Jump to content
Sign in to follow this  
womanthings

5 Titik Arus Balik Ini Harus Kalian Waspadai!

Recommended Posts

Arus mudik Lebaran 2016 telah berlalu. Saatnya mempersiapkan arus balik yang puncaknya diprediksi terjadi pada 9–10 Juli 2016.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, akan ada empat titik yang menjadi fokus saat arus balik nanti.

"Pertama, pintu masuk Tol Pastur Bandung; kedua Tol Cikarang Utama jalur Cikampek-Jakarta; ketiga, pintu Tol Karang Tengah jalur Merak-Jakarta; dan keempat, pintu Tol Cimanggis," ujarnya di Kantor Pusat Kendali (PK) Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (7/7/2016).

Jonan mengungkapkan, untuk detail antisipasi di setiap jalur tol tersebut, bisa tanyakan ke pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dirinya hanya mengimbau kepada seluruh Badan Penyelenggaran Jalan Tol (BPJT) atau operator jalan tol untuk kerja ekstra saat arus balik nanti.

Pasalnya saat arus mudik lalu, salah satu penyebab kemacetan adalah antrean saat pembayaran di setiap gerbang tol (GT) yang prosesnya masih menggunakan uang tunai.

"Antisipasinya, kita sudah minta teman-teman BPJT harus kerja luar biasa nanti. Seperti Dirut Jasa Marga sudah menyampaikan, kalau macet ya akan digratiskan tarif tolnya," tutur dia.

Menurut Jonan, tak ada alasan BPJT menyatakan kemacetan terjadi bukan di jalan tol tetapi di luar jalan tol. "Enggak mungkin macet itu terjadi karena jalan arteri. Kalau di tolnya lancar, pasti keluarnya lancar. Coba saja," terang dia.

Oleh karena itu, Jonan mengimbau kepada para operator jalan tol untuk menggunakan layanan pembayaran digital. Seperti halnya KRL, meski ramai penumpang, proses pembayarannya tetap lancar.

"Coba KRL ya, pintu digital ada 577. Memang pintu tol ada 1.000, enggak kan. KRL saja bisa, masak tol enggak bisa. Mungkin gaptek kali ya," tutup Jonan. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) naik daun karena kisah horor yang beredar di dunia maya. Kejadian serupa juga dialami mahasiswa Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon pada 2018 lalu.
      Fani, salah seorang peserta KKN mengaku tak akan melupakan kejadian mengerikan itu. Fani mengatakan, saat sudah diterjunkan ke desa tersebut, Fani ditunjukkan dua rumah untuk disewa.
      "Rumah pertama untuk mahasiswa laki-laki dekat balai desa tapi yang perempuan jaraknya jauh dari rumah warga," kata dia.
      Rumah yang ditempati Fani dikelilingi pohon bambu. Tapi, program pengabdian ke masyarakat itu punya bumbu misteri, kala seorang peserta KKN bernama Lastri (bukan nama sebenarnya), tiba-tiba kerap melakukan aktivitas yang aneh.
      Berkaca di Cermin Besar
      Lastri kerap memakan bunga melati. Dia juga minum botol air khusus.
      "Kami sempat mencari tahu tentang Lastri setelah minggu kedua kami diberi tahu kalau air itu diberi keluarganya karena diyakini punya khasiat apa gitu. Kami tetap positif saja karena yang penting kegiatan KKN mahasiswa Cirebon ini lancar," ujar dia.
      Tapi, tingkah Lastri semakin mencurigakan. Wanita itu cenderung suka menyendiri dan berkaca di cermin besar.
      Pada pekan ketiga KKN, Fani mengaku, tingkah laku Lastri terlihat lebih berbeda. Saat Kamis, malam Jumat Kliwon menjelang maghrib, Lastri tiba-tiba mandi dan keramas.
      "Setelah Lastri mandi, saya bersama kawan lain di ruang tengah bersiap untuk salat maghrib. Nah, Lastri setelah keluar dari kamar mandi langsung menuju kamar yang biasanya dijadikan tempat untuk berkaca," ujar dia.
      Tak Lazim
      Saat itu, pintu kamar yang digunakan Lastri dalam kondisi sunyi seperti tidak ada aktivitas di dalamnya. Fani bersama dua teman lainnya berinisiatif menghampiri kamar tersebut untuk memastikan keberadaan Lastri.
      "Saya buka pintu pelan-pelan melihat Lastri sedang duduk di depan kaca sambil membelai rambutnya tanpa suara dan pandangannya kosong," kata dia.
      Tidak lama kemudian, Lasti mengalami aktivitas aneh yang diduga kerasukan. Setelah kedatangan kelompok KKN laki-laki dan pihak desa, Lasti disembuhkan.
      "Kalau kata Pak Kiai desa bilangnya kejadian ini berawal dari Lastri yang punya kebiasaan tak lazim sehingga mengundang makhluk halus hadir di rumah yang kami sewa ini," ujar dia.
      Usai pulih, Lastri bersama kedua temannya diantarkan pulang untuk mendapat perawatan dari keluarga mereka.
    • By ega
      Masih ingat ketika Quentin Beck (Jake Gyllenhaal) menipu Spider-Man (Tom Holland) tentang multiverse dalam Spider-Man: Far from Home?
      ''Hanya karena Quentin Back berbohong tentang multiverse, tidak berarti itu tak nyata,'' kata Scott Derrickson, sutradara Doctor Strange.
      Marvel Cinematic Universe membuktikannya dengan mengumumkan sekuel Doctor Strange yang berjudul Doctor Strange in the Multiverse of Madness.
      Benedict Cumberbatch kembali memerankan Doctor Strange. Film tersebut juga akan menampilkan Scarlet Witch (Elizabeth Olsen) karena kejadian di dalam WandaVision (serial tentang Wanda Maximoff di Disney+) akan berkaitan besar dengan film ini.
      ''Dia akan menghadapi hal yang tidak terduga. Aku pikir, dia akan berada dalam posisi seperti penonton yang tidak tahu apa yang akan terjadi,'' kata Cumberbatch.
      Sementara itu, Derrickson yang juga kembali ke posisi sutradara menambahkan bahwa dirinya ingin membuat film ini menjadi film MCU yang paling menyeramkan. Film ini juga akan dibintangi Awkwafina.
    • By ega
      Kementerian Agama menggelar sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Syawal pada Kamis (14/6/2018). Umat Islam di Tanah Air diperkirakan melaksanakan Idulfitri tahun ini secara serentak pada tanggal yang sama yakni 15 Juni 2018.
      Muhammadiyah telah lebih dahulu menentukan Idulfitri pada 15 Juni. Keputusan itu termuat dalam maklumat pimpinan pusat Muhammadiyah yang diunggah akun terverifikasi Muhammadiyah di Twitter pada Senin (11/6/2018).
      Maklumat itu ditandatangani oleh Ketua Umum Haedar Nashir dan Sekretaris Umum, Abdul Mu'ti, PP Muhammadiyah pada 9 Maret 2018. Muhammadiyah menetapkan awal puasa 1 Ramadan 1439 H jatuh pada Kamis Pahing, 17 Mei 2018 dan Idulfitri, 1 Syawal 1439 Hijriah pada Jumat Legi, 15 Juni 2018.
      Muhammadiyah menentukan waktu Lebaran dengan metode Hisab. Metode ini mengandalkan perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Metode ini biasa digunakan oleh Muhammadiyah.
      Metode penentuan Lebaran lainnya adalah metode Rukyat. Metode ini berpatokan pada amatan atas visibilitas hilal (bulan sabit muda), penanda awal bulan. Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Metode ini merupakan standar dan biasa dipakai NU.
      Perbedaan metode membuat waktu Lebaran beberapa kali berlainan. Perbedaan perayaan Idulfitri terakhir kali terjadi pada 2011. Sejak 2012, Idulfitri dirayakan serentak meski waktu awal Ramadan kadang berlainan.
      Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin dalam keterangan tertulisnya menyatakan, Idulfitri akan dirayakan bersama-sama pada Jumat Legi, 15 Juni 2018.
      Idulfitri serentak mengingat ijtimak (peristiwa di mana bumi dan bulan berada di posisi bujur langit yang sama) akhir Ramadan akan terjadi pada Kamis Kliwon, 14 Juni 2018 pukul 2.45 WIB.
      Dikutip Merdeka.com, Thomas menyatakan seluruh organisasi Islam akan melaksanakan puasa dan Lebaran secara bersamaan sampai 2021. Pemerataan tersebut lantaran kriteria ketinggian derajat hilal bagi seluruh ormas Islam terakomodasi.
      Thomas mengatakan penentuan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah berpotensi kembali berbeda setelah 2021 karena kriteria derajat hilal. Thomas menuturkan derajat hilal ormas Muhammadiyah setinggi 0 derajat, Nahdlatul Ulama setinggi 2 derajat, sementara Persis 3 derajat.
      Pantauan di 97 titik di 34 provinsi
      Sidang isbat dilakukan setelah mendengarkan pemaparan dari tim pemantau hilal alias rukyatul hilal. Rukyatul Hilal akan dilaksanakan Kamis (14/6/2018) pada 97 titik pemantauan yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.
      "Kami telah mengirim petugas rukyatul hilal yang akan bekerja sama dengan Kakanwil dan ormas untuk melakukan pemantauan hilal di 97 titik yang telah ditetapkan," kata Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin dilansir laman Kementerian Agama.
      Amin menjelaskan, sidang akan dimulai pukul 16.30 WIB, diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439H. Adapun proses sidang isbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.
      Sidang isbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
      Berikut ini daftar lokasi pelaksanaan pemantauan hilal penetapan awal Syawal 1439H/2018M:
      ACEH
      1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang
      2. Aceh Utara / Lhokseumawe Bukit Tower PT Arun
      3. Aceh Jaya Gunung Cring Cran
      4. Pantai Suak Geudeubang Kab. Aceh Barat
      5. Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang
      6. Simeulue Pantai Teluk Dalam
      7. Tugu "KM. 0" Indonesia, Kota Sabang
      SUMATERA UTARA
      1. Lantai IX Kantor Gubernur Sumut
      2. Observatorium OIF UMSU
      SUMATERA BARAT
      Gedung Kebudayaan lantai 5 Dinas Kebudayaan
      KEPULAUAN RIAU
      Bukit Cermin
      RIAU
      Pantai Prapat Tunggal Kec. Bengkalis
      JAMBI
      Hotel Odua Weston
      BENGKULU
      Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu
      BANGKA BELITUNG
      1. Pantai Penagan
      2. Pantai Tanjung Pandam
      3. Pantai Tanjung Kalian Muntok
      SUMATERA SELATAN
      Hotel Aryaduta
      LAMPUNG
      1. POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda
      2. POB Pekon Ratu Agung Pesisir Barat
      DKI JAKARTA
      1. Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lt. 7
      2. Masjid Al-Musyari'in Basmol Jakarta Barat
      3. Pulau Karya Kep. Seribu
      4. DKM Masjid KH. Hasyim Asyari
      JAWA BARAT
      1. Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu Kab. Sukabumi
      2. Bosscha Lembang Bandung, Kab. Bandung Barat
      3. Gunung Babakan Kota Banjar
      4. LAPAN Santolo Garut
      5. Pantai Cipatujah Tasikmalaya
      6. Pantai Gebang Cirebon
      7. SMA Astha Hannas, Binong, Kab. Subang
      8. Pantai Pondok Bali Pamanukan Kab. Subang
      BANTEN
      Dishubla Mercusuar Anyer KM 0 Serang
      JAWA TENGAH
      1. Masjid Agung Jawa Tengah Semarang
      2. Masjid Giribangun Banyumas
      3. Pantai Jatimalang Purworejo
      4. Assalam Observatory Sukoharjo
      5. Pantai Kartini Jepara
      6. STAIN Pekalongan
      7. Pantai Segolok Batang
      8. Pantai Longending Kebumen
      9. Pantai Karangjahe Rembang
      10. Pantai Alam Indah Tegal
      11. Pantai Tanjungsari Pemalang
      12. Universitas Muria Kudus
      DI. YOGYAKARTA
      POB Syekh Bela Belu, Bantul Parang Tritis Yogyakarta
      JAWA TIMUR
      1. Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan
      2. Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban
      3. Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan
      4. Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo
      5. Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang
      6. Pantai Serang Kab. Blitar
      7. Pantai Srau Pacitan
      8. Bukit Wonotirto Blitar
      9. Pantai Nyamplong Kobong Jember
      10. Gunung Sadeng Jember
      11. Pantai Pacinan Situbondo
      12. Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi
      13. Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan
      14. Bukit Condrodipo Gresik
      15. Pantai Gebang Bangkalan
      16. Bukit Wonocolo Bojonegoro
      17. Pulau Gili Kab. Probolinggo
      18. Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep
      19. Pantai Kalisangka Kangean Sumenep
      20. Pantai Bawean Kab. Gresik
      21. Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang
      22. Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi
      23. Pantai Taneros Sumenep
      KALIMANTAN BARAT
      Pantai Indah Kakap, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya
      KALIMANTAN TENGAH
      Hotel Aquarius Jl. Imam Bonjol Palangkaraya
      KALIMANTAN TIMUR
      Islamic Center
      KALIMANTAN SELATAN
      1. Atas Bank Kalsel Banjarmasin
      2. Jembatan Rumpiang Marabahan
      3. Pantai Pagatan Tanah Bambu
      4. Atas Hotel Dafam Syari'ah Banjarbaru
      5. Gunung Kayangan Pelaihari
      KALIMANTAN UTARA
      Tanjung Selor Gunung KNPI
      BALI
      Hotel Patra Jasa Pantai Kute, Bali
      NTB
      1. Taman Rekreasi Loang Baloq Ampenan Kota Mataram
      2. Menara Masjid Hubbul Wathon Islamic Centre
      3. Pantai Desa Kiwu Kec. Kilo Dompu
      4. Bukit Poto Batu Taliwang Sumbawa Barat
      NTT
      Halaman Masjid Nurul Hidayah
      SULAWESI SELATAN
      Tanjung Bunga Gedung GTC Makassar Pantai Losari
      SULAWESI BARAT
      Tanjung Rangas Mamuju
      SULAWASI TENGGARA
      Pantai Buhari Tanggetada, Kab. Kolaka
      SULAWESI UTARA
      1. Megamas gedung MTC Manado
      2. Kabupaten Minahasa
      GORONTALO
      Asrama Haji Antara Gorontalo
      SULAWESI TENGAH
      Menara Hilal BMKG Ds. Marana Kec. Sindue Kab. Donggala
      MALUKU
      Desa Wakasihu Kab. Maluku Tengah
      MALUKU UTARA
      1. POB Maluku Utara Pantai Desa Ropu Tengah Balu
      2. POB BMKG Afe Taduma
      PAPUA
      Pantai Lampu satu Marauke
      PAPUA BARAT
      1. Menara Masjid Agung Fak-Fak
      2. Tanjung Saoka Kota Sorong
    • By paimin
      Pemerintah menambah tiga hari cuti bersama berkaitan dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang jatuh pada 14 dan 15 Juni 2018. 

      "Salah satu pertimbangan kenapa ditambah cuti bersama yaitu untuk mengurai arus lalu lintas sebelum lebaran dan sesudah mudik lebaran," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani selepas menyaksikan penandatanganan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 dan tahun 2019 di kantornya pada Rabu, 18 April 2018. Penambahan cuti diberikan pada tanggal 11-12 Juni 2018 dan 20 Juni 2018. 

      Penambahan cuti bersama tersebut telah dituangkan dalam SKB tiga menteri dan telah ditandatangani oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, disaksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. 

      Puan berharap waktu libur lebaran itu cukup bagi masyarakat untuk bersilaturahmi pada sebelum dan setelah Idul Fitri. "Semoga semua hal yang dipersiapkan bisa dijalankan dengan baik," kata dia. "Kami berharap apa yang dilakukan saat ini tentu saja bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka melakukan silaturahmi." 

      Pada mulanya, tanggal cuti bersama hari Lebaran adalah pada 13, 14, 18 dan 19 Juni 2018. Sedangkan tanggal 15-16 Juni 2018 adalah hari libur nasional. Dengan penambahan tiga hari cuti bersama itu, libur hari raya menjadi 11 hari bila memperhitungkan hari Ahad, tanggal 10 Juni 2018.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/pemerintah-tambah-3-hari-cuti-bersama-lebaran-2018-2Kun

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy