Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Game MOBA Made in Indonesia Meluncur
      Bukan hanya diproduksi menjadi film, Semesta Satria Dewa juga akan diadopsi ke dunia eSports lewat game bernama "Battle of Satria Dewa" yang digarap oleh BANG Idea Indonesia dengan bekerja sama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.
      • 0 replies
    • China Sudah Dilanda Flu Burung Padahal Virus Korona Belum Selesai
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.

      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      • 0 replies
    • WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah
      Pemulangan WNI dari Wuhan

      Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto mengatakan, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, harus menjalani masa observasi selama 14 hari di kompleks militer di Pulau Natuna, Riau.
      • 0 replies
  • 1
desipermatakenz

Kenapa jenggot lebih cepat tumbuh daripada kumis?

Question

2 answers to this question

Recommended Posts

  • 1

sebenernya sih sama aja, cuma gara gara mitos dicukur aja bulunya..

Quote

 

Pada sebagian masyarakat, terdapat kepercayaan bahwa sering mencukur dapat membuat kumis dan jenggot lebih tebal. Benarkah demikian?

Anggapan mengenai sering mencukur dapat meningkatkan ketebalan kumis dan jenggot ternyata sudah diteliti oleh peneliti di beberapa negara sejak lama. Hasil penelitiannya ternyata tidak sesuai dengan pernyataan yang beredar dalam masyarakat selama ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara frekuensi mencukur dengan pertambahan ketebalan/kelebatan kumis dan jenggot.

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Answer this question...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By Adeus
      Anda adalah termasuk pria nyentrik yang peduli dengan penampilan? Tak hanya baju yang Anda perhatikan tapi juga gaya rambut hingga kumis juga mendapatkan perhatian khusus agar Anda tetap tampil keren dimana saja dan kapan saja.
      Mungkin banyak yang tak tahu jika tak hanya rambut saja yang dapat dikreasikan untuk mendapatkan tampilan yang berbeda agar tak bosan. Ternyata kumis juga memiliki ciri khas tersendiri dan dapat diubah juga sesuai dengan karakter dan keinginan Anda.
      Chevron: Model kumis chevron sangat populer pada tahun 70 dan 80-an. Bentuknya lebar dan tebal di tengah.

      Pencil: Sama seperti namanya, bentuk kumis ini tipis seperti digambar dengan pensil. Jika ingin memiliki kumis model ini, Anda harus menumbuhkan bulu kumis sedikit di atas bibir dengan atau tanpa gap di tengahnya.

      Dali: Model kumis yang diambil dan terinspirasi dari Salvador Dali ini terbilang cukup unik. Bentuknya tipis dan memanjang ke arah luar. Pria yang memakai gaya ini harus mencukur kumis di bagian sudut agar lebih rapi.

      English: Model kumis ini juga cukup unik. Kumis sengaja dibiarkan tumbuh sedikit panjang, namun pada bagian sudut samping dibentuk ke arah atas. Bulu kumis lebih sedikit di bagian tengah dan bagian atas bibir.

      Fu Manchu: Gaya ini memiliki bentuk kumis yang penuh dan lurus ke arah bawah, biasanya panjangnya melebihi dagu. Yang menarik dari kumis ini adalah berasal dari bangsa Mongol, Cina. Nama kumis ini diambil dari nama karakter fiksi.

    • By Sam
      Sebagian besar perempuan menyukai pria dengan rambut dada atau bahkan berjenggot. Meskipun tak sedikit juga perempuan tak suka pria 'berambut'. Namun di setiap zaman, rambut ini tak pernah hilang dari tubuh pria.
       
      Ada yang bilang rambut-rambut di wajah ini akan membuat pria terlihat lebih seksi. Ada juga yang bilang kalau rambut ini membuat pria jadi lebih jantan. Daya tarik pria 'berambut' nyatanya tak cuma secara fisik. Menurut penelitian, pria-pria ini juga diidentikkan sebagai seorang suami yang baik dan sempurna.
       
      Apa alasannya?
       
      1. Mereka lebih maskulin
       
      Ini kenyataan. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih memilih pria yang maskulin. Salah satu bentuk maskulinitas secara fisik adalah lewat adanya kumis, janggut atau bahkan rambut dada.
       
      Sekitar 54 persen perempuan yang disurvei mengaku bahwa mereka akan lebih memilih pria yang memiliki sisa cukuran kumis atau janggut dibanding yang berwajah bersih.
       
      2. Mereka dianggap lebih cerdas
       
      Mencari pria yang cerdas tapi seksi? Pria-pria berambut tambahan inilah jawabannya. Penelitian membuktikan bahwa rambut di tubuh terhubung dengan kecerdasan seseorang. Semakin banyak rambut di tubuhnya maka bisa jadi ia semakin cerdas. masih tak percaya, penelitian menemukan bahwa mayoritas anggota Mensa, kumpulan orang yang memiliki IQ tinggi di seluruh dunia ternyata memiliki jumlah rambut di beberapa bagian tubuh yang lebat.
       
      3. Mereka nyaman dengan diri sendiri
       
      Memiliki pasangan yang merasa tak nyaman dengan diri sendiri adalah hal yang paling menyebalkan. Sedikit-sedikit mereka pasti merasa tak gelisah karena tampilannya yang dianggap tak rapi. Tak dimungkiri sekalipun pria adalah sosok yang cuek, namun penampilan tetap harus dijaga.
       
      Dan saat ini, sekitar 57 persen pria adalah sosok yang sangat memerhatikan penampilannya. Dan salah satu caranya adalah memelihara rambut di tubuhnya. Pria yang memiliki rambut di tubuhnya punya kepribadian tinggi dan juga merasa nyaman dengan dirinya.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy