Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
Sign in to follow this  
agenrahasia

Langkah Ekstrem Australia Tentang Eksekusi Mati

Recommended Posts

Tony Abbott.jpg
Tony Abbott

Media di Indonesia kini diramaikan dengan dua berita yaitu konflik Polri versus KPK  dan rencana eksekusi mati terpidana kasus narkoba warga negara Australia. Persoalan konflik di tataran nasional kini telah diredakan oleh Presiden Jokowi dengan membatalkan pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri dan mengajukan Komjen Badrodin Haiti sebagai calon baru. Presiden juga mengeluarkan Keppres memberhentikan sementara Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua Bambang Widjojanto, serta mengeluarkan Perppu menunjuk tiga orang sebagai Plt KPK.

Walau kemelut ini belum selesai tetapi paling tidak getaran berupa ancaman terhadap stabilitas keamanan telah mereda. Kesimpulannya masalah nasional lebih mudah diredakan dengan keputusan yang bijak dan dikomunikasikan dengan baik.

Kini menurut penulis, ada hal penting lain yang harus diperhatikan oleh presiden serta unsur polisi dan militer Indonesia (TNI). Penulis mengamati dan mempelajari keberatan pemerintah Australia dengan rencana eksekusi mati dua tokoh pedagang narkoba yang dikenal kelompok Bali Nine. Dua terpidana mati WN Australia   telah ditolak grasinya oleh Presiden Jokowi.

Bahaya yang penulis amati dari sudut pandang intelijen demikian serius dan sebaiknya harus dicermati serta dilakukan penilaian dan penyelidikan intelijen agar Indonesia tidak kecolongan atas  kemungkinan tindak ekstrem dari Australia. Penulis mencoba mengurai kasus keberatan Australia dengan beberapa fakta serta analisis berikut dibawah ini.

Kelompok ini disebut Bali Nine karena terdiri dari sembilan orang penyelundup narkotika yang ditangkap pada 17 April 2005 di Bali dalam usaha menyelundupkan heroin seberat 8,2 kg dari Indonesia ke Australia.  Anggota Bali Nine asal Australia tersebut adalah Scott Anthony Rush, Myuran Sukumaran, Andrew Chan, Renae Lawrence,  Tan Duc Tanh Nguyen, Si Yi Chen, dan Mathew James Norman,  Michael William Czugaj, dan Martin Eric Stephen.

Setelah melalui pengadilan panjang, kini yang menjadi berita besar, dua orang diputuskan akan segera dieksekusi tembak mati. Keduanya adalah Andrew Chan, disebut sebagai God Father dan Myuran Sukumaran. Pada tanggal 10 Desember 2014 Presiden  Jokowi menyatakan dalam pidatonya bahwa ia tidak akan menyetujui setiap pemintaan keringanan karena pelanggaran narkoba. Tanggal 30 Desember 2014, permohonan Sukumaran untuk grasi ditolak, sementara permohonan grasi dari  Chan  ditolak pada tanggal 22 Januari 2015. Kedua terpidana itu kini ditahan di lapas Kerobokan Bali. Menurut informasi keduanya akan dipindahkan ke Nusakambangan.

Posisi Politik dan Sikap PM Australia Tony Abbott

Pada bulan Januari 2015, PM Australia Tony Abbott serta Menlu Julie Bishop meminta kepada Presiden Jokowi  untuk meninjau penolakan grasi kedua WN Australia tersebut. Pemerintah Indonesia bergeming dan menolak permohonan tersebut. Selain Australia, Sekjen PBB , Ban Ki-moon juga mendesak pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Jokowi, untuk menghentikan hukuman mati. Desakan dari Ban Ki-moon itu disampaikan oleh Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.

Jaksa Agung Prasetyo  menegaskan bahwa Indonesia tetap akan melanjutkan eksekusi. "Tidak akan dibatalkan," kata Prasetyo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2/2015). Tim eksekutor dikatakannya sudah siap, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk pelaksanaan.

PM Tony Abbott menyatakan bahwa Australia akan menempuh semua opsi hukum untuk menyelamatkan dua warga negaranya dari eksekusi mati di Indonesia. Demikian janji Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Senin (16/2/2015). "Saya tidak ingin memberikan harapan palsu, tetapi saya ingin semua orang paham, kami sedang mengupayakan setiap celah untuk membantu orang-orang itu," kata Abbott.

Selanjutnya Abbott mengatakan akan melakukan balasan diplomatik yang setimpal jika Indonesia mengeksekusi warganya. Ia mengatakan bahwa warga negara Australia sudah muak dengan langkah Indonesia tersebut. Warga negara Australia bahkan membuat petisi yang meminta Indonesia mengampuni Chan dan Sukumaran. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop bahkan  mengancam memboikot Indonesia, termasuk melarang warganya berkunjung ke Pulau Bali.

Mengapa pemerintah Australia demikian gencar mengupayakan agar kedua warganya lepas dari regu tembak? Nampaknya ini dapat dikatakan lebih dilatar belakangi dengan posisi politik dari PM Abbott yang kurang baik beberapa waktu terakhir. Tony Abbott yang baru 17 bulan menjadi perdana menteri itu  terancam di impeach.  Pada awal Februari sebagian dari warga Australia, menganggap Abbott  gagal dalam meningkatkan perekonomian Australia, disamping kebijakannya dibidang perpajakan yang dinilai tidak sejalan dengan harapan warga Australia.

Dia lolos dari vonis,”mosi tidak percaya”, dan tetap bertahan dalam posisinya sebagai PM Australia setelah selamat dari upaya voting di internal Partai Liberal, yang dilakukan hari Senin (9/2/2015) pagi di Canberra. Dalam voting  yang dihadiri 101 dari 102 anggota Partai Liberal yang memiliki hak suara, 61 menyatakan menolak mosi dan 39 menyatakan menerimanya.  Satu suara diberikan secara informal dan 1 anggota tidak hadir karena sedang cuti. Walau selamat, tetapi karir politiknya dinilai cedera (Tjiptadinata, Kompasiana).

Nah menurut penulis, disinilah kesempatan Abbott untuk mengembalikan kepercayaan warga Australia dalam memperjuangkan jiwa warganya yang akan dieksekusi mati di Indonesia, tetangga dekatnya. Oleh karena itu kini terlihat dia berusaha mati-matian akan menyelamatkan Chan dan Sukumaran. Ini sebuah pertaruhan nama serta karir politik Abbott pastinya.

Lobi politik Australia jelas sangat kuat, karena kini Sekjen PBB juga sudah ikut meminta agar hukuman mati itu dibatalkan, kita faham bahwa apa kata PBB itu juga kata AS. Selain itu pemerintah sebaiknya waspada, pada pemerintahan SBY, Australia adalah negara penyadap presiden SBY dan beberapa pejabat pemerintah. Hasilnya  disetorkan ke AS. Australia tergabung dalam jaringan intelijen lima negara (five eyes) dengan AS, Inggris, Canada dan New Zealand.

Artinya, kini semua pembicaraan baik Presiden Jokowi serta beberapa pejabat terkait penulis perkirakan sudah disadap oleh intelijen Australia. Yang penulis khawatirkan, pemerintah (baca : Jokowi) kini lebih sibuk dengan urusan BG, Badrodin, konflik Polri-KPK, ancaman DPR, Kompolnas,  tekanan elit PDIP dan pernik politik yang ringan tapi dibuat kusut oleh berbagai pihak. Pemerintah terlalu menganggap ringan ancaman Australia, negara yang pernah memonitor hingga bumbu dapur dan masakan dirumah Ibu Negara Ani Yudhoyono. Dengan menyadap, mereka akan menguasai kekuatan, kemampuan dan kerawanan si target.

Penulis agak mencurigai, bahwa Australia bisa saja melakukan langkah ekstrem untuk menyelamatkan kedua warganya tersebut. Australia selama ini merasa sebagai negara besar, kuat, Deputy AS dikawasan Asia. Penulis saat bertugas  mendampingi Menhan Matori Abdul Djalil (Alm) sebagai penasihat intelijen pernah diminta membuat analisis apa resiko apabila  Menhan akan membuat pernyataan bahwa bom Bali-1 (oktober 2002) sebagai serangan Al-Qaeda dengan Jamaah Islamiyah. Ternyata dibalik itu semua, Australia serta AS yang marah karena banyak warganya yang tewas, bisa melakukan langkah preemtive strike ke Indonesia.

Mereka mempunyai konsep mengejar terorisme hingga jauh ke garis belakang sebuah negara, apabila sebuah negara menjadi ancaman keamanan nasionalnya. Ini berarti mereka selalu menyiapkan kemampuan melakukan intervensi baik dalam skala terbatas maupun besar ke sebuah negara. Operasi bisa dilakukan mandiri ataupun berupa gabungan. Dikawasan Asean, Australia masih tergabung dalam pakta pertahanan FPDA (Five Power Defence Arrangements) disamping pakta ANZUS (kini antara Australia dan AS). Dengan demikian maka Indonesia dikelilingi tetangga yang tergabung dalam pakta pertahanan.

Australia sudah sejak lama selalu aktif mendukung AS dalam pelbagai operasi militer di pelbagai belahan dunia, seperti serangan ke Afghanistan dan Irak misalnya. Demikian juga kini dalam operasi serangan udara terhadap ISIS di Irak dan Syria Australia mengirimkan pesawat tempur Hornet. Pasukan khususnya sangat berpengalaman terlatih bertempur  di negara lain.

Nah, dengan sense of intelligence yang dimiliki (cara berfikir intelijen adalah kondisi terburuk agar kita tidak terkena unsur pendadakan), apakah bukan tidak mungkin pemerintah Australia akan melakukan langkah ekstrem menyelamatkan Chan dan Sukumaran?. Dimasa lalu, saat operasi Timor Timur, intelijen militer Australia diketahui juga melakukan infiltrasi dalam mendukung Fretilin. Ini disebabkan karena masih ada wilayah Indonesia yang belum ter-cover radar di wilayah Timur. Tetapi kini dapat dikatakan semua wilayah sudah dapat dimonitor radar Kohanudnas dan sipil.

Pertanyaannya, bagaimana kalau pasukan khusus Australia melakukan upaya penculikan dan membawa lari kedua tersangka tersebut? Dari pengalaman pengamanan lapas, nampak sistem keamanannya sangat lemah apabila dilakukan ambush oleh anggota militer terlatih. Peristiwa Cebongan menunjukkan bahwa keamanan lapas sangat mudah ditembus hanya dengan sebuah team terdiri dari beberapa orang terlatih yang hanya dipersenjatai  dengan sebuah AK-47. Mision acomplish.

Australian S.A.S.R di Phuoc Tuy Vietnam 1967.jpg
Australian S.A.S.R di Phuoc Tuy Vietnam 1967 

Apakah mereka mampu menyerang? Kemampuan SAS (Pasukan Khusus Australia) yang diantaranya dikenal sebagai The Special Air Service Regiment adalah pasukan khusus yang sangat terlatih. Belum lagi apabila mereka didukung oleh teknologi intelijen Australia dan juga AS (NSA dan CIA). Mereka bisa melakukan raid baik dengan serangan dukungan laut, atau bisa juga serangan udara mirip "raid on Entebbe" saat pasukan khusus Israel membebaskan sandera warga Israel di lapangan terbang  Entebbe Uganda. Misi juga sukses.

Dalam operasi lintas negara, yang menonjol adalah saat penyergapan Osama bin Laden pemimpin Al-Qaeda yang bersembunyi di negara Pakistan (Abottabat), dimana penyerang hanya terdiri dari empat helikopter dan didukung beberapa pesawat tempur serta monitoring satelit. Pemerintah Pakistan yang tidak mengira negaranya akan diinfiltrasi, ternyata kebobolan. Pertahanan udara Pakistan, intelijen militernya  serta pesawat tempurnya dikenal cukup canggih, tetapi toh mereka kecolongan karena mereka tidak siap dan tidak memperkirakannya. Misi senyap pasukan khusus anti teror US Navy, Navy Seals X-Team (DEVGRU)  sukses tanpa korban. Kerugian hanya satu heli rusak.

Nah, apakah Australia berani dan akan nekat menculik warganya dari Indonesia? Ini sebuah pekerjaan rumah Polri dan TNI, karena menurut penulis yang dipertaruhkan adalah harkat, martabat dan kedaulatan Indonesia. Sebaiknya kita siap dan memperkuat pengamanan kedua napi tersebut. Yang terpenting  kerahasiaan informasi harus dijaga, dimana kini semua dibuka di media. Lihat saja penjara Kerobokan terbuka bagi keluarga dan insan pers, bukan tidak mungkin ada unsur intelijen yang menyusup dan membuat pemetaan.

Saran penulis, penjara Kerobokan jangan hanya dijaga oleh sipir penjara dan  polisi saja, tempatkan pasukan khusus (Gultor Kopassus, Denjaka Marinir, Den Bravo Paskhasau serta Densus) untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Demikian juga radar Kohanudnas, pesawat tempur serta kapal perang perlu disiapkan disekitar daerah dimana kedua napi berada. Termasuk apabila kedua napi itu digeser ke lokasi lainnya. Sebaiknya mulai dilakukan  kini hingga eksekusi selesai.

Pertimbangan penulis, apabila tidak di antisipasi sejak awal dan pasukan khusus Australia mampu membawa lari Chan dan Sukumaran ke Australia, apakah kita akan perang dengan Australia? Kalau terjadi, apa keputusan pemerintah? Memutuskan persoalan BG saja dibutuhkan waktu yang cukup lama. Ini dimonitor juga oleh Australia pastinya.

Keberanian pimpinan nasional menjadi ukuran langkah tindakan berani mereka kedepan. Karena itu pemikiran the worst condition harus dimulai dari Presiden, Menhan, Panglima TNI,  BIN, Bais TNI, agar kita tidak dipermalukan. Kunci keputusan terakhir ada pada intelijen, seberapa jauh dapat memonitor apa yang akan dikerjakan oleh pihak Australia. Selain info intelijen kekuatan, kemampuan dan kerawanan, intelijen perlu tahu apa "niat" mereka.  Yang penting, jangan kita dipermalukan di negara kita sendiri.

Langkah Antisipasi

Keributan serta kesibukan Australia menurut penulis adalah sesuatu yang biasa dan wajar, karena itulah yang harus dikerjakan PM Abbott. Kepentingan dirinya dalam kondisi menurunnya karir politiknya digabungkannya  kedalam kepentingan nasional Australia.

Penulis sempat bertanya kepada salah satu pejabat di BKPM apa kerugian Indonesia apabila Australia melakukan embargo ekonomi misalnya. Dari informasinya, masalah utama adalah kita akan kekurangan suplai daging sapi. Sementara perdagangan lainnya tidak terlalu besar dan mengganggu. Demikian juga, walaupun warga Australia diimbau melakukan boikot ke Bali, nampaknya tidak akan "mempan" karena Bali rumah kedua warganya yang ingin berlibur.

Nah, berbicara langkah antisipasi, persoalannya adalah komunikasi atau diplomasi politik belum tertata dengan rapih. Disinilah peran para diplomat kita untuk meyakinkan negara akreditasi dimana mereka ditugaskan. Perlu menjelaskan bahwa Indonesia seperti dikatakan Presiden Jokowi sudah darurat narkoba, karena itu sudah tiada maaf bandar besar akan dihukum mati. Perdagangan, produksi dan konsumsi narkoba sudah demikian besar dan mengakar di Indonesia. Kita tidak akan mau mengorbankan bangsa dan negara hanya untuk menyelamatkan dua bandar narkoba. Ketegasan Indonesia karena kita tidak ingin mafia narkoba serta jaringannya menguasai harkat hidup rakyat banyak.

Jadi langkah antisipasi preventif jauh hari sebelum pelaksanaan eksekusi menjadi tanggung jawab para diplomat kita. Dilain sisi, unsur pertahanan dan keamanan sebaiknya menyiagakan kekuatannya untuk menghidari raid pendadakan. Intelijen sebaiknya terus memonitor apa langkah yang akan dilakukan Australia serta sekutunya. Apa resiko yang akan didapat Indonesia dalam kondisi yang berlaku. Tentang sudut pandang analisis, apabila tidak terjadi, paling tidak kita sudah terus bersiaga menghadapi kondisi terburuk. Dan apabila kita siap siaga, Australia akan berfikir ulang apabila di benaknya terfikir akan melakukan langkah penyelamatan ekstrem. Semoga saja tidak. (Tetapi pikiran ini menyatakan"who knows?").

Australia terlatih melakukan intervensi ke negara lain. Kinipun tanpa ijin pemerintah Syria, mereka juga bergabung dengan AS melakukan penggempuran udara di negara tersebut. Penulis mengingatkan bahwa resiko kerugian besar bisa terjadi apabila Abbott nekat mau mencoba semacam operasi Geronimo di sini. Jangan pandang enteng Indonesia, jangan sepelekan Indonesia. Yang penting  mari sepakat kita berantas Narkoba. Kalau ada warga Indonesia tertangkap di Australia terkait narkoba, kita ikhlas-ikhlas saja, kita wakafkan mereka, hukum saja yang berat.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Brenda_Christie
      BMW X3 sDrive20i terbaru diluncurkan di Jakarta, Rabu (20/3) untuk melengkapi line up X3 yang tahun lalu menggoda konsumen dalam negeri. Varian baru dan kedua di keluarga X3 ini dijual dengan harga Rp909 juta off-the-road.
      Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania menjelaskan "BMW X3 terbaru adalah BMW X dengan penjualan kedua terbanyak di seluruh dunia, dan dengan adanya varian terbaru, kami yakin model ini akan kembali memimpin segmen Sports Activity Vehicle di Indonesia."
      Dalam keterangan resmi BMW Group Indonesia, X3 sDrive20i datang dalam bentuk terurai dan dirakit secara lokal di BMW Production Network 2 di Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara.
      Eksterior BMW X3 terbaru hadir dimodali bahasa desain khas Sports Activity Vehicle (SAV) sebagai penantang Audi Q5, Jaguar F-Pace.
      Selain itu, BMW X3 terbaru hadir dengan ruang kabin yang luas melalui penambahan dimensi dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan tambahan pada panjang hingga 51 mm, lebar 10 mm, tinggi 15 mm serta wheelbase 54 mm dan overhangs yang cukup pendek.
      Tampilan luar kian sempurna dengan bumper sewarna bodi, twin-tailpipe dan pelek aluminium 19 inci V-spoke.
      Mobil dilengkapi mesin BMW TwinPower Turbo 2.000 cc empat silinder yang dilengkapi dengan High Precision Direct Injection, Double-Vanos variable camshaft control, dan valvetronic fully variable valve timing ini mengeluarkan daya 184 tenaga kuda dan torsi 290 Nm.
      Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi Steptronic 8-percepatan yang juga terhubung dengan BMW's predictive gear shift technology, menciptakan pemindahan gigi yang mulus serta konsumsi bahan bakar yang efisien. 
      Teknologi mesin terhubung dengan teknologi auto start-stop terbaru guna meningkatkan efisiensi bahan bakar.
    • By dugelo
      Teknologi mobil listrik di Indonesia akan semakin dekat, terlebih saat ini Pemerintah tinggal menunggu Perpres yang sebelumnya dikabarkan telah masuk tahap finalisasi.
      Menyongsong kabar tersebut, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) saat ini tengah menyiapkan mobil listrik untuk pasar automotif nasional. Tak tanggung-tanggung, model yang akan hadir merupakan mobil listrik paling laris di pasar global.
      Nissan sendiri dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, akan memboyong Leaf ke Indonesia tahun depan. Diperkirakan pada 2020, Indonesia akan memulai era baru bagi tumbuhnya mobil listrik secara nasional.

      Memperluas akses terhadap kendaraan listrik terlaris di dunia ini merupakan bagian penting dari tujuan Nissan untuk meningkatkan elektrifikasi, di mana dalam rencana jangka menengah Nissan M.O.V.E 2022, seperempat dari jumlah penjualan adalah kendaraan listrik. Rencana percepatan ini termasuk lokalisasi dan perakitan komponen kendaraan listrik di pasar-pasar utama Asia Tenggara.
      New Nissan LEAF merupakan ikon dari Nissan Intelligent Mobility, yang merupakan visi perusahaan untuk membawa masyarakat ke dunia yang lebih baik dengan mengubah cara mobil ditenagai, dikendarai, dan terhubung dengan ekosistem di sekitarnya.

      Sejak tahun 2010, Nissan LEAF telah terjual sebanyak 400.000 unit, dan menjadi kendaraan listrik murni terlaris di dunia. Tahun ini, Nissan telah memperkenalkan kendaraan listrik ini ke Australia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, dan Malaysia.
    • By Males
      Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyebutkan ada kemungkinan pemblokiran Tumblr akan dibuka jika memang tidak ada lagi konten pornografi di dalamnya.
      Namun untuk melakukannya, harus melalui sejumlah pertimbangan lain terlebih dahulu.
      Tumblr sendiri beberapa hari lalu mengatakan, layanannya akan bersih dari konten pornografi mulai 17 November 2018.
      "Bisa dibuka (Tumblr), tidak ada masalah. Namun, nanti kami bicara dengan mereka dahulu karena kan komunikasi harus tetap ada," jelas Rudiantara.
      Rudiantara mengungkapkan, membuka pemblokiran layanan internet tidak bisa dilakukan begitu saja.
      Pasalnya, harus ada komitmen terlebih dahulu dari pihak terkait jika memang benar layanannya bersih dari konten negatif.
      Puji Tik Tok

      Ia pun memuji langkah jejaring sosial video, Tik Tok, yang benar-benar menunjukkan komitmennya di Indonesia.
      Seperti diketahui, Tik Tok sempat diblokir karena terdapat konten negatif sebelumnya akhirnya bisa kembali diakses.
      "Semua yang tadinya ditutup berdasarkan aturan, tidak bisa suka-suka dibuka. Jika kemudian sudah dibersihkan, buat komitmen seperti Tik Tok, Mereka (Tik Tok) membuat komitmen dengan menunjukkan sistem yang ada di Indonesia, termasuk karyawannya, cara kerjanya, jadi kami buka lagi (blokir Tik Tok)," tuturnya.
      Rudiantara pun menegaskan selama layanan internet yang ada bermanfaat bagi masyarakat, maka pemerintah tidak akan menutup akses.
      "Selama memberikan manfaat untuk masyarakat, kenapa tidak?," tutupnya.
      Tumblr Tendang Konten Pornografi

      Tumblr memang sudah mengumumkan akan memblokir semua konten dewasa dan pornografi dari layanannya.
      Keputusan ini disebut mengakhiri lebih dari satu dekade lebijakan terbuka terkait konten buatan pengguna.
      Layanan microblogging tersebut mengatakan, semua konten seksual yang diunggah oleh pengguna akan hilang dari tampilan publik mulai 17 Desember 2018.
      Setelahnya, konten baru terkait pornografi dan dewasa tidak diperbolehkan.
      Ingin Menarik Lebih Banyak Pengguna
      Kebijaan baru ini diperkirakan karena Tumblr ingin menarik lebih banyak pengguna dari berbagai rentang usia dan budaya.
      Dikeluarkannya Tumblr dari App Store pada bulan lalu, juga disebut menjadi alasan lahirnya kebijakan baru Tumblr ini.
      Seperti diketahui, Apple "menendang" aplikasi Tumblr di App Store karena terdapat konten pornografi anak.
      Namun, sejauh ini pihak Tumblr tidak menyebutkan persoalan App Store ini sebagai alasan kebijakan baru tersebut.
      Bebas dari Konten Pornografi Bisa Menguntungkan?

      Pihak Tumblr menilai layanannya yang bebas konten pornografi akan menguntungkan basis pengguna secara keseluruhan.
      Jadi konten seperti apa yang dilarang di Tumblr? Berikut rinciannya: Konten dewasa termasuk foto, video, atau GIF yang memperlihatkan alat kelamin manusia atau puting mempresentasikan perempuan, dan konten apa pun termasuk foto, video, GIF, dan ilustrasi, yang menggambarkan seks.
      Gambar "nakal" memang dilarang, tapi konten tertulis masih diizinkan.
      Tumblr mengatakan ada beberapa pengecualian yang masih diizinkan, seperti gambar yang menunjukkan aktivitas Ibu menyusui atau momen sebelum dan sesudah melahirkan.
    • By peter_hutomo
      Berbagai brand smartphone siap merilis smartphone 5G di 2019. Bahkan Xiaomi memastikan Mi Mix 3 5G bakal rilis awal 2019 nanti. Tetapi secepat apa sih jaringan 5G, apa bedanya dengan 4G, dan kapan hadir ke Indonesia, di video ini kita bakal bahas semua.
      Jadi 5G ini adalah jaringan mobile generasi kelima, penerus dari 4G yang saat ini masih jadi jaringan mobile utama di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dan sebagai penerus tentu aja 5G ini lebih cepat, dengan kapasitas yang lebih besar, latensi yang lebih kecil, serta menggunakan spektrum yang lebih baik daripada 4G.
      Jadi 5G ini kecepatan maksimalnya mencapai 20 Gbps, dan dari berbagai pengujian yang pernah dilakukan, kecepatan rata-rata 5G bervariasi, ada yang tembus 6 Gbps, ada yang 10 Gbps. Ini kenceng banget ya kalo dibandingin kecepatan rata-rata 4G saat ini.
      Latency nya juga lebih kecil, kalo 4G sampai di 45ms, 5G ini cuman 1ms, jadi untuk koneksi juga bakal jauh lebih responsif, tanpa lag dan nyaris tanpa delay.
      Selain itu kapasitasnya juga lebih besar, jadi potensi bandwitdh overload di jam-jam sibuk bakal jauh berkurang.
      Jadi ibaratnya untuk download satu film FHD, kalo di 4G kecepatan 100 Mbps per second butuh waktu sekitar 7 menit, di 5G dengan 6 – 10 Gbps bisa cuman 4 sampai 24 detik saja.
      Tapi itu dari hasil pengujian ya, untuk kecepatan dan latensi nyata, tentunya bakal tergantung juga dari operator 5G nya. Contohnya kecepatan 4G di Indonesia beda dengan kecepatan 4G di Korea atau Jepang, bahkan kecepatan 4G Telkomsel beda dengan kecepatan 4G Smartfren — dan ini juga pasti berlaku juga untuk 5G nanti. Tetapi yang jelas 5G bakal membawa banyak peningkatan dari koneksi 4G saat ini.
      Lalu apa manfaat jaringan 5G? Nah jadi dengan 5G, berinternet nggak cuman sekedar lebih kencang dan responsif, tetapi juga bakal mengubah banyak gaya hidup. Misalnya aja layanan streaming bakal semakin populer, baik itu streaming musik ataupun film. Video bakal makin digemari, YouTube makin jadi trend. Cloud sync dan cloud backup jadi hal yang normal. Tetapi lebih dari itu, 5G bakal membuka akses terhadap interconnected device, seperti IoT, membuat smart home makin populer, lalu di luar negeri ada self driving car, ini mobil yang bisa jalan sendiri, yang tentu aja butuh koneksi kencang dengan latensi kecil, 5G bakal ngedukung banget untuk self driving car ini.
      Dan terakhir, kapan 5G bakal dateng ke Indonesia? Untuk yang satu ini belum ada jawaban pasti. Tetapi smartphone 5G sudah mulai berdatangan di awal tahun 2019 besok. Xiaomi, OnePlus, Huawei, ASUS, Vivo, Nokia, dan banyak brand lain udah berkomitmen rilis hape 5G. Mi Mix 3 dan OnePlus 7 dipastikan bakal jadi HP 5G di 2019. Qualcomm bahkan sampai Samsung juga sudah siap dengan modem 5G besutan mereka sendiri.
      Pada intinya era 5G sudah dimulai, dan cepat atau lambat, operator di Indonesia juga bakal mengadopsi teknologi 5G ini.
      Sampaikan aja di kolom komentar kalo kamu punya pendapat seputar jaringan 5G, khususnya 5G di Indonesia.
    • By peter_hutomo
      Sejak dahulu kala, nusantara yang kala itu belum dikenal sebagai Indonesia merupakan salah satu kepulauan di belahan Timur yang terkenal menghasilkan rempah-rempah terbaik. Alhasil, orang-orang Eropa di benua barat pun merasa tertarik dan berusaha untuk mengunjunginya.
      Salah satunya adalah Cornelis de Houtman. Pelaut Belanda yang sukses menginjakkan kakinya di Tanah Air lewat Banten pada 27 Juni 1596. Berbekal informasi dari para pelaut pada akhir abad ke-16, ia berangkat dari pelabuhan Amsterdam bersama empat kapal dagang yang mengiringi. kedatangan Cornelis de Houtman di Nusantara, menjadi cikal bakal penjajah Belanda mulai bercokol di Indonesia.
      Tergiur karena cerita-cerita di kalangan saudagar
      Pria kelahiran Gouda, 2 April 1565 ini, tertarik menjelajah ke sisi Timur dunia setelah mendapat informasi dari kalangan pedagang Eropa tentang keberadaan Pulau “Surga” yang tersembunyi. Kawasan tersebut, diyakini memiliki kekayaan alam berupa rempah-rempah.

      Cornelis de Houtman pun segera mempersiapkan pelayaran setelah dirinya ditunjuk oleh Para otoritas saudagar Belanda. Dalam The Cradle of Colonialism (1963), George Masselman menyebutkan bahwa armada Cornelis de Houtman berangkat dari Amsterdam menuju Lisboa, Portugal. Tujuannya untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang keberadaan pulau misterius tersebut.
      Bentuk serikat dagang Belanda
      Setelah menghabiskan waktu selama dua tahun di Portugal, Cornelis pun memutuskan untuk kembali pulang ke negerinya. Saat itulah, ia berjumpa dengan seorang Belanda lainnya yaitu Jan Huygen van Linschoten. Ia merupakan pedagang yang bekerja untuk kerajaan Portugis di India. Dari van Linschoten inilah, Cornelis mendapatkan informasi berharga tentang keberadaan Nusantara yang konon kaya akan rempah-rempah.

      Pada 1594, Cornelis de Houtman bersatu dengan seluruh pedagang Belanda dan membentuk Compagnie van verre te Amsterdam (perusahaan jarak Jauh) yang berpusat di Amsterdam. Perserikatan dagang baru ini dibentuk untuk menemukan kepulauan yang menghasilkan rempah-rempah. Hingga pada 2 April 1595, Cornelis de Houtman ditunjuk agar segera angkat sauh dan mulai berlayar pada 2 April 1595.
      Sampai di Nusantara dengan korban ratusan nyawa
      Diiringi oleh empat kapal, Amsterdam, Hollandia, Mauritius, dan Duyfken, Conelis de Houtman memulai penjelajahannya menuju sisi Timur dunia. Nahas, karena tipisnya stok makanan, banyak kru kapal yang tewas karena menderita penyakit sariawan. Tak jarang, konflik internal antara kapten kapal dan kru juga jadi masalah tersendiri. Pengaruh iklim tropis yang berbeda dengan cuaca di Belanda, juga membuat banyak kru dari keempat kapal tersebut berguguran satu demi satu.

       
      Pada 27 Juni 1596, rombongan armada Cornelis de Houtman tiba di pulau Banten. Dilansir dari tirto.id, total, ada sekitar 249 orang yang selamat sampai di tujuan. Para saudagar asing ini, awalnya diterima dengan baik oleh otoritas setempat. Namun sayang, karena perangai buruk seperti keluar masuk kota seenaknya, banyak dari mereka yang ditangkap oleh petugas keamanan kesultanan Banten.
      Sukses temukan Indonesia meski harus terusir keluar
      Akibatnya pun sungguh fatal. Para pedagang asing asal Belanda, termasuk Frederick de Houtman yang merupakan kakak Cornelis, dijebloskan ke dalam penjara. Alhasil, dirinya pun harus mengeluarkan denda berupa uang untuk membebaskan sang kakak. Tingkah polah mereka pun harus dibayar mahal pada saat itu. Dilansir dari tirto.id, Cornelis beserta rombongan dagang Belanda lainnya, terpaksa digiring keluar dan diusir dari tanah Banten.

      Meski tak berhasil menemukan rempah-rempah yang dicari, toh Cornelis de Houtman berhasil menemukan jalur pelayaran menuju ke Indonesia. Dirinyalah yang nantinya membuka jalan bagi pelaut-pelaut Belanda lain untuk datang kembal ke tanah Nusantara. Bukan sebagai pedagang, melainkan berubah menjadi penjajah yang kelak mendirikan kolonialisme di Indonesia selama ratusan tahun lamanya.
      Tak heran jika Indonesia dijajah Belanda di kemudian hari. Selain tertarik dengan potensi rempah-rempahnya, kolonialis Eropa tersebut hendak melebarkan bisnis pedagangannya lebih luas. Bahkan hingga saat ini pun, Indonesia masih diincar oleh penjajah asing secara halus yang mengincar SDA dan sumber lainnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy