Jump to content
Sign in to follow this  
taniveline

Saat Hamil Ashanty Tetap Jalankan Puasa

Recommended Posts

ashanty.jpg

Penyanyi Ashanty yang tengah hamil anak kedua. Di kehamilan kedua ini, Ashanty mengaku tetap akan jalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Aku akan coba. Nanti kalo kuat, ya aku puasa,” ujar Ashanty

Ashanty juga mengungkapkan, bila dirinya tidak sanggup berpuasa, istri dari Anang Hermansyah ini mengaku tidak akan memaksakan untuk menjalankan ibadah puasa. Yang terpenting baginya adalah kesehatan si jabang bayi.

“Kalau enggak kuat, ya enggak dipaksain ya. Kan orang hamil enggak wajib berpuasa juga. Tergantung keadaan sih. Kalau mampu ya puasa, kalau enggak kuat ya enggak dipaksain. Kasian baby-nya nanti,” kata wanita kelahiran 4 November 1984 ini.

Sementara itu menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti, Ashanty dan Anang beserta anak-anaknya berencana untuk mudik ke kampung halaman Anang, tepatnya di Jember, Jawa Timur.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By BincangEdukasi
      Wanita bakal hamil ketika berhubungan seks dalam dunia nyata. Tapi bagaimana kalau kehamilan kamu terjadi hanya dalam mimpi, padahal kamu masih lajang?
      Ini loh ndral adalah empat arti impi yang unik, mungkin juga pernah kamu alami ndral!
      Bermimpi lakukan tes kehamilan
      Wanita bisa saja mengalami mimpi sedang melakukan tes kehamilan dalam tidurnya. Menurut ahli mimpi, bakal ada perubahan besar yang terjadi dalam hidup kamu. Atau bahkan lebih unik lagi, kamu takut hamil karena banyak lasannya.
      Bermimpi melakukan USG bayi
      Ini adalah salah satu mimpi yang positif dalam hidup kamu. Jika kamu mendapatkan mimpi ini, itu berarti ada sesuatu yang baru yang akan terjadi dalam hidup kamu. Kamu dinyatakan bakal pindah ke rumah baru, mendapatkan pekerjaan yang baru atau promosi jabatan. Berbeda jika wanita yang sudah menikah, tidak lama lagi kamu dinyatakan hamil oleh dokter.
      Mimpi sedang melahirkan bayi
      Tidak pernah berhubungan seks, tidak pernah hamil, tapi mimpi bisa melahirkan bayi saat tidur di suatu malam. Apa tandanya? Ternyata, mimpi itu menunjukkan bahwa kamu akan mencapai sutau hal dalam urusan pekerjaan yang membuat kamu bahagia.
      Bermimpi mengalami keguguran
      Ada pula seorang wanita lajang mengalami mimpi keguguran. Hamil tidak pernah, tapi malah mimpi buruk. Ternyata, kamu bakal mengalami sebuah masalah dalam pekerjaan yang membuat diri sendiri waspada ya ndral
    • By duniagelap
      Anda mungkin pernah melihat seorang wanita paruh baya tengah hamil. Lantas amankah jika hamil di usia tua? Bagaimana dengan kondisi sang ibu dan calon bayi yang dikandungnya?
      Nah, itulah yang akan kita bahas di sini.
      Pada umumnya, setelah usia 42 tahun, kualitas telur akan menurun dan membuat wanita sulit hamil. Namun jumlah telur bisa juga menurun drastis ketika berada di usia 47 tahun. Beberapa metode menggunakan donasi telur dan vitro fertilisasi biasanya dapat membantu wanita hamil meski di usia 50 tahun.
      Jadi, amankah wanita hamil di usia 50 tahun?
      Pada dasarnya, penggunaan donasi telur memiliki risiko tertentu. Misalnya saja hipertensi dan diabetes yang tidak dapat dikesampingkan. Selain itu, ada juga kemungkinan cacat lahir bagi si jabang bayi dan kelahiran prematur. Selain itu, keterlambatan pertumbuhan bayi juga dapat terjadi.
      Wanita yang berumur di atas 50 tahun akan kesulitan membawa rahim berisi janin ketimbang wanita yang lebih muda. Risiko kelainan genetik tentu tidak dapat dianggap sepele, bahkan untuk wanita yang berusia 45 tahun. 
      Jika Anda berusia 50 tahun dan tetap ingin hamil, lantas bagaimana?
      Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui segala jenis risiko dan kekhawatiran hamil di usia tersebut. Dokter mungkin akan merekomendasikan tes untuk menganalisis fungsi ovarium dan tuba falopi. Juga, kualitas telur akan dianalisis. Akan tetapi Anda pun juga harus terbebas dari beberapa penyakit, seperti anemia, masalah kardiovaskular, diabetes, dan juga tekanan darah tinggi.
      Gimana menurut jendral? 
    • By BincangEdukasi
      Ada beberapa hal yang perlu dipikirkan sebelum hamil. Selain menjaga agar kondisi tubuh sehat, usia terbaik bagi wanita untuk hamil pun harus dipertimbangkan. Berikut penjelasan dari dr. Karin Wiradarma.
      Berdasarkan berbagai penelitian, ditemukan bahwa usia ideal untuk hamil bagi wanita adalah 20 hingga 35 tahun. Kehamilan yang terjadi di bawah usia 20 tahun maupun di atas usia 35 tahun kurang dianjurkan karena adanya risiko tertentu.
      Di bawah 20 tahun, organ reproduksi wanita yang biasa belum matang. Demikian juga kondisi psikologisnya. Menjadi ibu dalam usia yang terlampau muda juga seringkali menghambat pendidikan dan karier wanita.
      Sebaliknya, meskipun rata-rata wanita di atas usia 35 tahun telah memiliki kondisi kejiwaan dan finansial yang mapan, kondisi fisik mereka umumnya kurang memungkinkan untuk mengandung. Risiko kesehatan bagi ibu dan bayi akan lebih tinggi pada kelompok umur ini.
      Usia Biologis Wanita Berjalan Terus
      Pada waktu dilahirkan, bayi perempuan memiliki 5 juta sel telur di dalam indung telurnya. Jumlah ini akan menurun drastis menjadi 500 ribu saat ia mendapat haid pertamanya.
      Seiring dengan bertambahnya usia, jumlah sel telur ini akan terus menurun. Di usia 37 tahun menjadi 25 ribu dan 1.000 menjelang menopause atau mati haid.
      Tidak hanya jumlah sel telur yang menurun seiring dengan pertambahan usia, tetapi kualitasnya pun ikut mengalami penurunan. Itulah sebabnya, usia subur wanita yang terbaik adalah 20 hingga 35 tahun.
      Tidak hanya kesuburan yang lebih tinggi di masa tersebut. Kondisi fisik wanita di masa prima juga memungkinkannya untuk menjalani kehamilan dengan lebih baik. Risiko mengalami penyakit dalam kehamilan (diabetes, hipertensi, dll), keguguran, berat badan bayi lahir rendah, dan cacat pada bayi pun akan lebih rendah.
      Sementara itu, wanita yang berusia di atas 35 tahun lebih sulit hamil dan berisiko lebih tinggi mengalami masalah dan penyakit dalam kehamilan. Begitu juga dengan risiko keguguran dan kecacatan pada bayi (autisme, sindrom Down, dan kelainan bawaan lainnya).
      Menurut berbagai penelitian yang dilakukan, usia terbaik bagi wanita –siap secara mental dan finansial– untuk memiliki anak pertama adalah 26 hingga 35 tahun. Para ahli menganggap bahwa di usia tersebut, fisik dan kesuburan wanita masih prima, sementara wanita pun sudah lebih matang dalam hal mental dan finansial.
    • By iiee
      Tak hanya menggunakan test pack, Anda bisa menjajal melakukan tes kehamilan dengan bahan alami. Salah satunya yakni menggunakan gula pasir.
      Selain itu, Anda juga bisa melakukan tes kehamilan dengan 4 bahan alami lainnya.
      Gula pasir
      Gula pasir menjadi salah satu bahan akurat untuk tes kehamilan. Caranya Mengumpulkan urin pertama Anda di pagi hari. Lalu, ambil mangkuk dan tuangkan satu sendok makan gula pasir di dalamnya. Jika hasilnya sangat berbuih, artinya Anda positif hamil.
      Cuka apel
      Cuka apel juga dapat digunakan untuk tes kehamilan. Ambil urin pertama kali di pagi hari, kemudian campur dengan cairan cuka apel. Jika berubah warna, artinya Anda hamil.
      Pasta gigi
      Taruh pasta gigi dalam mangkuk dan campukan dengan urin Anda. Jika warnanya berubah menjadi biru atau menjadi berbusa artinya Anda hamil. Selamat!
      Baking Soda
      Ini adalah salah satu bahan dapur yang membantu Anda untuk mengecek kehamilan Anda. Tambahkan urin ke dalam baking soda yang sudah diletakkan ke dalam mangkuk. Jika bentuknya menggumpal, Anda positif hamil.
    • By berita_semua
      KURMA tak hanya nikmat disantap langsung saat berbuka puasa. Buah yang punya rasa manis ini juga cocok dikreasikan dengan markisa untuk jadi jus kurma fantasi yang manis dan segar.
      Disarikan dari buku Kurma: Khasiat dan Keajaiban, karya Rostita & Tim Qanita.
      Bahan-bahan
      5 buah kurma 5 sdm markisa 1 iris jeruk nipis Air secukupnya Es batu secukupnya 10 gr whipping cream Cara membuat
      Pilih buah kurma yang bagus, buang bijinya; Semua bahan dicampur jadi satu, blender sampai halus dan kental; Tuang jus kurma ke gelas, hiasi dengan whipping cream dan buah kurma, dan siap dinikmati saat buka puasa.
×
×
  • Create New...