Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
PusatInformasi

Bedanya Bos dan Pemimpin

Recommended Posts

post-45-0-00644000-1397574172.jpg

 

Tahukah ente bedanya Bos dan Pemimpin?

Seorang Bos belum tentu memiliki sifat kepemimpinan, sementara seorang Pemimpin yang baik pasti mampu memimpin partner kerjanya. Ada beberapa hal yang membedakan antara Bos dan Pemimpin.

Bos: Karyawan akan melakukan apa saja untuk membuat hati ente senang hanya karena mereka takut kepada ente.
Pemimpin: Karyawan akan melakukan apa saja untuk membuat hati ente senang sebagai bentuk kekaguman dan menunjukkan bahwa ente merupakan pemimpin yang dapat memberikan inspirasi bagi mereka.

Seorang Bos (apalagi yang enggak berkualitas), hanya akan menjadi orang yang pandai memerintah saja tanpa memberikan contoh yang baik. Seorang Bos juga enggak akan bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat para bawahannya.
Seorang Pemimpin yang baik enggak pernah berkata “saya”. Ia akan mengatakan kata “kami” dan “kita”. Ia akan mendahulukan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadinya. Sebelum memerintah bawahannya, ia akan memberikan contoh terlebih dahulu.

Untuk mencapai target,
Seorang Bos
hanya akan mendorong para karyawan untuk mencapai target tersebut.
Seorang Pemimpin yang baik, ia akan memberi semangat dan menanamkan dorongan untuk selalu bekerja keras kepada bawahannya.
Dalam hal SDM yang merupakan aset penting sebuah perusahaan,

Seorang Bos hanya dapat memerintah saja tanpa membantu karyawan untuk meningkatkan kualitasnya.
Seorang Pemimpin akan membantu karyawan untuk mengembangkan kualitas mereka dan enggak membuangnya setelah sukses.

Dalam pekerjaan:
Seorang Bos selalu mengandalkan kekuasaannya.
Seorang Pemimpin cenderung mengandalkan kerjasama.
Kehadiran seorang Bos ditempat kerja akan membuat karyawan merasa jemu dan enggak lepas dalam bekerja.
Seorang Pemimpin yang mampu mengayomi para karyawannya kehadirannya membuat pekerjaan terasa menyenangkan.

Pemikiran dalam menghadapi masalah:
Seorang Bos menganggap sebuah masalah sebagai musibah yang dapat membuat perusahannya hancur. Ia bahkan enggak mempercayai karyawannya mampu menyumbangkan solusi.
Sedangkan seorang Pemimpin cenderung menghadapi masalahnya dengan tenang karena masalah yang datang akan ia jadikan kesempatan untuk  membuktikan bahwa perusahannya mampu mengatasi masalah dengan bersatu padunya para karyawan dan dirinya sebagai satu team yang solid.

Itulah bedanya Bos dan Pemimpin. Nampaknya lebih baik menjadi seorang Pemimpin dibandingkan menjadi seorang Bos.
Tapi yang paling ideal adalah seorang Bos yang memiliki semua kriteria kepemimpinan diatas. Untuk menjadi seorang Bos yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, tentunya enggaklah mudah dan pasti banyak terdapat hambatan di dalamnya, terutama dari segi karakter yang telah tertanam dalam dirinya. Dibutuhkan usaha keras untuk dapat memimpin dan mampu menggerakkan karyawan agar memiliki satu visi untuk berkembang dan maju bersama.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By santowijaya
      Waktu sudah menunjukkan sore hari menjelang pulang kantor. Tiba-tiba, bos datang dengan membawa setumpuk pekerjaan baru. Ha? Mau marah nggak bisa, kalau diam saja, bos semakin menunjak.
      Lantas apa yang harus dilakukan? Entahlah… Namun, pekerja wanita ini melakukan hal yang tak disangka-sangka dan tak biasa. Saat bos meletakkan setumpuk kerjaan baru, ia lalu melepas sepatunya dan mulai berjalan menjauh, tanpa kata-kata.
      Bos-nya pun bengong melihat sang pekerja wanita tersebut. Tiba-tiba, pekerja wanita itu berbalik arah sambil berlari menuju sang bos. Ia kemudian meloncat dan menendang tepat di muka sang bos. KEsal bukan kepalang akan seisi kantor tersebut, kemudian sang pekerja wanita mulai melakukan aksi kung fu-nya ke setiappekerja di kantor, tak tersisa.
      Ini dia video-nya:
       
    • By c0d1ng
       
      Ada kejadian lucu saat Mantan bos Google yang kini menjadi Executive Chairman Alphabet inc, Eric Schmidt, sedang berada di Seoul, Korea Selatan, untuk sebuah konferensi pers.
      Dalam acara tersebut, tanpa disadari oleh Schmidt, dia tengah asyik mengabadikan acara tersebut dengan kamera ponselnya. Tidak ada yang salah memang, namun sedikit mengganjal karena dia menjepret menggunakan iPhone.
      Foto yang diambil oleh situs asal Korsel, Osen, tampaknya memperlihatkan bahwa Schmidt menggunakan iPhone 6 atau iPhone 6s. Karena agaknya mustahil bila melihat bentuk bodi dan software itu adalah ponsel Android.
      Ya, Android memang menjadi sistem operasi andalan yang dibuat oleh Google. Android dan iOS sendiri bersaing di pasar hingga ke pengadilan karena masalah paten.
      Menurut Osen, setelah mengambil gambar, Schimdt diketahui mengirimkan gambar tersebut melalui pesan singkat, email atau lain sebagainya dan terlihat tampak fitur Airdrop--yang hanya ada di iOS.
      Mungkin masih belum menyadari kalau dirinya tengah menjadi perhatian. Setelah dia mengambil gambar dengan iPhone, Schmidt lantas mengeluarkan ponsel lainnya untuk mengetik, dan itu adalah BlackBerry.
      Lalu kemana ponsel Android miliknya? Entahlah.
      Tapi antara pria yang sempat datang ke Indonesia ini memang bukan orang asing bagi Apple. Sebab dia sempat duduk sebagai Board of Directors Apple dari tahun 2006 hingga 2009. 
      Dia memutuskan menanggalkan posisinya setelah melihat posisi Apple dan Google yang tadinya kawan, kini malah mulai menjadi lawan.

    • By dugelo
      Sepertinya kekayaan para CEO perusahaan ternama itu tidak terhitung jumlahnya. Seperti CEO Twitter yang baru, Jack Dorsey yang kabarnya tidak segan-segan untuk membagikan rejeki untuk para karywannya. Jack Dorsey sendiri sebelumnya merupakan co founder dari Twitter sendiri.
      Bahwa Dorsey akan membagikan sepertiga kepemilikan saham media sosial berlogo burung biru miliknya tersebut kepada para karyawannya. Seperti pada kicauan Dorsey pada akun resminya, dia mengatakan bahwa pembagian sepertiga nilai saham Twitter tersebut sebanyak 22 juta lembar yang nilainya kurang lebih sekitar 200 juta USD atau sekitar 2,7 triliun Rupiah.
      Angka tersebut hanyalah 1% dari total nilai saham beberapa investor seperti apa yang dikicaukannya. Tentunya pembagian ini akan diberikan secara langsung kepada karyawan media sosial tersebut. Dorsey juga menambahkan bahwa dirinya lebih senang menjadi bagian kecil dari sesuatu yang besar daripada menjadi bagian besar dari sesuatu yang kecil.
      Dorsey percaya bahwa Twitter akan menjadi lebih besar karena setidaknya nilai saham Twitter yang ia miliki saat ini kurang lebih senilai 400 juta USD atau sekitar 5,4 triliun Rupiah. Mungkin ini merupakan tanda terima kasih Dorsey kepada para karyawannya yang telah menjadikan Twitter seperti saat ini.
      Namun jika boleh berasumsi, tentunya nilai total saham Twitter ini sangat besar karena 1% nya saja berkisar 2,7 triliun Rupiah, bagaimana dengan total keseluruhan nilai saham Twitter? Dari hitungan kasar bisa kita dapati bahwa angka tersebut sekitar 270 triliun Rupiah, angka yang sangat fantastis.
    • By Roijuliop
      Bos teknologi berbeda dengan bos seperti umumnya, tapi tidak ada salahnya kita lihat kegiatan mereka di akhir pekan. Jarang sekali kita ketahui tentang kegiatan-kegitan pada akhir pekan para pemimpin di bidang teknologi. Akhir pekan atau weekend merupakan hari-hari yang dimanfaatkan oleh kebanyakan orang untuk melepas letih dari kesibukan, khususnya pekerjaan. Bagaimana dengan para bos teknologi?
    • By c0d1ng
      Rick Mulia (tengah) memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Bos Twitter Indonesia
      Rick Mulia, karyawan pertama Twitter memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Twittter pun kini tengah mencari pengganti.
      Rick bergabung dengan Twitter pada November 2014, atau sekitar lima bulan sebelum Twitter mendirikan kantor resmi di Indonesia. Di Twitter ia menjabat sebagai kepala unit bisnis media sosial tersebut.
      Tapi kini pria yang tinggal di Singapura itu memutuskan untuk mundur dengan alasan yang enggan disebutkan.
      "Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih untuk Rick Mulia atas kontribusinya memimpin pembukaan Twitter Indonesia, salah satu pasar terpenting kami di dunia. Ia memutuskan mundur untuk alasan personal," tulis pernyataan Twitter.
      Pun begitu bukan berarti Twitter harus mengerem langkah bisnisnya di Indonesia. Sebaliknya, mereka akan terus berekspansi dan melanjutkan semua strategi bisnis yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.
      "Kami akan tetap berkomitmen di Indonesia, dan terus beroperasi mengingat banyaknya rencana kami sepanjang tahun ini," isi pernyataan Twitter yang dikutip dari Mumbrella, Senin (29/6).
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy