Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
PusatInformasi

Yahoo Messenger Jepang akan Tutup pada 26 Maret

Recommended Posts

Aplikasi Yahoo Messenger nampaknya kini mulai ditinggalkan oleh para penggunanya. Salah satu dampaknya adalah penutupan layanan Yahoo Messenger domestik yang dilakukan oleh Yahoo Jepang. Penutupan layanan Yahoo Messenger Jepang itu pun menurut rencana akan dilakukan pada 26 Maret 2014.

 

post-45-0-42562800-1396537675_thumb.png

 

Penutupan ini pun dilakukan karena Yahoo kalah bersaing dengan aplikasi chatting lainnya. Di Jepang, aplikasi messenger Line menjadi dominator, dengan jumlah pengguna di Jepang mencapai angka 50 juta user. Terlebih Line merupakan produk asli Jepang.

 

Kebijakan ini pun tak berhubungan dengan aplikasi Yahoo Messenger secara global. Hal ini karena Yahoo Jepang merupakan cabang Yahoo yang berdiri secara independen. Selain itu, layanan Yahoo Messenger Jepang adalah sebuah layanan chatting domestik.

 

Sebelumnya, Yahoo juga mengalami kesulitan untuk bersaing di negara Asia lainnya, tepatnya di Korea Selatan. Bahkan pada akhirnya, mereka pun memutuskan untuk menghentikan layanannya yang ada di negeri ginseng tersebut. Namun sepertinya kebijakan seperti itu tak akan mereka lakukan di Jepang.

 

Sumber: TNW (the next web)

post-45-0-13628700-1396537474_thumb.png

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By keenion
      Jepang adalah salah satu negara yang dipuji memiliki budaya jujur yang tinggi. Barang-barang yang hilang atau tertinggal di tempat umum akan dikembalikan kepada pemiliknya. Semua itu sudah diajarkan sejak dini di sekolah-sekolah Jepang.
      Jake Adelstein baru selesai makan siang dan berencana untuk membeli pancake. Ketika hendak mengambil uang, ia baru menyadari jika dompetnya terasa ringan dari biasanya. Padahal ia baru dari mesin ATM dan menarik uang tunai 100.000 yen.
      Saat diperiksa ternyata uang tersebut tak ada dalam dompet. Merasa ada sesuatu yang janggal ia pun menelepon operator bantuan ATM dan menanyakan terkait transaksi di ATM, akan tetapi menurut operator itu tak ada informasi mengenai transaksi itu. Ia pun disarankan untuk melapor ke polisi.
      Jake kemudian membuat sebuah laporan kehilangan di kantor polisi Shibuya dan menceritakan kembali kejadiannya kepada salah seorang polisi. Setelah selesai, polisi tersebut memberi Jake nomor kasus yang ia laporkan dan meminta Jake untuk tidak menghilangkannya.
      Keesokan harinya, pada pukul 10 pagi, ia mendapat telepon dari Kantor Polisi Shibuya untuk datang ke stasiun untuk mengambil uangnya dengan membawa identitas diri. Jake pun menuju ke tempat yang disebutkan oleh polisi tersebut dan setelah mengisi selembar kertas, uangnya pun dikembalikan.
      “Saya ingin meninggalkan hadiah untuk orang yang menyerahkannya (uang),” kata Jake.
      Namun, petugas tersebut menjawab bahwa orang yang menemukan uang tersebut menolak untuk mengklaim hadiah dan merahasiakan siapa yang menemukan. Mark Kareles pendiri Mt. Gox Co yang merupakan bursa Bitcoin terbesar di dunia yang kolaps pada 2014 itu juga mengagumi kejujuran sebagian besar orang Jepang.
      “Ketika saya pertama kali tiba (di Jepang), terkadang saya meninggalkan laptop saya di bangku taman dan saya kagum bahwa barang itu akan tetap ada saat saya kembali. Atau orang akan mengejar saya dengan laptop dan mengembalikannya,” ujar Mark.
      Untuk kenyamanan penduduknya Jepang memang membentuk Lost and Found Centre yang menjadi pusat barang-barang hilang. Tak hanya uang atau dompet, polisi Tokyo juga akan menindak kehilangan payung, syal atau sarung tangan termasuk penemuan uang 1 atau 5 yen.
      Ketika seseorang kehilangan barang di Jepang, biasanya mereka langsung datang ke Lost and Found Center. Barang-barang yang hilang akan disimpan selama 3 hingga 4 hari lalu setelah itu akan diserahkan Metropolitan Police Lost & Found Center yang berada dekat stasiun Lidabashi.
      Sarung tangan, payung hingga syal yang tertinggal di metro atau tempat umum dapat ditemukan di tempat itu. Asalkan harus melaporkan terlebih dahulu dan menunjukkan bukti kepemilikan barang serta identitas diri. Jika ingin meminta orang lain yang untuk mengambil barang yang hilang di Lost and Found Center, maka mereka harus membuat surat kuasa untuk dibawa oleh orang yang diminta untuk mengambil barang tersebut.
      Pada 2016, Tokyo Metropolitan Police Department's Lost and Found Center menangani sejumlah uang yakni sekitar 3,67 miliar yen atau setara 32 juta dolar AS yang hilang. Dalam prosesnya, menurut pihak kepolisian Tokyo, sekitar tiga perempat dari total uang yang hilang itu berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
      Benda sepele seperti payung yang ketinggalan di tempat publik atau di metro juga ditangani oleh kepolisian setempat. Di tahun yang sama, pihak Lost and Found Center menangani 381.135 payung. Mereka yang menemukan atau kehilangan uang 1 hingga 5 yen pun akan ditangani oleh pihak kepolisian.
      Anak-anak juga dibiasakan untuk melakukan hal jujur tersebut. Seperti yang dilakukan Mayako Matsumoto yang mengembalikan sebuah dompet berisi sekitar 100 dolar AS kepada pihak kepolisian dengan ditemani oleh ibunya. Pihak kepolisian mengapresiasi kejujuran Mayuko dengan memberinya imbalan beberapa permen. Kebiasaan itu tak terjadi secara tiba-tiba namun melalui pendidikan sejak dini.
      “Sekolah di Jepang memberi kelas terkait etika dan moralitas, dan siswa belajar membayangkan perasaan orang-orang yang kehilangan barang atau uang mereka sendiri. Jadi tak jarang melihat anak-anak membawa koin 10 yen ke kantor polisi itu, kata seorang profesor di Kansai University, Toshinari Nishioka.
      Selain itu, ada aturan yang menaungi terkait barang-barang yang hilang. Undang-Undang Jepang pada pasal 28 dari Lost Property Act menyatakan bahwa seseorang yang telah kehilangan barang harus membayar kepada para penemu antara 5 hingga 20 persen dari nilai barang yang ditemukan. Namun, hadiah itu hanya bisa diklaim dalam jangka waktu satu bulan. Tapi tak jarang juga mereka yang menemukan tak meminta imbalan.
      Dalam beberapa laporan menyebutkan tindakan kriminal di Jepang terutama perampokan menurun dari 5.988 kasus di tahun 2005 menjadi 3.056 kasus di tahun 2014. Atau jika dihitung per populasi yakni 4,72 kasus per 100.000 populasi di tahun 2005 turun menjadi 2,41 kasus per 100.000 populasi di tahun 2014.
      Laporan lain yakni dari United Stated Department of State Bureau of Diplomatic Security juga memberi status kriminal di Jepang pada level rendah atau low. Status itu berlaku untuk semua jenis tindak kriminal, termasuk kondisi dan keamanan transportasi yang baik.
      Bagaimana dengan Indonesia? Kejujuran memang masih ada di negeri ini tapi hanya bagi segelintir orang. Putri, penulis di salah satu media di Indonesia pernah kehilangan dompet di salah satu angkutan umum di Jakarta, sekitar tiga tahun lalu. Putri kemudian melapor kasus kehilangan itu ke pihak yang berwajib namun hingga saat ini, dompet tersebut tak kembali kepadanya.
      Dompet yang di dalamnya terdapat kartu identitas yang dapat memudahkan dalam mendapat petunjuk sang pemilik saja jarang dikembalikan, bayangkan barang seperti payung, syal, atau sarung tangan yang tentu tak ada identitas pemilik yang menempel di barang tersebut.
      Mereka yang berjalan di tempat umum kadang menjadi target dari para tangan nakal alias pencopet. Belum lagi tindakan perampokan yang berujung pada pembunuhan dan tindak kriminal lainnya. Kasus perampokan di Indonesia dari 9.742 pada 2008 naik menjadi 11.758 kasus di tahun 2014.
      Jika melihat ke Jepang, faktor pendidikan terkait kejujuran sudah dilakukan sejak dini menjadi salah satu faktor penting, sedangkan Indonesia hingga saat ini masih memperdebatkan terkait sistem pendidik full day school. Upaya tersebut diwacanakan untuk meningkatkan pendidikan karakter dari siswa siswi di Indonesia. Basisnya adalah kejujuran, toleransi, disiplin, hingga rasa cinta Tanah Air.
      Namun, sistem ini dikatakan tak tepat jika dilakukan di wilayah pedesaan dengan berbagai alasan. Sehingga masih banyak PR terkait pendidikan bagi pemerintah Indonesia, termasuk pendidikan terkait kejujuran.
    • By ega
      Teknologi berkembang pesat. Hal ini melahirkan rintisan-rintisan baru yang berujung pada kompetisi ketat. Hal ini pun berlaku bagi Yahoo.
      Baru-baru ini mereka merilis pernyataan akan menutup layanan perpesanan instan miliknya yang telah berumur dua dekade. Ya, Yahoo Messenger akan resmi ditutup pada 17 Juli mendatang.
      Sebelumnya, layanan surel yang paling populer dari tahun-tahun seperti Hotmail dan Yahoo akhirnya kini harus memberi jalan kepada Gmail. Meskipun layanan surel Yahoo masih cukup populer sekarang ini.
      Kini, pemilik layanan Yahoo Messenger yakni Oath, anak perusahaan raksasa telekomunikasi Verizon, telah meminta pelanggannya untuk beralih dari Messenger ke layanan pesan grup baru bernama Squirrel sebagai gantinya.
      Alasan yang diberikan Oath atas keputusan ini adalah bahwa mereka telah membangun Squirrel dengan teknologi yang jauh lebih baik dan fitur yang lebih dinamis yang mungkin disukai pelanggan.
      Squirrel memungkinkan penggunanya untuk membuat ruang obrolan dengan berbagai saluran yang dapat diikuti untuk mendiskusikan subjek tertentu. Daripada mengunggah kontak-kontak ke Squirrel, pengguna membuat tautan undangan yang dapat dikirim ke teman dan keluarga sehingga mereka dapat bergabung dengan ruang obrolan. Cara ini memberikan lebih banyak privasi ke ruang obrolan karena hanya orang yang diundang saja yang akan memiliki akses.
      "Kami tahu kami memiliki banyak penggemar setia yang telah menggunakan Yahoo Messenger sejak awal sebagai salah satu aplikasi perpesanan instan pertama dari jenisnya," kata Oath.
      Sambungnya, “Karena lanskap komunikasi terus berubah, kami berfokus untuk membangun dan memperkenalkan alat komunikasi baru yang menarik yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen.”
      Namun, spekulasi tersebar luas bahwa persaingan dengan aplikasi yang lebih baru seperti Snapchat, WeChat, dan WhatsApp, serta Facebook Messenger bisa menjadi faktor utama.
      Meski demikian Squirrel belum sepenuhnya aktif pada saat ini dan Oath hanya melakukan pengujian beta sekarang. Hanya pengguna-pengguna yang mendapat undangan yang sudah bisa mencicipinya.
      Diharapkan layanan Squirrel sudah dapat berjalan secara penuh dan terbuka untuk semua pada saat Yahoo messenger ditutup. Oath juga memungkinkan pengguna Yahoo messenger untuk mengunduh dan menyimpan riwayat obrolan dari akun Yahoo mereka jika menginginkannya.
      Verizon telah memperjelas niatnya untuk mempromosikan Squirrel dengan mengorbankan layanan perpesanan lainnya. AIM dari AOL merupakan yang pertama pergi dan sekarang Yahoo. Divisi Oath dibentuk oleh Verizon untuk menangani bidang ini.
      Yahoo mengatakan bahwa untuk enam bulan ke depan, pengguna akan dapat mengunduh riwayat obrolan mereka ke komputer atau perangkat pribadi mereka. Oath mengatakan bahwa ID Yahoo tetap dapat digunakan untuk produk Yahoo lainnya, seperti Yahoo Mail dan Yahoo Fantasy.
      Yahoo Messenger pertama kali memulai debutnya sebagai "Yahoo Pager" pada 9 Maret 1998 sebagai alternatif untuk email dan layanan pesan singkat (SMS) pada perangkat seluler. Layanan ini kemudian berkembang sebagai salah satu layanan pesan instan teratas pada tahun 90-an dengan ratusan juta orang pengguna.
      Sebagian alasan keberhasilannya adalah kehadirannya tidak eksklusif untuk penyedia layanan internet tertentu pada saat itu, juga dapat digunakan secara gratis. Meskipun Yahoo Messenger tidak memiliki beberapa fitur sebagai pesaingnya, namun layanan ini masih terus populer selama bertahun-tahun.
      Pada 2009, aplikasi Yahoo Messenger diluncurkan di App Store iOS. Langkah ini memberi pengguna kemampuan untuk menikmati layanan saat menggunakan gawai seluler. Siapa pun yang masuk ke Yahoo dapat mengakses layanan Messenger kapan saja.
      Pada tahun-tahun sesudahnya, Yahoo meraih kesuksesan moderat dengan Yahoo Messenger di ponsel. Saat ini, di tahun 2018, aplikasi Yahoo Messenger menempati peringkat 160 di iOS dan 117 di Android dalam kategori jejaring sosial, menurut App Annie.
      Namun, Yahoo Messenger tidak bisa mengikuti kompetisi layanan pesan dari kompetitor seperti buatan Facebook, Apple, dan Google. Pada 2017, Verizon membeli Yahoo dan mengatur Oath sebagai perusahaan induk.
    • By berita_semua
      Jepang memang tak pernah lepas dari sorotan.
      Apa pun yang berkaitan dengan negara sakura ini selalu menarik untuk dibahas.
      Satunya adalah masalah pekerjaan.
      Ada banyak lapangan pekerjaan yang bisa kamu dapatkan di Jepang.
      Mulai dari pekerjaan normal seperti guru, akuntan, dan tour guide.
      Sampai pekerjaan yang tak biasa.
      Sebut saja pelatih ninja, penyusun botol atau tamu pernikahan palsu.
      Dari laman tokyofromtheinside.com berikut pekerjaan paruh waktu paling aneh yang hanya ada di Jepang.
      1. Penyusun botol di mesin penjual otomatis

      Ada lebih dari 5,5 juta mesin penjual otomatis di Jepang.
      Masalah terbesar yang biasa dialami produsen mesin adalah menempatkan botol yang di mesin.
      Biasanya mereka akan menggunakan alat berjalan yang otomatis memasukkan botol ke mesin.
      Tapi ada saja botol yang tidak sengaja jatuh tergeletak, dan tugas pekerja paruh waktu hanya meletakkan botol itu kembali seperti semula.
      Mudah bukan?
      Gajinya bisa mencapai 20 ribu yen atau setara 2,3 juta.
      2. Tamu pernikahan palsu

      Mereka biasanya digunakan untuk memperlihatkan jika pengantin memiliki teman yang banyak.
      Tak sebatas tamu pernikahan, mereka juga bisa muncul dalam pertemuan resmi untuk meramaikan acara.
      3. Pelatih ninja

      Mengingat semakin menurunnya jumlah praktisi ninja di Jepang.
      Maka sebuah iklan muncul dan menawarkan pekerjaan sebagai pelatih ninja.
      Dan ninja di sini biasanya disewa untuk meramaikan pertunjukan atau taman hiburan.
      4. Penjaga balon

      Tugas mereka sederhana.
      Yakni menjaga balon ditempelkan iklan agar bisa terbang sesuai jalurnya.
      5. Co sleeping

      Sesuai namanya, tugas mereka menemani pelanggan tidur bersama.
      Layanan ini menawarkan pelanggan bisa tidur di pangkuan, berbincang, dan memegang tangan saat tidur.
      Biasanya disediakan bagi mereka yang kesepian di rumah.
      6. Narabiya

      Pekerja paruh waktu ini mengkhususkan diri dalam antrian.
      Baik itu tiket konser atau game terbaru.
      Mereka akan membantu kamu untuk antri sementara kamu bisa melanjutkan pekerjaan.
      7. Pacar bayaran

      Kencan romantis di Disney Land atau hanya ingin bisa berbaring di pelukan seorang pria?
      Jasa pacar sewaan ini bisa melakukannya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy