Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
Sign in to follow this  
Silviana_setiawati86

Racun Paling Mahal dan Berbahaya di Dunia

Recommended Posts

racun.jpg

Zat ini merupakan cairan berbahaya paling beracun yang pernah dikenal manusia. Hanya satu sendok teh, kandungan zat di cairan ini mampu membunuh semua penduduk Inggris.

Cairan ini juga sangat berbahaya hingga proses produksinya pun dilakukan di instalasi militer. Cairan apakah itu?

Botulinum toxin atau yang lebih dikenal dengan nama botox, merupakan racun yang menjelma menjadi obat yang sering digunakan dalam industri kecantikan.

Cairan yang diproduksi dari bakteri Clostridium botulinum pada awal abad 18 ini juga merupakan zat paling mahal di dunia. Dilansir dari BBC, (23/1/2016), produksi 1 kilo botox menelan biaya mencapai 100 triliun poundsterling.

Walaupun begitu, penggunaan zat ini memang harus diikuti prosedur dokter karena harus memperhatikan dosis yang diberikan. Dosis yang berlebihan dapat berakibat fatal bagi kesehatan, termasuk kematian.

Dalam uji toksisitas LD-50 terungkap bahwa zat ini hanya boleh dipakai dengan dosis 0,000001 mg/kg. Lebih dari dosis tersebut, botox akan menjelma menjadi racun yang mematikan bagi tubuh.

Botolinum toxin mampu berefek fatal dengan mengacaukan saluran pernafasan manusia. Zat ini mampu masuk ke dalam saraf dan menghancurkan protein penting bagi pertumbuhan.

Namun di balik bahaya yang dimiliki, Botox merupakan contoh dari racun yang dimanfaatkan sebagai obat di industri kesehatan. Botox sering dimanfaatkan untuk menunjang perawatan anti-penuaan dengan menghilangkan kerutan, terutama pada area dahi dan sekitar mata.

Selain itu botox juga dapat digunakan untuk memperbaiki bagian-bagian tertentu dari wajah seperti membentuk bibir, memancungkan hidung, memperbesar bentuk mata. (Vna/Ndw)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By berita_semua
      Motif pembunuhan aktivis hak asasi manusia, Munir Said Thalid, pada 7 September 2004 masih misterius hingga kini. Ada dugaan Munir dibunuh karena memegang data penting seputar pelanggaran hak asasi manusia seperti pembantaian di Talang Sari, Lampung, pada 1989, penculikan aktivis 1998, referendum Timor Timur, hingga kampanye hitam pemilihan presiden 2004.
      Menurut mantan Deputi Bidang Perencanaan dan Pengendalian Operasi Badan Intelijen Negara Budi Santoso, pernah ada rapat internal lembaganya membahas Munir. Direktur Imparsial itu disebut akan menjual negara dengan data-datanya, yang ia bawa ke Belanda untuk studi hukum di Utrecht Universiteit. “Hendropriyono meminta upaya Munir itu dicegah,” kata Budi dalam kesaksianya yang direkam dan disaksikan Tempo pekan lalu.
      A.M Hendropriyono, Kepala BIN 2001-2004, sudah menyangkal lembaga yang dipimpinnya mengincar Munir. “Munir bukan orang yang membahayakan,” katanya. Hendro mengatakan tahun 2004 bahkan Munir sudah merapat ke kubu PDI Perjuangan yang dipimpin Megawati Soekarnoputri, presiden yang dekat dengannya.
      Suciwati, istri Munir, juga menyangkal dugaan ini. Sebelum berangkat Suciwati memeriksa laptop yang dibawa suaminya. “Ketika dikembalikan setelah meninggal, saya periksa isinya sama: tak ada data penting,” katanya. “Dokumen penting itu, ya, Munir sendiri. Dia dokumen hidup.”
      Suciwati tak percaya dugaan itu meski beberapa saat setelah kematian Munir, Deputi VII Bidang Teknologi dan Informasi BIN Bijah Subiyanto, memberitahu secara samar soal motif pembunuhan itu. “Coba periksa kasus-kasus besar yang ditangani almarhum sebelum pergi,” katanya, mengutip Bijah.
      Bijah meninggal pada 1 Juli 2009 di Tiongkok, tanpa keterangan meyakinkan penyebab kematiannya. Menurut Suciwati, Bijah secara rutin menghubunginya setelah kematian Munir. “Tiap Lebaran dia mengirim SMS meminta maaf,” katanya.
      Motif pembunuhan juga dikaitkan dengan pemberantasan terorisme yang pada 2004 menjadi agenda nasional. Indonesia menjadi bagian “War on Terror” yang dicetuskan Amerika Serikat setelah serangan 11 September 2001. Munir kerap mempertanyakan metode Detasemen Antiteror dan BIN menangkap para pelaku teror tanpa mempertimbangkan hak asasi.
    • By berita_semua
      Jessica Kumala Wongso, terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/6). Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Ardito Muwardi membacakan kronologi peristiwa tersebut.
      Dia menceritakan, saat di Olivier Restoran, Jessica telah memesankan kopi kesukaan Mirna yakni Vietnamesse Ice Coffee (VIC). Kejadian berlangsung cepat. Sekitar pukul 16.24, pelayan Olivier Cafe membawakan VIC untuk Mirna yang dipesan Jessica di meja 54. Saat itu Mirna belum datang. Setelah itu Jessica langsung berpindah tempat duduk dan meletakkan 3 paper bag di atas meja. Jaksa meyakini, aksi itu dilakukan untuk menutupi perbuatan yang akan dilakukan Jessica yakni menaruh racun sianida ke kopi Mirna.
      "Dalam rentan waktu pukul 16.30 WIB - 16.45 WIB, terdakwa langsung memasukkan racun natrium sianida ke dalam gelas berisi minuman VIC yang disajikan untuk korban Mirna," ujar JPU Ardito Muwardi.
      Setelah memasukkan racun sianida ke gelas VIC Mirna, Jessica langsung meletakkan gelas itu di tengah meja. Usai memastikan semua berjalan lancar, Jessica memindahkan 3 papaer bag ke sofa dan kembali ke tempat duduk semula.
      Beberapa saat kemudian sekitar pukul 17.18 WIB, korban Mirna dan saksi Hani datang menemui Jessica yang sudah menunggu di meja 54. Mirna langsung duduk di tengah sofa, tepat di depan minuman VIC yang sudah dipesan Jessica untuk korban.
    • By PusatInformasi
      Racun dari sengatan ubur-ubur 'Box Jellyfish' dapat membunuh kalian dalam waktu empat menit
       
      Racun yang masuk ke tubuh kalian dalam dosis tertentu dan tidak cepat mendapat pertolongan, akan mempengaruhi sistem kerja jantung dan saraf kalian yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy