Jump to content
  1. Caca_irma

    Caca_irma

  • Similar Content

    • By VOAIndonesia
      Jamaah umrah asal Indonesia yang berhasil memasuki Makkah sebelum pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara pemberian visa umrah, di Makkah, Arab Saudi, 5 Maret 2020. (Foto: AP)
      Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali umrah bagi warga negara Indonesia. Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.
      Kabar baik tentang dimulai kembalinya umrah bagi jemaah Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan pers secara virtual dari Jakarta, Sabtu (9/10).
      Retno menjelaskan keputusan dari pemerintah Saudi ini keluar setelah terjadi pembahasan yang cukup lama pada level menteri luar negeri, menteri kesehatan dan menteri agama. Selain itu, Saudi juga melihat tingkat penularan virus COVID-19 di Indonesia makin menurun.
      Menurutnya pemberitahuan tersebut disampaikan melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.
      "Kedutaan (Saudi di Jakarta) telah menerima informasi dari pihak berkompeten di kerajaan Arab Saudi perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia," kata Retno.

      Para jemaah umrah di luar Masjidil Haram menjelang Ramadan Makkah, Arab Saudi, 13 April 2021.
      Retno menambahkan sebuah komite khusus di Arab Saudi sedang bekerja untuk mengatasi segala hambatan yang menghalangi jemaah dari Indonesia untuk melaksanakan umrah.
      Dalam nota diplomatik itu, lanjut Retno, juga disebutkan kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jemaah dari Indonesia.
      "Nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama lima hari bagi para jemaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan," ujar Retno.
      Retno mengatakan keluarnya izin umrah bagi jemaah dari Indonesia itu akan ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui pembahasan secara lebih detail mengenai teknis pelaksanaannya. Kementerian Luar Negeri akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan serta dengan otoritas terkait di Arab Saudi tentang pelaksanaan kebijakan baru ini.
      Pemerintah Indonesia lewat Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan telah menyampaikan permintaan agar larangan umrah bagi jemaah Indonesia dapat dicabut. Permintaan itu disampaikan di sela-sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, September lalu.
      Meskipun umrah sudah dapat dimulai kembali, masih belum ada kepastian kapan hal ini dapat terlaksana.
       
    • By VOAIndonesia
      Tim Susah Nggak Ya melihat pengamanan yang super ketat di Washington DC area menjelang pelantikan Presiden Amerika Serikat. Tradisi inaugurasi kali ini berbeda akibat pandemi virus corona dan penyerbuan massa ke Capitol Hill pada 6 Januari lalu.
       
    • By VOAIndonesia
      Tim 5K mengajak untuk melihat suasana di Gedung Putih, kantor dan kediaman resmi Presiden Amerika Serikat. Ada beberapa hal unik, mulai dari air yang bocor di sisi barat gedung hingga hadiah mesin kopi dari Tom Hanks untuk para wartawan di Gedung Putih.
       
    • By VOAIndonesia
      Dengan menjanjikan hari baru bagi Amerika dan menyerukan persat uan, Joe Biden dilantik menjadi presiden ke-46 Amerika.
      Dua minggu setelah pendukung Trump mengamuk di Capitol Hill atau Gedung Kongres Amerika untuk membatalkan hasil pemilu, Biden dilantik bersama Kamala Harris, yang dilantik beberapa saat sebelumnya sebagai perempuan pertama wakil presiden.
      Sederet acara kemudian dijalani Biden dan Ibu Negara Jill Biden bersama Kamala Harris. Namun sebelum itu, di ruang presiden di Gedung Kongres, begitu selesai dilantik, Biden menandatangani tiga dokumen.
      Biden menandatangani Proklamasi Hari Pelantikan dan dokumen untuk nominasi posisi kabinet dan posisi lain dalam pemerintah. Penandatanganan itu merupakan bagian dari janji kampanyenya untuk membalikkan banyak keputusan mantan Presiden Donald Trump selama empat tahun ini, pada hari pertamanya menjabat.
      Dalam pernyataan hari Rabu, tim transisi Biden mengatakan, beberapa dari masalah tersebut termasuk mengatasi krisis virus corona, imigrasi, dan perubahan iklim. Hampir segera setelah dilantik, para pembantunya mengatakan Biden akan mengakhiri larangan datang ke Amerika bagi orang-orang dari beberapa negara yang mayoritas penduduknya Muslim, menghentikan pembangunan tembok di sepanjang perbatasan Amerika-Meksiko, dan bergabung kembali dalam perjanjian iklim Paris dan Organisasi Kesehatan Dunia.
      Biden juga berencana memenuhi janji kampanyenya untuk membantu orang Amerika yang mengalami kesulitan keuangan akibat pandemi virus corona.
      Presiden Biden dan Ibu Negara sore itu juga menyempatkan berjalan untuk secara resmi memasuki Gedung Putih.[ka/jm]
       
    • By VOAIndonesia
      Ibu negara Amerika Melania Trump hari Senin (11/1) mengatakan ia “kecewa dan sedih” dengan penyerbuan gedung Kongres oleh kerumunan massa pendukung suaminya yang ingin mengubah hasil pemilihan presiden, tetapi juga mengatakan bahwa merupakan hal yang “memalukan” ketika ia menjadi subyek apa yang digambarkannya sebagai “gosip cabul” dan “serangan pribadi yang tidak beralasan.”
      Dalam pernyataan dari Gedung Putih itu, ibu negara menyampaikan kesedihan atas kematian enam orang terkait kekacauan di Kongres Rabu lalu (6/1), termasuk kematian polisi Kongres Brian Sicknick, dan seorang polisi lainnya, Howard Liebengoog, yang ikut menanggapi kerusuhan di Kongres dan bunuh diri akhir pekan lalu ketika sedang tidak bertugas.
      “Bangsa kita sedianya pulih dengan cara beradab,” ujar Melania. “Jangan salah, saya benar-benar mengutuk aksi kekerasan yang terjadi di gedung Kongres kita. Aksi kekerasan tidak pernah dapat diterima.”
      Ia menambahkan, “Saya mengimbau orang-orang untuk menghentikan aksi kekerasan itu, tidak membuat asumsi yang didasarkan pada warna kulit seseorang atau menggunakan ideologi politik sebagai landasan melakukan serangan dan kekejaman. Kita sedianya saling mendengar satu sama lain, memusatkan perhatian pada apa yang mempersatukan kita, dan mengatasi apa yang memisahkan kita.”
      Dalam pawai di dekat Gedung Putih pada 6 Januari lalu, Presiden Donald Trump mendorong ribuan pendukungnya untuk bergerak ke Kongres. Dalam pawai itu ia, sebagaimana yang telah disampaikannya selama berminggu-minggu, menyampaikan kembali tuduhan yang tidak berdasar bahwa ia telah dicurangi dalam pemilu presiden. Beberapa jam kemudian para pendukungnya menyerbu Kongres. Trump menyerukan kepada mereka agar “pulang” tetapi juga mengatakan, “Kami mencintai Anda, Anda sangat spesial.”
      Setelah polisi memulihkan ketertiban di Kongres, Kamis dini hari (7/1) para anggota parlemen mengesahkan perolehan kursi elektoral Joe Biden dari Partai Demokrat, yang akan dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika pada tanggal 20 Januari nanti.
      Ibu negara pada hari Senin juga mengecam mereka yang mempertanyakan mengapa ia bungkam tentang aksi kekerasan di Kongres, hingga saat ini. “Saya merasa memalukan, di tengah-tengah peristiwa tragis ini ada gosip-gosip cabul, serangan pribadi yang tidak berdasar, dan tuduhan palsu yang menyesatkan terhadap saya, dari orang-orang yang ingin menjadi relevan dan memiliki agenda,” ujarnya.
      “Saat ini semata-mata tentang memulihkan negara dan warga negara kita. Saat ini seharusnya tidak digunakan untuk keuntungan pribadi,” tambah Melania.
      Melania tampaknya mengarahkan pernyataannya sedikitnya pada Stephanie Winston Wolkoff, mantan penasehat dan temannya yang akhir pekan lalu menulis artikel di Daily Beast bahwa Melania telah mendorong suaminya dan bahwa “tangannya juga berlumuran darah.”
      Melania Trump juga tampaknya mengucapkan selamat tinggal pada Gedung Putih sebelum masa jabatan suaminya berakhir 20 Januari nanti. “Merupakan suatu kehormatan seumur hidup bagi saya dapat menjadi Ibu Negara,” ujarnya. “Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada jutaan warga Amerika yang mendukung suami saya dan saya selama empat tahun terakhir ini, dan menunjukkan dampak luar biasa dari semangat Amerika. Saya berterima kasih karena diperkenankan memberi pelayanan di platform yang saya sukai.”
      Presiden Trump hari Senin memerintahkan untuk menurunkan bendera Amerika menjadi setengah tiang hingga Rabu nanti (13/1) untuk menghormati Sicknick dan Liebengood. [em/jm]
×
×
  • Create New...