Konsorsium Car Connectivity Consortium (CCC) itu akan merilis spesifikasi kunci digital versi 1.0 pada 2019.
      Meski demikian, teknologi kunci digital ini diklaim aman. CCC menyebut akan memastikan tingkat keamanan tertinggi pada teknologi Near Field Communication (NFC) yang digunakan.
      Elemen pengaman ini menggunakan cip fisik yang biasa digunakan pada alat pembayaran digital berbasis gelombang NFC. Konsorsium ini tengah mengembangkan kunci digital versi 2.0 yang bisa dibangun dengan cara lebih sederhana dan lebih murah.
      Saat ini teknologi NFC jamak digunakan untuk pembayaran. Pembayaran bisa digunakan tanpa menyentuhkan dua perangkat, tapi cukup melayangkan perangkat beberapa sentimeter dari alat pembaca.
      Nantinya, kunci digital ini akan tersedia di mobil-mobil BMW, Honda, dan Toyota yang juga tergabung dalam konsorsium CCC. Sementara itu, pemanufaktur mobil lain seperti Volvo juga sudah memperkenalkan layanan kunci digital.
      Kunci digital Volvo ini diaktifkan dengan aplikasi khusus untuk membuka dan mengunci mobil, menyalakan mesin. Tapi aplikasi itu belum bisa digunakan untuk mengendarai mobil. Tesla juga sudah menggunakan teknologi serupa untuk mobil listrik mereka.

      Konsorsiun CCC terdiri lebih dari 70 anggota. Anggota ini menguasai lebih dari 70 persen pangsa pasar otomotif dunia dan menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar smartphone dunia.
×
×
  • Create New...