Jump to content

11 Orang-Orang IPK Rendah dan Pernah di D.O. Tapi bangkit dan Sukses


ThinkSmart

Recommended Posts

Siapa bilang mereka yang sukses adalah orang yang selalu punya nilai bagus dan IPK tinggi di bangku kuliah? Pada kenyataanya orang yang pernah di drop out pun juga bisa sukses di masa depan selama dia punya kemauan yang keras. Drop Out dari kampus atau universitas tempat kita menimba ilmu adalah sebuah hal yang sangat menakutkan. Seolah perjuangan kita selama beberapa tahun ini sia-sia belaka. Tapi beberapa orang sukses di bawah ini membuktikan bahwa mereka bisa bangkit dan lebih sukses. Bahkan mengalahkan mereka yang ber-IPK tinggi sekalipun:

1. Bill Gates

1.jpg

Dari kampusnya, dia mendapatkan julukan “Harvard’s Most Successful Dropout“ atau orang ter-drop out yang paling sukses. Bill Gates adalah salah satu orang yang terkaya di dunia. Dia masuk Harvard pada tahun 1973, selanjutnya di-DO dua tahun kemudian.

DO tidak membuat semangatnya pudar, malahan dia kemudian mendirikan Microsoft bersama teman masa kecilnya Paul Allen. Siapa yang sangka Pada tahun 2007, co-pendiri Microsoft ini akhirnya menerima gelar (gelar doktor kehormatan) dari almamaternya. Dia bahkan menjadi orang yang terkaya di dunia berkat maha karyanya ini.

2. Jose Mourinho

2.jpg

Siapa yang tidak kenal dengan pelatih sepakbola kontroversial ini? Dia dulunya adalah seorang mahasiswa di Universitas ternama di London dan memilih jurusan Ekonomi. Namun, dia memilih berhenti kuliah dan menekuni karirnya sebagai pelatih di salah satu klub Liga Inggris. Hasilnya, dia pun bisa sesukses ini sekarang.

3. Frank Lloyd Wright

3.jpg

Frank Lloyd Wright diterima di University of Wisconsin-Madison tahun 1886, tetapi meninggalkannya setelah satu tahun. Wright telah berhasil menciptakan lebih dari 500 karya arsitek, yang paling terkenal di antaranya adalah Fallingwater dan New York City Solomon R. Guggenheim Museum.

4. Steve Jobs

4.jpg

Jika Steve Jobs masih tetap bersekolah dan melanjutkan kuliahnya, gadget Mac, iPod, Pixar, bahkan Buzz Lightyear mungkin tidak akan pernah ada. Dia di-DO dari Reed College setelah hanya kuliah selama enam bulan karena masalah keuangan. Berhenti kuliah, dia memutuskan menciptakan Apple. Siapa yang sangka Apple kini menjadi sebuah brand perangkat keras yang terkenal di seluruh dunia dengan kualitas yang amat membanggakan.

5. Buckminster Fuller

5.jpg

Buckminster Fuller adalah seorang arsitek dan penemu. Diusir dari Harvard tidak hanya sekali, tetapi dua kali, periode pasca-DO Fuller sama sekali tidak berhasil. Semua tidak berhenti di situ, bahkan semua bisnis yang dijalaninya mengalami kegagalan. Tapi di usianya yang ke-32, Fuller ditetapkan sebagai satu orang yang bisa mengubah dunia menjadi lebih baik. Idenya yang paling lazim seperti rumah dymaxion dan mobil dymaxion dapat memikat perhatian banyak orang.

6. Mark Zuckerberg

6.jpg

Banyak mahasiswa yang menggunakan kamar asrama mereka untuk tidur, belajar, atau melakukan hal-hal yang mungkin tidak ingin diketahui orang tua mereka. Namun, Mark Zuckerberg mendirikan Facebook dari dalam kamarnya. Awalnya hanya dimaksudkan untuk mahasiswa Harvard, namun situs jejaring sosial ini menjadi populer dengan cepat dan menyebar ke seluruh perguruan tinggi lainnya di seluruh negara. Luar biasa, bukan?

7. James Cameron

7.jpg

Pria ini lahir dan dibesarkan di Kanada. Dia kemudian pindah ke Brea, California pada 1971. Di sanalah Cameron mendaftarkan diri di Fullerton College untuk mempelajari fisika. Kehidupan akademiknya tidak berlangsung lama. Dia di-dropout, menikahi seorang pelayan dan akhirnya menjadi sopir truk untuk sebuah sekolah di distrik setempat. Kisahnya dimulai ketika ia melihat Star Wars pada tahun 1977 yang menginspirasinya untuk menciptakan beberapa film fiksi ilmiah yang paling menakjubkan (dan mahal) di abad ke-20 akhir seperti Avatar. Sutradara ini telah memenangkan serangkaian penghargaan, seperti Academy Award dan lain sebagainya.

8. Harrison Ford

8.jpg

Harrison Ford awalnya mengambil jurusan filsafat di Ripon College, namun keluar sesaat sebelum lulus. Ia kemudian bekerja di beberapa bagian kecil dalam produksi Hollywood. Hampir sepuluh tahun kemudian, pada tahun 1973 dia menjadi bintang di acara komedi “American Graffiti” dan Film blockbuster, Star Wars.

9. Tom Hanks

9.jpg

Tom Hanks dikenal sebagai “most famous dropout”. Dia sukses menjadi aktor terkenal di dunia. Aktor ini meninggalkan bangku kuliah untuk magang di Great Lakes Theater Festival di Cleveland, Ohio. Di sana, ia belajar berbagai aspek teater dari pencahayaan untuk mengatur desain, menciptakan awalan untuk karirnya sebagai aktor Hollywood, produser sutradara, dan penulis.

10. Tiger Woods

10.jpg

Tiger Woods memilih untuk terus bermain sebagai pegolf amatir di Stanford University di jurusan Ekonomi. Setelah dua tahun di sana, dia memilih mengakhiri karir di perguruan tinggi. Dia pergi untuk menjadi salah satu atlet yang memiliki bayaran tertinggi di dunia, dengan penghasilan lebih dari 100 juta dolar AS per tahun di puncak karirnya.

11. Lady Gaga

11.jpg

Nama aslinya adalah Stefani Angelina Germanotta Joanne, artis yang lebih dikenal sebagai Lady Gaga ini sempat mengikuti kuliah di New York University’s Tisch School of Arts, namun keluar setelah satu tahun. Pasca keluarnya Lady Gaga dari universitas itu, ia mengejar karir di dunia musik. Pilihannya untuk drop out sangat tepat karena kemudian Interscope Records mengontraknya pada usia 20. Debut albumnya dimulai tahun 2008 dan sukses besar sampai sekarang.

Ketika kamu mengalami sebuah kejatuhan atau kegagalan, jangan melihatnya hanya sebagai hal yang merugikanmu. Kamu nggak akan pernah tahu apa yang terjadi di depan. Jadi tetaplah semangat dan optimis bahwa ada jalan terbuka untukmu. 

Link to comment
Share on other sites

On 10/3/2016 at 20.13, ThinkSmart berkata:

2. Jose Mourinho

2.jpg

Siapa yang tidak kenal dengan pelatih sepakbola kontroversial ini? Dia dulunya adalah seorang mahasiswa di Universitas ternama di London dan memilih jurusan Ekonomi. Namun, dia memilih berhenti kuliah dan menekuni karirnya sebagai pelatih di salah satu klub Liga Inggris. Hasilnya, dia pun bisa sesukses ini sekarang.

Beeeh mantaap

Link to comment
Share on other sites

On 10/3/2016 at 20.13, ThinkSmart berkata:

4. Steve Jobs

4.jpg

Jika Steve Jobs masih tetap bersekolah dan melanjutkan kuliahnya, gadget Mac, iPod, Pixar, bahkan Buzz Lightyear mungkin tidak akan pernah ada. Dia di-DO dari Reed College setelah hanya kuliah selama enam bulan karena masalah keuangan. Berhenti kuliah, dia memutuskan menciptakan Apple. Siapa yang sangka Apple kini menjadi sebuah brand perangkat keras yang terkenal di seluruh dunia dengan kualitas yang amat membanggakan.

engga pernah kuliah dia :1f601

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
×
×
  • Create New...