Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
Sign in to follow this  
comporonline

Foxconn Pulangkan 6.000 Pekerja Karena Diganti Robot

Recommended Posts

Penggunaan robot memang saat ini terus berkembang, apalagi seiring berkembangnya juga kecerdasan buatan. Tidak hanya membantu manusia dalam aktifitas sehari-hari, robot juga dinilai dapat menjadi teman manusia di masa depan. Tapi ternyata penggunaan yang serba robot tidak selalu berdampampak positif kepada manusia.

Seperti yang dilansir dari BBC, Kamis (26/5/2016), dikatakan bahwa salah satu perusahaan yang merakit smartphone iPhone, Foxconn, kabarnya memulangkan 6.000 pekerjanya. Diberitakan dari South China Morning Post, dikatakan bahwa Foxconn telah menggunakan robot untuk menggantikan pekerjaan para pekerja yang dipulangkan tersebut.

foxconn - ngobas.jpg

Pihak Foxconn Technology Group membenarkan bahwa perusahaannya telah menggunakan robot dalam kegiatan produksi komponen untuk perangkat smartphone. Namun mereka juga membantah bahwa akan mengurangi jumlah pekerja dalam jumlah banyak karena masih ada bagian yang tidak bisa lepas dari tangan manusia, seperti contohnya bagian riset dan pengembangan serta quality control.

Dari kabar yang beredar, disebutkan bahwa Foxconn adalah salah satu dari 35 perusahaan di Taiwan yang telah menggelontorkan dana sekitar 4 milyar Yuan atau sekitar 8,3 triliun Rupiah untuk menggunakan teknologi robot dalam proses produksinya.

Banyak para pengamat yang mengkhawatirkan tingginya angka pengangguran karena sekarang teknologi robot yang lebih canggih dan lebih efisien dalam melakukan suatu kegiatan. Apalagi banyak yang beranggapan bahwa penggunaan robot lebih murah dibandingkan harus membayar gaji para pekerja.

Jadi gimana menurut kalian? Apakah memang robot akan menggantikan peran manusia kedepannya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Saat sedang berkencan, terutama kencan buta, biasanya suasana canggung di antara pria dan wanita yang satu sama lain tidak saling mengenal ini memang tidak terhindarkan.
      Tapi sepertinya suasana canggung saat berkencan ini bisa diminimalisir oleh masyarakat Jepang. Pasalnya, Jepang sebagai negara dengan teknologi canggih telah menghadirkan sebuah “bantuan” agar saat berkencan suasana yang ada bisa lebih cair dan nyaman, alih-alih canggung dan kaku.
      “Bantuan” tersebut hadir dalam bentuk robot. Ya, Di Jepang ada robot yang disediakan sebagai asisten saat acara berkencan, tepatnya pada gelaran acara pesta speed-dating.
      Ialah Cyber Agent, perusaan manufaktur teknologi dan media yang diketahui menyediakan robot cupid satu ini. Dalam teknisnya, robot cupid tersebut akan diletakkan di atas meja tepat di depan pasangan pria dan wanita yang sedang berkencan. Di mana masing-masing pihak akan merespon pertanyaan atau pernyataan yang dilontarkan robot cupid tersebut.
      Robot cupid sebelumnya telah “diisi” oleh profil biodata masing-masing peserta kencan, yang kemudian berkembang menjadi 45 buah pertanyaan. Pendek kata, sang robot cupid inilah akan memberikan pertanyaan, merespon dan berbicara di saat peserta kencan alias sang pria dan wanita hanya duduk terdiam sehingga akhirnya timbul suasana canggung karena tidak tahu hendak membicarakan apa.
      Hal-hal yang ditanyakan oleh peserta kepada robot cupid contohnya simpel saja. Misalnya seperti hobi. Dalam video yang dirilis, terlihat sang pria bertanya pada robot apa hobi sang wanita pasangan kencannya tersebut, kemudian dijawab oleh robot cupid wanita bahwa sang teman kencan hobi bermain piano sehingga baru-baru ini memulai untuk mengambil kelas piano.
      Setiap percakapan antara robot dengan robot ini disebutkan biasanya berjalan selama tiga menit. Para peserta kencan memiliki pilihan (yang bisa ditentukan sebelumnya) apakah mereka mau berkomunikasi, mengobrol langsung (manusia dengan manusia) setelahnya atau tidak.
      Well, tampaknya robot anti-canggung dalam berkencan ini bisa jadi alternatif solusi yang menarik. Mengingat akhirnya, melalui acara pesta speed-dating yang diikuti oleh 28 peserta itu ada empat pasangan yang memutuskan untuk jadian dan banyak di antaranya yang memberikan pujian terhadap “bantuan” yang diberikan oleh robot cupid tersebut. Demikian seperti dilansir Soranews.
    • Guest news
      By Guest news
      Burung liar di sekitar bandara bisa menabrak pesawat terbang atau tersedot mesin jet sehingga membahayakan keselamatan penerbangan. Otoritas bandara sering memakai anjing atau bunyi keras untuk menghalau kawanan burung, namun menurut perusahaan Belanda, burung robot produksinya jauh lebih efektif.
       
    • By Aladin
      Artificial intellegence (AI) atau kecerdasan buatan belakangan ini santer dikembangkan di bidang teknologi. Saking canggihnya, menurut seorang pakar, manusia bisa saja nantinya menikah dengan robot.
      Pakar AI Dr. David Levy percaya bahwa dalam waktu 30 tahun mendatang atau lebih, manusia sebenarnya bisa saja menikahi robot. Hal ini diungkapkan Levy pada acara di London.
      "Kami dipaksa untuk merenungkan apa hubungan manusia-robot akan menjadi seperti satu atau dua generasi dari sekarang. Cinta dan seks dengan robot menjadi lebih umum, kita harus berhadapan dengan kemungkinan nyata pernikahan dengan robot," katanya.
      Ketika robot yang cukup mirip dengan manusia cukup menarik secara sosial, ke titik di mana mereka bisa bertindak sebagai rekan kita, mengapa tidak memperpanjang persahabatan ke pernikahan jika tidak ada pihak yang menentang ide itu?" tambahnya.
      Sebagaimana diketahui, ada perusahaan yang sudah mengembangkan robot untuk seks. Belum lagi robot sekarang sudah bisa mengambil alih pekerjaan yang biasa manusia lakukan, misalnya pekerjaan di pabrik-pabrik.
    • Guest News
      By Guest News
      Anda penggemar pizza? Di masa depan, pizza buatan manusia bisa jadi langka. Reporter VOA Patsy Widakuswara, melaporkan berbagai perusahaan pizza Amerika kini mempekerjakan robot, sebagai pembuat pizza mereka. Berikut selengkapnya.
       
    • By anonymous_content
      Sekarang peradaban manusia sudah punya teman baru, yakni robot. Sudah sejak lama robot telah bekerja di pabrik untuk mengemas barang-barang sehari-hari, menebak karakter Anda dari pola aktivitas di sosial media, bahkan sesegera mungkin robot akan menggantikan manusia dalam hal pekerjaan.
      Namun pernahkah kalian terpikir berasal dari kata apakah 'robot' itu berasal?
      Beberapa sumber menyatakan bahwa robot berasal dari kata dalam bahasa Ceko, "Robotnik," yang berarti budak. "Robotnik" sendiri berasal dari bahasa Slavia "rabota" yang berarti perbudakan.
      Dalam perbendaharaan kata bahasa Inggris, kata 'robot' pertama kali muncul dalam terjemahan drama teater asal Ceko arahan Karel Capek pada tahun 1920. Drama teater bergenre fiksi ilmiah ini berjudul "RUR," yang merupakan kependekan dari "Rossum's Universal Robots." Dalam drama tersebut, Capek mendeskripsikan sebuah pabrik yang menjual pekerja yang terlihat dan berperilaku layaknya manusia, namun tak memiliki jiwa.
      Dalam salah satu potongan percakapan dalam drama tersebut yang diucapkan Harry Dormin, sang protagonis, disebutkan bahwa "Robot bukanlah manusia. Mereka secara mekanis lebih sempurna dari manusia, punya intelejensia yang lebih berkembang, namun tak memiliki jiwa."
      Dalam kisah drama klasik ini, para robot yang cerdas ini memberontak dan akhirnya melawan para pemiliknya yakni manusia. Konsep 'pemberontakan robot' ini sangat mendarah daging dalam budaya pop dunia, hingga dalam berbagai medium tema ini terus diangkat hingga sekarang. Berbagai buku dan film mengangkat tema serupa, seperti "Frankenstein," "Do Androids Dream of Electric Sheep," "i, Robot," serta "2001: A Space Odyssey."
      Hal ini menyiratkan bahwa istilah 'robot' sebenarnya lahir dari kisah 'gelap.' Yakni sebuah pemberontakan dari kreasi manusia, yang muak atas dominasi dan perlakuan yang menunjukkan perbudakan. Istilah yang sebenarnya lahir dari bidang seni ini akhirnya dipakai secara luas untuk hal yang nyata, karena akhirnya seni tersebut akhirnya bisa direalisasikan.
      Apakah robot yang ada sekarang memang kita jadikan budak? Semoga apapun tujuan manusia dalam membuat robot, mereka tak sampai akan melawan dan memberontak layaknya dalam kisah fiksi ilmiah.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy