Jump to content
  • Our picks

    • Kanker Darah Ani Yudhoyono yang Cukup Agresif
      Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap kondisi ibundanya,Ani Yudhoyono, yang kini dirawat di National University Hospital, Singapura. Penyakit kanker darah yang diidap Ani Yudhoyono disebut bersifat agresif.

      AHY mengatakan kondisi Ani Yudhoyono mulai menurun setelah mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung di Aceh. Mulanya, keluarga mengira Ani Yudhoyono kelelahan, tapi pemeriksaan medis berkata lain. 
      • 1 balasan baru
    • Apple Mulai Kehilangan Mahkota Triliun Dolar AS
      Apple kehilangan statusnya sebagai perusahaan triliun dollar setelah Wall Street melihat bahwa pembuat iPhone itu mengalami kehilangan USD190 miliar atau lebih dari Rp2.818 triliun.
      • 0 balasan baru
    • Intel Ciptakan 5G Dengan Kecepatan 6GB/Detik
      Intel mengumumkan modem XMM 8160 5G, modem multimode yang dioptimalkan untuk menyediakan konektivitas 5G ke ponsel, PC dan broadband access gateways. Intel mempercepat waktu peluncuran modem tersebut setengah tahun lebih awal.
      • 0 balasan baru
    • WhatsApp, Instagram, dan Facebook Bakal Gabung di 2020
      CEO sekaligus pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengungkap alasan di balik rencana mengintegrasikan layanan Messenger, Whatsapp, dan Instagram. Menurutnya, rencana tersebut bakal memberikan keuntungan bagi pengguna.
      • 0 balasan baru
Masuk untuk mengikuti ini  
berita_semua

Keunggulan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus

Recommended Posts

iPhone.png

Apple akhirnya meluncurkan dua ponsel iPhone terbaru dengan seri 7. Masing-masing diberi nama iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Kedua ponsel ini hadir dengan beberapa inovasi terbaru. 

Untuk pertama kalinya, iPhone menghadirkan ponsel dengan kemampuan tahan air atau water resistant. Chief Executive Officer Apple, Tim Cook, mengatakan iPhone 7 ini dibekali dengan teknologi IP67 yang membuatnya tahan air dan juga debu, seperti dilansir Engadget.com, Kamis 8 September 2016.

Apple kemudian menghilangkan keberadaan port untuk jack headphone dari tubuh ponselnya sehingga lebih tipis. Jack headphone menghilang, dua pnsel ini diberi tambahan pengeras suara atau speaker stereo.

Untuk prosesornya, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dibekali A10 Fushion dengan 4 core chip. Penggunaan prosesor jenis ini iPhone 7 membuat iPhone 7 bertahan dua jam lebih lama dari iPhone 6S. iPhone 7 Plus bisa bertahan satu jam lebih lama dari iPhone 6S.

Pada peluncurannya Apple mengklaim pemakaian prosesor A10 membuat performa iPhone naik 40 persen lebih cepat dari sebelumnya dan dua pertiga performa grafiknya lebih bertenaga dari A9.

"Ini chip paling bertenaga yang pernah ada pada ponsel pintar," ujar Tim Cook.

Untuk menangkap gambar iPhone melakukan meningkatkan kamera kedua ponsel. Keduanya dibekali kamera depan untuk Face Time HD dengan peningkatan resolusi dari 5 Megapiksel menjadi 7 Megapiksel.

iPhone menempatkan kamera utama belakang 12 Megapiksel dengan aperture f/1.8 bagi pecinta fotografi low-light atau rendah cahaya. Kedua kamera pada masing-masing ponsel dilengkapi dengan kemampuan optical image stabilization.

Apple juga menempatkan 4 warna baru pada lampu kilat LED, sensor flicker untuk menghindari cahaya kedip pada video dan RAW DNG. Apple juga mengklaim shutter lag turun menjadi 25 milidetik.

iPhone 7 Plus satu-satunya ponsel yang mendapatkan dua lensa kamera utama belakang, yang membuatnya berbeda dibandingkan iPhone 7. 

Dua kamera belakang dengan kemampuan 12 Megapiksel ini bekerja dengan cara yang sama seperti yang dimiliki ponsel kompetitor. Dua lensa ini memiliki panjang fokus yang berbeda. Satu lensa berfungsi menangkap gambar dengan sudut yang lebar sedangkan kamera kedua berfungsi sebagai kamera tele dengan pengambilan gambar lebih tajam dan dalam.

Penempatan dua kamera membuat ukuran data foto menjadi lebih besar. Pengambilan satu kali foto akan memakan ruang penyimpanan hingga lebih dari 6 Megabita.

Sehingga untuk mengatasi kebutuhan ruang penyimpanan, iPhone tak lagi menyediakan ponsel dengan ruang penyimpanan internal 16 Gigabita. iPhone 7 dan iPhone 7 Plus hanya tersedia dengan pilihan penyimpanan 32 Gigabita, 128 Gigabita dan 256 Gigabita.

iPhone 7 memiliki layar berukuran 4,7 inci dengan resolusi 1.334 x 750 piksel. Sedangkan iPhone 7 Plus memilimi layar berukuran 5,5 inci dengan resolusi 1.920x 1.080.

Karena menghilangkan keberadaan headphone jack, maka iPhone menyediakan adaptor dengan port berukuran 3,5 milimeter untuk Earpods. Adaptor tersebut menyambungkan Earpods dengan ponsel. Adaptor akan dimasukkan pada port pengisian baterai.

iPhone 7 dan iPhone 7 Plus bisa dipesan mulai 9 September 2016 melalui sistem preorder. Sedangkan ponsel akan mulai dijual dipasar ponsel pada 16 September. iPhone 7 dijual dengan harga mulai dari US$ 649 atau sekitar Rp 8,7 juta untuk tipe penyimpanan 32 Gigabita. Sedangkan iPhone 7 Plus dijual dengan harga mulai dari US$ 769 atau sekitar Rp 10,4 juta.

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang
Masuk untuk mengikuti ini  

  • Konten yang sama

    • Oleh h3ro_pmpg
      Beberapa tahun lalu, Google berencana untuk meluncurkan teknologi masa depan yang canggih. Salah satunya, Project Jacquard yang bertujuan menambahkan fitur-fitur pintar pada pakaian yang memberikan pengguna kemampuan untuk melakukan berbagai tugas di perangkat mereka dengan hanya menyentuh pakaian mereka.
      Untuk menciptakan itu Google bekerjasama dengan Levi meluncurkan jaket pintar pertama pada akhir 2017. Menariknya, kali ini giliran Apple yang akan membuat kain pintar.
      Paten ini telah diajukan Apple sejak 2016. Satu-satunya petunjuk adalah gambar yang menunjukkan potensi desain kain sedemikian rupa yang membuat Apple menerapkannya pada perangkat dan aksesori pintar di masa depan.
      Namun, seperti yang ditunjukkan Dwell, ini bukan paten terkait kain pertama Apple. Apple telah mengajukan beberapa paten lain selama bertahun-tahun yang berkaitan dengan membawa fitur-fitur pintar ke dalam sebuah rancangan.
      Kain pintar dapat berisi berbagai komponen yang akan ditemukan di perangkat pintar, termasuk serat optik, nanoelektronika, dan pewarna termokromik, yang akan tertanam dalam benang dan benang konduktif atau semikonduktif. Kain cerdas akan mampu merespons tekanan dan sentuhan serta mendeteksi perubahan lingkungan.

      Meskipun Apple tidak diharapkan untuk memulai lini pakaiannya sendiri, kain tersebut dapat digunakan dalam aksesori yang menargetkan produk-produknya, termasuk iPhone, iPad, Apple Watch, Mac, dan Apple TV.
      Sebuah paten berbeda yang ditemukan Patently Apple pada pertengahan Desember menggambarkan teknologi tersebut untuk remote Apple TV berbasis kain. Kain akan dapat menanggapi input dari pengguna dan mengirimkan kontrol tersebut ke peralatan.
      Masih belum diketahui kapan Apple akan meluncurkan aksesoris atau produk baru yang terbuat dari smart fabric. Akan tetapi meningkatnya jumlah paten untuk kain cerdas menunjukkan bahwa Apple tertarik untuk menghadirkan fitur-fitur pintar pada fabric di masa depan.
    • Oleh teknotekno
      Divisi mobil self-diriving Apple dengan nama project Titan mengalami proses restrukturisasi di bawah kepemimpinan baru. Sayangnya, ini mensyaratkan adanya pemecatan lebih dari 200 karyawan minggu ini.
      Seorang juru bicara Apple bahkan telah mengonfirmasi adanya PHK dan beberapa karyawan yang sebelumnya di bawah Titan telah dipindahkan ke divisi lain.
      "Kami memiliki tim yang sangat berbakat yang bekerja pada sistem otonom dan teknologi terkait di Apple. Saat tim memfokuskan pekerjaan mereka pada beberapa bidang utama untuk 2019, beberapa kelompok sedang dipindahkan ke proyek di bagian lain perusahaan, di mana mereka akan mendukung pembelajaran mesin dan inisiatif lainnya, di seluruh Apple," jelas Apple.

      Perusahaan mengatakan, pihaknya terus percaya ada peluang besar dengan sistem otonom, bahwa Apple memiliki kemampuan unik untuk berkontribusi, dan bahwa ini adalah proyek pembelajaran mesin paling ambisius yang pernah ada.
      Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu telah merekrut mantan insinyur senior Tesla VP Doug Field pada Agustus 2018 untuk memimpin Project Titan. Tampaknya Apple memang telah merencanakan perubahan besar-besaran untuk divisi di bawah kepemimpinannya.
      Titan sudah berubah arah pada 2016, bahkan menjauh dari mengembangkan kendaraannya sendiri untuk menciptakan sistem self-driving. Juru bicara itu tidak mengklarifikasi bidang utama apa yang akan menjadi fokus tim untuk 2019, dan perampingan besar-besaran itu berarti Cupertino sedang mengurangi upaya-upayanya lagi.
    • Oleh teknotekno
      Apple dilaporkan tengah mengurangi perekrutan karyawan baru untuk beberapa divisi produk. Hal tersebut kabarnya karena penurunan pendapatan Apple hingga 7 persen. Pada Q1 di 2019, perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut mendapatkan USD84 miliar, angka ini turun dari USD89-93 miliar dari pendapatan sebelumnya.
      Meskipun demikian CEO Apple, Tim Cook masih belum yakin apakan pembekuan perekrutan tersebut menjadi tindakan yang tepat. Menurut Bloomberg, Cook telah membuat pengungkapan kepada karyawannya awal bulan ini.
      Misalnya, perusahaan tidak akan menyaksikan pembekuan perekrutan, namun beberapa divisi akan mengalami pengurangan perekrutan. Cook belum menentukan divisi mana yang akan mengurangi perekrutan, tetapi ia menyatakan bahwa tim AI Apple akan terus menambah karyawan baru.
      Dia juga mengatakan bahwa tingkat perekrutan Apple tidak menentukan pentingnya divisi itu, tetapi perusahaan belum mengomentari kapan akan mempekerjakan karyawan. Untuk informasi, penjualan iPhone XR, XS, dan XS Max dikabarkan melambat karena adanya ketegangan antara Amerika dan China. Beberapa perusahaan di China telah memerintahkan karyawannya untuk tidak menggunakan iPhone.
    • Oleh teknotekno
      Apple kehilangan statusnya sebagai perusahaan triliun dollar setelah Wall Street melihat bahwa pembuat iPhone itu mengalami kehilangan USD190 miliar atau lebih dari Rp2.818 triliun.
      Apple masih menjadi perusahaan publik yang berharga di dunia, dengan kapitalisasi pasar USD921,41 miliar. Saham Apple dikabarkan turun lebih dari 5 persen karena kekhawatiran iPhone baru Apple mungkin tidak mendapatkan dorongan produksi.
      Lumentum, salah satu pemasok Apple yang menggunakan teknologi augmented reality dan facial recognition mengatakan bahwa mereka menerima permintaan dari salah satu pemasok terbesarnya untuk mengurangi pengirimannya.
      Ini mendorong kekhawatiran bahwa iPhone terbaru mungkin tidak mencukupi selama masa liburan seperti yang diharapkan para investor. Meskipun Lumentum tidak menyebut nama Apple, namun perusahaan pembuat iPhone ini masuk dalam daftar pelanggan terbesarnya.
      "Siklus produk iPhone terbaru telah kehilangan tenaga dengan Street sekarang kurang percaya diri dalam cerita pertumbuhan Apple di 2019," kata Daniel Ives, Managing Director of Equity Research di Wedbush Securities.
      "Cook dan perusahaan perlu untuk mendapatkan kembali mojo mereka dengan layanan dan pertumbuhan iPhone di depan dan tengah," katanya.
      Selama lima pekan terakhir, Apple telah kehilangan nilai USD190 miliar. Selama laporan pendapatan kuartal keempat Apple awal bulan ini, Cook mengatakan Apple tidak akan lagi melaporkan jumlah unit yang telah terjual dari produk apa pun dalam laporan pendapatan di masa depan.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi