Jump to content
black_zombie

Inggris Pernah Lakukan Penyerangan untuk berantas Anonymous

Recommended Posts

post-14-0-63560900-1392446850_thumb.jpg

 

Agensi mata-mata Inggris diam-diam rupanya pernah melakukan serangan siber terhadap kelompok hacker Anonymous. Hal ini diungkapkan oleh Edward Snowden dalam rilis terbarunya.

Bahwa Anonymous dan kelompok hacker LulzSec pernah jadi sasaran GCHQ (Agensi penyadapan Inggris) dalam beberapa saat. Pada beberapa operasi seperti Joint Threat Research Intelligence Group (JTRIG), GCHQ disebutkan ingin

memberantas sepak terjang kelompok bertopeng Guy Fawke tersebut.

JTRIG dilancarkan dengan melakukan serangan DDoS yang selama ini kerap dilakukan hacker. Serangan ini ditujukan pada kanal IRC yang selama ini digunakan Anonymous dan hacker lainnya sebagai sarana komunikasi.

Lewat operasi JTRIG ini pula agen mata-mata dari GCHQ menyamar sebagai anggota Anonymous dan masuk ke kanal IRC. Tujuannya untuk mengetahui siapa saja yang jadi hacker jahat dan melakukan pencurian data penting.

Selain itu, dilakukan pula operasi Rolling Thunder di mana para agen mendesak hacktivis untuk menjauhi tindakan peretasan. Lewat Facebook dan Twitter, agensi itu memperingatkan pentolan-pentolan yang dicurigai hacker untuk tak lagi melakukan kegiatan DDoS.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • Guest News
      By Guest News
      Tanggal 19 Mei 2018, perhatian masyarakat dunia tertuju pada pernikahan anggota kerajaan Inggris. Hubungan Pangeran Harry dan aktris Meghan Markle berawal dari kencan buta dan menjadi serius.
       
    • By berita_semua
      Amelia tidak tergoyahkan sejak tahun 2011 sedang Oliver memimpin mulai 2013.
      Nama Oliver tetap menduduki posisi teratas untuk anak laki-laki di Inggris dan Wales sementara di kalangan anak perempuan, Amelia yang berada di puncak.
      Menurut Kantor Statistik Nasional Inggris, Oliver tetap tidak tergoyahkan sebagai yang paling populer sejak tahun 2013 hingga tahun 2015.
      Namun untuk pertama kali Noah masuk dalam 10 besar nama anak laki-laki, seperti dilaporkan wartawan BBC, Mario Cacciottolo.
      Di kalangan anak perempuan, Amelia berhasil mempertahankan posisi satu sejak tahun 2011 disusul dengan Olivia di peringkat dua.

      Nama Pangeran George berada di peringkat empat.
      Penyusunan peringkat nama didasarkan pada nama bayi yang lahir dan bukan berdasarkan indeks nama secara umum.
      Temuan ini diungkapkan setelah munculnya sebuah jajak pendapat yang mengungkapkan bahwa seperlima orang tua di Inggris menyesalkan nama yang mereka pilih untuk anak-anak mereka sendiri.
      Sepanjang tahun 2015 ditemukan pula pilihan nama yang tidak biasa di Inggris dan Wales, yaitu Baby untuk 17 anak laki-laki dan 15 anak perempuan.
      Sementara 15 anak laki-laki mendapat nama Blue (atau Biru), 14 lainnya dengan nama Ocean (Samudra), dan mungkin dengan alasan supaya agak berbeda, ada pula 18 anak laki-laki yang diberi nama Blu.
      Di kalangan anak perempuan, ada empat bernama Ha sedangkan empat lagi diberi nama Fizza, dan kelak mereka harus berhati-hati karena bisa bercampur dengan makanan Italia, pizza.
      Sepanjang tahun 2015 lalu, tercatat 72 anak perempuan mendapat nama Princess, yang bisa menjadi pasangan yang tepat bagi 77 anak laki-laki bernama Prince.
      Nama anak laki-laki
      1. Oliver 6.941 2. Jack 5.371 3. Harry 5.308 4. George 4.869 5. Jacob 4.850 6. Charlie 4.831 7. Noah 4.148 8. William 4.083 9. Thomas 4.075 10. Oscar 4.066
      Nama anak perempuan
      1. Amelia 5.158 2. Olivia 4.853 3. Emily 3.893 4. Isla 3.474 5. Ava 3.414 6. Ella 3.028 7. Jessica 2.937 8. Isabella 2.876 9. Mia 2.842 10. Poppy 2.816
    • By duniagelap
      Survei atas 2.042 warga berumur 18 sampai 24 tahun -yang dilakukan untuk Money Advice Trust oleh YouGov- menemukan generasi muda berutang dengan menggunakan kartu kredit, menarik uang lebih dari yang dimiliki, dan meminjam dari keluarga maupun teman.
      Sekitar setengah responden mengaku selalu mengkhawatirkan keuangan, sementara 32% diantaranya merasa utang mereka sebagai suatu 'beban berat'.
      Perempuan lebih berkemungkinan mencemaskan uang dibandingkan pria, demikian temuan penelitian ini.
      Rata-rata beban utang mencapi £2.989 atau Rp52 juta, namun itu belum termasuk pinjaman sekolah atau pinjaman untuk tempat tinggal.
      Adapun rata-rata pinjaman mahasiswa adalah £25.505 atau sekitar Rp442 juta.
      Layanan National Debtline, yang dijalankan Money Advice Trust, menyatakan terlalu sedikit anak muda yang meminta bantuan konsultasi gratis saat menghadapi masalah keuangan.
      Mereka menerbitkan panduan bagi warga di bawah umur 25 tahun terkait penanganan uang dan masalahnya, seperti pendidikan dini tentang masalah keuangan, dukungan bagi peminjam atau pemegang kartu kredit serta peningkatan peran perusahaan tempat bekerja dalam pengelolaan uang.
      10 saran bagi Anda
      Susun anggaran keuangan Dapatkan uang masuk yang lebih banyak Belanjakan lebih sedikit jika bisa Lihat kontrak-kontrak dengan seksama Pilih bank Anda dengan bijaksana Menabunglah kalau bisa Rencana! Rencana! Rencana! Jika meminjam, pinjamlah dengan aman Kelola pinjaman keuangan mahasiswa Gunakan layanan konsultasi keuangan
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy