Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
BincangEdukasi

Jenis jenis kentut yang jarang di ketahui

Recommended Posts

Tak jujur: Orang yang kentut namun menyalahkan orang lain

Bengong: Orang yang tahan tidak kentut berjam-jam

Percaya diri: Orang kentut dengan lantang

Gugup: Kentut saat terkejut

Periang: Kentut pelan-pelan setelah itu senyum-senyum sendiri

Pemalu: Kentut terkepit-kepit

Sadis: Orang yang kentut dalam selimut dan kibaskan baunya

Strategik: Orang yang sembunyikan bau kentut dengan ketawa yang kuat

Misterius: Orang yang kentut tapi tidak ketahuan

Ups, jenis-jenis kentut di atas hanyalah sekedar humor. Jangan dianggap serius :1f604

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By berita_semua
      Apa sebenarnya yang menjadi penyebab kentut dengan bau yang busuk? Perut terasa kembung bisa disebabkan oleh berbagai faktor, adapun dikarenakan dari konsumsi makanan tertentu, atau juga akibat penggunaan obat-obatan yang dapat mengganggu sistem pencernaan. Penyebab serta beberapa solusi sederhana untuk mengatasi masalah ini akan dibahas dalam artikel ini.

      Gas di dalam usus adalah campuran dari oksigen, nitrogen, karbondioksida, hidrogen dan metana. Gas ini dihasilkan sebagai produk sampingan selama proses pencernaan makanan. Hal ini umumnya dikeluarkan dari tubuh, baik melalui mulut atau melalui rektum. Ketika gas ini dikeluarkan melalui mulut, hal ini disebut dengan sendawa atau bersendawa, sementara gas yang dikeluarkan melalui rektum disebut flatus, lazimnya kita menyebutnya buang angin, atau yang lebih akrab adalah dengan sebutan “KENTUT”. Gas yang melewati rektum kadang bau dan kadang juga tidak bau. Jika kentut ini berbau busuk, hal ini sering disebabkan oleh fermentasi bahan makanan atau sampah di dalam usus besar. Fermentasi tersebut menghasilkan gas sulfur yang mengakibatkan bau busuk pada kentut.
      Penyebab kentut
      Sejumlah faktor dapat menjadi penyebab kentut. Salah satu penyebab kentut paling umum adalah menelan udara saat makan, yang disebut dengan istilah aerophagia. Hal ini dapat menyebabkan bersendawa dan masalah perut kembung setelah makan. Namun, hal biasanya tidak menyebabkan kentut dengan bau busuk. Kentut dengan bau yang busuk dapat disebabkan oleh pencernaan makanan oleh bakteri di usus. Makanan tertentu yang mengandung jumlah tinggi serat dan karbohidrat kompleks seperti polisakarida, tidak dapat sepenuhnya dicerna oleh enzim perut. Hal ini memberikan kesempatan bakteri di usus untuk mencerna makanan ini dan menghasilkan gas sewaktu masih dalam proses. Ini adalah alasan mengapa makanan seperti kacang-kacangan, kembang kol, dan produk gandum menyebabkan bau busuk pada kentut.
      Mengkonsumsi produk susupun juga dapat menyebabkan kentut. Pada kasus intoleransi laktosa, tubuh tidak dapat sepenuhnya mencerna susu dan produk makanan yang dibuat dari produk susu. Ini memungkinkan bakteri di usus untuk melakukan fermentasi dan menghasilkan gas. Selain ini, kondisi lain dapat disebabkan oleh sembelit, penyakit radang usus, ulcerative colitis, diverticulitis dan sindrom iritasi usus besar. Biasanya, terlalu sering menggunakan obat pencahar serta asupan obat-obatan tertentu seperti antibiotik juga dapat menyebabkan masalah ini.
      Untuk mengurangi kadar gas lambung berlebih dan ketidaknyamanan yang terkait, berikut ini adalah solusinya. Cara terbaik untuk mencegah kondisi ini adalah dengan membuat beberapa perubahan atau modifikasi dalam pola makan dan gaya hidup. Yang pertama, cobalah untuk makan perlahan-lahan dengan mengunyah makanan dengan benar. Hal ini akan mengurangi jumlah udara pada saat anda menelan makanan. Seiring dengan ini, perhatikan jenis makanan yang anda makan akhir-akhir ini. Ini akan membantu anda untuk mengetahui makanan tertentu yang menyebabkan bau busuk si kentut. Jika makanan tertentu menjadi penyebab kentut anda berbau busuk, maka kurangilah untuk mengkonsumsinya.
      Jika anda mengalami intoleransi laktosa, cobalah untuk mengurangi atau menghindari mengkonsumsi produk susu untuk mengatasi masalah kentut. Selain itu juga harus mengurangi asupan minuman berkarbonasi. Makan makanan berlemak terlalu banyak juga dapat menyebabkan masalah kentut. Oleh karena itu, kurangilah jumlah makanan tersebut dan mencoba untuk mengikuti diet yang sehat dan seimbang. Di samping cara-cara sebelumnya, anda dapat mencoba dengan mengkonsumsi jahe, teh peppermint, cengkeh, biji adas, biji kapulaga, kayu manis dan ketumbar.
      Pada umumnya, perubahan pola makan dan gaya hidup yang disebutkan di atas akan membantu anda untuk mengatasi masalah kentut berbau busuk. Namun, jika masalah ini terus berlanjut untuk waktu yang lama, berbicaralah dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa lebih rinci. Kentut yang berbau busuk dan berlebihan dapat disebabkan oleh masalah kesehatan dari saluran pencernaan.
    • By BincangEdukasi
      Apa sebenarnya yang menjadi penyebab kentut dengan bau yang busuk? Perut terasa kembung bisa disebabkan oleh berbagai faktor, adapun dikarenakan dari konsumsi makanan tertentu, atau juga akibat penggunaan obat-obatan yang dapat mengganggu sistem pencernaan. Penyebab serta beberapa solusi sederhana untuk mengatasi masalah ini akan dibahas dalam artikel ini.
      Gas di dalam usus adalah campuran dari oksigen, nitrogen, karbondioksida, hidrogen dan metana. Gas ini dihasilkan sebagai produk sampingan selama proses pencernaan makanan. Hal ini umumnya dikeluarkan dari tubuh, baik melalui mulut atau melalui rektum. Ketika gas ini dikeluarkan melalui mulut, hal ini disebut dengan sendawa atau bersendawa, sementara gas yang dikeluarkan melalui rektum disebut flatus, lazimnya kita menyebutnya buang angin, atau yang lebih akrab adalah dengan sebutan “KENTUT”. Gas yang melewati rektum kadang bau dan kadang juga tidak bau. Jika kentut ini berbau busuk, hal ini sering disebabkan oleh fermentasi bahan makanan atau sampah di dalam usus besar. Fermentasi tersebut menghasilkan gas sulfur yang mengakibatkan bau busuk pada kentut.
      Penyebab kentut
      Sejumlah faktor dapat menjadi penyebab kentut. Salah satu penyebab kentut paling umum adalah menelan udara saat makan, yang disebut dengan istilah aerophagia. Hal ini dapat menyebabkan bersendawa dan masalah perut kembung setelah makan. Namun, hal biasanya tidak menyebabkan kentut dengan bau busuk. Kentut dengan bau yang busuk dapat disebabkan oleh pencernaan makanan oleh bakteri di usus. Makanan tertentu yang mengandung jumlah tinggi serat dan karbohidrat kompleks seperti polisakarida, tidak dapat sepenuhnya dicerna oleh enzim perut. Hal ini memberikan kesempatan bakteri di usus untuk mencerna makanan ini dan menghasilkan gas sewaktu masih dalam proses. Ini adalah alasan mengapa makanan seperti kacang-kacangan, kembang kol, dan produk gandum menyebabkan bau busuk pada kentut.
      Mengkonsumsi produk susupun juga dapat menyebabkan kentut. Pada kasus intoleransi laktosa, tubuh tidak dapat sepenuhnya mencerna susu dan produk makanan yang dibuat dari produk susu. Ini memungkinkan bakteri di usus untuk melakukan fermentasi dan menghasilkan gas. Selain ini, kondisi lain dapat disebabkan oleh sembelit, penyakit radang usus, ulcerative colitis, diverticulitis dan sindrom iritasi usus besar. Biasanya, terlalu sering menggunakan obat pencahar serta asupan obat-obatan tertentu seperti antibiotik juga dapat menyebabkan masalah ini.
      Mengatasi kentut berbau busuk
      Untuk mengurangi kadar gas lambung berlebih dan ketidaknyamanan yang terkait, berikut ini adalah solusinya. Cara terbaik untuk mencegah kondisi ini adalah dengan membuat beberapa perubahan atau modifikasi dalam pola makan dan gaya hidup. Yang pertama, cobalah untuk makan perlahan-lahan dengan mengunyah makanan dengan benar. Hal ini akan mengurangi jumlah udara pada saat anda menelan makanan. Seiring dengan ini, perhatikan jenis makanan yang anda makan akhir-akhir ini. Ini akan membantu anda untuk mengetahui makanan tertentu yang menyebabkan bau busuk si kentut. Jika makanan tertentu menjadi penyebab kentut anda berbau busuk, maka kurangilah untuk mengkonsumsinya.
      Jika anda mengalami intoleransi laktosa, cobalah untuk mengurangi atau menghindari mengkonsumsi produk susu untuk mengatasi masalah kentut. Selain itu juga harus mengurangi asupan minuman berkarbonasi. Makan makanan berlemak terlalu banyak juga dapat menyebabkan masalah kentut. Oleh karena itu, kurangilah jumlah makanan tersebut dan mencoba untuk mengikuti diet yang sehat dan seimbang. Di samping cara-cara sebelumnya, anda dapat mencoba dengan mengkonsumsi jahe, teh peppermint, cengkeh, biji adas, biji kapulaga, kayu manis dan ketumbar.
      Pada umumnya, perubahan pola makan dan gaya hidup yang disebutkan di atas akan membantu anda untuk mengatasi masalah kentut berbau busuk. Namun, jika masalah ini terus berlanjut untuk waktu yang lama, berbicaralah dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa lebih rinci. Kentut yang berbau busuk dan berlebihan dapat disebabkan oleh masalah kesehatan dari saluran pencernaan.
    • By sahyati321

      Kejadian heboh berlangsung pada suatu penerbangan, seorang penumpang bernama Gawee tidak senang dengan penerbangan terakhirnya.
      Ternyata setelah diketahui penumpang tersebut membuang angin sembarangan di dalam pesawat. Karena ulahnya ini, membuat heboh satu pesawat sehingga tidak ada satupun yang mau berkomunikasi dengannya.
      Sebelum membuang angin dia memberikan sebuah serbet kepada penumpang lain. Serbet itu berisi "saya tidak tahu, jika bisa membuat pengumuman maka harus mengatakan bahwa saya akan buang angin," paparnya.
      Serbet itu kemudian diberikan oleh seorang pramugari. Pramugari tersebut menuturkan serbed ini didapatkan dari penumpang lain yang sangat marah dengan bau anginnya.
      Karena kehebohan ini, anggota staf pernembangan diminta untuk membuat pengumuman melalui sistem penerbangan untuk menghentikan bau angin yang menyebar.
      Sayang nya ini mungkin sudah melewati batas hingga menjadikan hal ini lebih menjijikan karena dengan bau angin yang dikeluarkan oleh pria berusia 20 tahun ini benar-benar bau, otomatis banyak membuat penumpang lain menjadi pusing dan pingsan.
    • By davidbo
      Kentut atau buang angin dapat mengganggu? Bukan hanya membuat diri sendiri tidak nyaman, namun juga dapat membuat orang lain tidak terganggu. Namun, buang angin sebenarnya merupakan suatu proses tubuh yang normal. Kentut berasal dari gas-gas yang terdapat di dalam saluran pencernaan.
      Gas-gas ini dapat berasal dari udara yang tertelan saat seseorang makan/minum terlalu cepat, berbicara sambil makan atau mengunyah permen karet. Selain itu, gas dalam saluran pencernaan juga dapat berasal dari hasil pencernaan makanan yang tidak sempurna di dalam usus seperti pada mereka yang memiliki intoleransi laktosa.
      Gas-gas ini perlu dikeluarkan agar tidak membuat tubuh tidak nyaman karena kembung. Secara normal, seseorang dapat kentut sebanyak 13-21 kali dalam sehari.
      Namun, jika terlalu banyak kentut maka dapat menyebabkan gangguan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Jadi bagaimana sebaiknya menyiasatinya? Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya.
      Seperti yang disebutkan di atas, beberapa keadaan dapat membuat gas-gas di dalam saluran pencernaan menjadi lebih banyak. Kondisi-kondisi ini dapat dikendalikan agar membuat Anda tidak terlalu banyak kentut.
      Stres
      Kondisi stres dapat mempengaruhi kerja usus dan dan aliran darah ke pencernaan sehingga dapat membuat kerja saluran cerna menjadi lebih lambat dan aliran darah juga menjadi lebih sedikit. Kedua hal ini dapat menyebabkan kembung dan berakibat kentut menjadi lebih banyak.
      Minuman Bersoda
      Makanan yang Membuat Kembung
      Brokoli, kol, apel, dan alpukat termasuk makanan-makanan yang dapat membuat kembung dan kentut menjadi lebih banyak. Mereka dengan intoleransi laktosa juga akan kentut lebih banyak ketika mengkonsumsi susu dan produk susu seperti keju dan yogurt. Selain itu, makanan seperti telur, keju, kol, dan kacang dapat membuat kentut menjadi lebih bau karena mengandung sulfur.
      Pada dasarnya, kentut bukanlah suatu masalah kesehatan yang berbahaya. Namun, kentut dapat juga merupakan suatu pertanda bahaya sehingga jika semakin mengganggu dan berkepanjangan serta lebih dari normal sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Beberapa masalah kesehtan serius yang memberikan gejala kentut misalnya adalah Sindrom Usus Iritabel, infeksi saluran cerna, atau massa di dalam saluran cerna.
    • By MariaAngeline
      Kentut yang bau tidak hanya membuat seseorang malu dan rendah diri karena dijauhi, tetapi lebih jauh mengindikasikan masalah pencernaan. Di dalam dunia medis, kentut disebut sebagai flatulensi. Ini adalah kejadian alami pada manusia, beberapa orang mengganggapnya sebagai tanda dari saluran pencernaan sehat. 
      Pada umumnya, manusia mengeluarkan sekitar 500 sampai 1500 mililiter gas melalui rektum setiap hari. Kalau dihitung, sekitar 10 sampai dengan 20 kentut setiap hari. Gas di usus terdiri dari nitrogen, oksigen, karbondioksida, hidrogen, dan metana. 
      Sebetulnya, gas-gas tersebut tidak berbau, tetapi menjadi berbau ketika gas-gas lain seperti sulfat ditambahkan. Dikutip dari laman med-health, saat gas menetap di usus dalam jangka waktu agak lama, bakteri mulai memberikan bau busuk sulfat padanya. 
      Makanan yang dikenal menyebabkan gas berlebihan seperti kacang, buah-buahan, dan sayuran, umumnya tidak menyebabkan gas yang berbau.  
      Cara terbaik mencegah kentut dari bau busuk adalah dengan menghindari makanan yang kaya akan sulfur. Sulfur berbau seperti telur busuk. Zat tersebut terkenal sebagai penyebab kentut yang barbau busuk. 
      Makanan yang harus dihindari di antaranya adalah keluarga kol, seperti brokoli, kubis, kembang kol, dan bok choy. 
      Makanan lain yang kaya sulfur adalah daging, telur, keju, susu sapi, bawang putih, bawang, lobak, dan makanan yang diawetkan, seperti anggur dan buah-buahan kering. Meminimalkan gas berbau busuk, caranya dengan mengurangi daging bersulfur tinggi, seperti daging sapi dan babi. 
      Ganti daging-dagingan itu dengan makanan yang mengandung sulfur rendah seperti ikan dan ayam. Gunakan jahe dan cabai daripada bawang putih dan bawang merah. Konsumsilah makanan bersulfur rendah, seperti alpukat, terung, bayam, dan wortel.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy